Senin, 30 Mei 2016

Sejarah daun bay (bay leaf) dan manfaatnya

Daun bay (bay leaf)
Melirik bentuk aroma yang dihasilkan, banyak orang yang mengira bay leaf atau daun bay adalah daun salam. Namun, jika mengetahui nama latinnya, keduanya berbeda. Laurus nobilis adalah nama latin dari daun bay. Sedangkan daun salam mempunyai nama latin Syzygium polyanthum.

Sejarah daun bay
Pada abad pertengahan, daun bay kerap digunakan sebagai insektisida sekaligus obat. Berkat aroma dan rasa yang dihasilkannya, bumbu rempah kondang yang berasal dari Mediterania ini kemudian dikenal sebagai bumbu masak. Dari kawasan Mediterania, daun bay menyebar ke berbagai wilayah Eropa dan banyak negara di dunia. Uniknya, pada era Yunani kuno dan Roma kuno, daun bay diyakini sebagai tumbuhan berkhasiat yang menjadi simbol kebijaksanaan, kedamaian, perlindungan, dan penghargaan tertinggi untuk para raja dan dewi-dewi.

Aroma dan rasa
Mungkin anda bertanya-tanya, apa yang membuat aroma daun bay begitu istimewa? Sebuah sumber menyebutkan, daun bay mempunyai aroma campuran dari oregano, herbal, dan bunga. Soal rasa, daun bay memberikan sentuhan "menggigit" dan hangat.

Keunggulan ini membuat daun bay kerap digunakan dalam masakan olahan daging sapi, domba, dan ayam. Daun bay juga kerap digunakan sebagai bumbu seafood untuk menghilangkan aroma amis sekaligus melezatkan aroma masakan. Dalam 1 masakan, biasanya digunakan 2-3 lembar daun bay. Contoh masakan yang menggunakan daun bay antara lain sup dan beragam saus untuk olahan daging dan ikan-ikanan.

Dalam masakan india, daun bay kerap dicampur dengan garam masala, lada hitam, cengkeh, dan bumbu-bumbu lain yang menghangatkan. Di Timur Tengah, daun bay menjadi salah satu bumbu dalam pembuatan kebab. Di Filipina, daun bay sering digunakan untuk memasak adobo, masakan khas Filipina. Sementara itu, masyarakat Yunani kerap mencampurkan daun bay sebagai bumbu steik.

Saat ini, pemakaian daun bay bahkan lebih meluas. Di sejumlah negara, daun bay juga bisa menjadi tambahan dalam pembuatan pai (pie), es krim, dan sajian pencuci mulut yang bercita rasa manis. Ini karena daun bay dianggap dapat menyuguhkan sentuhan manis tanpa harus menambahkan gula pada olahan masakan. Sementara itu, daun bay yang dikeringkan pun dapat diseduh sebagai minuman teh.

Manfaat kesehatan untuk tubuh
Tidak hanya aroma dan rasanya yang istimewa, daun bay pun mempunyai keunggulan dalam kandungan bermanfaat di dalamnya. Vitamin dalam daun bay antara lain A, B kompleks, dan C. Di dalamnya terdapat beragam mineral seperti potasium, mangan, kalsium, selenium, zat besi, magnesium, zat seng, dan zat tembaga. Kandungan mineral ini baik untuk menstabilkan detak jantung dan tekanan darah, antioksian, merangsang produksi sel darah merah, serta mendukung metabolisme tubuh.

Manfaat konsumsi daun bay cukup banyak untuk kesehatan tubuh. Di antaranya, membantu kesehatan organ pencernaan, mencegah kanker, memperkuat daya tahan tubuh, mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh, serta membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

Minyak esensial dari daun bay pun mempunyai manfaat tersendiri. Minyak daun bay ini sering digunakan untuk membantu melegakan pernapasan. Jika minyak daun bay dioleskan pada area dada, cara ini akan membuat sesorang merasa nyaman dan bisa tidur lebih nyenyak. Daun bay pun tidak jarang digunakan sebagai salah satu campuran dalam aromaterapi. Fungsinya adalah membantu meredakan stres dan memberikan ketenangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar