Tentang tanaman tapak dara dan resep-resep herbal

Tentang tanaman tapak dara dan resep-resep herbal

Pengenalan spesifikasi tumbuhan
Tapak dara (catharanthus roseus ) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapak dara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 sentimeter ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang bisa tumbuh subur di padang atau di pedesaan beriklim tropis.

Tapak dara umumnya digunakan untuk perbatasan, merayap, dan penutup tanah atau tanaman tempat tidur. Dan Tanaman dapat tumbuh 1-2 kaki. Selama bertahun-tahun, Tapak dara telah digunakan untuk tujuan pengobata, termasuk:

- Menurunkan tekanan darah.
- Menurunkan kadar gula bagi penderita diabetes.
- Pengobatan untuk batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.
- Mengobati mata dan infeksi paru-paru.


Kandungan alkaloid antikanker dari tapak dara
Dilansir dari news unpad, dalam tumbuhan ini terdapat alkaloid anti kanker seperti vinblastin, vinkristin, katarantin, leurosidin dan leurosin. Semua senyawa anti kanker yang telah teridentifikasi dan kemudian dikomersialkan kebanyakan berasal dari tumbuhan ini, terutama yang berbunga putih.

Tapak dara merupakan semak tahunan yang sudah dibudidayakan sebagai tanaman obat. Tanaman ini mempunyai senyawa alkaloid anti kanker yang paling utama, yaitu vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa tersebut merupakan senyawa antikanker yang sangat dibutuhkan pasar pada saat ini.

Kandungan vinkristin pada tapak dara adalah sebanyak 3 gram/ton tumbuhan kering, apalagi kandungan vinblastin yang lebih rendah lagi. Padahal senyawa ini sangat dibutuhkan sebagai anti kanker, dan banyak permintaan tinggi untuk menyediakan senyawa ini setiap tahunnya.

Selain mengandung senyawa antikanker, tapak dara secara tradisional sudah banyak digunakan untuk mengobati hipertensi, diabetes, leukimia, pendarahan akibat penurunan jumlah trombosit, chorionic epthelioma, leukimia limfositik akut, leukimia monositik akut, limfosarkoma dan sarkoma sel retikulum. 

Nama Botani:
- Catharanthus roseus, (L) G. Don. (Latin)
- Lonhnera rosea, (L) Rohb. (Latin)
- Vinca rosea, Linn. (Latin)

Nama Lokal:
- Perwinkle (Inggris)
- Chang Chun Hua (Cina)
- Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia)
- Tapak dara (Indonesia)
- Kembang Sari Cina (Jawa)
- Kembang Tembaga Beureum (Sunda)

Familia atau suku tumbuhan:
- Apocynaceae

Daerah asal tumbuhan:
- Amerika Tengah

Ciri-ciri tumbuhan tapak dara:
  • memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas, dan bercabang serta berambut.
  • Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, dan diklasifikasikan berdaun tunggal.
  • Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus.
  • Tapak dara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang.
  • Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.
Komposisi kandungan kimia
Dari akar, batang, daun hingga bunga tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain: vinkristin,vinrosidin, vinblastin, dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid.

Berikut adalah 11 resep herbal dari tanaman tapak dara untuk pengobatan.

1. Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
a. Bahan                     : 10-16 lembar daun tapak dara.
    Cara membuat        : Direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
    Cara menggunakan : Setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.
b. Bahan                      : 35-45 gram daun takap dara kering, adas pulawaras.
    Cara membuat         : Bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
    Cara menggunakan : Setelah dingin diminum, diulangi smapai sembuh.
c. Bahan                      : 3 Lembar daun tapak dara, 15 kuntum bunga tapak dara.
    Cara membuat         : Direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 1/2 gelas.
    Cara menggunakan : diminum pagi dan sore setelah makan.

2. Hipertensi (tekananan darah tinggi)
a. Bahan                      : 15-20 gram daun tapak dara kering, 10 gram bunga krisan.
    Cara membuat        : Direbus dengan 21/2 gelas air sampai mendidih dan disaring.
    Cara menggunakan : Diminum setiap sore.
b. Bahan                      : 7 Lembar daun atau bunga tapak dara.
    Cara membuat        : Disedu dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring.
    Cara menggunakan : Diminum menjelang tidur.

3. Leukemia
Bahan                      : 20-25 gram daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat         : Direbus dengan 1 liter air dan disaring.
Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

4. Asma dan bronkhitis
Bahan                      : 1 Potong bonggol akar tapak dara.
Cara membuat         : Direbus dengan 5 gelas air.
Cara menggunakan : Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Demam
Bahan                      : 1 Genggam (12-20 gram) daun tapak dara, 3 potong batang dan akar tapak dara.
Cara membuat         : Direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 11/2 gelas.
Cara menggunakan : Diminum pagi dan sore dan ditambah gula kelapa 

6. Radang perut dan disentri
Bahan                      : 15-30 gram daun tapak dara kering.
Cara membuat         : Direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan : Diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

7. Kurang darah
Bahan                      : 4 Putik bunga tapak dara putih.
Cara membuat         : Direndam dengan 1 gelas air. kemudian ditaruh di luar rumah semalam.
Cara menggunakan : Diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

8. Tangan gemetar
Bahan                      : 4-7 Lembar daun tapak dara.
Cara membuat         : Disedu dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan : Diminum biasa

9. Gondong, Bengkak, Bisul, dan Borok
Bahan                      : 1 Genggam daun tapak dara.
Cara membuat         : Ditumbuk halus.
Cara menggunakan : Ditempelkan pada bagian yang sakit.

10. Luka bakar
Bahan                     : Beberapa daun taka dara 1/2 genggam beras.
Cara membuat        : Direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus.
Cara menggunakan : Ditempelkan pada luka bakar.

11. Luka baru
Bahan                      : 2-5 Lembar daun tapak dara
Cara membuat         : Dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan : Ditempelkan pada luka baru. 


Dilansir dari buku dan berbagai sumber terpercaya.

0 Response to "Tentang tanaman tapak dara dan resep-resep herbal"

Posting Komentar