Senin, 02 November 2015

Misteri asal mula dan karakteristik utama jin

Misteri asal mula dan karakteristik utama jin
Apapun asal mula atau sumber pertama jin, maka jin dapat dipikirkan seperti makhluk yang ditemukan secara normal. Jin ini kelihatannya sangat tinggi seperti sumber-sumber yang tersusun dalam tubuhnya, sumber yang jarang dan tidak memiliki jarak dari kita. Bagaimanapun juga, Al Quran tidak menjelaskan hal ini dan memang hal ini kelihatannya seperti kejadian yang mungkin terjadi bahwa beberapa jin fisiknya sempurna dan ini merupakan makhluk yang kita sebut sebagai makhluk luar bumi, sementara spesies yang lain dari jin tersebut pada umumnya terbentuk dalam bermacammacam bahan yang sangat besar yang mirip dengan berbagai pendatang UFO yang telah dicoba untuk menunjukkannya melalui beberapa syarat seperti “ULTRATERRESTRIAL” atau “METATERRESTRIAL”.

Dalam pemikiran beberapa ide di atas, kita mungkin akan mengarahkannya kepada teori pemikiran seorang filosof Rusia bernama P.D. Ouspensky yang menganggap kemungkinan adanya keberadaan lain, beberapa kisah rasul, tingkatan bahan yang menjadi elemen Tabel Berkala dari dunia kimia kita sendiri. Dan hal ini telah diulang-ulang dan, jika saya memahami pandangan dia dengan benar, mendalaminya berulang-ulang lebih dari sekali, menuju tingkatan yang lebih tinggi dari tingkat pertama.

Kenyataan ini merupakan suatu hubungan kekerabatan yang tertutup, atau beberapa mata rantai takdir di antara JIN dan umat manusia yang terlihat pasti, sebagian besar dari JIN adalah Iblis, setan, walaupun kita telah yakin dalam Al Quran telah disebutkan sebagian dari mereka merupakan spesies yang baik dan mampu menjadi penyelamat. Sebagai contoh yang lebih khusus telah dinyatakan bahwa nabi Muhammad SAW telah dikirim sebagai Utusan bagi kedua makhluk yaitu Umat Manusia dan Jin. Jadi, dengan melihat hal itu dapat dikatakan bahwa di Hari Akhir (Hari Kiamat), sebagian dari Jin akan memasuki surga, sementara sisanya akan terlempar jatuh ke dalam
Neraka. 

Wahyu mereka bagi IBLIS, Iblis Tertinggi (=Setan) adalah suatu makhuk yang sebagian besar agak tersembunyi keberadaannya. Dalam Al Quran, IBLIS dengan pasti digambarkan sebagai JIN, tapi di tempat lain dalam Al Quran, JIN juga telah digambarkan sebagai seorang MALAIKAT. (Penjelasan yang pasti adalah IBLIS merupakan suatu makhluk yang telah diciptakan dari bahan yang tinggi, status asalnya adalah Malaikat yang kemudian memberontak melawan Tuhan dan dalam teks Kristen makhluk ini d i s e b u t “LUCIFER” (Iblis).

Mungkin makhluk luar bumi dan tingkah laku mereka seperti yang telah diceritakan oleh banyak orang adalah JIN. Akan tetapi, di sini hanya akan diuraikan cerita singkat mengenai karakteristik utama mereka. Sifat utama mereka, seperti yang tersebut di bawah ini, merupakan hasil kumpulan saya dari semua tulisan Muslim dan sumber tradisional.

Karakteristik Utama Jin
  1. Dalam keadaan normal mereka (JIN) tidak dapat dilihat oleh pandangan manusia biasa.
  2. Bagaimanapun juga, mereka mampu mewujudkan dirinya dan muncul dalam bentuk jasmani. Danmereka secara bergiliran membuat diri mereka sendiri bisa dilihat ataupun tidak dilihat oleh manusia sesuai dengan keinginan mereka. 
  3. Mereka dapat berubah wujud dan muncul dalam jenis lahir baik besar maupun kecil. (Sebagai contoh lihatlah laporan berkualitas Ahmad Jamaludin dalam tulisannya GELOMBANG KECIL MAKHLUK SEPERTI MANUSIA DI MALAYSIA PADA TAHUN 1970, yang diterbitkan dalamFSR, Vol. 28, No. 5). Ahmad Jamaludin adalah seorang muslim, dan dia memahami benar masalah yang telah dia ungkapkan di atas.
  4. Mereka juga muncul dalam bentuk BINATANG. (Monyet? Puma? Monster Tanjung Danau?)
  5. Mereka memiliki kebiasaan berbohong dan berdusta, dan gemar melakukan penipuan dan hal itu terlihat samar-samar oleh manusia dengan semua kebiasaan konyolnya. (Lihat jenis Spiritual SEANCE sebagai contoh kegiatan mereka, mereka juga biasanya berkomunikasi dengan keberadaan UFO dalam tempat pertemuan yang tertutup). 
  6. Mereka ketagihan untuk menawan atau menculik manusia. Scotsman Robert Kirk, yaitu orang yang menulis “PENDUDUK RAHASIA” pada tahun 1691, menyatakan dengan pasti “beberapa orang manusia diketahui sangat bagus untuk kesehatan Jin, dan sebagian lagi telah dibunuh oleh mereka (Jin).
  7. Mereka senang menggoda manusia untuk melakukan hubungan seksual dan menjadi penghubung dengan mereka. Dalam literatur bangsa Arab banyak terdapat cerita mengenai hubungan yang dilakukan oleh manusia dengan kedua jenis JINN yaitu Jin yang baik dan Jin yang jahat. Di sana juga terdapat sejumlah besar cerita yang patut dipertimbangkan mengenai pertemuan antara “Jin yang baik” dengan Muslim yang benar-benar baik. Sebagai contoh, dalam buku MANAQUIB AL-ARIFIN *6* terdapat sejumlah referensi yang sangat penting sebagai penghubung diantara makhluk ciptaan yang tertinggi, dan JALAL ALDIN RUMI, penulis puisi misteri terbesar, yang hidup dari tahun 1207 sampai 1273.
DALAM ISLAM YANG PASTI DAN HAL INI TIDAK AKAN MENJADI PENEKANAN YANG BERLEBIHAN KEBERADAAN SELALU DITERIMA SECARA LENGKAP, DISAHKAN, DAN KEJADIAN HARI INI DALAM ILMU HUKUM ISLAM. KONSEKUENSI YANG PENUH TELAH DITUNJUKKAN KEBENARANNYA MELALUI KEBERADAAN MEREKA YANG TELAH BEKERJA KERAS SELAMA BEBERAPA WAKTU YANG LALU. SEHUBUNGAN DENGAN HAL ITU, STATUS RESMI MEREKA TELAH DIBAHAS DAN DITETAPKAN, DAN KEMUNGKINAN HUBUNGAN ANTARA MEREKA (JIN) DAN UMAT MANUSIA, TERUTAMA HUBUNGAN BAGI PERTANYAAN PERNIKAHAN DAN KEKAYAAN!. HAL INI TELAH DUJI DENGAN SERIUS OLEH AHLI HUKUM, DAN MERUPAKAN HAL TERBESAR SERTA TELAH DIKUATKAN DENGAN BEBERAPA SUMBER KEKUASAAN BARAT DAN ENSIKLOPEDI ISLAM.

Dalam katalog kesusastraan terbesar bangsa Arab Jin dikenal sebagai IFHRIST. Katalog ini dususun pada tahun 373 kalender Muslim ( tahun 995 Masehi) oleh Muhammad bin Ishaq bin Abi Ya’qub al-Nadim al- Warrag al-Baghdadi. Katalog ini merupakan suatu daftar yang tidak kurang dari 16 daftar pesawat yang berhubungan dengan tema ini. (Bandingkan juga dengan dokumen hubungan seksual di antara pria dan wanita SYLPHS, sebaik beberapa dokumen Kristen pada abad pertengahan yang berhubungan dengan INCUBI DAN SUCCUBUS).

Sebagian besar orang barat akan mengabaikan semua pembicaraan tentang JIN ini dengan alasan yang umum yaitu bagaimanapun juga bangsa Arab adalah “bangsa yang kasar”. Oleh karena itu biarkanlah saya menjelaskan hal ini. Pada tahun 955 masehi, saat FIHRIST ditulis, peradaban cemerlang bangsa Arab tidak ada bandingannya di dunia. Suatu peradaban tertinggi dibandingkan dengan peradaban manapun di dunia ini kecuali Cina. Dan ternyata bahwa kebangkitan kembali Kristen dan Barat telah memperlihatkan keasliannya sebanyak kontak kita dengan Islam (Perang Salib) seperti menapis awal pelajaran Yunani terhadap Barat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar