Jumat, 25 September 2015

Dinosaurus Terbesar Pemakan Tumbuhan (Sauropoda)


Dinosaurus terbesar adalah dinosaurus pemakan tumbuhan berleher panjang yang dikenal sebagai sauropoda (kaki kadal). Badan sauropoda itu seperti gajah dan lengan-lengannya seperti batang pohon. Kepalanya relatif kecil dan ekornya seperti cambuk panjang. Sauropoda ini berkerabat dengan dinosaurus pemakan daging dan prosauropoda. Mereka ber-evolusi pada awal zaman Yura dam mencapai puncaknya pada akhir zaman Yura. Mereka punah pada zaman kapur.

DIPLODOCUS 

Mungkin, Diplodocus adalah sauropoda berleher panjang yang paling dikenal. Dengan panjang 27 meter, Diplodocus adalah salah satu sauropoda yang menjelajahi daratan dan hutan-hutan Amerika Utara pada akhir zaman Yura. Sambungan tulang-tulang leher memberitahukan kepada kita bahwa Diplodocus memakan tumbuhan paku yang rendah.

Mungkin Diplodocus memetik tumbuhan arc (sejenis tumbuhan bercabang banyak) raksasa dengan lehernya yang panjang. Keseimbangan otot-otot pada pinggang memampukan mereka merentang pinggul untuk mencapai pohon-pohon itu. Tanda-tanda pada gigi menunjukan mereka mencari makan dengan dua cara itu.

Kepala yang kecil dan mulut sauropoda tidak dirancang untuk mengunyah. Untuk membantu menghancurkan makanan, sauropoda menelan batu-batu kecil. Batu-batu itu dipakai untuk menggiling tumbuhan yang dimakannya. Kita mengetahui karena gastrolith (batu-batu pencernaan) ditemukan diantara tulang-tulang mereka. Sekarang ini, banyak burung pemakan tumbuhan melakukan hal yang sama.

Jejak-jejak cara hidup 

Dulu kita mengira sauropoda terlalu berat jika berlama-lama di darat. Pastilah sebagian besar hidupnya mengarungi air yang dalam. Namun, dari jejak kaki yang memfosil kita tahu bahwa sauropoda bergerak dalam kawanan di daratan yang kering.

Jejak-jejak kaki besar dan kecil yang ditemukan bersama-sama memperlihatkan bahwa sauropoda hidup berkelompok. Karena tidak ada tanda-tanda bekas ekor pada jejak-jejak kaki tadi, sauropoda itu pasti membiarkan ekornya terangkat.


Sumber: Dinosaurs Herbivores.
By Dougal Dixon B.SC. (HONS), M.SC
Jakarta, tahun 2013. Elek Media Komputindo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar