Alam Semesta

Alam semesta ini sangat luas, banyak miliyaran bintang-bintang di luar angkasa. Ingin sekali menjelajah antar bintang dengan menggunakan pesawat pribadi. Untuk mengetahui ciptaan allah yang maha besar ini

Arsip Info

Kamis, 31 Desember 2015

Lembah sarongge dihuni oleh hantu wanita

Lembah sarongge dihuni oleh hantu wanita
Bebatuan tempat orang-orang mandi dan mencuci

Lembah Sarongge terletak di sisi Barat Gunung Walat, tepatnya di kecamatan Cikembar, Sukabumi. Lembah sarongge terbentuk oleh cekungan dua buah bukit batu, di bawahnya mengalir sungai yang dikenal masyarakat dengan sebutan sungai Sarongge. Sejak dulu, sungai sarongge yang airnya agak putih karena mengandung kapur ini dipergunakan masyarakat sekitar untuk mencuci, mandi, dan bahkan sumber air minum saat kemarau datang.

Karena pentingnya sungai ini, tak heran hampir seluruh warga kampung Bendungan yang tak memiliki sumur tanah menggunakan sungai ini untuk keperluan mandi dan mencuci. Sejak pagi buta mereka telah antri untuk mandi atau mencuci di sungai yang berbatu-batu putih ini. Bahkan saking banyaknya pengguna sungai ini, laki-laki harus rela antri mendahulukan wanita. Memang aliran sungai ini cukup panjang, tapi entah kenapa orang lebih suka antri menunggu giliran di batu-batu itu. Katanya mandi di balik batu-batu itu lebih aman ketimbang di hulu atau di hilir sungai yang angker.

Suatu pagi, karena tidak ingin terlambat, Jajang pergi mandi mendahului yang lain, sekitar jam 04.00. Tapi meski ia telah berangkat sepagi itu, di bebatuan yang biasa digunakannya mandi telah ada beberapa orang ibu yang sedang mencuci. Dalam hati Jajang, ia harus mandi sekarang karena ia harus ke kota Sukabumi melanjutkan pekerjaannya sebagai buruh bangunan. Akhirnya Jajang nekad mandi di hilir sungai yang airnya agak tenang dan cukup dalam.

Sesungguhnya ada rasa khawatir di hati Jajang menyusuri rimbunan pohon bambu di sisi sungai itu. Selain masih gelap, Jajang juga takut ada ular terinjak di jalan setapak itu. Dengan tergopoh-gopoh Jajang berhasil juga mencapai Kubang yang jaraknya sekitar 200 meter dari bebatuan yang biasa digunakan mandi. Tiba di Kubang, Jajang langsung membuka pakaian dan menceburkan diri.

Apa yang dikhawatirkan Jajang terbukti. Setelah beberapa kali ia menceburkan diri dan menyabunin tubuhnya, ia melihat seorang wanita tengah duduk di atas batu. Hati kecil Jajang mulai ketar-ketir, mungkin ini kuntilanak atau siluman penghuni Lembah Sarongge. Jajang pun mengentikan mandinya dan memakai kain sarung. "Neng maaf, rasanya tadi tidak ada Neng di sini. Saya sedang masndi tolong agak menjauh," sapa Jajang pada wanita berbusana putih tak jauh di depannya.

Namun, meski Jajang telah mengulangi sapaannya dengan kalimat lain, wanita itu tidak memberikan reaksi apa-apa. Bahkan menoleh pun tidak. Akhirnya Jajang mendekati wanita itu dan menyapanya lagi dengan sopan. "Neng, rasanya saya datang lebih dulu ke sini. Saya mau mandi, tolong menjauh dulu," sapa Jajang yang ketiga kalinya. Mungkin wanita itu sekarang mendengar, buktinya ia mulai bergerak dan menoleh ke arah Jajang. Tapi apa yang terjadi setelah wanita itu menoleh, Jajang menjerit sekeras-kerasnya dan lari tunggang-langgang menaiki tebing sungai.

Sementara di bebatuan tempat orang ramai mandi, mereka celingukan bingung mencari arah suara orang minta tolong. Tiba di bebatuan, Jajang mulai bisa menguasai diri, napasnya di atur sedapat mungkin. Tentu saja orang-orang ramai menyambut Jajang dengan berbagai pertanyaan. "Aya naon kang Jajang," tanya seorang ibu. "kenapa kamu seperti orang ketakutan ?" tanya yang lainnya. Pertanyaan-pertanyaan itu malah membuat Jajang makin panik. " Di kubang itu ada hantu wanita," jawab Jajang terbata-bata.

Mendengar jawaban Jajang, wanita-wanita yang tengah mencuci kontan berdiri mendekati Jajang. Rasa takut mulai menghantui perasaan mereka, maklum cerita adanya hantu di Kubang Sarongge itu telah mereka dengar puluhan kali. Bahkan orang tua mereka pun, dulu sering menemui hantu-hantu penasaran di sana. Alhasil, kegiatan mandi dan mencuci subuh itu terganggu oleh cerita Jajan. Rata-rata penduduk Bendungan memang percaya dengan cerita hantu penghuni Lembah Sarongge. Mereka akhirnya pulang beramai-ramai sambil mendengarkan cerita Jajang.

"Wanita itu hantu, wajahnya menyeramkan, matanya bolong, pipi, jidat, dan dahinya dipenuhi luka goresan serta berlumur darah hingga ke leher dan baju di dadanya" jelas Jajang sambil berjalan pulang diiringi yang lainnya. Mendengar kengerian yang dialami Jajang, ibu-ibu makin cepat berjalan dan berhimpitan. "Sudah tahu angker, kamu malah nekad mandi di Kubang," timpal seorang kawan sekampung Jajang.

Sejujurnya keangkeran Kubang di Lembah Sarongge memang telah didengar Jajang sejak lama. "Saya lahir dan besar di sini. Orang tau saya juga pernah bercerita keangkeran Lembah Sarongge," tutur Jajang pada team Misteri. "Bahkan seorang tetangga saya yang telah pindah ke Cibadak sempat pingsan di sana karena melihat hantu," tambahnya. Waktu itu sekitar pukul setengah enam sore. Seperi biasa, menghadapi malam, orang-orang kampung Bendungan mandi di sungai Sarongge. Hari itu Sukarna mandi agak terlambat, menjelang maghrib ia baru tiba di sungai.

Entah kenapa hingga bedug maghrib karena belum juga pulang. Mungkin kang Karna masih ngobrol sama kawan-kawan, pikir Maemunah istrinya. Tapi ini tidak biasanya, karena selalu sholat maghrib di rumah. Akhirnya istri Karna bertanya pada para tetangganya. Sayang, tak seorang tetangga pun yang tahu di mana Karna. Kegelisahan mulai mendera hati istri beranak 2 itu. Akhirnya Maemunah berinisiatif menyusul Karna ke sungai bersama anaknya.

Apa yang dilihat Maemunah ternyata sangat mengejutkan. Ia menemukan suami tergolek di pinggir sungai. Tentu saja Maemunah dan anaknya berteriak-teriak minta tolong. Teriakan Maemunah dan anaknya yang keras mengagetkan para penduduk Bendungan dan mengundang mereka ke sana. Ternyata Karna masih bernapas, ia tidak mati seperti perkiraan Maemunah sebelumnya. Syukur para tetangga cepat datang dan segera menolongnya. Karna pun di gotong  ramai-ramai ke rumahnya.

Setengah jam kemudian Karna baru siuman, ia langsung berteriak minta tolong dengan mimik ketakutan. "Tenang kang, kamu sudah di rumah," tutur seorang tetangga menenangkannya. Lalu mereka memberi Karna minum, tapi mimik Karna masih seperti orang ketakutan, matanya melotot, mulut ternganga. "Saya dimana, saya sudah di rumah, Alhamdulillah," tutur Karna setengah menangis.

Beberapa saat kemudian, setelah Karna benar-benar sadar dan dapat menguasai diri, ia baru bercerita. Saat itu setelah selesai mandi Karna hendak pulang. Tapi pada rumpun bambu di atas sungai, ia melihat seperti ada benda yang bergerak-gerak, pindah dari satu pohon ke pohon lain. Merasa penasaran, Karna mendekatinya dan terus mengamati. Benda yang bergerak pindah ke sana kemari itu ternyata hanya kain putih yang tertiup angin. Tapi setelah diselidiki, dibalik kain itu ternyata ada sebentuk kepala manusia tanpa badan, seperti pakai kerudung.

Celakanya kepala tanpa badan dengan kerudung putih itu melayang mendekati Karna. Bukan main seramnya, ia menyeringai memperlihatkan gigi berlumur darah, wajahnya rusak seperti dicabik-cabik. Tak tahan melihat pemandangan itu, Karna hanya bisa lunglai pingsan hingga ditemukan istri dan anaknya. Sejak peristiwa itu tak seorang pun yang berani mandi ke sungai menjelang maghrib. "Takut diganggu hantu," tutur warga Bendungan.

Dituturkan Jajang, hantu yang sering mengganggu orang di Lembah Sarongge hanya akan mengganggu orang yang kewalat. Sebelum kejadian itu, Jajang tidak mempercayai carita-carita menyeramkan di sana. Ia menganggap cerita-cerita itu hanya untuk menakut-nakuti anak kacil. Tapi akhirnya ia kewalat dan mengalaminya sendiri. Begitu pula dengan Sukarna, ia pernah berkali-kali sesumbar. "Bohong, mana ada hantu dijaman sekarang. Kalau ketemu saya malah mau minta nomor buntut," sesumbar Sukarna. Namun ia pun pingsan setelah ketemu hantu itu.

Rabu, 23 Desember 2015

Mistik seputar candi gedong songo di jawa tengah

Mistik seputar candi gedong songo
Candi Gedong Songo, kekeramatannya didukung dengan indahnya pemandangan

Candi yang berada di ketinggian sekitar 1.200 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut ini terletak di desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Letaknya yang tersebar dengan jarak 500 meter antara yang satu dengan lainnya, apalagi letaknya di ketinggian, membuat siapa pun yang datang akan langsung merasa dekat dengan Sang Pencipta. Bahkan ada yang berpendapat, melihat keadaannya, maka hanya orang-orang yang terpilih atau yang kuat tekadnya saja yang dapat mencapainya.

Karena pada waktu ditemukan oleh Raffles hanya berjumlah tujuh buah, awalnya komplek tersebut terkenal dengan sebutan Candi Gedong Pitu. Kemudian, karena ditemukan lagi dua bangunan candi, akhirnya candi-candi yang letaknya tersusun dari satu hingga sembilan itu lebih dikenal dengan sebutan Candi Gedong Songo. Jika ditinjau dari bentuk bangunan ataupun relief yang ada, candi-candi ini dibangun pada masa kebesaran agama hindu.

Bukti lain adalah, disini kita akan mendapatkan relief atau arca seperti Civa Mahadewa, Civa Mahaguru, Geneca, Durga Mahesasuramardini, Nandikala, dan Mahakala. Bahkan Yoni, yang terdapat pada bilik candi. Di samping itu, keistimewaan Candi Gedong Songo adalah terdapatnya arca gajah dalam posisi duduk di kaki candi Gedong Tiga, serta Yoni dalam bentuk persegi panjang pada candi Gedong Satu.

Banyak yang memperkirakan, candi-candi ini hampir seumur dengan candi yang terdapat di daerah pegunungan Dieng yang diperkirakan dibangun sekitar abad VII hingga abad IX masehi. Dengan kata lain, merupakan bangunan candi tertua yang ada di Jawa Tengah. Dan pada waktu ditemukan bangunan bersejarah ini banyak yang hancur, akibatnya sebagian besar bangunannya sudah mengalami perbaikan.

Bagi penghayat spiritual, kelompok bangunan candi yang berjumlah sembilan buah ini memiliki tingkat kekeramatan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Hal ini akan tampak dengan jelas, dari banyaknya peziarah yang menempatkan bebungaan sebagai tanda penghormatan dan sekaligus memohon keberkahan. Menurut keyakinan mereka, yang paling keramat adalah Candi Gedong Songo yang terletak di puncak yang tertinggi.

Sebagaimana biasa, telebih dahulu team misteri pun memberikan uluk salam kepada penguasa gaib Gedong Songo dan sekaligus mencari juru kuncinya. Kebetulan, pak Siswoyo juru kunci candi Gedong Songo sedang berada di rumah. Dengan penuh semangat, bapak setengah baya ini mengantarkan team misteri untuk menelusuri lorong-lorong candi yang di balut dengan kekentalan mistik. Dan sebelum memasuki candi Gedong Satu, pak Siswoyo memperkenalkan dan sekaligus memberitahukan niat team misteri kepada mbah Murdo, penguasa gaib candi Gedong Songo.

Manakala salam perkenalan berlangsung, walau terjadi pada siang hari, tetapi team misteri dapat merasakan perubahan suasana yang demikian mendadak. Bahkan, bulu kuduk pun langsung meremang. Dari ekor mata sebelah kiri, team misteri jelas-jelas melihat adanya sekelebat bayangan. Itulah sosok Mbah Murdo, sang penguasa gaib candi Gedong Songo.

Manakala team misteri menanyakan siapa mula pertama yang membangun candi ini, dengan singkat pak Siswoyo pun menjawab, "Sampai sekarang masih terjadi pro dan kontra."

"Tetapi menurut cerita eyang buyut, candi Gedong Songo dibangun oleh Ratu Sima. Raja jawa yang pertama. Karena memeluk agama hindu dan sebagai persembahan kepada Dewa, maka beliau pun membangun candi-candi ini," imbuhnya.

Ternyata buka hanya itu, menurut tutur yang disampaikan secara turun-menurun kepada sang juru kunci, candi ini memang sengaja dibangun oleh Ratu Sima sebagai tempat untuk puja semedhi baginya. Dan jika sang Ratu kalah dalam suatu peperangan, biasanya ia akan ber'doa dan sekaligus mencari wisik gaib di tempat ini untuk memukul balik lawan-lawannya. Ternyata, wisik gaib yang diterimanya ditempat ini benar-benar jitu. Buktinya, banyak daerah yang menyatakan takluk, hormat dan bahkan mengakui akan kebesaran Ratu Sima.

Dan karena tempat ini sering dipergunakan oleh seorang ratu gung binathara untuk melakukan puja semedhi, maka tak heran, sampai sekarang aura gaibnya masih melekat demikian kental. Akibatnya, berbagai kejadian aneh yang terjadi seolah tak mengenal waktu. Tak hanya malam, bahkan siang pun bisa saja terjadi. Demikian ungkap ibu Minemyang sudah berbilang tahun berjualan minuman ringan disekitar candi tua ini.

"Misalnya ketika sedang sepi pengunjung, saya seperti melihat ada sepasang kekasih yang sedang asyik berpacaran. Tetapi ketika saya perhatikan, tiba-tiba mereka hilang entah kemana," sambungnya dengan logat jawa yang medok.

Berbeda dengan pegalaman pak Sobari, lelaki tua yang merawat bangunan bersejarah itu. Ia berkilah," Pada malam selasa atau jum'at kliwon, saya sering mendengar seperti banyak prajurit yang sedang berjalan ke arah candi."

"Tetapi ketika saya perhatikan, ternyata tak ada apa-apa. Akhirnya saya pun menjadi terbiasa dengan hal-hal yang seperti itu," lanjutnya lagi.

Menurut Siwoyo, karena usia candi-candi itu sudah mencapai ratusan tahun, maka semua kejadian aneh yang dialami oleh keduanya adalah merupakan hal yang biasa. Berbeda dengan pengalaman Kang Parman, yang sehari-harinya giat menjajakan rokok di pintu masuk candi. Suatu malam, dirinya melihat banyak orang yang berpakaian mirip orang Bali berjalan menuju candi. Ia langsung mendekati rombongan itu dengan harapan dagangannya akan laku terjual. Tetapi apa lacur, ketika didekati, rombongan itu hilang entah kemana. Mereka seolah raib ditelan bumi. Karena sudah terlalu sering melihat atau pun mengalami hal-hal yang aneh, akhirnya para pedagang yang ada di sekitar lokasi candi menjadi terbiasa karenanya.

Senin, 21 Desember 2015

Mata air keramat dijaga oleh nyai gayatri

Mata air keramat dijaga nyai gayatri
Mata air keramat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.
Bagi yang mengidap penyakit kulit dan penyakit akut lainnya, 
konon bisa sembuh setelah mandi disini.
Dan mata air keramat yang konon dihuni oleh jin wanita Nyai Gayatri.


Di tengah-tenga candi Gedong Songo, ternyata terdapat sebuah mata air panas yang mengandung belerang. Bagi yang percaya, konon air panas ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit atau penyakit yang sudah menahun. Namun bagi yang tidak mempercayainya, sudah tentu tak akan ada pengaruhnya apa-apa. Dan menurut pak Siswoyo, mata air keramat ini dijaga oleh makhluk gaib yang dikenal sebagai Nyai Gayatri.

Sosok gaib yang juga dayang dari Ratu Sima ini, konon berasal dari pulau Bali. Dan sebagai dayang yang setia, ketika ia meninggal, roh Gayatri lebih memilih untuk menetap di tempat ini dan sekaligus menjadi penjaga mata air. Bukan hanya itu, Nyai Gayatri sebenarnya tergolong sebagai makhluk gaib yang baik hati. Walau begitu, janganlah sekali-kali berbuat tak senonoh di tempat ini. Ia akan langsung memberikan pelajaran.

Pernah ada suatu ketika, ada seorang pengunjung yang dengan sengaja buang air kecil di mata air ini. Tak lama kemudian, ia langsung menjerit-jerit macam orang yang kesurupan. Setelah dipanggilkan "orang pintar" barulah diketahui, ternyata ia telah melecehkan tempat keramat yang satu ini. Setelah permintaan maaf dilakukan, barulah Nyai Gayatri mau keluar dari tubuh pemuda yang kurang ajar itu. Sejak kejadian itu, tak seorang pun ada yang berani untuk berbuat tak senonoh di sini.

Ternyata tak berhenti sampai di situ, sebagai tempat yang di anggap suci, maka bagi wanita yang sedang datang bulan dilarang keras mandi di sendang ini. Tetapi bagi para penderita penyakit kulit, mereka bahkan dianjurkan untuk mandi di sendang ini. Pasalnya, mereka benar-benar membutuhkan pertolongan. Sudah barang tentu, setelah mereka mendapat izin dari penjaga atau juru kunci yang menjadi perantara antara si pemohon dengan penunggu gaib tempat itu.

Beruntung, Team misteri sempat bertemu dengan ibu Maisyaroh yang sengaja datang dari Salatiga sehubungan dengan ashma akut yang sudah berbilang tahun diidapnya. Dan menurut spiritualis yang ditemuinya, jika ingin sembuh total, maka ibu paruh baya ini harus mandi sebanyak tujuh kali di tempat keramat ini. Untuk itulah, tiap selapan hari (35 hari-Jw) sekali ia selalu datang ke tempat ini untuk mandi. Dan benar, walau baru mandi sebanyak dua kali, penyakitnya mulai terasa berkurang.

Berbeda dengan ibu Maisyaroh, pak Dirman yang berasal dari Ngemplak, Boyolali, sengaja datang mandi di tempat keramat ini untuk mengobati penyakit kulit yang dideritanya.

Menurutnya sudah puluhan kali ia pergi ke dokter, tetapi penyakit gatalnya tidak juga sembuh. Atas saran salah seorang sahabatnya yang tinggal di semarang, ia pun datang kesini. Dan setelah tiga kali mandi di mata air yang henti-hentinya mengeluarkan asap itu, penyakitnya pun mulai membaik. Bahkan, borok di kakinya kini mulai mengering. "Padahal baru tiga kali saya mandi disini. Mungkin, kalau sampai sepuluh kali, penyakit saya bisa sembuh total," tuturnya kepada team Misteri.

Pak Siswoyo hanya mengingatkan, jangan sekali-kali meyakini keampuhan dari mata air ini. Sebab tempat ini hanyalah sebagai sarana. Sedang yang menentukan segala-galanya adalah Sang Maha Pencipta. Peringatan ini sungguh tepat. Sebab jika tidak, bukan tak mungkin, tanpa sadar para pengunjung akan berlaku musrik, atau menyekutukan Tuhan. Untuk itu, berhati-hatilah.

Sabtu, 19 Desember 2015

Terkena bisul, berikut cara alami mengobatinya

Terkena bisul, berikut cara alami mengobatinya
Penyakit bisul 
Kadang-kadang orang yang mempunyai penyakit bisul itu merasa gelisah. Karena, di samping sakitnya itu ada beberapa dampak kesehatan yang dirasakan sangat mengganggu, yaitu badan terasa panas dan saraf menjadi tegang. Selain itu, ada kejadian penyakit bisul yang lebih menyedihkan, yaitu bisul yang selalu berpindah-pindah.

Maksudnya, apabila bisul yang satu sudah sembuh, maka timbul bisul di tempat yang lain. Sedangkan bisul tersebut tidak hanya menjangkit selama sehari atau dua hari, akan tetapi kadang-kadang sampai beberapa minggu, dan bahkan beberapa bulan.

Adapun cara untuk mengobati penyakit tersebut, maka di samping pengobatan dari luar, diperlukan juga bagi orang yang sakit, agar meminum pil brewers yeast (pil tersebut banyak dijual di toko obat dan apotek). Dia juga harus memakan beberapa jenis dedaunan dan sayuran yang biasa tersedia setiap hari di dapur, umpamanya seledri, taraxacum afficinal, daun seribu, bunga kelapa sawit, dan bawang putih.

Sedangkan cara memakannya, biasanya dicampurkan di makanan atau dijadikan sebagai sayur berkuah. Boleh juga dibuat seperti jamu, yaitu diramu tersendiri. Sesudah itu, kita diperbolehkan melakukan perendaman badan di dalam air hangat, yang sudah dicampur dengan jerami avena sativa, kemudian basuhlah dengan air dingin sampai kulitnya memerah.

Apabila sudah melakukan hal itu, maka setelah dua hari hendaknya dilakukan perendaman lagi, akan tetapi dengan air hangat, menyelimuti badan sampai bisa mengeluarkan keringat yang banyak, atau melakukan keduanya, yaitu merendam badan di dalam bak air hangat dan menyelimutinya dengan selimut yang kering.

Penyakit bisul berada di sebagian anggota badan
Kebanyakan, penyakit bisul yang berkumpul di sebagian anggota badan itu, yang sering berada di leher bagian belakang. Sedangkan timbul bisul itu, mungkin disebabkan oleh sentuhan kain baju yang menjadi sarana penularan. Sering kali orang yang terserang bisul banyak itu, disebabkan dia mempunyai penyakit kencing batu atau kencing manis.

Adapun cara mengobati penyakit tersebut, hendaknya dilakukan pengobatan khusus, yaitu dengan memberinya uap dari air panas, obat yang terdiri dari biji rami atau serbuk keji beling, boleh menggunakan salah satunya atau secara bergantian, boleh juga dengan menggunakan pembalut kain yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin atau air panas, baik di leher, kedua tangan, atau di dada dan perut.

Demikian pula perendaman dengan air panas dan dingin secara bergantian pada kedua tangan dan tumit. Adapun caranya, sama seperti yang telah kami terangkan sebelumnya. Dengan mematuhi tata cara sebagaimana yang sudah diterangkan di atas, biasanya sudah terhindar dari pisau dokter yang akan menggoresnya (operasi). Sedangkan untuk operasi penaykit tersebut, memang termasuk operasi berat, lebih-lebih jika sudah bercampur dengan penyakit kencing manis.


Sumber inspirasi dari buku yang berjudul pengobatan dengan air.

Jumat, 18 Desember 2015

Cara pengobatan penyakit phthisis dengan air

Cara pengobatan penyakit phthisis dengan air
Penyakit tersebut adalah sebagai jalan dari penemuan terapi seperti ini, yaitu pengobatan dengan air, sebab orang yang pertama kali menemukan pengobatan dengan air ini, adalah Pendeta Dumnikani, yang terkenal dengan nama Kneb. Dia telah disembuhkan dari penyakit phthisis sesudah segala upaya dari berbagai dokter telah banyak dilakukan. Ternyata, banyak dokter yang sudah menyatakan angkat tangan. Akan tetapi, dengan upaya Tuan Kneb, ternyata penyakit tersebut dapat disembuhkan, yaitu dia selalu merendamkan badannya di Sungai Danub yang amat dingin.

Pada masa sekarang, penyakit phthisis tersebut dianggap sebagai penyakit yang tidak seberapa bahaya, dan memang sudah teratasi atau paling tidak sudah ditemukan pengobatannya, di mana pada waktu dahulu penyakit tersebut dianggap sebagai penyakit yang membawa kematian. Apabila kita telah membahas masalah pengobatan dengan air, maka tidak berarti kita mengesampingkan pengobatan yang lain, yang secara kenyataan pengobatan dengan obat yang lain ini telah banyak meringankan penyakit tersebut, bahkan banyak yang telah bisa disembuhkan.

Pengobatan dengan air ini tiada lain, kecuali sebagai usaha untuk menemnpuh jalan menuju kesembuhan. Dengan demikian, tidak berarti kita akan meninggalkan upaya yang lain. Jadi, dalam mengobati suatu penyakit, hendaklah mengerahkan segala cara dan usaha yang sudah ditemukan oleh ilmu pengetahuan kedokteran. Atas dasar tersebut, di sini kami menerangkan cara pengobatan mengenai penyakit phthissis dengan pengobatan air.

Pada waktu suhu panas badan telah meningkat, maka dianjurkan bagi orang yang sakit, agar menetap di atas tempat tidurnya, dia harus menyendiri di dalam kamar, agar penyakitnya tidak menjalar (menular) ke orang lain. Maka dari itu, mengenai pencucian pakaian dan tempat yang dipakai untuk makan, hendaknya disendirikan.

Apabila perawat ke kamar orang yang menderita sakit phthisis, harus mengenakan pakaian tersendiri, biasanya mereka mengenakan pakaian putih dan jas putih yang menutupi pakaiannya sendiri. Yang nantinya, apabila keluar dari kamar tersebut, hendaklah melepas dan berganti dengan pakaian biasa, sedangkan pakaian yang dipakai tadi, diletakkan disamping pintu kamar tersebut, agar apabila akan memeriksanya lagi, dapat dikenakan dengan mudah.

Setelah itu, perawat harus mmebersihkan tangannya dengan pembersih atau menggunakan air dan sabun. Maka dari itu, orang yang menderita harus melakukan pembalutan di dada dengan pembalut yang sudah dibasahi setiap 3-4 jam, begitu juga daerah perut hingga di atas pangkal pahanya. Apabila orang yang menderita penyakit phthisis mengeluarkan keringat, maka hendaknya dibuatkan pembalut untuk 3/4 badannya, dan hendaklah dibalutkan sepanjang malam sampai pagi hari.

Setelah penaykitnya berkurang, yakni panasnya mulai mereda, maka hendaklah diingat, jangan sampai suhu panasnya melebihi 37,5 derajat Celcius. Bila dalam keadaan demikian, maka orang yang sakit diperbolehkan beranjak dari tempat tidurnya, dan ketika sore, sebaiknya diupayakan agar duduk di atas kursi di bawah pohon yang berdaun rindang atau dibawah naungan sesuatu.

Namun, apabila musim dingin sudah tiba, maka disarankan agar berselimut dengan baik, serta dibawah telapak kakinya diberi kantong yang berisi air hangat untuk menjaga suhu badannya agar tetap hangat. Sedangkan pada waktu pagi, badan orang yang menderita hendaklah selalu diusap dengan ari dingin, walaupun sambil berada di tempat tidurnya, dan apabila akan tidur, badannya di usap lagi sebagaimana pada waktu pagi. Akan tetapi, apabila di waktu siang, maka pengusapan itu dilakukan dua kali.

Demikian pula anggota badannya, sebaiknya dibasuh dengan air dingin, dan dadanya dibalut dengan pembalut yang sudah dibasahi dengan air dingin. Disamping itu, perut dan kedua betisnya juga dibasuh secara bergantian. Sedangkan di musim sangat dingin, harus melakukan merendam kedua tangan dan kakinya dengan air panas dan dingin secara bergantian.

Kamis, 17 Desember 2015

Cara alami mengobati sakit jantung dan paru paru

Cara alami mengobati sakit jantung dan paru paru
Mengobati Sakit Jantung
Kebanyakan penyakit jantung ini, adalah disebabkan oleh gangguan pada saraf. Adapun sebab-sebab yang pokok, tidak terletak pada gangguan di anggota badan, akan tetapi dikarenakan kekacauan jiwa yang lebih banyak daripada sebab yang lainnya.

Kekacauan jiwa ini kebanyakan dikarenakan saraf yang tegang, sulit mengeluarkan air besar, angin yang menyelinap pada usus halus dan beberapa penyakit yang lain, yang bukan dari hati atau jantung. Adapun cara untuk mengobati penyakit jantung, cukup dengan memperbanyak istirahat dan menggunakan obat penenang yang mempunyai pengaruh sedikit. Umpamanya meminum sirup farilin sebanyak 40 tetes yang dicampur dengan air satu cangkir. Boleh juga sirup itu dicampur dengan gula.

Sesudah mengobati dengan cara di atas, hendaknya menggunakan pembalut yang sudah di basahi, yang dibalutkan ke daerah jantung yang dapat diganti pada setiap 20 menit sekali. Ketika itu juga, dianjurkan meletakkan sekantong air panas pada kedua telapak kakinya. Sedangkan untuk selain waktu kambuh, diperbolehkan menelan obat yang dapat melemaskan urat-urat badan atau dengan memasukan obat melalui jalan belakang (enema) untuk membersihkan usus kecil pada setiap hari.

Mengenai kehidupannya dalam sehari-hari, maka hendaklah dijadwalkan secara tertib, umpamanya tidur harus secepat mungkin, jangan terlalu malam, sedangkan bangunnya sebaiknya sedini mungkin, mengurangi makan dan tidak boleh bekerja keras serta senantiasa melakukan terapi pernapasan dengan benar, melakukan olahraga ringan, mengusap seluruh badan dengan air dingin atau mengusap sebagiannya, umpamanya dada, perut dan kedua tangan. Di samping itu, juga merendam kedua telapak kaki dan membasuh pada lutut, paha, pundak, dan tangan dengan air dingin.

Cara alami mengobati penyakit paru paru
Mengobati Penyakit Paru-paru
Mengenai gejala dari penyakit paru-paru yang kebanyakan diderita oleh orang, adalah gejala seperti orang yang terkena penyakit radang selaput dada, akan tetapi bagi dokter yang ahli, dia dapat membedakan antara dua penyakit tersebut. Adapun cara mengobatinya, maka dianjurkan bagi orang yang sakit, agar beristirahat yang banyak di tempat tidurnya, dan dianjurkan juga baginya, agar meminum minyak zaitun pada setiap hari, begitu pula air perasan buah.

Jika ternyata badan orang yang sakit paru-paru itu menghangat atau suhu panasnya meningkat secara mendadak, maka sebaiknya diusap dengan air dingin beberapa kali dalam satu hari. Hal tersebut dilakukan untuk merangsang orang yang menderita, agar dapat mengeluarkan keringat badannya dengan cepat.

Dapat juga dadanya diusap dengan ramuan dari air susu 3-4 kali dalam sekali, dan mengenakan kaus kaki yang dibasahi. Jika diketahui bahwa badannya panas, maka hendaknya diusap dengan air dingin. Sebaliknya, apabila badannya dingin, sebaiknya diusap dengan air panas.

Mengobati gangguan paru-paru dengan cara seperti di atas, memang lebih efektif daripada mengobatinya dengan beberapa obat yang sudah terdapat di segenap penjuru dunia, sebagaimana yang terdapat di rumah sakit Drisdant, di jerman.

Rabu, 16 Desember 2015

Cara menghindari dan mengatasi jari cantengan

Cara menghindari dan mengatasi jari cantengan
Kebanyakan, penyakit tersebut berada di jari-jari kaki, akan tetapi kemungkinan juga berada di jari-jari tangan, namun hal itu jarang sekali. Penyebabnya kebanyakan dikarenakan jari-jari kaki yang sering terkena udara dingin, lebih-lebih dingin yang disertai kelembaban udara.

Adapun awalnya, adalah ketika jari-jari kaki mengalami kedinginan, sudah tentu darah akan membeku padanya, yang akhirnya menjadikan bengkak. Pada permulaannya mungkin sekali akan terasa gatal-gatal dan nyeri pada jari-jari tersebut.

Untuk menghindari penyakit tersebut, diperlukan ketekunan dalam mengganti kaus kaki pada setiap hari, lebih diutamakan jika kaus kaki itu yang terbuat dari sutera berbulu, agar dapat menyerap keringat yang biasanya merembes padanya. Dalam masalah penyakit tersebut, ada upaya agar terhindar darinya, yaitu jangan sampai mengenakan sepatu yang terdiri dari bahan karet atau bahan yang mengakibatkan jari-jari kaki berkeringat.

Ketika musim dingin yang sangat dan berkepanjangan, sudah tentu peredaran darah pada jari-jari kaki akan mengalami kemacetan, yang akhirnya akan berwarna gelap dan kehilangan rasa, kemudian dagingnya akan mati dan tidak dapat disembuhkan, kecuali harus operasi.

Sedangkan untuk mengatasi gejala tersebut, tidak diperkenankan menggunakan perendaman kaki dengan air panas, sebagaimana keterangan yang sudah lewat. Karena, jika tersentuh air panas, maka akan membawa dampak yang lebih negatif dan dapat membahayakan kesehatan, bahkan yang dikawatirkan adalah sel yang berada pada jari-jari tersebut akan mengalami kerusakan di jaringannya.

Sedangkan cara mengatasi pertama kali, adalah daerah anggota tersebut hendaklah dipijat-pijat dengan es atau kain yang kering, sehingga akan tampak warna kulitnya yang memerah. Hal ini menunjukan, bahwa peredaran darah sudah mulai mengalir dengan baik ke tempat tersebut.

Sesudah itu, jari-jari boleh direndam pada air panas, akan tetapi caranya, setelah mampu (dapat menahan) dengan berendam di air panas, maka hendaklah ditambah dengan air yang lebih panas lagi, sehingga anggota badan yang bersangkutan terasa hangat. Dengan demikian, maka peredaran darah sudah mulai berjalan secara alami (normal).

Apabila penyakit tersebut sudah kronis dan sudah lama berjangkit padanya, maka perlu direndam di air panas dan dingin secara bergantian di setap pagi, kemudian dibalut dengan kain yang sudah dicelupkan pada air rebusan daun pohon kemiri. Bisa juga kain yang dibalutkan itu kering, tanpa dicelupkan ke air.

Kain tersebut dibalutkan mulai sore sampai pada pagi hari. Setelah itu jari-jari dikeringkan, terutama sekali sesudah menggunakan kain pembalut yang basah atau berendam. Apabila sudah selesai, kemudian hendaklah disuap dengan fasilin dan diperbolehkan memakai kaus kaki.

Selasa, 15 Desember 2015

Cara mengobati penyakit eksim kering dan basah

Cara mengobati penyakit eksim kering dan basah
Penyakit eksim ini terdapat dua macam, yaitu ada yang kering dan basah, dan ia termasuk penyakit kulit. Akan tetapi, tidak berarti faktor timbulnya hanya dari kulit, karena mungkin saja penyebabnya adalah ada gejala dari dalam yang kemungkinan besar dikarenakan proses pencernaannya terganggu. Maka dari itu, cara pengobatannya boleh dilakukan dari luar, dan boleh dari dalam badan dengan menggunakan sistem diet.

Penyakit eksim ini juga dapat menimbulkan kulit bersisik, agark mirip dengan kudis atau kulit ikan. Adapun jenis penyakit eksim basah, maka dapat menimbulkan cairan rekat pada kulit (kulit menggelembung). Sedangkan cara menghilangkan kotoran kulit yang disebabkan eksim ini, tidak perlu menggunakan sabun dan air, akan tetapi cukup dengan menggunakan air saja atau air rendaman daun teh, kemudian boleh juga dengan menggunakan minyak zaitun.

Mengenai cara untuk mengobatinya, boleh juga dengan menggunakan tanah liat untuk dioleskan padanya. Akan tetapi, sebaiknya tanah liat tersebut masih dalam keadaan dingin sekali atau dengan ramuan yang terbuat dari keji beling, baik daun atau bijinya, atau secara bergantian antara keji beling dan pengolesan tanah liat yang dingin.

Sedangkan untuk mengobati eksim yang kering, maka diperlukan penyesuaian dan diadakan pemanasan, sehingga dapat disesuaikan dengan pengobatan dari dalam. Adapun untuk mengobati penyakit tersebut, adalah dengan menggunakan pengobatan merendam badan dalam air hangat, sehingga orang yang sakit akan mengeluarkan keringat, atau dengan pengobatan merendamkan badan di dalam air hangat, setelah itu badannya disikat.

Apabila penyakit eksimnya sudah menjadi parah, maka cara pengobatannya diganti, yaitu menggunakan pengobatan dengan uap daun teh yang sudah dituangkan pada air panas, dan menggunakan pembalut yang sudah dibasahi dengan air hangat. Jika ternyata penyakit tersebut sudah ada tanda-tanda sembuh, maka diperlukan waktu istirahat sebentar, yaitu sekitar beberapa hari dan tidak boleh melakukan segala macam pengobatan, kecuali menyeka dengan air dingin ke kulit yang jauh dari kulit yang sakit.

Sedangkan apabila pada badan orang yang sakit terdapat luka-luka kecil atau pecah-pecah, maka sebaiknya diobati dengan pembalut yang sudah dibasahi air panas, disertai ramuan dari kulit querqus robur yang sudah dihaluskan, disertai ramuan dari dedak gandum, atau dengan air rendaman daun teh, boleh juga dengan merendamkan badan di dalam air panas.

Senin, 14 Desember 2015

Cara terapi mengobati penyakit hati yang rusak

Cara terapi mengobati penyakit hati yang rusak
Kebanyakan orang yang mempunyai penyakit tersebut dikarenakan kemacetan pada peredaran darah atau gangguan pelasma darah di sebagian anggota badan, umpamanya pada paru-paru dan hati. Yang demikian itu akan menyebabkan penyakit batuk dan sesak napas, lebih-lebih apabila naik tangga.

Kadang-kadang hal itu akan mengakibatkan pencernaan terganggu dan apabila sudah lama, maka akan mengakibatkan bengkak pada kedua telapak kaki. Apabila terjadi kemacetan pada peredaran darah, maka hendaklah selalu berada di pembaringan dan beristirahat selama tiga hari. Dalam keadaan demikian, hendaklah diusahakan jangan sampai memakan garam, baik dicampur dengan makanan atau tidak.

Jika gejala peredaran tersendat sedemikian rupa, maka harus mengikuti diet tertentu, yaitu harus selalu mendahulukan makan buah-buahan atau hanya meminum susu. Kemudian, harus melakukan terapi pernapasan sejati pada setiap dua jam sekali, dan jarak waktunya cukup 5-10 menit. Sedangkan pada setiap empat jam, hendaklah mengobatinya dengan terapi air dengan ketentuan sebagai berikut.

Mengusap dengan air panas dan dingin secara bergantian. Pengusapan tersebut harus merata, akan tetapi tidak boleh mengusap seluruh badan sekaligus. Jadi, yang pertama dilakukan adalah menugsap badan bagian atas, kemudian mengusap badan bagian bawah. Begitu pula mengenai merendam kedua telapak kaki dan kedua tangan dengan air panas dan dingin secara bergantian, kemudian merendam tangan dan kaki dengan air yang dipanaskan sedikit demi sedikit. Setelah itu, merendam kedua tangan dengan air yang dicampur dengan garam (sodium choloride), lalu merendam kedua kaki dengan air yang dicampur dengan biji sawi.

Jika peredaran darah yang tersenak sudah tidak ada, maka orang yang menderita diperbolehkan memakan garam, akan tetapi hanya sedikit. Sedangkan dalam setiap harinya hanya diperbolehkan meminum satu lietr saja, harus tekun melakukan terapi pernapasan sejati pada setiap hari, mengusap badan dnegan air dingin dan membasuhnya, sebagaimana melakukan pembalutan pada pinggul dengan pembalut yang basah.


Sumber inspirasi dari buku yang berjudul pengobatan dengan air.

Tekanan darah tinggi, berikut ini cara menghindarinya

Tekanan darah tinggi, berikut ini cara menghindarinya

Tekanan darah tinggi yang naik ini, adalah sebagai gejala, bahwa di situ ada kekejangan pada saluran peredaran darah, sudah tentu apabila jantung sebagai pusat peredaran darah akan menjalankan fungsinya dengan baik, maka harus menembus saluran yang kejang itu dengan baik juga. Oleh karena itu, jantung perlu menambah banyak tenaga yang harus dikeluarkan.

Karena itu semua, maka jantung sudah layak diberi kesempatan untuk beristirahat, lebih-lebih pada saat tertimpa tekanan darah tinggi. Dengan begitu, berarti kita sudah dapat memberikan peluang untuk mengurangi beban yang diemban. Dengan cara seperti itu juga, kita dapat mengatur urusan kehidupan ini dengan tenang dan telah menghindari berbagai masalah yang membawa (mengakibatkan) kaget saraf badan.

Ketika itu pula, kita harus menghindari makan daging, menghindari garam dari makanan, menjauhkan bahkan membatasi cairan sedapat mungkin, tanpa merasakan rasa haus.

Sedangkan untuk menghindari (merawat) penyakit tersebut, kita harus sering berenang di dalam kolam air dan berjalan-jalan di atas rerumputan yang penuh dengan embun pagi. Kemudian, menuangkan air pada lutut, kedua tangan, kedua paha dan badan bagian atas. Disyaratkan, bahwa air yang dituangkan dalam keadaan dingin, dan daerah tersebut disiram secara bergantian.

Dalam keadaan cuaca yang dingin, kita harus merendam kaki dan kedua tangan dengan air panas dan dingin secara bergantian. Demikian pula, kita harus berupaya agar dapat merendam wajah dan mengenakan baju (pakaian) pada waktu malam serta pada waktu kita tidur di atas ranjang, harus mengenakan kaus kaki basah dan pembalutan dengan kain basah pada kedua betis.


Sumber inspirasi dari buku yang berjudul pengobatan dengan air.

Sabtu, 12 Desember 2015

Muka jerawat, berikut tips singkat mengobatinya

Muka jerawat, berikut tips singkat mengobatinya
Jerawat itu kebiasaannya tumbuh di wajah dan dua belikat bagian atas. Di samping itu, juga banyak baksil yang menjalar ke kulit di sekitarnya. Yang pada akhirnya, akan kelihatan di kulit sekitarnya penuh dengan bintik-bintik kecil bernanah atau paling tidak kulit di sekitarnya terganggu, sehingga tidak seindah kulit yang lain, yang tidak terkena penyakit tersebut.

Akibat dari menjalarnya jerawat itu, biasanya disebabkan ada jerawat yang dibelah dengan kuku orang yang jerawatan, lalu dari kelenjar kulit itu mengeluarkan cairan berupa minyak, yang akhirnya cairan tersebut ke daerah lain, maka tumbuhlah ia sebagai jerawat baru, dari kuku yang terkena cairan tersebut.

Adapun cara mengobatinya, sebaiknya kulit dijemur di bawah sinar matahari, sampai kulit terasa panas dan dia merasakan seolah-olah terbakar karenanya, atau kulit wajah akan mengelupas. Sedangkan untuk melakukan hal tersebut, kadang-kadang dengan menggunakan sinar ultraviolet sebagai ganti daripada sinar matahari, akan tetapi kedua mata orang yang menderita harus memakai kacamata khusus, sehingga tidak mengganggu padanya.

Bagi orang yang sakit dianjurkan, agar menjauhi makanan yang berminyak dengan segala macam jenisnya, begitu juga cuka, biji sawi, dan segala macam rempah-rempah. Dalam setiap minggunya, hendaknya membersihkan wajah dengan cara pengobatan dengan uap. Kadang-kadang orang yang sakit, sesudah menjalankan petunjuk di atas, maka hendaklah melakukan pembersihan terhadap wajah dengan air dingin. Sesudah itu, wajah diseka dengan handuk.

Setelah melakukan pengobatan (perawatan) sebagaimana di atas, orang yang jerawatan diperbolehkan memijat jerawatnya dengan tangan yang bersih atau menggunakan alat khusus, biasanya alat tersebut tersedia di apotek. Adapun bentuknya seperti sendok kecil, yang tengah-tenganya terdapat lubang kecil yang cukup untuk satu bintik jerawat. Dengan alat tersebut orang yang jerawatan hendaklah meletakkan satu jerawatnya pada lubang tersebut lalu ditekan, maka jerawat akan terbelah dan dapat keluar dengan mudah sekali.

Sedangkan cara membersihkan alat tersebut dari baksil, adalah amat mudah, yaitu dengan meletakkannya di air yang hangat, spiritus atau alkohol. Setelah jerawat keluar, kemudian ambillah kapas dan celupkan pada air kolonia atau alkohol.


Sumber inspirasi dari buku yang berjudul pengobatan dengan air.

Terserang asma, ini adalah cara mengobatinya

Terserang asma, ini adalah cara mengobatinya
Ilustrasi
Asma itu adalah sebagai istilah sulit mengeluarkan pernapasan, dan memang sulit untuk diketahui penyebabnya. Walaupun demikian, masih dapat dinyatakan bahwa penyebabnya adalah berkisar dari kejiwaan dan alergi seseorang. Hal tersebut layak diperhatikan, apabila pada suatu ketika ingin membuat rencana teknis pengobatan.

Orang-orang yang terserang penyakit asma, adalah kebanyakan tidak memikirkan dampak negatif suatu obat. Oleh karena itu, mereka senantiasa memperbanyak menelan obat. Dengan demikian, dalam segi kejiwaan selalu terabaikan. Perlu diketahui bahwa penyakit asma sering menyerang secara mendadak ketika musim dingin tiba, dan badan banyak terserang karena udara dingin.

Maka dari itu, dianjurkan oleh sebagian orang, agar orang yang menderita selalu memelihara kehangatan badannya pada saat cuaca terasa dingin, sehingga mereka senantiasa menyelimuti badannya dengan selimut sutera yang tebal, leher mereka pun dililiti dengan kain sutera, pakaian dalam pun berlipat-lipat dan sepatunya harus yang tidak dapat ditembus udara.

Mereka mempunyai anggapan, bahwa cara yang begitu itu akan dapat memelihara mereka dari serangan penyakit tersebut. Padahal, langkah yang tepat, adalah tidak demikian. Tata cara yang demikian, yang kebanyakan digunakan oleh orang tersebut, bahkan mengakibatkan mereka terserang kedinginan. Karena hal tersebut dapat mengurangi daya tahan badan dari udara dingin.

Apabila penyakit asma sudah menyerang, maka hendaknya mengambil kain, kemudian dipanaskan dan dimasukkan ke kantong untuk diikatkan pada dada. Boleh juga dengan jerami avena sativa sebagai sarana untuk memanaskan dada, merendam kedua tangan dan kedua tumit dengan air panas. Jika penyakit asma sudah tidak terasa gejalanya, maka diperlukan sekali agar mengusap badannya bagian atas dengan air dingin. Diperbolehkan pula ke seluruh badannya, jika orang yang menderita tahan.

Sesudah melakukan hal itu, dianjurkan juga agar membasuh dengan air dingin pada lengan dan membalut dengan pembalut basah pada dada atau mulai ketiak bagian bawah sampai pangkal pahal. Setelah orang yang menderita terbiasa dengan menggunakan air dingin, maka diperlukan membasuh air dingin ke badan bagian atas dan disusul badan bagian bawah secara bergantian.

Adapun merendam sebagian anggota badan dengan air dingin, hal tersebut dilakukan apabila orang yang menderita sudah terbiasa dengan air dingin. Sedangkan dalam kesehariannya (setiap harinya) hendaklah mengadakan latihan pernapasan. berupaya agar dapat berak secara teratur dan begitu juga masalah tidurnya (juga harus teratur).

Jumat, 11 Desember 2015

Tips mengobati kulit bersisik ikan dan gatal

Tips mengobati kulit bersisik ikan dan gatal
Ilustrasi

Mengobati penyakit kulit bersisik ikan
Penyakit kulit bersisik ikan itu biasanya berjangkit pada perut, dada, dan punggung, dan hal itu sulit sekali untuk diobati. Maka dari itu, cara membasmi atau mengobatinya, hendaklah kulit orang yang menderita itu dibalut dengan kain yang sudah dicelupkan ke air yang sudah direndami garam. Mengenai cara tersebut dapat dilakukan pada setiap hari.

Setelah itu, kulit diolesi dengan minyak goreng atau minyak zaitun. Kadang-kadang cara menyembuhkannya dengan melakukan pengobatan dengan air dingin, yaitu kulit orang yang menderita dibasuh dalam setiap hari dengan air dingin, sampai kulit kelihatan berwarna merah.

Mengobati penyakit kulit gatal
Kudis atau gatal-gatal itu kebanyakan timbul di kulit.Hal itu disebabkan penyakit kuning yang diderita oleh seseorang, kanker, urat-urat mengeras dan kencing manis. Yang sudah tentu care pengobatannya harus disertai dengan pengobatan dari dalam badan itu sendiri, yang mana hal itu ditentukan oleh beberapa pemeriksaan dokter yang amat cermat.

Sering kali gatal-gatal ini mengakibatkan orang yang sakit merasa kepayahan dan kadang-kadang mengakibatkannya tidak dapat tidur. Apabila keadaannya demikian, maka dia akan kekurangan tenaga dan kurang istirahat.

Adapun untuk mengobatinya, banyak cara yang harus ditempuh, umpamanya dengan cara mengusap badan dengan air dingin, lebih-lebih terhadap badan yang terkena penyakit gatal tersebut. Sedangkan untuk pengobatan yang lebih efektif, maka hendaknya menggunakan air dingin yang sudah dicampur dengan cuka. Sebenarnya, ada cuka yang lebih cocok untuk menyembuhkan penyakit gatal itu, yaitu cuka yang terbuat dari apel. (Cuka semacam itu banyak di jual  di pasar-pasar atau supermarket dan kebanyakan ia diimpor dari negara Amerika).

Apabila ternyata orang yang sakit masih belum bisa tidur dengan pengobatan tersebut, maka hendaknya diulangi lagi. Kemudian badan dikeringkan, bahkan lebih baik lagi diberi bedak talk atau bedak lain yang bisa digunakan untuk penyakit kulit, umpaanya yang biasa digunakan untuk anak-anak. Apabila penyakit gatalnya itu sudah sangat parah, maka usahakan agar mengobatinya dengan cara merendamkan dirinya di dalam air hangat yang dicampur dengan dedak gandum. Diperbolehkan memperpanjang jangka waktu untuk merendam, umpamanya satu jam atau lebih, menurut kebutuhannya.

Sebagian orang yang sakit, lebih cocok diolesi dengan minyak tumbuh-tumbuhan (minyak bekas menggoreng) dari pada diolesi dengan beberapa bedak. Dalam keadaan yang demikian ini, orang sakit tidak diperbolehkan memakai pakaian yang kasar, akan tetapi harus memakai pakaian yang halus. Terutama apabila memakai kain yang terbuat dari sutera, hal itu lebih baik.


Sumber inspirasi dari buku yang berjudul pengobatan dengan air.

Kamis, 10 Desember 2015

Cara pengobatan dengan uap untuk kepala

Cara pengobatan dengan uap untuk kepala
Pengobatan pada kepala dengan uap itu dilakukan setiap dua hari sekali, hal itu dimaksudkan untuk mengobati lubang hidung yang kronis. Adapun jika digunakan untuk mngobati suara serak dan batuk-batuk, maka cukup dilakukan sekali atau dua kali dalam satu minggu.

Mengenai cara melakukan pengobatan dengan uap untuk kepala, yaitu memerlukan dua kursi; salah satunya untuk tempat duduk si pasien dan yang lain untuk meletakkan tempat (periuk atau panci), yang digunakan untuk pengobatan. Selain dari itu, dia harus mempunyai kain yang diletakkan di celanannya, agar tidak terkena uap ketika melakukan pengobatan pada kepala. Di samping itu, dia harus membawa kain selimut dari bulu untuk ditutupkan ke kepala dan panci yang mengeluarkan uap tersebut.

Adapun cara mempraktikkan pengobatan pada kepala, adalah si pasien harus melepas semua pakaian bagian atas, kemudian duduk di atas salah satu di antara dua kursi dan kursi yang lain digunakan untuk meletakkan wadahnya. Di dalam wadah tersebut terdapat air yang panas sekali, lalu ditambah dengan dedaunan atau ramuan seperlunya, dengan syarat wadah tersebut masih dalam keadaan tertutup rapat.

Kemudian orang yang melakukan pengobatan menutup celanannya dengan kain, dan menutup kepala dan wadah tersebut, lalu menundukkan kepalanya pada wadah dengan cara meletakkan kedua tangannya di atas kursi, liat gambar di atas.

Sesudah wadah itu dibuka dan mengeluarkan uap yang menyengat ke kulit wajahnya, sehingga dia seolah-olah tidak tahan akan panasnya, maka orang yang melakukan pengobatan tidak diperbolehkan menjauhkan wajahnya dari wadah untuk menghindari panas, akan tetapi dia harus memalingkan (menggoyangkan) ke kanan dan kiri. Dengan cara demikian, maka terasa panas itu akan terasa berkurang.

Dalam hal ini, hendaklah si pasien melakukan pengobatan tersebut selama antara 15-20 menit, yang setelah itu boleh dibuka tutupnya. Sesudah selesai, pasien dianjurkan merendam wajahnya di dalam air dingin. Setelah itu, kemudian dikeringkan dengan kedua telapak tangan, dan langsung pergi ke tempat tidurnya.

Adapun mengenai ramuan tambahan bagi pengobatan tersebut, cukup dicampur dengan adas belanda, daun seribu, dan daun teh, untuk mengobati rasa nyeri dan gatal-gatal di mata. Sedangkan jika pengobatan kepala dengan uap itu untuk mengobati batuk-batuk rejan dan suara serak, maka hendaklah dicampur dengan air teh, daun urat, urtica, galega officinalis, sangitan, salbei, mentha piperita, dan kelapa sawit.

Rabu, 09 Desember 2015

7 Jenis penyakit rematik dan cara mengobatinya

7 Jenis penyakit rematik dan cara mengobatinya
1. Penyakit Rematik Pada Persendian
Kebanyakan orang yang menderita penyakit rematik pada persendian itu, merasa suhu panas badannya meningkat, dan persendiannya terasa nyeri. Apabila jika digunakan untuk bergerak, sekalipun hanya dengan gerakan yang ringan, maka kadang-kadang penyakitnya akan lama sembuhnya, yaitu kadang-kadang antara 2 sampai 3 bulan.

Apabila sudah parah, maka dampak negatifnya akan menjalar ke rongga dada bagian dalam dan lubuk jantung, hal itu benar-benar akan mengganggu kerjanya, yang dengan demikian peredaran darah juga akan terhalang.

Adapun cara untuk mengatasi penyakit tersebut, diperlukan banyak kesabaran, karena apabila sudah terserang, yaitu pada awalnya ditandai dengan suhu panas badan yang semakin meningkat, maka harus dilakukan pengobatan untuk panas badan tersebut, sebagaimana yang sudah kami terangkan sebelumnya. Jadi, orang yang menderita harus menyelimuti badannya dengan selimut yang kering, tanpa diselupkan ke air dingin atau panas terlebih dahulu. Apabila hal itu sudah dilakukan, maka badannya akan mencucurkan keringat yang banyak.

Sesudah melakukan hal itu, badan harus dipanaskan pada terik sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup lama, akan tetapi perlu diketahui, yaitu hendaknya menggunakan tutup kepala. Pemanasan seperti ini hendaknya diusahakan sekuatnya. Sesudah itu,. persendian badan dibasuh dengan air dingin hingga kulitnya berwarna merah. Hal tersebut cukup dilakukan tiga sampai empat kali dalam sehari.

Kemudian, pergelangan badan dibalut dengan kain yang sudah dibasahi, yang biasanya dicampur dengan cuka, minyak yang hangat, atau parafin secara bergantian. Pembalutan tersebut dilakukan dalam beberapa jam saja, (sebagian orang yang menderita itu ada yang lebih suka memakai air dingin dan ada di antara mereka yang suka dengan memakai air panas. Jadi, untuk mengobatinya, bergantung situasi orang yang menderita terlebih dahulu). Sedangkan cara terbaik untuk mengatasi dan mengobati penyakit rematik persendian, adalah dengan menggunakan cara berpuasa.

2. Penyakit Rematik Kronis Pada Persendian
Penyakit yang demikian itu kebanyakan sudah beralan dalam tempo yang cukup lama, bahkan sudah melewati beberapa tahun. Kadang-kadang persendian itu sampai mengalami beberapa kerusakan, keretakan, atau kurang berfungsi dengan baik. Bahkan kemungkinan sudah tidak pada tempatnya yang biasa, sehingga berakibat terasa sakit jika digunakan untuk bergerak, bahkan arah gerakannya pun sudah semakin terbatas.

Adapun cara terbaik untuk mengobati penyakit tersebut, adalah dengan jalan berpuasa. Sedangkan cara untuk mengurangi rasa nyerinya, maka yang lebih layak adalah dilakukan dengan cara membalut persendian dengan menggunakan air yang sudah dicampur dengan jerami avena sativa, yaitu sebagai bahan celupannya. Disamping itu, hendaknya diusahakan agar membasuhkan air ke persendian yang sakit dengan air hangat dan air dingin secara bergantian.

3. Penyakit Rematik Pada Urat
Rematik yang terjadi pada urat itu, sebagiannya disebabkan salah urat, sehingga badan terasa nyeri. Kebanyakan penyakit tersebut menyerang pada urat-urat punggung, dan kedatangan penyakit itu secara mendadak. Maka dari itu, orang-orang Jerman menamakan penyakit tersebut "Tenung pemintal wanita ahli sihir".

Apabila seseorang baru terkena penyakit tersebut, maka cara mengobatinya dengan berbagai terapi. Yaitu, langkah pertama yang harsu dilakukan adalah hendaklah meletakkan bantal yang sudah diisi dengan jerami avena sativa pada bagian punggung orang yang sakit, agar dia tidur di atasnya atau punggungnya diolesi dengan kentang hangat yang sudah dihaluskan dengan alat penumbuk. Setelah itu, lalu diusap dengan air dingin.

Pada hari berikutnya, apabila rasa nyerinya masih ada, maka sesudah memakai bantal dengan jerami avena sativa, lalu diselimuti dengan selimut yang kering, tanpa dicelupkan ke air hangat atau air dingin, atau sebaiknya merendamkan badannya di air hangat, agar keringatnya dapat keluar.

Kadang-kadang orang yang menderita penyakit tersebut terasa lega dengan dipijat yang keras pada punggungnya, lebih-lebih bila mengenai pada uratnya.

4. Rematik Kronis Pada Urat
Cara untuk menghilangkan rasa nyeri pada penyakit rematik pada urat ini, yaitu hendaknya mengisi kantong dengan jerami avena sativa yang hangat, setelah itu katong tersebut diletakkan pada bagian anggota badan yang terasa nyeri. Sesudah selesai melakukan peletakan kantong tersebut, kemudian orang yang sakit itu merendamkan badannya ke air panas atau berselimut dengan selimut yang kering, tanpa terlebih dahulu direndam di dalam air hangat maupun air dingin.

Dengan demikian, maka secara cepat dia akan mengeluarkan keringat. Hal itu hendaklah dilakukannya sekali atau dua kali dalam seminggu. Adapun hari-hari yang lain, maka sebaiknya dilakukan membalur bagian anggota badan yang terasa nyeri dengan pembalut basah, dalam jangka waktu yang amat pendek atau membasuhnya dengan air dingin sampai kulit badan yang terasa nyeri itu berwarna merah, apabila hal itu dapat dilakukan atau melakukan pengobatan khusus untuk mencuci darahnya.

5. Arthritis (Penyakit Tulang)
Penyakit tulang ini banyak yang mengatakan sebagai "penyakit raja", karena sesungguhnya penyakit tersebut menyerang terhadap orang-orang yang selalu makan enak, umpamanya makan daging, merokok, dan pecandu minuman keras.

Pada persendian tulang orang yang sakit ini, kebanyakan ada butir-butir kecil seperti mikrokristal, yang biasanya menyerang pada persendian badan yang kecil, umpamanya persendian jari-jari tangan, yang akibatnya, setiap digunakan untuk bergerak, maka terasa sakit. Penyakit tersebut akan terasa rasa nyerinya, apabila telah digunakan makan daging, merokok atau minum-minuman keras. Hal itu menunjukkan ada kaitannya antara penyakit tersebut dengan organ dalam badan yang terserang penyakit.

Adapun cara mengobati penyakit di atas, biasanya dengan berpuasa atau pengobatan yang digunakan untuk mengeluarkan keringat. Sedangkan untuk meringankan rasa nyerinya, maka cukup dengan menuangkan air dingin ke bagian anggota badan yang terasa nyeri, atau merendamkan badan ke dalam bak yang sudah terisi air dingin dalam jangka waktu beberapa jam. Setelah rasa nyerinya hilang, maka hendaklah melakukan pengobatan untuk membersihkan darah, sebagaimana yang kami terangkan pada pembahasan pengobatan tersendiri.

6. Penyakit Encok
Penyakit encok tersebut apabila sudah parah, maka pengobatan yang cocok dilakukan adalah dengan memperbanyak mengerjakan puasa, merendamkan badan dengan air hangat. menyelimutinya dengan selimut yang kering, agar cepat mengeluarkan keringat, atau mengunakan pengobatan dengan uap pada badan yang terasa nyeri atau menuangkan air dingin padanya. Selain itu, bisa juga dilakukan pengobatan dengan menggunakan kantong yang diisi dengan jerami avena sativa, setelah itu dibalut dengan kain biasa.

Sedangkan untuk encok yang sudah kronis, maka cukup dengan menggunakan selimut yang kering, kemudian diselimutkan ke badan orang yang sakit. Hal itu hendaknya dilakukan sekali dalam setiap satu minggu. Adapun untuk hari-hari yang lain, maka cukup merendamkan sebagian anggota badan dengan air yang sudah dipanaskan sedikit demi sedikit.

Setelah melakukannya, maka boleh menyiram air dingin ke bagian anggota badan yang terasa nyeri. Kebanyakan, apabila rasa nyeri itu pada pantat, maka cara melaukannya cukup menggunakan kantong yang diisi dengan jerami avena sativa, llau diikat pada paha yang terkait dengan bagian badan yang terasa nyeri. Disamping itu, juga menyiramkan air dingin padanya.

7. Kurang Tenaga
Banyak sebab yang mengakibatkan tenaga orang menjadi melemah, antara lain: Kepribadian yang selalu cepat berubah, badan terasa amat capek, jiwa yang dirundung kesusahan, sulit tidur, mimpi buruk, dan kadang-kadang karena di dalam badan mengidap beberapa penyakit, umpamanya penyakit asma, gangguan pada jantung, usus halus, usus besar, empedu dan lain-lain. Semuanya itu dapat ditangani melalui melatih badan dengan beberapa macam olahraga dan memperkuat daya kesehatannya.