6 Jenis penyakit perut dan cara mengobatinya

6 Jenis penyakit perut dan cara mengobatinya
Ilustrasi
Mengenai penyebab penyakit perut, adalah banyak sekali, tidak dapat diketahui semuanya, apa yang menyebabkan seseorang terserang salah satu dari jenis penyakit perut. Ada pula yang dapat mengakibatkan kematian, sulit sekali untuk ditolong oleh ahli medis, dan ada yang masih dapat ditolong, sehingga tidak sampai membahayakan. Mengenai petunjuk yang akan kami terangkan berikut ini dapat dengan mudah diterapkan di dalam rumah, sehingga dapat diketahui penyebabnya.

1. Penyakit Mulas Sebab Usus Halus Terganggu
Penyakit seperti di atas, adalah kebanyakan disebabkan kekejangan usus kecil pada waktu orang mengalami penyakit tidak dapat mengeluarkan kotoran (berak). Atau karena ada angin (zat gas) yang senantiasa berada di perut dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Adapun mengenai cara mengobatinya, adalah diperlukan merendam pantat di air yang dipanaskan suhunya sedikit demi sedikit. Akan tetapi, dianjurkan tidak perlu untuk mengusap atau merendam di dalam air dingin. Apabila ternyata mulas masih terus-menerus, maka diperlukan Enema (pengobatan lewat dubur) dengan air yang panasnya kira-kira 45 derajat celcius. Cara tersebut boleh diulang apabila belum membawa faedah yang diharapkan.

Disamping itu, ada juga cara untuk mengobati perut mulas, yaitu dengan menggunakan kantong yang diisi dengan jerami avena sativa yang panas dan diletakkan di atas perutnya, atau boleh pula membalut perutnya dengan pembalut yang sudah dibasahi dengan air dingin, jika ternyata mulasnya tidak begitu parah.

2. Colitis
Penyakit colitis itu memang sangat sakit rasanya. Karena penyakit tersebut mengandung batu di bagian kanan dari perut yang bagian atas. Disamping itu, juga di bagian bawah punggung, perut, dan buah pelir, yang diakibatkan batu menyumbat di saluran air kencing.

Adapun cara untuk mengobatinya, dapat dilakukan dengan cara pengobatan dengan uap di bagian anggota yang terasa nyeri. Bagi orang yang mengalami sakit tersebut, sebaiknya meminum air rendaman dari daun teh yang panas atau daun mentha piperita sebanyak 1/2 liter. Sedangkan bagi orang yang kencing batu, maka cukup meminum air rendaman bidara cina.

Sesudah melakukan hal di atas, lalu memasukan air panas melalui jalan belakang, yang dikenal dengan sebutan enema, boleh jadi panasnya kurang-lebih 45 derajat celcius. Adapun air yang digunakan, cukup 11/2 liter dan boleh digunakan berkali-kali, setelah nyeri penyakit tersebut dirasa sudah berkurang, maka kantong yang diisi dengan jerami avena sativa diletakkan di atas perut dan sebaiknya diganti setiap setengah jam sekali.


Arctostaphylos uva ursi (Bidara cinta)

3. Penyakit Yang Berjangkit Akibat Penyakit Dalam Perut
Penyakit di atas, adalah misalnya usus buntu, indung telur, kemih dan dinding perut bagian dalam. Oleh karena itu, mengenai penyakit di atas, diperlukan ketelitian dalam memeriksa, karena apabila salah dalam menentukan, maka akan berakibat membawa kematian.

4. Penyakit Usus Buntu
Mengenai penyakit usus buntu tersebut dapat disembuhkan dengan jalan operasi di rumah sakit, agar dapat terhindari dari akibat buruk yang disebabkan penyakit tersebut. Hanya saja, operasi tersebut memerlukan waktu dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang menderita. Jika ternyata operasi sulit dilakukan, maka jalan yang terbaik adalah mengikuti terapi pengobatan sebagai berikut:

Orang yang menderita tidak diperbolehkan makan sekali, lalu melakukan enema setiap 3 jam sekali dengan 11/2 liter air dicampur dengan daun dan bunga pohon teh. Setelah itu, perut orang yang menderita dipanaskan dengan cara meletakan pembalut panas yang diisi dengan kentang yang sudah dihaluskan dan direbus. Biji rami yang sudah dihaluskan dan terapi dengan uap panas yang diarahkan ke perutnya. Terutama apabila terarahkan pada bagian yang terasa sakit.

Sedangkan mengenai penyakit yang masih ringan, maka diperlukan kantong berisi jerami avena sativa yang panas, merendam pantat atau sebagian badannya dengan air yang dipanaskan sedikit demi sedikit dan pembalutan yang dibasahi di sekitar perut.

5. Penyakit Batu Ginjal
Sudah diterangkan mengenai batu yang tumbuh di ginjal dalam pembahasan penyakit colitis dan bagaimana cara untuk menanganinya. Sesudah melewati tiga minggu dari penyakit colitis yang kambuh, maka mulailah untuk berusaha agar batu yang berada di ginjal dapat keluar bersamaan air kencing. Caranya, cukup dengan meminum glisrin yang sudah dicampur dengan air perasan buah pada setiap hari di waktu pagi ketika bangun dari tidur dan sebelum memakan santapan pagi. Jika ternyata rasa nyeri terasa lagi, maka harus diobati dengan tata cara sebagaimana yang sudah diterangkan.

Kami pernah mencoba terkena penyakit seperti itu yang selalu menimpa selama 20 tahun, akan tetapi kami sudah dapat mengeluarkan batunya sampai 15 kali, yang mana batunya sebesar biji zaitun. Adapun cara mengeluarkannya, dengan menyuntikkan Atrobin dan meminum rendaman daun bidara cina, serta merendam sekujur badan dengan air yang dipanaskan sedikit demi sedikit, tanpa diberi air dingin sesudahnya.

6. Penyakit (Gangguan) Pada Ginjal Dan Kemih
Mengenai cara melakukan pengobatan pada gangguan di ginjal dan kemih, adalah memerlukan tempo waktu tiga hari untuk meminum setengah liter daun bidara cina yang masih hangat pada setiap pagi. Sesudah melakukan hal tersebut di atas, letakkan suatu kantong penghangat dari jerami avena sativa pada daerah ginjal atau di atas tempat (alat) kemih. Adapun makanan yang diperbolehkan dimakan pada masa tiga hari itu, hanyalah terdiri dari sayur-mayur dan kentang, sedangkan untuk meminumnya, tidak ada batasnya.

Sedangkan dalam tiga hari selanjutnya, maka dianjurkan agar memakan makanan yang terdiri dari roti dan yang terbuat dari tepung, tidak perlu diberi air rendaman atau rebusan dari daun teh, agar diminum. Di dalam tempo waktu itu, diperbolehkan memakan daging. Disamping itu, setiap hari harus dibuatkan pembalut yang sudah dibasahi dengan air panas, sekalipun hanya satu kali.

Jika rasa nyerinya mulai bertambah lagi, maka pembalutan tersebut boleh diulangi. Bagi orang yang menderita, sebaiknya melakukan teori dan tata cara kehidupan sebagaimana di atas, sampai ada pemeriksaan dari pihak dokter, bahwa air kencingnnya sudah dinyatakan baik dan tidak ada unsur penyakitnya.

Perlu diketahui, bahwa penyakit ginjal dan kandung kemih itu dapat juga mengalami kambuh lagi, dan apabila kambuh akan memakan waktu yang cukup lama untuk menyembuhkannya.

0 Response to "6 Jenis penyakit perut dan cara mengobatinya"

Posting Komentar