Jaga kebugaran dan bentuk otot dengan capoeira

Jaga kebugaran dan bentuk otot dengan capoeira

Capoeira, olahraga asal brasil ini sednag diminati di indonesia. Gerakan-gerakan akrobatik yang diiringi musik, jika dilakukan berulang-ulang, dapat meningkatkan stamina dan memicu semangat. Capoeira merupakan olahraga bela diri yang dikembangkan oleh para budak afrika di brasil sekitar tahun 1500'an. Gerakan dalam capoeira menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan.

Pada zaman dahulu, mereka melakukan latihan dengan iringan alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang digetarkan dengan sebuah kayu kecil) dan atabaque (gendang besar). Manfaat gerakan capoeira adalah melatih ketangkasan, kekuatan, dan kelihaian. Capoeira baik untuk keseimbangan dan reflek serta membentuk otot karena banyak gerakan melatih betis, mealtih otot tangan dan kaki, perut, serta melatih otot paha. Selain itu, gerakan tersebut juga melatih  keseimbangan kita saat akan melakukan gerakan lain. Berikut gerakan dasar capoeira:

1. a. Ponteira (kiri) 
 Gerakan menyerang dengan posisi kaki menendang ke depan  (front kick) ke arah atas lawan. Tangan kanan tetap di depan wajah untuk melindungi diri dari serangan lawan. Gerakan ini bermanfaat untuk menguatkan otot kaki dan paha serta melatih kecepatan.

    b. Ponte (kanan) 
Untuk menghindari lawan, anda harus menguasai dulu ponte (pon-che). Ponte menjadi awal gerakan-gerakan menghindar dengan memposisikan tubuh menjadi sebuah jembatan. Telapak kaki dan tangan menyentuh tanah sambil mengangkat tubuh ke atas. Ingat, wajah dan perut harus menghadap dan berada di atas, bukan seperti tengkurap menghadap tanah. Seperti itulah ponte, gerakan ini bermanfaat untuk melatih kekuatan otot kaki, tangan, perut, juga kelenturan tubuh.

2. a. Rasteira (kanan) 
Posisi menyerang lawan  dengan posisi kaki 90 derajat untuk menendang lawan mulai dari belakang ke arah depan. Tangan tetap berada di depan untuk melindungi muka. Gerakan ini baik untuk melatih kekuatan kaki, tangan, paha, dan keseimbangan tubuh.

    b. Meia Lua de Frente (kiri)
Langkah defensif dengan posisi rendah dimana satu tangan menopang tubuh, sedangkan tangan lainnya melindungi wajah dari serangan lawan. Kemudian kaki kiri bersiap menjegal kaki lawan. Gerakan ini bisa menguatkan otot-otot tangan, kaki, dan menjaga keseimbangan tubuh.

3. a. Meia Lua de Compaso (kiri) 
 Posisi tubuh seperti hendak melakukan koprol. Kedua tangan menopang tubuh. Angkat kaki kiri untuk menendang lawan dan kakikanan ditekuk untuk menopang tendangan. Pastikan posisi kaki menendang lurus ke arah lawan. Gerakan ini bermanfaat untuk menguatkan kaki, tangan, dan tubuh.

    b. Entrada de au de cabeca (kanan)
Posisikan tubuh rendah di bawah, kemudian tekuk kaki kiri ke belakang dan kaki kanan luruskan ke arah lawan. Posisikan tubuh bagian atas menghindar dari lawan dan tangan menopang tubuh. Tangan tetap menutupi wajah. Gerakan ini berguna untuk menguatkan kaki, tangan, dan menjaga kelenturan tubuh.

0 Response to "Jaga kebugaran dan bentuk otot dengan capoeira"

Posting Komentar