Senin, 21 Maret 2016

Kisah misteri tentang kasus penculikan oleh ufo

Alien
Ilustrasi
Pada tanggal 5 November 1975, satu dari peristiwa UFO yang terus menerus bersifat kontorversial dalam sejarah terjadi di bagian timur laut Arizona. Sebuah tim kerja yang terdiri dari tujuh orang melaporkan telah melihat sebuah objek berkilauan, memantulkan cahaya berbentuk cakram pipih melayang-layang di dekat truk mereka di jalan tanah yang terpencil di Hutan Nasional Apache-Sitgreaves. Menurut kru, salah satu dari anggota mereka, Travis Walton, keluar dari truk dan berjalan mendekati objek tersebut, pada waktu itulah dia diduga tersambar oleh cahaya atau kilatan kebiru-biruan terang dan terlempar agak jauh ke tanah. Dalam ketakutan, anggota kru lainnya melarikan diri dari tempat kejadian, kembali setelah beberapa waktu dan tidak menemukan jejak UFO, atau Walton. 

Pengemudi truk adalah Mike Rogers, mandor tim tersebut dan teman pribadi Walton. Sewaktu melarikan diri dari tempat kejadian, Rogers melaporkan melihat ke belakang dan melihat sebuah objek yang berkilauan terangkat dari hutan dan menuju ke angkasa dengan kecepatan tinggi. Dia, bersama dengan kelima saksi lainnya, akhirnya menjalani pemeriksaan poligraf (pendeteksian kebohongan) mengenai peristiwa tersebut, hasilnya yang sukses melontarkan kasus tersebut ke dalam perhatian nasional.

Walton muncul lima hari kemudian, bingung dan kacau dengan ingatan yang berlalu sangat cepat tentang makhluk asing dan manusia-manusia aneh. Pada akhirnya dia juga menjalani sejumlah pemeriksaan poligraf yang kontroversif. Sebagai peristiwa UFO pertama yang diselidiki yang melibatkan hilangnya seseorang dengan tambahan suatu penglihatan akan UFO, peristiwa Walton menempatkan kejujuran penuntutpenuntut UFO, sekaligus kebenaran bukti pendeteksian kebohongan, dengan tepat pada pusat perhatian.

Total tiga belas pemeriksaan poligraf telah dilakukan sehubungan dengan kasus tersebut, pengujian-pengujian yang telah menjadi topik diskusi penting dan perdebatan sengit. Suatu penilaian atas kasus Walton dimulai dengan kronolgi dari pertemuan pertama pada tanggal 5 November. Ketujuh saksi menggambar UFO tersebut sebagai sebuah “obyek besar yang berkilauan melayang-layang di udara di bawah puncak-puncak pohon sejauh kurang lebih 100 kaki” (Mike Rogers) yang “tenang dan memancarkan cahaya jingga-kekuningkuningan (Dwayne Smith).

Penggambaran lain oleh saksi-saksi lain meliputi “luar biasa tenang”, “cakram pipih” dengan “tepi-tepi yang jelas”. Rogers dan Walton memperkirakan diameter keseluruhan sekitar dua puluh kaki. Ketika Walton berjalan melintasi tanah yang pohon-pohonnya telah ditebang itu, UFO tersebut mulai bergoyang atau berguncang ringan”, dan kemudian memancarkan suatu “sinar kebiru-biruan (yang) keluar dari mesin”, “suatu sinar biru keluar dari dasar benda itu dan memukulinya sekujur badan”, “bahwa sinar itu adalah sesuatu yang paling terang yang pernah saya lihat”. Cahaya ini mendorong Walton “ke belakang di udara sejauh sepuluh kaki”, “terlempar di udara dalam gerakan ke belakang, jatuh ke tanah, tertelungkup”, “terbang - sepertinya dia menyentuh suatu kabel beraliran listrik”. “Kejadian yang menakutkan itu tidak nyata”. 

Berikut adalah dua penggambaran dalam bentuk cerita mengenai pertemuan tersebut dari dua anggota kur, Mike Rogers dan Allen Dalis, seperti yang dikatakan oleh pemerisksa poligraf Cy Gilson dalam ringkasannya atas hasil-hasil pemeriksaan di tahun 1993. Pertama-tama, kesaksian Dalis: “Selama wawancara prapemeriksaan, Tn. Dalis menghubungkan peristiwa-peristiwa berikut yang terjadi di hari itu. Tn. Dalis mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan pekerjaan untuk hari itu dan sedang menuju ke rumah. Hari hampir gelap. Dia melihat suatu cahaya terang datang dari antara pohon-pohon di depan mereka. 

Begitu mereka sampai ke lahan yang pohon-pohonnya sudah ditebangi, dia melihat objek yang dia sebut sebagai sebuah UFO. Tn. Rogers sedang memperlambat laju truk ketika Travis Walton keluar dari truk dan mulai berjalan mendekati UFO tersebut dengan bersemangat… Tn. Dalis menggambarkan UFO tersebut berwarna putih kekuning-kuningan. Dia mengatakan bahwa sinar yang dipancarkan darinya tidak terang tetapi suatu kilauan yang mengeluarkan cahaya sekeliling UFO itu sendiri. Tn. Dalis melihat Walton mencapai UFO, berhenti dan melihat ke atas ke UFO itu. Dia berkata seolah-olah Walton sedang berdiri di sana, agak sedikit membungkuk, dengan tangannya di dalam sakunya. 

Tn. Dalis mengatakan UFO itu mulai bergoyang atau berguncang ringan dan dia mulai merasa takut. Dia menundukkan kepalanya ke lututnya. Pada waktu ia melakukannya, suatu cahaya terang bersinar menerangi daerah itu, bahkan bagian dalam truk. Dia segera memandang ke arah UFO. Dia melihat bayangan Walton. Tn. Walton mengangkat tangannya ke udara. Tn. Dalis menengok ke Tn. Rogers yang duduk di bangku pengemudi dan berteriak kepadanya untuk ‘segera keluar dari sini’ … “ Dan seperti yang diceritakan oleh Mike Rogers: “...Tn. Rogers ada di sisi truk yang berseberangan dengan UFO. Dia harus agak membungkuk untuk melihatnya secara keseluruhan melalui jendela truk. 

Dia menggambarkan UFO berwarna coklat muda kekuning-kuningan yang berkilauan. Dia tidak mengatakan apakah cahaya itu berasal dari UFO itu sendiri atau adalah sistem penerangan di luar, yang menerangi UFO itu. Dia mengatakan dia dapat melihat bayangan pohon-pohon di tanah, di sekitar UFO. Dia mengatakan bahwa UFO itu bundar dan berdiameter sekitar 20 kaki. Dia berkata bahwa UFO itu kurang lebih berjarak 75 sampai 100 kaki dari truk… Selagi Tn. Rogers mulai memindahkan truk secercah cahaya yang terang menerangi seluruh daerah tersebut, bahwa bagian dalam truk.

Cahaya itu digambarkan sebagai suatu kilatan lampu blitz yang diperpanjang. Dia tidak melihat cahaya yang keluar dari UFO dan memukul Walton. Sewaktu kilatan itu terjadi, Tn. Rogers menengok di bangkunya untuk melihat UFO itu sekali lagi dan melihat Tn. Walton terlempar di udara dengan gerakan mundur, jatuh di tanah, tertelungkup. Pada saat ini, Tn. Dalis dan seseorang lainnya berteriak untuk keluar dari sini…” Menurut cerita, setelah kembali ke tempat kejadian, anggota kru secara sepintas mencari di hutan, memanggil nama Walton. Lalu mereka meneruskan ke jalan utama dan, setelah sejumlah perdebatan, memutuskan untuk memanggil polisi dan meminta bantuan. 

Pertama-tama mereka ditemui oleh Deputy Ellison dan kemudian oleh Sheriff Marlin Gillespie, yang kemudian menggambarkan para anggota kru itu tampak benar-benar sedih. Para petugas dan anggota kru kembali ke bukit dan mencari lagi dengan lampu-lampu senter, akhirnya menghentikan pencarian dan membuat rencana untuk pencarian intensif yang lebih menyeluruh yang dimulai pagi-pagi keesokan harinya. Beberapa hari berikutnya ditandai dengan ketidakberhasilan pencarian Walton yang menghilang, termasuk penggunaan helikopter dan anjinganjing.

Suhu udara jatuh di bawah nol derajat pada dua malam pertama, memadamkan harapan bahwa dia masih hidup. Sementara itu, aparat penegak hukum mencari penjelasan-penjelasan lain atas peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan bahwa Walton telah dibunuh. Dalam laporan-laporan pertama mereka, keenam anggota kru telah menunjukkan kesediaan untuk menjalani pengujian pendeteksi kebohongan apapun untuk memastikan kejujuran mereka. Setelah hari kedua pencarian, aparat penegak hukum memperkenalkan Cy Gilson, seorang pemeriksa poligraf dari Departemen Keamanan Umum (berhubungan dengan polisi negara bagian), untuk memeriksa keenam orang tersebut.

Lima dari saksi-saksi ini lulus pemeriksaan poligraf, sementara yang keenam, Allen Dalis, test tersebut diputuskan secara resmi tidak meyakinkan (tidak dapat diangkat ke dalam tulisan). Sementara pengujian yang berhasil mengobarkan minat media akan kasus tersebut, hasil yang tidak meyakinkan untuk Davis merupakan suatu beban baginya secara pribadi. Sementara beberapa anggota kru, seperti Rogers dan Walton, sudah berteman lama sebelum kontrak penebangan hutan itu, yang lainnya baru kenal, dan dalam kasus Allen Dalis, dia dan Walton disebutkan mempunyai permusuhan pribadi. 

Meskipun demikian, sejumlah pertanyaan terjawab dan yang lainnya muncul ketika Walton tiba-tiba muncul, kelihatan bingung dan kacau, menelepon saudara perempuannya dari sebuah stasiun Exxon di dekat kota kecil Heber sesaat setelah tengah malam pada tanggal 10 November. Dalam bukunya “Api di Langit”, Walton kemudian menceritakan perasaannya pada waktu pertama kali dia sadarkan diri: “Saya sadarkan diri terbaring tertelungkup, kepala saya di atas lengan bawah kanan saya. Udara dingin segera membangunkan saya. Saya melihat ke atas tepat pada waktunya untuk melihat sebuah sinar dimatikan di dasar lambung kapal yang melengkung dan bersinar. Lalu saya melihat pantulan bentuk sebuah cakram keperakan melayang-layang setinggi empat kaki di atas permukaan jalan yang rata. 

Benda itu pasti berdiameter sekitar empat puluh kaki karena melewati sisi kiri jalan sebanyak beberapa kaki. Untuk sesaat benda itu mengapung tanpa suara di atas jalan, setinggi 36 kaki. Saya dapat melihat langit malam, pohon-pohon di sekeliling, dan garis tengah jalan raya yang terpantul pada cermin melengkung di lambung pesawat tersebut. Saya merasakan sedikit kehangatan yang terpancar pada wajah saya. Kemudian, secara tiba-tiba, benda itu meluncur secara vertical ke langit, menimbulkan angin kencang yang menggerakkan dahan-dahan besar pohon pinus di sekitarnya dan menggerisikkan daun-daun oak kering yang tersebar di rumput kering di sebelah jalan.

Benda itu tidak mengeluarkan cahaya, dan hampir seketika itu juga hilang dari pandangan. Yang paling mengejutkan dari kepergiannya adalah ketenangannya…” Diserbu oleh media, saudara laki-laki Walton Duane dilaporkan mencoba memberikan perhatian ilmiah dan medis kepada Travis dengan diam-diam. Akhirnya Walton bersaudara mengijinkan kasus tersebut ditangani oleh organisasi penyelidik UFO APRO, yang diketuai oleh Jim Lorenzon. 

Hal ini menghasilkan hubungan yang istimewa dengan Penyelidik Nasional, yang sedang mencari “berita istimewa”dari penculikan Walton dan membantu membiayai penyelidikan APRO. Penyelidikan tersebut, dianjurkan oleh Dr. James Harder dari Universitas California di Berkeley, mengatur pemeriksaan-pemeriksaan fisik dan pengujian poligraf untuk Travis. Penyelidik akan berperan penting, dan APRO mengumumkan kasus tersebut sebagai satu dari peristiwa-peristiwa yang paling penting dalam sejarah UFO.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar