Selasa, 03 November 2015

Tips sebelum mengemudi mobil agar perjalanan aman

Tips sebelum mengemudi mobil agar perjalanan aman

Sebelum berkendara, periksa bagian luar dan adalam mobil agar perjalanan aman tanpa kendala atau masalah. Hati-hati saat berkendara, kehilangan kosentrasi sekian detik saja, entah itu mengantuk, menerima telepon, atau membaca SMS, bisa berakibat fatal, seperti terjadinya tabrakan. Bayangkan, jika anda menyetir sambil melakukan pekerjaan lain, akibatnya akan sangat berbahaya, terutama yang menyangkut nyawa manusia. Sebaiknya ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum berkendara mobil, sebagai berikut:

Bagian Luar

- Ban
Perhatikan apakah ban mobil dalam kondisi botak atau tidak. " Tekanan angin setiap mobil berbeda-beda. Untuk mengetahuinya,  anda bisa melihat di pintu sebelah kanan mobil." Jika ingin mengukur tekanan angin mobil, jangan sembarangan menambah tekanan angin, misalnya di pinggir jalan. Sebaiknya lakukan di bengkel, pom bensin, atau toko ban.

- Mesin
Ada kecenderungan atau fenomena perempuan yang bisa menyetir, dianggap hanya bisa menstarter mobil, gas, lalu menyetir. "Pendapat tersebut tidak benar, karena tidak semua perempuan seperti itu. Mereka juga teliti merawat mesin mobil." Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti bensin, oli, minyak rem, aki. "Perhatikan semua itu sebelum mobil jalan. Kalau semua sudah bagus dan yakin tidak ada kekurangan, anda baru bisa menyalakan mesin mobil."

Mobil juga bisa memberikan tanda-tanda ketika "sakit", lakukan perawatan rutin atau tune up sesuai jadwal. Tanda-tanda mobil "sakit", seperti ada air keluar atau mengalir dari mesinnya. "Berarti mobil itu dalam kondisi yang tidak beres dan harus segera dibawa ke bengkel." Perhatikan juga ban, lanjutnya, satu-satunya alat atau benda yang berhubungan dengan aspal." Ban itu ibaratnya nyawa pengemudi."

Bagian Dalam

- Posisi duduk saat menyetir

Memang stir harus dalam posisi duduk yang nyaman. "Perhatikan wiper, lampu, gas, rem, sudahkah dalam posisi nyaman untuk badan anda? Itu sebabnya jok pengemudi bisa dimaju-mundurkan agar bisa dikontrol oleh pengemudi untuk kenyamanannya."

- Seat Belt 
Pasanglah seat belt sebelum mobil berjalan, bukan setelah mobil berjalan baru memasang seat belt. "Banyak orang yang salah kaprah dalam pemasangan seat belt. Selain itu, seat belt harus dalam posisi melintang di bawah perut. Tujuannya, mencegah kejadian fatal jika terjadi kecelakaan."

- Sandaran Kepala
Kebanyakan orang menganggap sandaran kepala di mobil untuk merebahkan kepala. Padahal, sebenarnya fungsinya sebagai penyelamat, mencegah leher jangan sampai patah saat terjadi tabrakan. Sandaran kepala dapat menahan benturan sebanyak 3 kali berat badan manusia.

- Pengecekan Dasbor
Saat mesin dinyalakan, pastikan lampu-lampu dasbor mobil menyala. "Masing-masing lampu ada fungsinya, sekaligus menandakan kondisi awal mobil saat dipakai. Kalau semua menyala berarti mobil dalam kondisi normal. Jika mesin atau lampunya kadang hidup, kadang mati, berarti mobil dalam kondisi tidak normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar