Selasa, 03 November 2015

Misteri tentang makhluk bernama chupacabra

Misteri tentang makhluk bernama chupacabras
Sejak tahun 1995, telah terjadi beberapa cerita penganiayaan yang berhubungan dekat dengan perjumpaan makhluk luar angkasa atau alien. Namun masyarakat setempat lebih mengenal dengan istilah Chupacabras, atau Goatsucker. Sosok ini telah menjadi legenda dan menjadi momok masyarakat di kepulauan Puerto Rico. Chupacabras digambarkan sebagai makhluk dengan tinggi satu sampai satu setengah meter, dengan mata merah yang besar, tulang punggung bersirip, gigi bertaring, tiga kuku-kuku panjang dan sayap seperti alat pemukul. 

Sosok ini, secara luas dipercaya sebagai sebuah alien. Selain itu, monster ini bertanggung jawab atas penyerangan hewan-hewan di sebuah pulau yang sepi, yang menurut cerita, hewan ini menghisap darah. Dan dalam beberapa kasus, organ-organ dalam dari mangsamangsanya juga jadi santapannya. Walaupun beberapa daerah di pulaupulau telah melaporkan adanya penyerangan makhluk oleh monster ini, tetapi tidak satupun orang yang melaporkan dengan dengan hasil yang fatal.

Ini terlihat pada penyerangan yang telah terjadi sejak 1991, walaupun media tidak menemukan fenomenanya sampai 1996. Peristiwa tersebut terjadi di Ponce, Aericibo, Dorado dan yang baru-baru ini di hutan hujan El Yunque. Sebenarnya monster ini dikenal sebagai El Vampira Moca yang kemudian dikenal menjadi El Chupacabras, dan tempat kejadiannya dapat berpindahpindah. Korban biasanya dilihatkan dengan ciri-ciri; kehilangan darah yang cukup banyak dari tubuh, bersamaan dengan habisnya beberapa organ dalam.

Dalam beberapa keadaan, bagaimanapun juga, korban nampak mati seperti hasil dari sebuah penyakit yang tidak diketahui. Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mencari kesimpulan dari peristiwa mengenai keberadaan Chupacabra. Dan ini dirasa dapat dipercaya bahwa sosok ini diduga mendiami beberapa gua yang ada di Puerto Rico. Salah satu ekspedisi dipimpin oleh Bob Schott, dari Amerika Serikat, yang menyelidiki kasus serupa di salah satu tempat peternakan dari Melvin Reyes di Canovanas. Ekspedisi ini dilakukan di bulan April 1996, dua dari dombanya telah diserang. Sebuah tim mendengar bahwa salah satu dari domba telah dibunuh oleh sebuah predator. Walaupun ekornya telah sobek dari akarnya, domba tersebut terselamatkan oleh sebuah vitamin. 

Tim tersebut juga berjumpa dengan penyelidik daerah dari Puerto Rico, Jorge Martin, yang mengajak merka ke pedesaan kecil di Dorado, dimana mereka telah mewawancarai para saksi yang mengklaim telah melihat sekumpulan dari Chupacabras di hutan belakang rumah mereka. Pada saat hutan diperiksa, teridentifikasi keanehan di rumput ditemukan lokasi yang digambarkan oleh penduduk setempat. Penduduk juga menyatakan bahwa Chupacabras menaiki atas menara. Pada bulan Oktober 1996, di Campo Rico, Jorge Martin mendapatkan contoh darah dari sebuah pagar dimana Chupacabras biasanya dapat memanjat ke atas, hanya untuk menghalanginya sebelum ditangkap. Laporan lainnya mengklaim bahwa kepala biara pada peristiwa itu terjadi mempunyai kenyataan mengenai sosok tersebut, menurut hasil dalam jejak dari darah.

Hasil dari analisis darah bekerja, untuk mengatakan hasil akhirnya. Kelihatannya contoh yang dipamerkan terlihat karakteristik untuk darah manusia, tetapi analisis genetik menunjukkan bahwa darah tersebut tidak sesuai dengan darah manusia ataupun hewan manapun yang diketahui oleh ilmu pengetahuan. Yang jadi pertanyaan, dari manakah Chupacabras berasal? Salah satu teori yang mengatakan bahwa sosok ini mengingatkan pada sebuah alien yang ada di planet ini setelah terjadi tabrakan pesawat luar angkasa. Mereka beradaptasi dengan lingkungan di bumi ini dan berusaha untuk bertahan hidup.

Nampaknya ada beberapa kasus jatuhnya UFO di daerah Puerto Rico. Salah satunya yang terjadi pada bulan Mei 1998. Selain itu, ada juga kasus mutilasi hewan yang berhubungan dengan UFO terjadi pada tanggal 10 Nopember 1997. Pernah diberitakan juga bahwa sekitar tahun 1998, ada saksi yang melihat alien dan UFO di daerah El Yunque, Puerto Rico. UFO yang dikabarkan sering muncul di daerah Puerto Rico berbentuk segitiga berwarna hitam. Teori lain mengatakan bahwa sosok ini sebenarnya bagian dari kloning atau pembuatan hybrid, dalam sebuah rekayasa genetik yang dilakukan oleh alien. 

Hanya saja, mengapa alien ingin menciptakan sebuah sosok seperti itu? Apa maksud dari makhluk tersebut? Tentu ada beberapa fakta untuk kembali pada pernyataan ini. Pertama, di Puerto Rico telah merayakan seratus kalinya mengenai penampakan UFO dalam beberapa tahun ini, dan kedua, letaknya tidak jauh dari Florida yang juga sering dikunjungi oleh UFO. Selain itu, diduga di hutan hujan El Yunque ada sebuah instalasi rahasia pemerintah, yang dipercaya menjadi sebuah fasilitas
penelitian rekayasa genetika.

Sejauh ini, teori yang lebih diterima adalah bahwa makhluk ini adalah hasil dari rekayasa genetika, sebuah produk kloning atau hybrid yang tidak berhasil dengan baik. Atau bisa saja, makhluk ini diciptakan untuk suatu tujuan tertentu, yang biasanya erat kaitannya dengan kepentingan militer. Walau demikian, misteri yang ada belum terpecahkan. Penduduk setempat pernah menemukan sebuah kerangka, yang diduga adalah kerangka dari Chupacabras. Berdasarkan temuan ini keberadaan makhluk ini betul diakui dan bisa direkonstruksi bentuknya, yang memang mirip dengan keterangan para saksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar