Rambut tiang penolak hantu laut

Rambut tiang penolak hantu laut
Rambut tiang, untuk penolak hantu laut
Jarang ada orang menduga jika dasar laut atau pulau-pulau yang jarang di jamah manusia, ternyata menjadi sarang makhluk ghaib. Agaknya, inilah yang menyebabkan, tak jarang banyak orang dan kapal yang raib di tengah lautan. Bukan tak mungkin, semua itu tidak terlepas dari pengaruh makhluk ghaib penunggu samudera.

Salah satu contoh adalah sebagaimana yang diungkapkan oleh Anwar, anak buah kapal barang yang biasa mengarungi laut Jawa. Ketika mengantarkan barang dari Kalimantan ke Jawa, atau sebaliknya, saat berada di tengah-tengah lautan, ia kerap kali ditemui hal-hal yang ghaib. Bahkan, suatu hari ia pernah melihat sebuah masjid yang gemerlapan mengambang di tengah lautan. Dan tak cuma berhenti sampai disitu, ia juga pernah melihat pelabuhan besar yang lampunya terang benderang. Sudah tentu, itu adalah pelabuhan yang ada di alam ghaib.

"Untung, kapal yang saya tumpangi tidak terkecoh," ungkap Anwar. Sebab jika tertarik untuk merapat, akibatnya kapal yang ia tumpangi pasti akan terdampar dan kandas di atas pulau karang yang dihuni oleh para makhluk ghaib.

Lain Anwar, lain pula pengalaman yang diutarakan oleh Mani, Nahkoda KM Sumber Rama. Selama menjadi pelaut, sudah berkali-kali ia diganggu oleh makhluk ghaib. Bahkan ia pernah dua kali terapung-apung di lautan akibat kecelakaan kapal yang disebabkan oleh gangguan hantu laut. "Untung ada kapal yang menolong," kenang lelaki asal Kuala Buang, Kalimantan.

Kenangan pahit yang terakhir kali dialaminya adalah saat ia berlayar dari Dumai menuju Jakarta. Sebagai anak buah kapal yang membawa seribu kubik kayu Kalimantan itu, ia tidak menyangka kapal besar yang ia tumpangi itu tenggelam akibat ulah hantu. Dan hantu yang membuatnya celaka itu berwujud mata hanya saja, ukurannya lebih besar dari mata manusia. Saat itu tanpa ada yang tahu, ada sebuah mata yang menempel di kapalnya. Akibat dari hantu mata yang menempel itu cukup fatal.

Buktinya, tiba-tiba saja kapalnya diburu oleh air pusaran yang bergulung-gulung hingga meneggelamkannya. Hantu mata itu memang amat menakutkan. Bukan karena bentuknya, tetapi akibatnya. Sebab jika sebuah kapal telah ditempeli hantu mata, maka cepat atau lambat badai dab gelombang laut yang disertai pusaran air akan mengejarnya. Jadi sungguh beruntung jika anak buah kapal ada yang mengetahui hantu mata turut menumpang di kapalnya. Dengan begitu, akibat buruk bisa dihindari sedini mungkin.

Selian berupa mata yang bisa terbang dan bersinar jika malam hari, ada pula hantu yang juga ditakuti oleh para pelaut. Hantu itu adalah ular sebesar jari orang dewasa, tetapi akibatnya juga sama dengan hantu mata. Hantu ular itu juga bisa terbang dan hinggap di kapal-kapal. Bila ada yang mengetahui ada hantu laut yang menempel di kapal, baik itu berupa mata ataupun ular, maka harus segera dilepaskan.  Hal tersebut untuk menghindari tenggelamnya kapal ke dasar lautan.

Padahal jika sudah menempel di kapal, ternyata hantu-hantu itu amat sulit untuk dilepaskan. Dan untuk melepaskannya juga diperlukan cara yang khusus. Pada saat akan melepaskan hantu ular ataupun mata, maka si pelaku haruslah menaggalkan seluruh pakaiannya. Dalam keadaan telanjang bulat dan tangan yang dibaluri terasi, barulah kedua jenis hantu itu dapat terlepas dari badan kapal. Dan setelah itu, maka hantu-hantu itu langsung dibuang ke tengah lautan. Bila tidak menggunakan cara yang tersebut di atas, maka jangan harap hantu-hantu jenis itu dapat terlepas dari badan kapal.

Akibat ulah hantu jenis ini, entah sudah berapa banyak kejadian tragis menimpa kapal-kapal yang biasa berlayar dari Kalimantan ke Jawa. Akibatnya, para pemilik kapal pun terpaksa harus mencari sarana untuk penolaknya. Tujuannya satu, agar kapal dan seluruh isinya selamat dalam perjalanan.

Salah satu usaha itu adalah memasang ijuk di atas kapal. Media yang biasa dikenal dengan sebutan Rambut Tiang, diyakini dapat menolak ulah hantu pengganggu di lautan. Sedangkan bagi sebagian masyarakat di Kalimantan, ijuk itu sendiri memiliki makna khusus. Ijuk adalah pengganti dari rambut yang sebenarnya. Karena letaknya berada di bagian tubuh yang paling atas, maka rambur dianggap memiliki unsur kekuatan magis yang paling tinggi. Sesuai dengan kepercayaan, bahkan tidak hanya untuk kapal, pada hal-hal tertentu, rambut juga selalu dihormati.

Untuk memasang Rambut Tiang sevagai sarana penolak hantu laut, biasanya pemilik kapal akan memilih orang yang memiliki kemampuan supranatural yang mumpuni. Sebab tidak semua orang dapat memasangnya. Karena untuk memasang Rambut Tiang harus disertai dengan upacara khusus dan doa-doa yang khusus pula. Sudah barang tentu, doa yang diucapkan adalah doa-doa keselamatan. Dengan begitu, maka kapal dan segala isinya tidak mendapat gangguan selama dalam perjalanan.

Meskipun para nahkoda kapal juga percaya kalau semua kejadian di alam ini berasal dari Yang Kuasa, namun mereka juga yakin, atau paling tidak akan merasa tenteram hatinya jika berlayar dengan kapal yang telah dipasangi rambut tiang.

"Mata yang bersinar saat malam hari itu sering berkelebat seakan hendak menyerang kapal," ungkap salah seorang anak buah kapal. Tetapi, dengan adanya rambut tiang maka hantu-hantu itu takut untuk mendekat.

Dari rambut tiang itulah, orang akan dapat melihat perbedaan antara kapal-kapal dari Kalimantan dengan kapal dari daerah lain. Sudah tentu, itu semua terpulang pada adat dan kepercayaan daerah masing-masing. Yang pasti, rambut tiang merupakan kepercayaan tersendiri bagi sebagian msyarakat di Kalimantan. Dan ini merupakan suatu bukti, betapa kayanya budaya spiritual yang ada di Nusantara.

2 Responses to "Rambut tiang penolak hantu laut"

  1. mata yg bersinar itu mungkin mata hantu laut gurita, bak 2 lampu sorot.

    BalasHapus
  2. Kalou di aceh.. cara melepaskan hantu mata .. dengan mengencingi bagian depan kapal

    BalasHapus