Kamis, 26 November 2015

6 Contoh mengajarkan kebaikan pada seseorang

6 Contoh mengajarkan kebaikan pada seseorang
Apabila kita mau mengajarkan sseorang kebaikan, lalu dia memahaminya dan melakukannya, maka kita pun dianggap memiliki kebaikan yang tidak terputus. Setiap orang yang kita ajarkan kebaikan, melakukan kebaikan yang kita ajarkan, maka kita akan mendapatkan terus dan terus kebaikan tersebut. Dan bila orang kita ajarkan tersebut mengajarkan lagi kepada yang lainnya, mengajak yang lainnya untuk turut melakukan kebaikan tersebut, maka kita pun terus mendapatkan kebaikan lagi. Maka ini disebut juga sebagai Kebaikan Berganda dan bahkan Kebaikan yang Mengalir.

Ada banyak contoh yang bisa membuka pikiran kita, bahwa mengundang "kebaikan berganda dan kebaikan yang mengalir" dengan cara mengajarkan adalah hal yang mudah.
  • Anda di kantor, lalu Anda mengajarkan staf  Anda satu dua ilmu kepada staf anda, yang dengannya dia bisa bekerja dengan baik, maka bila anda niatkan hal ini sebagai ibadah, dan dilakukan dengan membaca basmalah setiap kali Anda mau mengajarnya, mengalirlah kebaikan buat Anda. Dia gajian misalnya, lalu dia berikan sebagai nafkah buat anak istrinya, buat keluarganya, Allah akan mencatat Anda pun ikut memberikan nafkah tersebut.
  • Bila Anda bisa mengajarkan kepada seseorang yang sedang bekerja, bahwa bekerja itu ibadah, atau mengajarkan pada seseorang bahwa belajar itu ibadah, dan orang-orang yang anda beri tahu itu membawa muatan ibadah dalam bekerja dan belajar, maka sepanjang ibadah mereka, Anda mendapatkan kebaikan yang diitmbulkannya.
  • Anda memperkenalkan huruf-huruf alQur'an, yang dengannya ia bisa membaca alQur'an, maka setiap kali ia membaca alQuran, pahalanya mengalir untuk Anda. Kaitannya dengan anak Anda, keluarga Anda: Tidakkah Anda tergerak Anda sendiri yang mmeperkenalkan walau hanya satu huruf alQur'an kepada anak kita, keluarga kita? Supaya mengalir bacaan anak dan keluarga kita untuk kita?
  • Anda mengajarkan shalat kepada seseorang, lalu ia berkenan shalat, maka shalatnya orang itu akan memberikan Anda kebaikan yang berganda dan terus-menerus mengalir. Kaitannya dengan anak Anda dan keluarga Anda, tidakkah anda tergerak Anda sendiri yang memperkenalkan shalat kepada mereka...? Supaya mengalir kebaikan shalatnya anak dan keluarga kita untuk kita?
  • Suatu hari Anda berbincang-bincang dengan istri-istri tetangga, lalu daripada membicarakan aib orang, lalu Anda katakan sesuatu kebaikan (dengan bahasa obrolan), bahwa menyayangi suami itu adalah disayang suami, lalu tumbuh bertambah rasa sayangnya para istri tetangga itu, maka rasa sayangnya para istri tersebut menjadi kebaikan kita pula.
  • Suatu hari Anda berkumpul dengan banyak suami. Lalu Anda katakan kepada mereka, bahwa setiap suapan yang diberikan kepada anak istri adalah sedekah, dan karenanya harus bersumber dari yang baik-baik, kemudian para suami itu menjadi tersentuh dan tersemangati, maka ini menjadi pundi-pundi amal kebajikan yang luar biasa buat diri kita sendiri.
Dan masih banyak lagi contoh yang bisa Anda kembangkan dalan kehidupan ini, Galilah terus-menerus potensi kebaikan dengan Mengajarkan Kebaikan kepada sebanyak-banyaknya orang. Dan patut juga diberi tahu, kebaikan itu sangat umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar