Langkah praktis agar mudah bangun pagi

Dalam Islam, aktivitas tidur menandakan tanda-tanda kekuasaan Allah yang begitu agung. Allah menciptakan malam untuk istirahat, dan siang untuk beraktivitas. Maka bagi seorang Muslim, malam dan siang juga menjadi kesempatan istimewa untuk khusyuk beribadah kepada-Nya serta bekerja dengan penuh kesungguhan.

Normalnya manusia tidur sehat itu 6-7 jam sehari, agar bisa pulih kembali untuk aktifitas yang kita lakukan. Jika kita tidur tidak normal, maka kita akan terjadi pusing dan akan terganggu aktifitas sehari-hari kita, maka dari itu kita wajib tidur yang cukup, agar kesehatan kita terjaga dengan baik.

Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk bangun pagi:

Ikhlas
Keikhlasan akan menjadikan diri kita ringan untuk melakukan apapun, termasuk bangun pagi. Kita bisa bandingkan, rasanya perbedaannya ketika kita bangun dengan kehendak dan keinginan sendiri, ikhlas memang karena kita mengetahui keutamaan-keutamaannya dengan ketika kita terbangun karena terpaksa.

Paksaan itu bisa berasal dari sistem. Semisal, kita tinggal di lingkungan pondok yang sistem atau aturan mainnya adalah bangun setiap pukul 03.00 dini hari. Maka,, mau tidak mau, ikhlas ataupun terpaksa, kita tetap harus bangun pada jam itu.

Bagi yang memahami betapa istimewanya momen sholat malam akan terasa sangat bahagia dengan pengondisian semacam itu. Bagi yang belum terbiasa, hal itu hanya akan menjadi beban. Terlebih bila keikutsertaan karena diwajibkan, bukan karena kesadaran sendiri. Sistem bisa pula berasal dari orang tua yang sangat teguh menerapkan perintah agama.

Memiliki Keinginan Yang Kuat
Sekedar ikhlas - ketika dibangunkan tidak marah, legawa - tanpa adanya keinginan yang kuat, akan membuat kita bangun dengan penuh kelesuan dan rasa malas. Maka, agar optimal pemanfaatan waktu pagi itu dan kita terbangun dengan penuhy semangat, tancapkanlah keinginan yang kuat dalam diri kita.

Keinginan biasanya muncul karena tahu akan manfaat. Ketika kita mengetahui besarnya manfaat bangun pagi, kita pasti akan memiliki keinginan yang kuat untuk bangun pagi. Keinginan yang kuat itu akan menjadikan kita bersemangat saat pagi tiba.

Tidak Tidur Terlalu Malam
Ikhtiar selanjutnya yang bisa kita lakukan agar mudah bangun pagi adalah tidak tidur terlalu malam. Tidur terlampau larut akan memicu kita akan bangun siang. Walaupun hal ini tidak mutlak terjadi, karena kualitas tidur juga mengaruhi mudah tidaknya kita bangun pagi.

Tidur 3 jam di malam hari bagi sebagian orang sudah bisa menghilangkan kepenatan dan mengembalikan kebugaran semangatnya. Namun, bagi orang yang lain bisa berbeda. Jangankan tidur selama 3 jam, tidur 6 jam pun masih kurang. Sehingga ketika bangun, tubuh masih terasa lemas dan ingin bermalas-malasan.

Berwudhu Sebelum Tidur
Berwudhu sebelum tidur, terutama bila sebelumnya kita kerja lembur atauun terjaga sampai larut malam lantaran membicarakan ilmu atau membahas problematika umat, akan meluruhkan rasa letih dan mengembalikan kebugaran. Wajah kita kembali bersih dan segar kembali. Berwudhu sebelum tidur juga baik bagi wanita. Sisa-sisa make up yang dimungkinkan bisa menimbulkan efek di wajah, tersapuh bersih dengan air widhu.

Rasulullah mengajarkan kita untuk mengambil air wudhu sebelum menuju tempat peraduan. Diriwayatkan dari Al-Bara bin Azib, bahwa rasulullah bersabda, " Jika engkau datang ke tempat tidurmu, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk sholat." ( HR. Bukhari ).

Selalu Berdo'a Kepada Allah
Allah menggenggam jiwa kita saat tidur. Dia kemudian menahan dan tidak mengembalikan lagi jiwa seseorang yang sudah ditetapkan kematiannya. Sedangkan jiwa seseorang yang belum ditetapkan kematiannya, akan dikembalikan ke jasatnya sehingga ia bisa terbangun dari tidurnya. Tidur hampir sama dengan mati. Itulah sebabnya dikatakan bahwa tidur adalah saudaranya mati.

Kita menyadari bahwa pada saat kita tidur, kita tidak pernah tahu apakah besok masih hidup ataukah tidak. Maut bisa datang kapan saja, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Itulah sebabnya, berdo'a kepada allah harus senantiasa kita lakukan, agar dia membangunkan kita di waktu pagi.

Buat Jadwal Kegiatan Esok Hari
Bila besok pagi bakda subuh kia berencana untuk rihlah, camping, renang, atau yang lain bersama teman-teman, tidak mungkin kita akan membiarkan diri kita bangun kesiangan walaupun malamnya kita tidur larut. Demikian pula bila besok pagi atasan mengajak kita keluar kota selepas sholay subuh, maka kecil kemungkinan kita akan bangun kesiangan. Sebisa mungkin, akan kita tunaikan rencana itu dengan sempurna.

Sebuah Metode: Afirmasi
Salah satu metode agar mudah bangun pagi adalah afirmasi. Secara bebas, afirmasi diartikan sebagai mantra. Mantra dimaksudkan sebagai bentuk sugesti diri. Afirmasi bermakna berkomunikasi atau berbicara kepada diri sendiri dengan sepenuh perasaan dan emosi.

Pukul berapapun kita hendak menuju paraduan, sebaiknya afirmasi kita lakukan. Sebagai contoh bila kita menginginkan bangun pukul 03.00 wib. Sebelumnya, memohonlah kepada allah agar membangunkan kita pada waktu itu. Setelah itu, kita bisa mengajak komunikasi (afirmasi) diri kita sendiri, semisal " saya bangun pada pukul 03.00 wib dengan penuh semangat. InsyaAllah".

Tidak Melakukan Kemakasiatan
Suatu ketika, Imam Hasan al-Bashri ditanya oleh seseorang yang mengaku kesulitan untuk bangun malam (sholat malam). Beliau pun memberikan jawaban yang indah, "Kamu diikat oleh dosamu."

Itulah sebabnya, sebagian ulama mengajarkan untuk melakukan muhasabah diri. Belia kembali memberikan nasehat-nasehatnya, "Seorang mukmin melakukan control terhadap dirinya melebihi control seorang pedagang terhadap mitra dagangannya." Ibnu Qayyim membagi muhasabah menjadi dua. Muhasabah sebelum amal itu dilakukan dan muhasabah setelah amal dikerjakan.

Tidak Terlalu Kenyang
Makan terlalu kenyang pada waktu malam akan menjadikan diri kita midah menguap. Akibatnya, waktu-waktu yang seharusnya masih berharga terbuang oleh rasa kantuk. Imam Al-Ghazali menasihatkan juga dengan bahasa yang indah," Jangan makan berlebihan sebab kamu semua akan minum berlebihan pula. Akhirnya kamu banyak tidur, banyak rugilah karena tidur itu."

Tidur Siang Walau Sejenak
Ikhtiar selanjutnya yang bisa kita lakukan agar mudah untuk bangun pagi adalah qailullah atau tidur siang. Tidur siang bisa kta lakukan dengan alternatif waktu sebelum Zuhur atau setelah Zuhur. Antara 15 menit sampai 1 jam, tidur siang sudah bisa memulihkan tenaga, sehingga kita pun bisa kembali bersemangat. Tidur siang banyak dilakukan oleh para ulama sehingga mereka sangat menganjurkannya.

Sebuah penelitian pernah dilakukan Yunani terhadap pasien di beberapa rumah sakit di Athena. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidur selama 30 menit di siang hari mengurangi bahaya penyumbatan pembuluh darah hingga 30 persen.


Semoga tips diatas bermanfaat untuk kita semua..
Terima kasih.

0 Response to "Langkah praktis agar mudah bangun pagi"

Posting Komentar