Alam Semesta

Alam semesta ini sangat luas, banyak miliyaran bintang-bintang di luar angkasa. Ingin sekali menjelajah antar bintang dengan menggunakan pesawat pribadi. Untuk mengetahui ciptaan allah yang maha besar ini

Arsip Info

Selasa, 31 Mei 2016

Wow, laut terbelah dua di sebelah selatan bima

Pantai lariti
Pantai Lariti di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat, mulai
didatangi wisatawan. Perairan teluk ini terbelah menjadi dua ketika airnya surut dan
tampak terumbu karang yang menjadi arena bermain bagi para pengunjung.


Apabila mengunjungi Pantai Lariti, Anda bisa melihat laut terbelah dua, mirip kisah Nabi Musa ketika dikejar bala tentara Firaun. Anda juga akan merasakan sensasi berjalan di atas air laut. Pantai Lariti terletak di wilayah selatan Kabupaten Bima, tepatnya Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape. Lokasi pantai tidak jauh dari Pelabuhan Sape, gerbang laut yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Dari kota Bima, pantai ini bisa ditempuh satu jam perjalanan mengendarai mobil.

Bagi mereka yang tidak membawa kendaraan sendiri, tersedia mobil sewaan Rp 500.000 perhari atau sepeda motor sewaan Rp 150.000 perhari. Memasuki wilayah selatan kabupaten seluas 4.374,65 kilometer persegi itu, akan terlihat warna asli kawasan yang bergunung-gunung dan hanya mendapat musim hujan kurang dari tiga bulan dalam satu tahun. Karakter daerah itu tergambar dari jalan beraspal hotmix berkelok-kelok naik-turun, yang separuhnya diapit kawasan hutan dan bukit terjal. Pada musim hujan, kawasan itu tampak hijau oleh pepohonan. Namun, tegakan pohon dan semak belukar meranggas dan coklat saat dibakar terik matahari kemarau. Bebatuan pun menyembul melalui lereng-lereng lahan bukit bertekstur batu bertanah.

Sekitar 14 kilometer perjalanan, kami singgah di kompleks rumah tradisional Desa Maria, Kecamatan Wawo, melihat Uma Lengge (rumah mengerut) dan Uma Jompa. Rumah itu dijadikan lumbung padi dan hasil bumi lain. Letak kompleks rumah-rumah itu agak jauh dari pemukiman warga agar aman dari kebakaran yang kerap terjadi saat musim kemarau sehingga stok pangan aman dari jilatan api sampai menjelang panen.

Kegersangan berlanjut ke Desa Soro, jalan menuju Pantai Lariti. Putaran roda mobil melamban menyusuri bukit gersang, melintas jalan datar berbatu berdebu yang baru diuruk, dan mengitari petak-petak kolam usaha tambak yang sedang dalam proses pembangunan. Dari atas bukit terlihat beberapa pulau kecil disertai warna air laut, yang seakan tersambung dari Pantai Lariti ke Samudera Indonesia.

Sore itu air di teluk tengah surut. Dari kejauhan terlihat panorama Pantai Lariti berupa terumbu karang bagai jalan membentang membelah laut sepanjang 100 meter dari bibir pantai hingga Nisa Lampa Jaram, pulau persinggahan alias ladang ternak kuda merumput. Laut yang tampak "terbelah dua" selebar 20 meter itulah bagi dalam kisah Nabi Musa AS. Setelah mencelupkan tongkat mukjizatnya, Laut Merah tersibak dua. Lewat lorong air itulah Nabi Musa dan umatnya berjalan menyelamatkan diri dari kejaran bala tentara Firaun.

Hamsin Puasa (70), pedagang di pinggir pantai itu, menyebutkan, pulau dan areal pantai itu pernah menjadi tempat pengembalaan ratusan ekor kuda milik Sultan Bima. Adapun pasang surut air laut terjadi pukul 05.00-07.00 dan 15.30-19.00. Selagi pasang surut air laut setinggi pinggang dan semata kaki orang dewasa. "Apabila sedang surut, berjalan di terumbu karang itu sepertinya bapak jalan di atas air," tutur Hamsin.

Pantai ini mulai dikenal pertengahan 2014, menyusul kedatangan pengunjung masyarakat Kabupaten Bima dan Kota Bima saat lebur kerja dan libur sekolah Sabtu dan Minggu. Mandi, berjalan-jalan di hamparan pasir putih, bermain bola selagi air surut, terutama anak-anak dan dewasa, dapat dinikmati di pantai itu.

Belum ada penginapan di pantai yang setiap didatangi satu-dua wisatawan asing setiap hari itu. Kalau ada turis asing yang menginap, biasanya mereka numpang tidur bermalam di pondok Hamsin Puasi di Nisa Jara. Lahan yang juga ditanami padi dan jagung di pulau kecil itu dikelolahnya sejak tahun 2000. "Wisatawan asing itu membayar Rp 100.000 per orang per malam. Mereka juga mendapat hidangan beberapa gelas kopi," kata Hamsin.

Pantai Lariti akan mengundang pengunjung untuk berwisata sekaligus mengagumi fenomena alam laut "terbelah dua".

Senin, 30 Mei 2016

Sejarah daun bay (bay leaf) dan manfaatnya

Daun bay (bay leaf)
Melirik bentuk aroma yang dihasilkan, banyak orang yang mengira bay leaf atau daun bay adalah daun salam. Namun, jika mengetahui nama latinnya, keduanya berbeda. Laurus nobilis adalah nama latin dari daun bay. Sedangkan daun salam mempunyai nama latin Syzygium polyanthum.

Sejarah daun bay
Pada abad pertengahan, daun bay kerap digunakan sebagai insektisida sekaligus obat. Berkat aroma dan rasa yang dihasilkannya, bumbu rempah kondang yang berasal dari Mediterania ini kemudian dikenal sebagai bumbu masak. Dari kawasan Mediterania, daun bay menyebar ke berbagai wilayah Eropa dan banyak negara di dunia. Uniknya, pada era Yunani kuno dan Roma kuno, daun bay diyakini sebagai tumbuhan berkhasiat yang menjadi simbol kebijaksanaan, kedamaian, perlindungan, dan penghargaan tertinggi untuk para raja dan dewi-dewi.

Aroma dan rasa
Mungkin anda bertanya-tanya, apa yang membuat aroma daun bay begitu istimewa? Sebuah sumber menyebutkan, daun bay mempunyai aroma campuran dari oregano, herbal, dan bunga. Soal rasa, daun bay memberikan sentuhan "menggigit" dan hangat.

Keunggulan ini membuat daun bay kerap digunakan dalam masakan olahan daging sapi, domba, dan ayam. Daun bay juga kerap digunakan sebagai bumbu seafood untuk menghilangkan aroma amis sekaligus melezatkan aroma masakan. Dalam 1 masakan, biasanya digunakan 2-3 lembar daun bay. Contoh masakan yang menggunakan daun bay antara lain sup dan beragam saus untuk olahan daging dan ikan-ikanan.

Dalam masakan india, daun bay kerap dicampur dengan garam masala, lada hitam, cengkeh, dan bumbu-bumbu lain yang menghangatkan. Di Timur Tengah, daun bay menjadi salah satu bumbu dalam pembuatan kebab. Di Filipina, daun bay sering digunakan untuk memasak adobo, masakan khas Filipina. Sementara itu, masyarakat Yunani kerap mencampurkan daun bay sebagai bumbu steik.
Saat ini, pemakaian daun bay bahkan lebih meluas. Di sejumlah negara, daun bay juga bisa menjadi tambahan dalam pembuatan pai (pie), es krim, dan sajian pencuci mulut yang bercita rasa manis. Ini karena daun bay dianggap dapat menyuguhkan sentuhan manis tanpa harus menambahkan gula pada olahan masakan. Sementara itu, daun bay yang dikeringkan pun dapat diseduh sebagai minuman teh.

Manfaat kesehatan untuk tubuh
Tidak hanya aroma dan rasanya yang istimewa, daun bay pun mempunyai keunggulan dalam kandungan bermanfaat di dalamnya. Vitamin dalam daun bay antara lain A, B kompleks, dan C. Di dalamnya terdapat beragam mineral seperti potasium, mangan, kalsium, selenium, zat besi, magnesium, zat seng, dan zat tembaga. Kandungan mineral ini baik untuk menstabilkan detak jantung dan tekanan darah, antioksian, merangsang produksi sel darah merah, serta mendukung metabolisme tubuh.

Manfaat konsumsi daun bay cukup banyak untuk kesehatan tubuh. Di antaranya, membantu kesehatan organ pencernaan, mencegah kanker, memperkuat daya tahan tubuh, mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh, serta membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

Minyak esensial dari daun bay pun mempunyai manfaat tersendiri. Minyak daun bay ini sering digunakan untuk membantu melegakan pernapasan. Jika minyak daun bay dioleskan pada area dada, cara ini akan membuat sesorang merasa nyaman dan bisa tidur lebih nyenyak. Daun bay pun tidak jarang digunakan sebagai salah satu campuran dalam aromaterapi. Fungsinya adalah membantu meredakan stres dan memberikan ketenangan.

Minggu, 29 Mei 2016

Periksa semua cairan pada mobil sebelum touring

Touring mobil

Ketika kita ingin melakukan perjalanan jauh atau touring, selain menggunakan motor. Mobil menjadi pilihan lain yang biasa digunakan untuk berpergian. Tentu saja mobil kesayangan perlu dipersiapkan sebelum diajak menggit aspal, apalagi dalam jarak yang cukup jauh. Konvoi yang melibatkan banyak kendaraan mobil mengandung resiko lebih tinggi, jadi buatlah konvoi besar semakin aman, nyaman dan tetap sopan (safety riding). Safety Riding adalah cara berkendara yang aman dan nyaman baik bagi pengendara itu sendiri maupun terhadap pengendara lain.

Menikmati indahnya panorama dataran tinggi bersama komunitas adalah hal menarik yang mampu mengusir kejenuhan. Konvoi menggunakan kendaraan sejenis dalam menaklukan tanjakan tentu memberikan sensasi tersendiri. Agar melakukan perjalanan touring dengan lancar, persiapan matang patut dilakukan, termasuk memeriksa cairan pada kendaraan. Selain bahan bakar, cairan lain seperti pelumas mesin, oli transmisi, minyak power steering, minyak rem, dan minyak kopling juga harus selalu diperhatikan. Cairan tersebut turut melancarkan proses mekanik dan pembakaran yang terjadi pada kendaraan.

Oleh sebab itu, sebelum touring atau konvoi bersama komunitas, alangkah baiknya memastikan oli mesin dalam kondisi layak pakai dan memiliki volume yang dianjurkan pabrikan. Dengan  mengecek oli secara berkala dan tetap menjaga kualitas oli dalam keadaan baik dan bersih, proses pembakaran dapat berjalan maksimal sehingga mesin menghasilkan tenaga besar. Parameter sebuah pelumas, yang biasanya ditandai dengan "SAE" amat dibutuhkan agar mesin bekerja maksimal. Dengan menggunakan pelumas mesin sesuai anjuran pabrik, selain mobil menjadi awet tentu akan membuat kendaraan terasa nyaman meski harus mengarungi medan berat.

Begitu pula dengan oli transmisi. Cairan ini juga memengaruhi performa kendaraan dan kenyamanan berkendara. Oli transmisi yang kurang baik dan tidak sesuai dapat menyebabkan mobil sulit melaju pada saat-saat awal. Selain itu, saat terjadinya pergantian gigi, persneling sulit dioperasikan sehingga mobil terasa menyentak. Cairan power steering juga harus selalu dipantau. Cairan ini berperan terhadap fungsi power steering, yakni terkait handling kendaraan. Dengan power steering yang baik, kita dapat mengoperasikan stir dengan nyaman.

Jika terdengar suara aneh ketika mobil berbelok, atau kemudi terasa keras saat bermanuver, ini dapat disebabkan salah satunya cairan power steering yang kurang baik, atau berada di bawah volume yang dianjurkan. Nah, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama konvoi, periksa tangki minyak power steering. Membiarkan minyak power steering dalam kondisi minim dan habis dapat menyebabkan kerusakan pada pompa power steering dan komponen kemudi lainnya. Memeriksa kondisi minyak rem juga patut dilakukan ketika ingin melakukan perjalanan jauh. Tak sedikit kecelakaan lalu lintas disebabkan rem blong. Resiko rem blong dapat diminimalkan dengan memeriksa sistem pengereman, termasuk kondisi minyak rem.

Biasanya mobil yang jarang dilakukan pengecekan adalah kendaraan yang kebanyakan hanya digunakan dalam kota saja. Justru inilah yang seharusnya jadi prioritas. Mengingat dalam kondisi perkotaan, biasanya mesin kebanyakan digunakan dalam kondisi stop & go. Sehingga tidak jarang ditemui mobil yang tiba-tiba mogok karena sang pemakainya terbiasa menggunakan kendaraan untuk jarak pendek saja. Sebaiknya anda memperhatikan peforma mobil dengan baik dan dilakukan oleh Teknisi bengkel agar pengecekkan menyeluruh terhadap mobil anda.

Kamis, 26 Mei 2016

Zaman prasejarah hingga menggunakan peralatan modern

Zaman prasejarah
Orang-orang prasejarah sedang berburu gajah

Sekali-kali penjaga kebun binatang menghibur para pengunjung yang datang untuk melihat kera. Dia meletakkan sebuah pisang atau apel pada suatu tempat yang sama sekali tak terjangkau oleh kera-kera tersebut. Sesudah beberapa kali mencoba tanpa hasil, salah seekor kera itu menemukan sebuah tongkat tergeletak di lantai yang ditinggalkan oleh penjaga kebun binatang tadi. Hewan tersebut kemudian menyadari bahwa tongkat itu dapat dipakainya sebagai penyambung tangannya, lain menggaet buah tadi dengan menggunakan tongkat tersebut.

Sebegitu jauh jalan pemikiran binatang yang paling dekat dengan kita. Dan kita dapat menganggap bahwa manusia dan kera dahulu hidup tanpa bantuan peralatan. Mereka hanya menggunakan akal mereka untuk berkembang dan demi mempertahankan hidupnya, dan mereka menggunakan akal mereke untuk membuat persenjataan untuk meningkatkan kekuatan, daya guna, dan jangkauan tangan serta gigi mereka. Dari zaman tersebut, tidak dapat diceritakan kapan dan berapa lama berlangsungnya, dapat ditandai permulaan timbulnya manusia yang memisahkan diri dari hewan-hewan lain dan menjadi penguasa planet kita.

Prasejarah, studi tentang perkembangan manusia sampai suatu periode historis yang tercatat, memberikan data samar-samar tentang waktu kapan suatu penemuan atau menggerakan batu dengan pengungkit hasil ciptaan ini atau itu dibuat. Alasannya ialah karena tingkat-tingkat keberhasilan suatu perkembangan terjadi dalam waktu yang berbeda di antara bermacam-macam suku bangsa. Di salah satu bagian dunia mereka masih berada dalam periode zaman batu, sedang di bagian lain mereka telah memasuki periode yang lebh maju, yaitu periode zaman perunggu dan periode zaman besi. Bagian-bagian dunia kita sekarang pun menunjukkan bukti adanya perbedaan yang menyolok dalam perkembangan kemajuan teknologi.

Dengan kata lain, kita dapat menganggap bahwa penemuan-penemuan dan penciptaan-penciptaan yang fundamental, seperti roda dan penggunaan api, terjadi di beberapa tempat yang berbeda dan pada waktu yang berbeda-beda pula. Dengan demikian, berlangsungnya pun berulang kali. Tetapi, jalan ke peradaban yang sebenarnya mulai terbuka ketika manusia menyadari adanya cara hidup yang lain yang lebih baik daripada hidup berburu dan berkeliaran. Hal demikian terjadi di daerah Timur Tengah pada periode zaman batu terakhir, beberapa ribu tahun sebelum Masehi.

Mereka menjadi petani. Mereka mempelajari bagaimana membajak tanah dan membuat alat yang sesuai seperti bajak, sabit, dan alat pemotong padi. Mereka membuat rumah dan menciptakan peralatan untuk bekerja. Mereka menangani masalah irigasi. Mereka mulai menggali tanah mencari logam. Mula-mula petani sendiri menarik luku di atas tanah. Kemudian, mereka melatih sapi untuk mengerjakannya. Mereka menjinakan keledai dan kemudian kuda untuk menarik pedati. Dan mereka pun menungganginya. Dengan jalan ini mereka berhasil membebaskan otot-ototnya dari berbagai fungsi. kemalasan adalah ibu dari penemuan. Terdapat cukup alasan untuk mempercayai bahwa kemalasan itu menjadi penyebab bagi terciptanya mesin pertama yang paling sederhana, yakni pengungkit.

"Tentukan sebuah titik di luar bumi, dan aku akan menggerakkannya", kata Archimedes, ahli fisika dan matematika Yunani yang terbesar, yang hidup pada abad ke-3 sebelum Masehi. Dia adalah salah seorang di antara orang-orang pertama yang berpendidikkan yang tertarik pada masalah-masalah teknis yang biasanya ditinggalkan untuk dilakukan budak-budak, kelas pekerja di zaman kuno. Apa maksud Archimedes dengan kalimat yang terkenal ini? Dia mempelajari hukum-hukum mekanika yang menjadi dasar kerja pengungkit, yaitu sebuah kayu panjang atau sebuah dahan kayu yang kuat yang dipergunakan berabad-abad lamanya untuk menggeser beban-beban berat.

Penemu-penemu yang tidak dikenal di zaman kuno telah melengkapi manusia dengan bermacam-macam ciptaannya. Ciptaan-ciptaan ini dalam bentuk yang lebih maju, masih tetap dipakai dalam kehidupan manusia sepanjang masa, terutama dalam industri. Dalam pembangunan gedung-gedung dan transfortasi banyak dipakai katrol, yang mungkin diciptakan pada permulaan periode zaman besi. Katrol merupakan salah satu bentuk dasar alat-alat mekanis yang digunakan untuk menggerakan benda berat dengan tenaga yang minimum. Relief Asiria pada abad ke-8 sebelum Masehi memperlihatkan bahwa alat-alat tersebut telah banyak dipakai secara umum dalam peradaban Timur Tengah di masa itu.

Satu roda terikat, dan satu lagi terlepas. Keduanya dihubungkan dengan lilitan seutas tali melalui lekukannya. Dengan jalan ini beban yang berat dinaikkan dengan menarik tali ke bawah dengan tenaga yang kurang daripada jika beban tadi dinaikkan secara langsung. Akan tetapi, di sini pun kelihatan bahwa keuntungan dalam penghematan tenaga diimbali dengan jarak dalam bentuk tali yang lebih panjang yang harus ditarik.

Pengaruh yang sama diperboleh oleh ciptaan-ciptaan yang terdahulu, yaitu roda gigi. Dua roda gigi yang gigit-menggigit, satu kecil dan lainnya besar, merupakan bentuk alat penggerak yang paling sederhana. Alat ini masih terdapat dalam kendaraan bermotor sekarang. Roda-roda bermunculan dalam berbagai bentuk kombinasi, seperti roda tangkai untuk menimba air dari sumur, roda pemintal, dan roda pembuat alat-alat keramik. Tetapi, yang paling revolusioner ialah roda air karena ia adalah pemanfaatan tenaga yang pertama dalam kerja manusia.

Penggerak utama ini, demikian kita sebut dewasa ini, diciptakan kira-kira tahun 100 sebelum Masehi, dalam zaman kekaisaran Romawi. Kekuatan aliran sungai dan kemudian kekuatan air terjun diubah menjadi tenaga yang bermanfaat dengan jalan mengarahkan alirannya, untuk menggerakkan roda besar yang dilengkapi dengan papan-papan kecil atau daun-daun papan berbentuk seperti sekop yang dipasang pada bagian luar lingkaran roda. Cara ini untuk berabad-abad dipakai di penggilingan tepung. Dua roda, satu tegak dan satu mendatar, menyalurkan tenaga air ke batu pengasah. Di sana-sini, roda air juga dilengkapi dengan keranjang timba sebagai pengganti papan, sehingga dengan demikian air dapat dinaikkan untuk keperluan irigasi. Sekitar tahun 200 sesudah Masehi, orang-orang Romawi sudah menjalankan apa yang dapat kita sebut sebagai stasiun tenaga yang paling awal: sebuah kombinasi 16 buah roda air di dekat Aries, di daerah selatan Perancis.

Roda-roda ini menggerakan 32 penggiling yang memproduksi 30 ton tepung sehari. Orang-orang Arab yang gandrung cara-cara mekanik, memanfaatkan secara sempurna roda air ini, sementara Eropa melupakannya sama sekali di awal abad pertangahan. Roda air ini kembali lagi digunakan di dunia Barat sekitar tahum 800 dan 1200 sesudah Masehi. Roda air menjadi penggerak utama masa itu dan merupakan mesin pertama yang digunakan untuk menaikkan hasil produksi industri dengan jalan menyediakan tenaga penggerak untuk penggilingan tepung, penggergajian kayu, alat-alat usaha pertekstilan: palu penggeretan, penuangan besi, dan pompa-pompa di pertambangan. Tentu saja saat itu belum ada cara untuk menyalurkan tenaga ke tempat yang dibutuhkan. Semuanya berjalan dalam satu lokasi. Baru di ujung abad yang lalu manusia berhasil dengan ciptaannya untuk mengirim tenaga yang diperoleh dari aliran air atau air terjun ke tempat-tempat yang membutuhkannya, dalam bentuk aliran listrik

Ahli-ahli filsafat Yunani yang mempelajari dan menganalisa semua aspek kehidupan, sama sekali tidak pernah mempersoalkan masalah ini. Pada umumnya hal tersebut diterima sebagai kemanusiaan yang wajar dan normal. Mereka harus membanting tulang untuk yang sedikit. Karena itu, kekurangan tenaga buruh atau energi seperti dalam dunia modern kita dewasa ini tidak pernah merupakan masalah bagi mereka. Jika suatu tugas harus dilaksanakan, maka budak-budak harus melakukannya. Dan jika mereka kedapatan malas, mereka dicambuk sampai tugasnya terlaksana. Usaha manusia, kehidupan, atau kesehatan dianggap sesuatu yang dapat dipergunakan sejauh hal ini menyangkut budak-budak.

Akan tetapi, tentunya ada juga beberapa orang Yunani kalangan atas yang dilahirkan dengan bakat-bakat teknik, dan yang tak dapat menahan diri untuk bekerja, mencoba, dan mencipta. Archimedes, orang yang telah kita sebut dalam hubungannya dengan pengungkit adalah salah satu dari mereka. Dia meletakkan hukum-hukum dasar hidrostatika, keseimbangan antara benda yang terapung dengan tekanan air tempat benda tersebut terapung. Sesuai dengan tradisi pada zaman itu, Archimedes dipanggil oleh raja Syrakusa untuk membuktikan apakah benar mahkota emas yang dibuat untuknya sungguh-sungguh atau dicampur sebagian dengan perak, logam yang lebih murah daripada emas. Teorinya tentang pengungkit merupakan salah satu titik tolak ilmu fisika teoritis (yang sayangnya kemudian terbengkelai untuk beberapa abad sesudahnya). Apakah dia juga yang menciptakan sekrup yang terkenal, yang diberi nama menurut namanya, masih merupakan tanda tanya. Akan tetapi, dialah yang meletakkan dasar penting dalam ilmu geometri tiga dimensi (stereometri). Dia juga yang menciptakan beberapa peralatan militer untuk pertahanan kota tempat tinggalnya, Syrakusa, dari serangan orang-orang Romawi. Ketika orang-orang Romawi berhasil menaklukkannya, mereka membunuhnya (212 sebelum Masehi).

Orang lain yang tidak setujuh pada pendapat bahwa menusia bebas tidak perlu dipusingkan dengan alat-alat penghemat tenaga ialah Hero dari Aleksandria. Dia lahir sebelum Jesus Kristus lahir. Akan tetapi, tanggal yang pasti kapan dia lahir dan kapan dia meninggal dunia, bahkan tentang kehidupannya tidak diketahui sampai sekarang. Profesinya mungkin sebagai seorang ahli survai karena diantara alat yang diciptakannya terdapat sejenis theodolit dan sebuah alat pengukur jarak. Dalam tulisannya dia menjelaskan pula tentang katrol pengangkat, pompa dan penyemprot, roda gir, pemasang sekrup, mesin api, air mancur mekanis, alat-alat untuk membagikan air suci, tutup botol, sandiwara boneka otomatis, burung-burungan yang dapat menggelapar dan bersiul, gapura candi yang dapat terbuka secara otomatis, serta beberapa alat pertunjukan dan mainan.

Akan tetapi, beberapa ciptaannya lebih penting dari semua yang disebut tadi, karena ciptaan-ciptaan tersebut memberikan gambaran tentang bentuk-bentuk lain yang dapat dibuat kemudian. Dalam esainya, Pneunatica, dia menggambarkan sebuah bola pendidih tempat air dipanaskan dengan api dari bawah. Bola ini dijepit pada dua sisi yang memungkinkan dia berputar. Ada dua lobang di sisinya, jalan uap air keluar yang menyebabkan bola tadi berputar. Itulah turbin pertama yang digerakkan oleh semburan uap. Semua itu tidak dipergunakan dalam praktek, akan tetapi hal ini membuktikan bahwa kekuatan uap dapat dirubah menjadi kerja mekanik. Dengan kata lain, api dapat memberikan tenaga untuk menggerakan obyek lainnya. Ciptaan Hero yang lain ialah bola yang diberi nama menurut namanya, dan masih tetap dipakai sebagai botol pencuci dalam laboratorium kimia. Dengan menghembuskan udara ke dalam labu yang penuh berisi air, kita dapat menekan air keluar dari lubangnya. Bola Hero juga merupakan nenek moyang "atomizer" parfum.

Satu diantara sekian permainan yang digambarkan oleh Hero dan bahkan mungkin dibuatnya ialah kincir angin. Kincir angin ialah sebuah kombinasi antara layar, yang dipakai dalam kapal layat, dan jantera yang diherakkan oleh budak atau hewan, dan digunakan untuk menggiling tepung. Alat tersebut mungkin di bawa ke Eropa oleh orang-orang Arab. Pada zaman DonQuixote-nya Cervantes tanpaknya di Spanyol telah terdapat sejumlah kincir angin. Atau, alat itu diciptakan atau diciptakan kembali oleh orang Jerman. Pendeknya pembuatan dan penggunaan kincir angin terbesar antara abad ke-12 hingga abad ke-18 di seluruh dunia Barat, terutama untuk menggiling tepung dan menaikkan air. Karena itu, negeri Belanda, tempat angin laut bertiup sepanjang tahun, menjadi negara kincir angin di Eropa. Negara itu membutuhkan tenaga cuma-cuma untuk memompa air ke sistem irigasinya. Di Inggris terdapat sekitar 10.000 kincir angin yang beroperasi di awal abad ke-9.

Generator angin modern, yang banyak bermunculan di beberapa negara,tidak menggunakan sayap yang ditutup layar untui menggerakkan penghancur batu atau pompa. Salah satu jenis generator angin bekerja atas dara prinsip tekanan. Alat itu mempunyai baling-baling dengan dua atau lebih daun-daun alumunium, yang gala-galanya diatur secara otomatis sesuai dengan kecepatan angin. Daun-daun itu kosong di dalamnya dan mempunyai celah di ujungnya. Jika angin memutarnya, udara terisap melalui celah tersebut. Baling-baling diletakkan di puncak menara baja yang berlubang dengan turbin udara di dasarnya. Turbin akan bergerak sebagai akibat perbedaan tekanan udara antara udara di luar dan kekosongan udara di dalam menara yang berlubang karena udaranya terisap oleh celah daun baling-baling. Generator listrik dihubungkan dengan turbin, lalu terjadilah arus listrik.

Jenis lain, yaitu generator "Servotec", diciptakan di Britania pada tahun 1970-an, menggunakan putaran helikopter disaat berangkat dan menggunakan rotor kincir anginyang sudut gigitan daun-daunnya akan berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan keadaan angin. Dengan jalan ini akan diperoleh kecepatan yang berubah-ubah. Transmisi kekuatan air dari rotor ke tempat alat tersebut digunakan dilakukan dengan cairan di dalam pipa. Transmisi hidraulis ini tentunya akan bermanfaat hanya bila mesin tersebut akan dipakai untuk memberi tenaga pada misalnya daerah pertanian yang terisolasi. Generator ini dapat juga menggerakan pompa panas yang menyediakan panas untuk perumahan, rumah kaca, dan kandang kuda. Untuk kebutuhan energi skala besar, sederetan generator dapat dipasang jadi satu. Cara lain untuk menyimpan tenaga angin ialah dengan jalan membuat pompa rotor air pada jam-jam, konsumsi tenaga rendah, ke resevoir yang terletak lebih tinggi. Dari situ air dapat dilepaskan untuk menggerakkan generator turbin jika arus listrik dibutuhkan.

Keuntungan utama penggunaan angin ialah tidak dicemarinya udara dengan kotoran-kotoran seperti halnya dalam instalasi-instalasi tenaga lainnya. Bahan bakarnya didapat dengan percuma. Akan tetapi, tidak selalu konstan dan dayanya berubah-ubah. Meskipun demikian, para ilmuwan Inggris menyatakan bahwa seribu kincir angin di kepulauan Britania Raya akan menyediakan satu persen kebutuhan listrik negara itu. Di dekat Cleveland, Ohio, para ahli teknik mendirikan turbin angin dengan rotor yang panjangnya 38 meter untuk menjajagi kemungkinan penggunaan unit-unit yang besar. Mereka menaksir bahwa pengembangan secara hebat turbin angin dengan ukuran besar di daerah yang cukup tinggi di Amerika Serikat, dapat memberikan sebanyak lima persen kebutuhan listrik negara tersebut. Di NASA (the National Aeronautics and Space Administration), percobaan-percobaan sedang dilakukan dengan kincir angin vertikal dengan menggunakan dua daun cekung yang akan menghasilkan satu tenaga kuda jika kecepatan angin 21 kilometer tiap jam.

Minggu, 22 Mei 2016

Dunia pada alam semesta yang tampak


Kosmologi adalah ilmu yang memperlajari alam semesta secara keseluruhan, bentuk, ukuran, struktur, dan lain sebagainya, serta bagaimana perubahannya dari waktu ke waktu atau evolusinya. Pertanyaan-pertanyaan yang ingin dijawab antara lain adalah berapa besar alam semesta ini, bagaimana bentuknya, berapa umurnya, bagaimana hubungan antara proses kehidupan di bumi dan alam semesta, dan masih banyak lagi.

Kosmologi dibangun atas presepsi manusia akan apa yang dilihatnya di langit: berbagai objek dan gejala, perubahan, keteraturan, dan sebagainya. Dengan segala keterbatasannya, yang disadari maupun yang tidak, manusia ingin mendapatkan penjelasan bagaimana dan mengapa semua itu tampak demikian. Dalam konteks usaha pencarian yang lebih jauh dan spiritual, manusia ingin mengetahui hakikatnya dengan alam semesta sebagai salah satu referensinya.

Alam Semesta
Memperhatikan onjek-objek dan gejala di langin adalah kegiatan yang sudah dimulai sejak peradaban manusia yang paling kuno sekalipun. Keinginan manusia untuk tahu lebih banyak dan juga untuk mendapatkan kejelasan tentang bagaimana dan alasan atas segala sesuatu yang ia lihat mendorong aktivitas pengamatan menjadi aktivitas yang terorganisasikan, baik dalam pelaksanaan aktivitas itu sendiri maupun dalam pencatatan hasil pengamatan (data). Data ini diinterpretasikan dan digunakan sebagai ditinjau dan diperlukan oleh peradaban manusia dari masa ke masa, dari bangsa ke bangsa.

Namun, objek-objek dan gejala yang terlihat adalah yang itu-itu juga, dan mestinya kebenaran ilmiah adalah tunggal. Dalam tulisan ini, akan kita rangkum apa yang telah dapat kita lihat dalam alam semesta ini dalam konteks sains modern. Sambil berjalan, kita usahakan untuk dapat menyadari dimensi alam semesta yang luar biasa ini.

Marilah kita memulai perjalanan eksplorasi alam semesta dari lingkungan tetangga terdekat kita: bulan, matahari, planet-planet, objek-objek kecil yang muncul secara teratur maupun yang tidak, yang semuanya termasuk dalam lingkungan Tata Surya. Sang Surya, atau Matahari, adalah bintang yang menjadi kepala keluarga Tata Surya ini, yang karena massanya yang sangat dominan, mengatur gerak seluruh anggota Tata Surya yang lain, sekalipun menjadi sumber utama radiasi elektromagnetik bagi seluruh Tata Surya. Semimayor lintasan bulan mengelilingi bumi adalah 384.400 km; jarak dari Bumi ke Matahari adalah 150 juta km, dan panjang semimayor orbit planet terluar dalam Tata Surya, yakni Pluto, adalah hampir 6 miliar km.

Dalam lingkup jauh lebih besar, kita melihat tak terhitung banyaknya bintang. Matahari kita bukanlah bintang yang istimewa dalam lingkup yang lebih besar ini, Jarak Matahari ke bintang terdekat adalah 1,35 parsec (hampir 42 triliun km). Bersama-sama dengan puluhan miliar bintang lain, Matahari kita dalam kungkungan gravitasional sebuah sistem yang lebih besar: galaksi Bima Sakti (Milky Way). Berbagai pengamatan menunjukan bahwa galaksi kita ini berbentuk seperti dua piring yang ditangkupkan (tipis di pinggir dan kebal di tengah. Piringan ini terbentuk atas lengan-lengan yang berspiral menuju pusatnya.

Matahari kita berada di dekat tepi piringan dengan jarak sekitar 12 kiloparsec (hampir 372.000 triliun km) dari pusat galaksinya. Galaksi kita, bersama dengan ribuan galaksi terdekat lainnya membentuk sebuah gugus galaksi, sebuah sistem gravitasional yang jauh lebih besar lagi. Ukuran khas gugus galaksi adalah beberapa Megaparsec. Sistem gravitasional yang terbesar yang diamati dalam alam semesta ini adalah supergugus (supercluster) yang besarnya adalah ribuan Megaparsec. Dalam konteks kosmologi, sering disebut istilah berskala besar. Yang dimaksud di sini adalah alam semesta dalam lingkup beberapa Megaparsec. Dalam lingkup ini, dianggap distribusi objek dalam alam semesta cukup beragam.

Objek-objek di langit tersebut dapat kita amati karena adanya gelombang elektromagnetik dari objek tersebut yang tiba pada kita. Partikel cahaya, yakni foton, berperan sebagai pembawa informasi. Objek-objek tadi memancarkan gelombang elektromagnetik yang beragam karakternya, bergantung pada proses fisis yang terjadi pada objek sumbernya. Misalnya, sebuah bintang yang sangat panas akan meradiasi foton berenergi lebih tinggi daripada bintang yang lebih dingin. Energi foton yang lebih tinggi ini diwujudkan dalam frekuensi gelombang yang lebih tinggi. Frekuensi pancaran elektromagnetik memiliki rentan yang lebih besar, mulai dari frekuensi yang sangat rendah sampai frekuensi yang sangat tinggi. Pancarannya, berturut-turut, dikenal sebagai gelombang radio, gelombang inframerah, gelombang optik, gelombang ultraviolet, gelombang sinar-X, sinar-Gamma. Mata kita hanya peka terhadap pancaran gelombang elektromagnetik yang berada dalam rentang gelombang optik. Oleh karena itu, pada awalnya apa yang dapat dilihat manusia dengan matanya, ataupun dengan bantuan teleskop optik yang relatif sederhana, benar-benar sangat sedikit.

Dengan kemajuan teknologi dalam beberapa dekade terakhir ini, pancaran gelombang elektromagnetik yang lain dapat juga dideteksi dengan bantuan alat detektor yang sesuai. Kemajuan teknologi ini sungguh membuka banyak jendela baru yang membuat kita dapat mengamati lebih banyak dan lebih beragam isi alam semesta ini. Pancaran elektromagnetik pada berbagai rentang frekuensi dari sebuah objek  dapat memberikan petunjuk yangh lebih lengkap tentang proses fisis yang berlangsung pada objek tersebut, dan mengenali objek dengan baik sangat penting, terutama untuk membedakan karakter intrinsiknya dari karakter tampaknya.

Misalnya saja, dua buah objek yang sama persis karakter intrinsiknya akan tampak oleh kita sebagai dua objek yang berbeda apabila objek yang satu terletak lebih jauh daripada yang lain, atau objek yang satu berada dalam lingkungan yang kaya akan gas sementara yang lain berada dalam lingkungan yang nyaris kosong. Informasi ini juga diperlukan untuk memahami pengaruh lingkungan suatu objek pada dirinya yang kemudian mungkin dapat memberikan informasi tentang proses evolusinya.

Dengan alur berpikir seperti inilah, kemudian data pengamatan objek langit dapat diambil sebagai petunjuk kosmologis: objek-objek yang tampak tidak hanya dipetakan dalam orientasinya pada bola langit, tetapi juga kedalamannya, atau jaraknya dari kita. Semakin jauh objek dapat terlihat, berarti semakin besar volume alam semesta yang kita tinjau, dan karenanya semakin representatif untuk dapat digunakan dalam telah kosmologi.

Kosmologi Modern
Yang biasa diterima sebagai kosmologi modern adalah kosmologi yang beranjak dari observasi berbagai objek dan gejala dalam alam semesta yang tampak oleh manusia dan penerapan sepenuhnya kaidah-kaidah fisika dalam mendeskripsikannya. Era kosmologi modern ini boleh dikatakan dimulai pada sekitar awal abad ke-20 dengan munculnya formulasi teori gravitasi oleh Albert Einstein yang menyertakan waktu bersama-sama dengan ruang dalam deskripsi lengkap hubungan antara geometri dan gravitasi.

Pada saat yang hampir bersamaan, dalam aktivitas observasional, Edwin Hubble bersama dengan beberapa rekan kerjanya mendapatkan bahwa galaksi-galaksi yang jauh tampak bergerak menjauhi kita sebagai pengamat. Hubble juga menujukan adanya kesebandiangan antara jarak dari kita ke setiap galaksi dengan laju menjauhnya galaksi-galaksi tersebut. untuk mendeduksi proses apa yang menyebabkan hasil pengamatan demikian bukanlah hal yang mudah. Pertama, harus diterima dulu suatu asumsi dasar yang sangat penting dalam menelaah alam semesta:
  • Alam semesta dalam sekala yang paling besar tampak seragam dalam segala arah.
  • Bumi, sebagai tempat tinggal kita, tidaklah menempati posisi istimewa apa pun dalam alam semesta ini.
Kedua pernyataan di atas dikenal sebagai Prinsip Kosmologi. Dengan menerima prinsip ini, maka implikasi temuan Hubble tadi adalah suatu perluasan: bahwa galaksi terlihat bergerak menjauh dan menjauh dengan laju yang semakin besar, maka semakin besar jaranya oleh setiap pengamat di mana pun juga dalam alam semesta ini. Ini deduksi pertama.

Sekarang kita tinjau lagi teori gravitasi Einstein, yang dikenal dengan sebutan Teori Relativitas Umum. Dalam alam semesta skala besar, gravitasi adalah gaya alami yang dominan karena jangkauan efeknya yang sangat panjang dibandingkan dengan gaya alami yang lain. Oleh karena itu, dinamika alam semesta skala besar dikendalikan terutama oleh gravitasi massa segala objek yang ada di dalamnya. Penerapan Teori Relativitas Umum pada alam semesta menunjukan alam semesta tidaklah statik, artinya alam semesta secara dinamis mengembang atau mengerut, bergantung pada proporsi massa yang terkandung di dalamnya terhadap ukurannya.

Pada era itu, deskripsi dinamika teoretis ini sangat sulit diterima, bahkan oleh Einstein sendiri, karena salam semesta selalu dianggap statik. Dalam tulisan ini, kita tidak akan memperbincangkan lebih jauh aspek filosofis kosmologi yang lebih banyak menjadi dasar pertimbangan bagi alam semesta statik. Deduksi yang sangat penting yang lahir dengan mempertimbangkan teori gravitasi Einstein bersama-sama dengan temuan Hubble adalah alam semesta kita ini mengembang. Hubungan antara pengembangan alam semesta dengan jarak galaksi yang saling menjauh dapat diilustrasikan dengan sebuah balon karet yang permukaannya diberi titik-titik dengan spidol. Ketika balon itu ditiup dan mengembang, maka jarak antara titik-titik tadi membesar. Ilustrasi ini tentunya terlalu sederhana, tetapi analogi dasar yang ingin disampaikan cukup mengena.

Kesulitan utama dalam memberikan ilustrasi lengkap dan benar untuk alam semesta mengembang adalah pada tidak adanya titik pusat pengembang; alam semesta mengembang pada semua titik ke segala arah. Sepanjang hal ini disadari, maka kita dapat melanjutkan pembahasan. Penerapan dinamika alam semesta mengembang tadi pada keadaan termodinamika, yakni analisis fisis yang menyangkut hubungan antara volume, suhu, dan tekanan dalam suatu sistem, menunjukan bahwa dengan mengacu pada keadaan termodinamika alam semesta sekarang, maka mestinya alam semesta pada awalnya berukuran sangat kecil, dan oleh karenanya sangat mampat dan sangat panas. Oleh karena itu, teori yang mendeskripsikan alam semesta bermula dari keadaan sangat mampat dan panas dijuluki Teori Big Bang, atau Teori Ledakan Besar.

Alam Semesta Dini
Kondisi alam smeesta yang kita huni sekarang ini, dan keberadaan kita di dalamnya, menjadi syarat batas yang harus dipenuhi oleh teori tentang alam semesta dini. Teori kosmologi standar, yakni mengatakan bahwa alam semesta yang mengembang secara seragam ke segala arahsemenjak awalnya (Big Bang) sangatlah memadai dalam menjelakan keadaan alam semesta yang dapat kita amati. Kritik tajam bagi Teori Big Bang adalah teori itu sebagaimana adanya (yaitu yang diterangkan oleh model kosmologi standar), tidak dapat menerangkan asal-usul alam semesta ini tanpa adanya keterangan tambahan yang diberikan begitu saja. Keterangan tambahan yang dimaksud adalah kondisi awal (initial condition) alam semesta, dalam bentuk harga-harga awal berbagai parameter fisisnya, yang tidak dapat diterangkan oleh Teori Big Bang.

Sebagai ilustrasi, kita tinjau parameter kerapatan alam semesta, yang merupakan salah satu parameter kosmologi yang diperlukan untuk memberikan gambaran yang lengkap tentang alam semesta ini. Menurut Teori Relativitas Umum Einstein, geometri alam semesta dikendalikan oleh banyaknya kandungan/konstituen energi (dalam bentuk materi maupun lainnya) di dalamnya. Diformulasikan suatu harga kandungan kritis, yakni harga kandungan yang akan membuat geometri alam semesta mirip geometri ruang datar, seperti halnya ruang Euclid yang kita alami sehari-hari.

Apabila konstituen alam semesta kurang dari harga konstituen kritis, maka geometri alam semesta dikatakan terbuka. Dalam geometri ini, sepasang garis pararel yang terus diperpanjang tidak akan tetap pararel, tetapi semakin menjauh satu sama lain. Alam semesta yang memiliki geometri seperti ini akan mengembang terus dengan laju yang makin besar.

Sebaliknya, apabila konstituen alam semesta lebih dari harga kritisnya, maka geometri alam semesta dikatakan tertutup. Dalam geometri tertutup ini, sepasang garis pararel yang terus diperpanjang akan mengecil jarak antar keduanya. Alam semesta akan memiliki geometri tertutup. Permukaan alam semesta berbentuk bola yang mengembang sampai ukuran maksimum tertentu, lalu mengerut kembali.

Hasil pengamatan maupun pertimbangan teoretik tentang alam semesta pada masa sangat dini mengindikasikan alam semesta kita ini datar. Dan bukan hanya itu, harga konstituennya sangat mendekati harga kritisnya dengan ketepatan yang terlalu tajam. Hal ini mengherankan, karena mestinya pada awalnya alam semesta memiliki "kebebasan" untuk menetapkan harga tersebut. Ketepatan datarnya alam semesta yang luar biasa ini dikenal sebagai masalah kedataran atau flatness problem.

Masalah isotropi dan masalah kedataran ini tidak dapat dijelaskan oleh Teori Big Bang sendiri. Gagasan yang cemerlang untuk menyelesaikan kedua masalah ini adalah Teori Inflasi, yakni teori yang mengusulkan adanya suatu periode sangat singkat di masa sangat dini, ketika alam semesta mengembang secara eksponensal (exponential expansion). Baru sesudah peristiwa pengembangan eksponensial/inflasi yang singkat itu, mekanisme evolusi alam semesta menurut Teori Big Bang dapat berlanjut sesuai dengan hasil pengamatan.

Selama inflasi yang singkat itu, alam semesta dikembangkan secara besar-besaran, dan segala sesuatu di dalamnya ikut direnggangkan/dibesarkan, termasuk fluktuasi kuantum yang muncul pada saat itu. Alam semestanya direnggangkan begitu besar sehingga membuat geometrinya datar. (Ingat saja, walau kita tahu bahwa bumi bulat, dalam lingkup yang tidak besar atau secara lokal, permukaannya tampak datar). Selain itu, daerah-daerah yang tadinya terpisah secara kasual (casually-disconnected patches), masuk ke dalam cakrawala partikel. Artinya, setelah inflasi, daerah-daerah itu dapat dihubungkan oleh partikel cahaya. Inflasi menawarkan solusi ini untuk masalah kedataran dan masalah isotropi.

Namun, mekanisme inflasi sendiri masih belum begitu jelas, walaupun hasil kerja inflasi dapat diterima. Chaotic inflation yang dicetuskan oleh Andrei Linde adalah teori mekanisme yang amat populer. Di dalam Teori Chaotic Inflation ini, medan skala yang menjadi pengendali inflasinya dapat memiliki harga yang berbeda untuk daeah yang berbeda dalam alam semesta, yang kemudian akan menentukan probabilitas untuk terjadinya inflasi di masing-masing daerah itu.

Jumat, 13 Mei 2016

Minum air putih dan memperkuat daya ketahanan badan

Meminum air

Minum air putih
 
Sesungguhnya, meminum air dari sumur yang terbuka dan dari air yang mengalir di sungai, walaupun kejernihannya menggiurkan dan kalau dipandangnya amat menarik, akan tetapi pada hakikatnya meminum air tersebut adalah berbahaya, dan hal itu memang selalu banyak mengandung bahaya yang akan diakibatkannya.

Sudah tentu, air seperti itu akan mengandung berbagai baksil dan bakteri, umpamanya tipus atau disentri. Maka dari itu, barangsiapa yang bermaksud ingin untuk minum dari air sumber, hendaknya membasuh kedua tangannya terlebih dahulu dan meminum segenggam saja. Barang siapa yang bermaksud ingin meminumnya karena tenggorokannya terlalu kering, maka hendaknya didahului dengan berkumur sebelum meneguk air yang banyak untuk menghilangkan rasa dahaganya itu.

Karena, kemungkinan rasa dahaga itu dikarenakan mulutnya kekeringan, bukan karena membutuhkan air tersebut. Di lain pihak, memperbanyak minum air atau meminum cairan yang lain dengan tujuan sekedar menikmati kelezatannya, adalah jenis melanggar kaidah kesehatan. Kiranya sudah cukup, apabila meminum dengan batas yang cukup atau paling sedikit untuk menghilangkan rasa dahaga.

Sesungguhnya, meminum air ketika memakan makanan atau setelah makan secara langsung, adalah kurang baik. Karena, hal itu akan mempersulit pencernaan. Walaupun begitu, agaknya tidak mengapa bagi orang yang tenggorokannya merasa kering, lalu meminum satu gelas air setelah makan.

Begitu juga meminum satu gelas air dingin pada waktu pagi, ketika bangun tidur dan belum menyantap makanan apa pun. Karena, hal itu akan dapat menggerakan usus lemah dan menghilangkan rasa sulit mengeluarkan air besar. Akan tetapi, jangan sampai melebihi satu gelas, karena menurut kesehatan, hal itu kurang berfaedah, bahkan hal itu akan mengundang bahaya terhadap kesehatan yang tidak diinginkan. Mengenai hal ini, di sini kurang layak kami bicarakan, mengingat bukan pada tempatnya.

Adapun cara untuk menghilangkan sulit berak, maka kiranya tepat sekali bila menggunakan 100 gram air dingin yang dimasukkan melalui jalan belakang (dubur). Cara seperti itu dapat dilakukan dalam setiap hari pada waktu pagi, dan selalu menyimpan air pada usus kecil. Cara yang demikian itu hendaknya dilakukan dalam jangka waktu 2-3 minggu.

Kadang-kadang seseorang memasukan air hangat kurang lebih 45 derajat ke dalam dubur untuk menghilangkan kekejangan pada usus halus dan menghilangkan rasa nyerinya. Meskipun begitu, yang terbaik adalah memakai air rendaman teh daripada dengan air biasa.

Sedangkan penyakit panas, kadang-kadang membuat badan seseorang menjadi kering dan selalu merasa haus. Jika demikian, maka dia harus meminum air jernih yang banyak pada saat seperti itu, atau dari air perasan buah dengan jumlah yang banyak. Dianjurkan dalam meminum air tersebut, jangan terus langsung diminum sekaligus, akan tetapi hendaknya diminum sedikit demi sedikit.

Air dari perasan buah-buahan yang sering digunakan untuk meminum dalam menu diet, harus dicampur dengan air biasa, kira-kira mencapai tiga kali lipatnya. Lebih-lebih bagi anak yang biasanya enggan meminum air perasan buah-buahan, bahkan ada yang tidak suka mencium baunya saja ketika mereka dalam keadaan sakit, berlainan dengan keadaan mereka pada waktu sehat.

Tidak ada perbedaan antara air yang hangat dengan air yang dingin, tapi usahakan jangan sampai minum air yang sudah didinginkan di kulkas, kecuali dalam keadaan tertentu, yang sudah diperbolehkan oleh dokter.

Air untuk melatih dan memperkuat daya ketahanan badan dalam menghadapi perubahan cuaca

Asas pokok dalam melatih badan adalah Jimanastik, olahraga bagi urat-urat kecil di kulit. Ia akan mengembang, apabila dipanaskan dan akan mengecil apabila terkena air dingin.
Adapun untuk nelatih badan yang benar, bukanlah dengan menggunakan pakaian yang tipis untuk menghadapi perubahan cuaca atau bertempat di kamar yang tidak mempunyai penghangat, yang mana badan akan terserang hawa dingin, sehingga anggota badan gemetar dan menggigil. Semua itu bukanlah merupakan tindakan untuk melatih badan dengan cara yang tepat, bahkan mungkin akan mengundang bahaya pada kesehatan.

Sedangkan cara yang paling halus dan ringan adalah melatih badan dengan jalan menyentuh air dingin ketika suhu badan panas, dan menghangatkannya ketika suhu badan dingin. Apabila seseorang bangun tidur, maka secara langsung dia diperbolehkan melepas pakaiannya, agar badan tertiup hawa dingin atau suhu badan didinginkan sedikit, jika cuaca dalam keadaan panas. Adakalanya dilakukan dengan cara memijat kulit, agar tampak memerah. Setelah itu, hendaklah dipakai lagi bajunya dan segera kembali ke tempat tidur, agar suhu badan menghangat seperti semula.

Demikian pula, seseorang dianjurkan agar memakai pakaian yang tipis, apabila udara sudah terasa hangat dan sering berada di halaman yang udaranya terbuka. Di samping itu, anggota badan harus terus melakukan berbagai gerakan. Dengan cara seperti ini, maka akan menjadikan badan mencucurkan keringat, bahkan ada suatu ketika badan akan dibasahi oleh embun pagi atau hujan rintik-rintik.

Sesudah badan terbiasa melakukan yang demikian, maka hendaklah pindah untuk menggunakan air dingin. Yang demikian itu boleh dilakukan seseorang dengan cara mengusap badannya dengan air dingin setelah bangun dari tidur secara langsung.

Apabila pada musim dingin, maka melakukan pengusapan itu hendaklah dilakukan dua kali dalam seminggu, sedangkan apabila pada musim panas, maka melakukan pengusapan itu hendaklah dilakukan dalam setiap hari. Apabila hal itu sudah menjadi kebiasaan dan badan sudah mempunyai daya tahan yang baik, sudah terlatih dan sering kali berendam di air dingin, juga terbiasa untuk menyiram dua betis, dua tangan dan badan bagian atas.

Di samping itu, juga sudah terbiasa melakukan perendaman pada dua kaki dan dua tumit dengan air dingin. Begitu juga duduk di atas air yang dingin. Kadang-kadang dalam melatih badan agar terbiasa dengan air dingin ini, memerlukan beberapa bulan, bahkan kadang-kadang sampai memerlukan beberapa tahun. Hal tersebut bergantung pada kondisi badan dan wataknya, karena semuanya itu memerlukan kesabaran, ketekunan, dan sedikit demi sedikit, sampai badannya tidak tertekan atau disibukkan atas kebiasaan baru yang sulit diterimanya.

Rabu, 11 Mei 2016

10 Ramuan untuk campuran berendam dengan air hangat

Ramuan herbal
Ilustrasi

Mengenai suhu panas air yang digunakan untuk merendam badan itu, diharuskan tidak kurang dari 35-37 derajat celsius. Sedangkan jangka waktu untuk berendam, kurang lebih 10-15 menit. Sesudah seseorang melakukan berendam seperti di atas, maka sarafnya akan tergugah. Yang demikian itu sudah jelas, lantaran pengaruh air panas pada kulitnya. Kadang-kadang kulitnya dapat berubah menjadi berkerut. Jika begitu, maka air rendamannya hendaklah diturunkan suhu panasnya.

Adapun caranya, cukup dengan menuangkan air dingin padanya, kecuali jika bermaksud agar si pasien dapat mengeluarkan keringat sesudah merendamkan badannya di dalam air hangat tersebut. Sesudah melakukan hal itu, hendaklah badan dikeringkan dengan baik. Adapun caranya, dengan beristirahat selama satu jam, umpama dengan duduk di atas kursi. Akan tetapi badan harus tetap tertutup rapat dengan kain (selimut).

Merendam dengan air hangat itu juga mempunyai beberapa cara. Diantaranya, ada yang merendam semua anggota badan, ada yang cukup dengan merendam kaki saja, ada yang hanya merendam kedua tangan dan ada yang merendam dengan cara duduk.

Kebanyakan, ahli pengobatan tradisional juga sering menambah bahan lain yang diperkirakan dapat memberi manfaat untuk kesehatan dan memelihara badan dari beberapa penyakit. Ditambah juga dengan air rendaman atau air masakan dari dedaunan, mineral dan lain-lain. Sedangkan untuk membuat tambahan tersebut, amat tepat kiranya apabila lebih dahulu diketahui atau dimengerti cara pembuatan ramuannya, yang akan kami terangkan berikut ini.

Pada saat berendam di dalam air panas, biasanya dengan menggunakan berbagai ramuan atau bahan tambahan, di antaranya adalah:

1. Jerami Avena Sativa
Adapun yang digunakan sebagai campuran ramuan, adalah daun dan biji pohon tersebut. Sedangkan untuk merendam badan dengan air panas, diperlukan daun atau biji jerami sebanyak satu kilogram. Untuk merendam separo dari anggota badan dengan air panas, diperlukan setengah kilogram. Sedangkan untuk merendam kedua tangan atau kaki, diperlukan seperempat kilogramnya.

Adapun cara membuat ramuan tambahan untuk air rendaman yang panas, maka ambilah jerami avena sativa seperlunya, lalu letakkan pada air yang dingin. Kemudian rebuslah hingga mendidih selama setengah jam. Setelah direbus, hasilnya disaring dengan kain tipis lagi bersih. Sesudah disaring, lalu dimasukan ke bak air sebagai bahan tambahan atau pelengkap. Jerami avena sativa boleh juga diiris-iris atau dihaluskan lebih dahulu, dan setelah itu langsung dimasukan ke bak air.

2. Air rebusan tumbuhan picea abies
Adapun cara membuat ramuan dari tumbuhan tersebut, yaitu daun dan buahnya yang sudah masak sebanyak satu setengah kilogram dihaluskan dengan mikser atau diiris-iris sampai kecil-kecil, lalu dicampur dengan air dingin, kemudian direbus selama setengah jam. Sesudah direbus setengah jam, lalu didiamkan selama 12 jam. Apabila akan digunakan untuk merendam badan, maka air rebusan daun dan buah picea abies itu disaring dengan kain tipis yang bersih, lalu dituangkan ke air untuk berendam sebagai campurannya.

3. Air rebusan dedak gandum
Adapun cara membuat ramuan untuk merendam badan sebagai tambahan. Ambil dedak gandum satu setengah kilogram, lalu dicampur dengan air dingin. Sesudah diaduk rata, lalu direbus sampai masak, kemudian dimasukan ke bak air yang untuk merendam badan.

4. Air rebusan Equisetum Arvense
Adapun cara membuat air rebusan dari tumbuhan Equisetum Arvense, hendaklah mengambil daun tumbuhan tersebut kira-kira 3/4 Kg, lalu dicampur dengan air dingin. Kemudian direbus sampai mendidih dan biarkan terus hingga setengah jam lamanya. Sesudah setengah jam, lalu saringlah dengan kain yang bersih. Setelah itu, tuangkan pada bak air yang digunakan untuk merendam badan.

5. Air rebusan Quercus Robur
Cara membuat air rebusan tumbuhan quercus robur sebagai campuran untuk merendam badan dengan cara duduk, adalah sebagai berikut:
Kulit tumbuhan quercus robur sebanyak seperempat kilogram, kemudian diiris-iris dsmpsi kecil-kecil, lalu direndam di dalam air dingin. Setelah itu, direbus sampai mendidih, dan setelah mendidih, biarkan saja selama setengah jam. Sesudah itu, disaring dengan kain tipis yang bersih, lalu tuangkan ke bak air untuk berendam.

6. Garam setrasfourt
Menambahkan garam setrasfourt sebanyak satu kilogram.

7. Abu kayu bakar
Abu dari kayu bakar itu dapat dijadikan sebagai bahan tambahan untuk merendam badan di bak air. Adapun cara membuatnya untuk bahan tambahan berendam: Satu timba abu kayu bakar diletakkan pada keranjang yang terbuat dari jerami pohon avena sativa, lalu diletakkan pada tempat yang terbuat dari kayu, yang diletakkan di dalam bak air. Kemudian, tuangkan beberapa timba air yang sudah mendidih ke keranjang tersebut, maka air yang mengandung beberapa mineral yang sudah hancur itu akan masuk ke bak air yang digunakan untuk merendam badan.

Biasanya, air itu dijadikan sebagai bahan pakaian sebelum ada sabun-sabun produksi pabrik. Cara demikian itu sudah membudaya sejak zaman dahulu, tidak hanya untuk sementara waktu. Apabila air yang dituangkan ke bak sudah dianggap cukup banyak, maka keranjang jerami itu diangkat. Akan tetapi, jika dirasa masih kurang, maka cukup ditambahkan air hangat, sehingga dapat digunakan untuk berendam.

8. Serbuk dari biji sawi
Serbuk tersebut sering digunakan sebagai bahan tambahan air yang digunakan untuk merendam dua telapak kaki. Adapun caranya, ambil tiga ganggam serbuk biji sawi dan taburkan atau campurkan pada bak air yang digunakan untuk merendam kedua telapak kaki. Sesudah itu, beri atau campurkan pula tiga liter air panas, kemudian diaduk dengan kayu, sampai uap serbuk biji sawi itu mengepul ke atas dan dapat merasuk ke hidung baunya. Setelah itu, ditambah lagi air panas, yang kira-kira cukup dijadikan untuk merendam kedua telapak kaki.

9. Berbagai tambahan yang sudah disebutkan di atas, dapat dicampur jadi satu untuk dituangkan pada bak air yang digunakan merendam badan. Menurut para ahli pengobatan, bahwa cara demikian itu (mencampur semua tambahan di atas) mempunyai pengaruh yang lebih efektif daripada bahan tambahan yang tidak dicampur menjadi satu.

Hendaklah diperhatikan! Bahwa bahan-bahan tambahan yang dijadikan sebagai campuran air yang untuk berendam, dengan ukuran yang sama. Adapun pencampurannya sebagai berikut:
  1. Jerami avena sativa dicampur dengan biji dan daun-daunnya.
  2. Getah picea abies dicampur dengan mineral salt.
  3. Jerami avena sativa dicampur dengan biji dan daun-daunnya. Dicampurkan juga dengan abu kayu bakar, serbuk biji sawi dan garam.
  4. Kulit quercus robur dicampur dengan biji dan daun avena sativa.
Apabila bahan-bahan campuran yang telah dusebutkan di atas akan digunakan untuk merendam anggota badan, maka sebaiknya bahan-bahan tersebut tidak di campur semua. Akan tetapi, cukup dicampur dengan satu nomor diantara empat nomor yang sudah bercampur dalam setiap nomornya. Dengan demikian, tidak perlu nomor satu dicampur dengan nomor dua atau nomor tiga dicampur dengan nomor empat. Sebab, cara yang begitu itu dapat menjamin keberhasilan dan lebih efektif.

10. Air teh
Seringkali air teh itu dijadikan untuk merendam sebagian anggota badan. Misalnya merendam kedua tangan atau kedua telapak kaki. Biasanya, yang demikian itu digunakan untuk mengobati sakit (luka) pada bagian badan yang sudah kronisatau bernanah, umpamanya bengkak yang biasa terjadi di bawah kuku (cantengan) atau luka yang sudah berbau.

Biasanya, air teh yang dipakai untuk pengobatan itu tidak perlu direbus, namun cukup dengan cara satu sendok teh, lalu diberi air hangat setengah liter. Sesudah itu, teh yang sudah diberi air hangat, dibiarkan terendam selama 5 menit. Karena, hal itu dimaksudkan agar sebagian dari unsur pengobatan dan manfaatnya dapat larut sebelum digunakan untuk membersihkan kulit.

Senin, 09 Mei 2016

Terapi pengobatan dengan merendam di air dingin

Terapi air
Ilustrasi

Terapi pengobatan dengan cara merendam badan dan anggota tubuh lainnya di air yang dingin

Syarat-syarat Umum
Merendam badan di air yang dingin, disyaratkan badan harus dalam keadaan hangat. Dan apabila sudah selesai berendam, maka seluruh badan harus langsung dikeringkan. Maka dari itu, bagi orang yang menggunakan cara ini, dianjurkan pada waktu pagi setelah bangun dari tidur, karena pada saat itu, badan masih dalam keadaan hangat.

Oleh karena itu, segala sesuatu yang diperlukan untuk persiapan berendam, hendaklah sudah disediakan semua terlebih dahulu, karena dikawatirkan ketika badan masih dalam keadaan hangat, kemudian pakaian dilepas, maka lama-kelamaan akan menjadi kedinginan, sebab setelah pakaian dilepas, masih harus mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan.

Apabila suhu panas badan sudah menurun, maka harus dipanaskan kembali. Adapun caranya, dengan berjalan-jalan atau olahraga. Tidak apa-apa jika ada orang yang berendam diri di air dingin, padahal badannya dalam keadaan berkeringat, asal tidak sampai bercucuran. Sedangkan ketika merendam badan yang dalam keadaan seperti di atas, dianjurkan diperpendek dari yang biasanya, dan setelah berendam, tidak perlu dikeringkan dengan kain atau handuk, akan tetapi cukup diusap dengan tangan saja.

Setelah berendam, hendaklah cepat-cepat berpakaian dan tidur lagi di ranjang, agar badan kembali memanas, atau dengan cara lain, misalnya berjalan-jalan atau berolahraga ringan, yang kiranya dapat meningkatkan suhu panas badan.

Sedangkan apabila air yang untuk berendam badan itu sudah mulai berkurang panasnya, maka manfaat yang diperoleh jelas lebih baik. Akan tetapi yang lebih baik lagi adalah menggunakan air dari keran secara langsung atau air sumur. Panas air yang digunakan untuk berendam badan adalah antara 8-15 derajat sentigrad, jangan sampai kurang, bahkan bagi orang yang tidak cocok menggunakan air dingin, jangan sekali-kali menambahnya dengan air hangat atau panas, karena hal itu akan mengurangi manfaatnya.

Bagi orang yang tidak cocok menggunakan air dingin, ada cara khusus (sendiri), yaitu dengan cara merendam sebagian badannya, tidak perlu merendam semua badannya. Apabila tidak dengan cara begitu. maka cukup dengan mengurangi masa (lama) berendam. Tidak boleh merendam di air dingin setelah menyantap makanan . Selain dari itu, tidak diperbolehkan juga dua jam setelah makan siang atau pagi. Sedangkan lama berendamnya, dilakukan dalam tempo pendek, tidak melebihi antara 6-20 detik.

Merendam Semua Anggota Badan di Air Dingin
Cara merendam semua anggota badan, yaitu hendaklah anda mengisi bak mandi, kira-kira hingga mencapai tiga perempatnya. Kemudian lepaskan pakaian, lalu masuk ke bak mandi dengan cara mendahulukan kedua telapak kakinya. Lalu diamlah di dalamnya, kemudian basuhlah tangan, dada, perut, dan dua paha dengan cepat. Setelah itu, basuhlah punggung, pundak dan kedua tangan. Yang demikian itu hendaklah dilakukan  sampai beberapa kali, sehingga air dapat membasahi sekujur badannya, kecuali kepala. Lalu rendamlah badan di dalam air, dan pijat-pijatlah anggota badan secara merata dengan dua telapak tangan. Sesudah itu, keluarlah dari bak air, kemudian usaplah air yang membasahi badan dengan kedua tangan, sampai air yang berada di badan telah hilang. Setelah itu, cepat-cepat ambil pakaian dan berbaringlah di tempat tidur, berjalan-jalan atau berolahraga secara ringan. Hal itu dilakukan, agar panas (kehangatan) badan dapat pulih kembali. Sedangkan lama waktu yang wajar untuk memanaskan badan, adalah antara 10-30 menit.

Adapun untuk merendam semua anggota badan dengan air di bak mandi, di anjurkan dalam seminggu cukup dilakukan tiga kali. Ketika badan dalam keadaan panas yang sangat tinggi, di mana seseorang bisa jadi berakibat tidak sadarkan diri, maka hendaklah merebus air yang panasnya sampai mencapai 18-25 derajat Celsius, lalu rendamlah badan selama 5-8 menit. Cara yang demikian itu dapat menurunkan panas, menenangkan pikiran yang kacau, meredakan kembali saraf-saraf yang kusut dan dapat digunakan untuk merangsang rasa ingin tidur (bagi orang yang merasa sulit untuk tidur).

Merendam Separo Anggota Badan di Air Dingin
Cara merendam separo anggota badan, maka mula-mula tuangkan air ke dalam bak mandi hingga separo dari bak tersebut terpenuhi. Kemudian masuk dan duduklah di dalamnya, walaupun hal itu dilakukan secara perlahan-lahan. Dalam keadaan demikian, pijatlah paha dan betis dengan kedua tangan anda, lalu ambilah air dengan ciduk dan tuangkan pada kedua belikat dan punggung, kemudian pijat pula dada dan perut anda. Selama di dalam bak, upayakan agar badan selalu bergerak, jangan sampai berhenti, walaupun sebentar. Sesudah dirasa cukup dalam berendam, maka keluarlah dan seka air yang ada di badan dengan kedua telapak tangan, kemudian segera ambil pakaian untuk untuk dikenakan.

Selesai mengenakan pakaian, usahakan panas badan anda pulih kembali, baik dengan cara bergerak-gerak di tempat tidur, berolahraga ringan atau berjalan-jalan di sekitar rumah. Dengan upaya seperti yang disebutkan tadi, maka hal itu dapat bermanfaat sebagai langkah pertama untuk memperkuat badan yang lemah dan mengembalikan tenaga yang telah terkuras serta dapat bermanfaat untuk mengurangi ketegangan saraf. Adapun terapi dengan cara berendam setengah badan ini, dapat kita lakukan antara 2-3 kali dalam seminggu.

Merendam Anggota Badan di Air Dingin dengan Cara Duduk di Atas Bak
Merendam anggota badan dengan cara duduk di atas bak air, adalah dengan menggunakan bak yang bisa tahan digunakan untuk duduk, tidak pecah dan hendaklah khusus digunakan untuk berendam. Apabila tidak medapatkannya, maka bisa juga menggunakan tempat (wadah) yang dapat digunakan berendam, yaitu diduduki dan air rendamannya dapat sampai ke perut, sedang kedua betis berada di luar bak.

Bagi orang yang sedang berendam, sebaiknya selalu menggerak-gerakkan badannya dengan cara memijat kedua paha, perut, dan pinggul dalam keadaan terendam di dalam air tersebut. Adapun manfaat daripada merendam setengah dari anggota badan dengan cara duduk di bak, dapat menguatkan usus halus, menambah stamina dan menstabilkannya, agar dapat berfungsi dengan baik, menghilangkan rasa sulit buang air besar, seperti halnya bermanfaat juga untuk kesehatan indung telur dan rahim wanita, dapat menghilangkan cairan putih yang biasa keluar dari rahim wanita, serta dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan penyakit bawasir.

Cara seperti di atas, dapat digunakan setiap hari. Jika tempo yang digunakan untuk duduk di atas bak itu lebih lama, maka kesehatan dan penyembuhan beberapa penyakit akan lebih banyak.

Merendam Kedua Tangan di Air Dingin
Adapun cara merendam kedua tangan di air dingin, maka persiapkan bak untuk merendam, lalu di isi dengan air dingin, yang kira-kira dapat digunakan untuk merendam kedua tangan. Pertama kali yang harus dilakukan, adalah memasukan ujung jari sampai kedua sikut.

Agar terasa lebih santai dan dapat dinikmati, maka letakkan bak tersebut di atas kursi dan sebaiknya anda duduk di kursi lain, lalu rendam lah tangan anda. Dengan demikian, anda tidak perlu berdiri atau membungkukkan badan. Di samping itu, dengan cara tersebut anda dapat bernapas dengan baik, selama merendam kedua tangan. Adapun suhu untuk merendam kedua tangan, seyogianya air lebih hangat sedikit daripada untuk merendam badan bagian lain.

Ketika merendam kedua tangan, usahakan jangan terlalu banyak menggerakan kedua tangan dan anggota badan. Selain dari itu, harus dalam keadaan tenang. Akan tetapi, jika yang direndam itu selain dari tangan, maka tidak apa-apa bila melakukan gerakan yang banyak.

Merendam Kedua Telapak Kaki di Air Dingin
Cara merendam kedua telapak kaki, adalah cukup dibuatkan sebuah kolam kecil, yang memungkinkan dapat digunakan untuk menggerakan kedua telapak kaki dengan bebas. Selain dari itu, dapat digunakan untuk merendam kedua telapak kaki sampai pertengahan lutut. Adapun lama waktu untuk melakukannya, adalah kurang lebih 20 detik. Sedangkan ketika melakukan hal seperti itu, usahakan agar jari-jari tangan dapat memijat-mijat jari kaki dan telapak kaki memijat telapak kaki yang lain secara bergantian.

Sesudah melakukan terapi sebagaimana di atas, maka kedua telapak kaki cepat-cepat diangkat, dan hendaklah air yang masih ada di kaki diseka dengan telapak tangan, kemudian ambil kaus kaki dan pakailah seketika. Setelah itu, seyogianya diusahakan telapak kaki cepat kering dan kondisi badan berubah menjadi hangat. Cara seperti di atas dilakukan paling sedikit 10 menit.

Kolam untuk Berendam Telapak Kaki dengan Air Dingin
Kolam yang digunakan merendam kedua telapak kaki dengan air dingin, mempunyai manfaat yang sama dalam segi pengobatan dengan teori di atas. Dalam hal ini, kita juga dapat menggunakan bak air biasa dengan cara mengisi air dingin secukupnya, asal dapat untuk merendam kedua kaki. Setelah itu, kita masukkan kedua kaki secara telanjang, tidak memakai sandal (alas kaki) ke kolam tersebut.

Pada saat merendam kedua kaki itu, boleh melakukan dengan cara berjalan-jalan di kolam atau bolak-balik ke sana kemari dengan langkah pendek, dan usahakan ketika berjalan, agar mengangkat salah satu dari kedua telapak kaki di atas permukaan air. Lakukan yang demikian itu secara bergantian. Sesudah melakukan cara yang demikian itu, dianjurkan supaya menyeka air yang ada di kaki dengan telapak tangan, tidak perlu menggunakan kain penyeka, lalu kenakan kaus kaki dan hangatkan kdua telapak kaki dengan cara berjalan-jalan dalam tempo 10 menit.

Berendam di kolam dengan air dingin seperti yang dijelaskan di atas, dapat meredakan sakit kepala, terutama kepala pusing dan menghilangkan rasa letih di badan karena tenaga banyak terkuras. Adapun atas orang yang telapak kakinya rata dan semua telapak kakinya menyentuh ke tanah, maka seharusnya merendam telapak kakinya setiap hari.

Mengenai telapak kaki yang biasa, adalah mempunyai lekuk di tengah seperti kubah. Sedangkan orang yang mempunyai telapak kaki rata, dan kemungkinan besar tidak dapat merendam telapak kakinya di kolam air secara rutin, maka hendaklah dia berjalan di atas tanah yang berumput. Akan tetapi, hal itu harus dikerjakan ketika air embun pagi masih berada di rerumputan. Apabila tempat yang banyak rumputnya itu sangat jauh tempatnya dari rumah, maka dapat diganti dengan berjalan di atas salju.

Agar dapat membawa manfaat yang lebih banyak, maka lakukanlah pada setiap pagi dengan kaki telanjang, yaitu tidak menggunakan kaus kaki, sepatu, atau sandal. Cara yang demikian itu lebih baik lagi jika dilakukan pada waktu subuh setelah bangun dari tidur, karena kedua kaki masih dalam keadaan hangat.

Melakukan cara yang demikian itu, yakni berjalan-jalan di atas rerumputan, di anjurkan dalam tempo yang sedang saja, tidak terlalu lama dan tidak cepat-cepat selesai, yaitu cukup dengan lima puluh kali langkahan yang sedang.

Merendam Wajah dengan Air Dingin
Merendam wajah dengan air dingin, kebanyakan digunakan sebagai penyembuh sakit hidung tersumbat karena banyak ingus atau lainnya. Mungkin juga disebabkan penyakit pilek yang kronis, terlalu banyak ingus yang dikeluarkan atau luka pada lubang hidung bagian atas, yang dekat dengan dahi. Cara merendam wajah dengan air dingin tersebut, dapat juga untuk menyembuhkan tulang rahang yang nyeri.

Adapun cara merendam wajah, adalah siapkan ember dan isilah sampai penuh dengan air dingin. Sesudah semua siap, lalu rendamlah wajah pada air tersebut. Ketika melakukan merendam wajah, usahakan agar mata dikedip-kedipkan. Hal itu hendaklah dilakukan berulang kali. Mungkin untuk pertama kalinya, mata terasa sepat dan panas, akan tetapi nantinya rasa itu akan hilang sendiri sedikit demi sedikit, karena dilakukan berulang kali.

Sesudah 20 detik atau kurang dari merendam wajah, menurut kemampuan sendiri, maka wajah boleh diangkat dari air untuk menarik napas yang dalam dan menghirup oksigen sebanyak mungkin. Sesudah itu, hendaklah diulang kembali merendamkan wajah ke air tadi. Cara yang demikian itu boleh dilakukan sebanyak 5-6 kali. Sesudah direndam, wajah lalu dibersihkan dengan handuk kering, lalu cari tempat yang hangat untuk beristirahat sebentar, tapi jangan sampai banyak angin yang tertiup.