7 Cara mengajarkan anak untuk merawat dirinya sejak dini

Ibu dan anak
Anak adalah anugerah dari sang maha kuasa, maka dari itu kita harus merawat dan menjaganya lalu mengajarinya dengan baik dan benar. Memang butuh usaha lebih untuk merawat sang buah hati, pasalnya tak mudah membiasakan anak merawat diri di tengah kelincahannya juga sekalipun banyak perawatan tubuh khusus anak-anak, harus yang benar-benar aman soalnya kulit anak terbilang sensitif.

Tapi, jangan khawatir, seperti kata pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sembari memberikan perawatan terbaik bagi anak, orang tua juga ikut mengajarkan anak untuk merawat dirinya. Seperti apa penjelasannya, ikuti penjelasan 7 cara berikut ini.

1. Formula khusus
Anak yang mesih kecil, misalnya di usia 5-8 tahun, mempunyai kulit yang sensitif dan rentan terhadap alergi. Karenanya ketika memilih perawatan pilih yang benar-benar lembut dan memang diformulasikan  untuk usianya. Ini menjadi dasar untuk memilih produk perawatan anak. Misalnya sabun mandi yang tergolong sering dipakai, pilih yang memang khusus untuk anak-anak. Malah, sabun cuci yang bajunya pun kalau bisa dipilih yang memang aman bagi anak.

Untuk memastikan produk mana yang aman bagi anak, misalnya sabun, lebih baik jangan langsung memakaikannya dalam porsi besar pada kulit anak. Cukup oles sedikit pada lengan bagian dalam. Lihat reaksi pada kulitnya setelah 24 jam. Jika kulit anak memerah, gatal, terbakar, hentikan pemakaiannya.

2. Tegas tapi tak perlu galak
Membiasakan anak merawat dirinya, tak semudah mengembalikan telapak tangan. Ajari dengan mencontohkannya sendiri lewat peraturan yang dibuat. Anda bisa melibatkan anak dalam membuat kesepakatan ini lewat obrolan ringan yang penuh kasih sayang. Tidak rumit, kok. Aplikasikan saja lewat cara mudah seperti: sudah bermain, langsung mandi, dan ganti baju. Kalau menunda-nunda, konsekuensinya pengurangan waktu bermain. Kalau anak membandel, ingatkan dengan tegas namun tak perlu galak. Inget, ketika anak dikerasi, yang muncul malah keinginan melawan atau ketakutan. Tak ingin ini terjadi, kan?

3. Cuci tangan
Sederhana tapi manfaatnya banyak, itulah cuci tangan. Jika anak di ajarkan kebiasaan ini setelah dia bermain, makan, atau aktivitas lainnya, inisiatif untuk menjaga kebersihan akan muncul dan tertanam menjadi kebiasaan. Jangan lupa ajari anak mencuci tangan dengan benar, yaitu dengan air hangat selama 15 detik. Gunakan sabun, gosokkan kedua tangan dengan lembut. Jangan lewatkan sela-sela jari dan bawah kuku. Setelahnya, keringkan dengan handuk kering.

4. Mandi yuk
Tak jauh beda dengan poin nomor tiga, mandi juga penting, lho. Bayangkan betapa banyak kuman yang menempel di kulit anak sehabis main hingga berkeringat. Tak ada alasan lagi untuk menunda mandi, kan? Agar anak tertarik, pakailah aksesoris mandi lang lucu (bentuk binatang, warna cerah). Karena si buah hati masih kecil, damping ia saat mandi. Lebih baik pakai air hangat dan sabun cair dengan formula yang sesuai dengan umurnya. Tunjukan area yang tersembunyi seperti belakang telinga, leher belakang, hingga bawah lengan.

5. Bau keringat di rambut
Rambut anak bau keringat akibat berlama-lama bermain di bawah matahari memang persoalan klasik. Mengajaknya keramas, duh susahnya bukan main. Alasannya, dingin. Akali dengan memakai air hangat saja, pasti anak senang. Untuk menentukan berapa kali dalam seminggu anak berkeramas, lihat saja dari banyaknya aktivitas bermain yang ia lakukan  plus "medan tempurnya".

Agar tak salah, ajari anak untuk memijat lembut kepala dengan ujung jarinya. Setelah selesai, bilas dengan air hangat yang bersih lalu keringkan pelan dengan handuk. Kalau masih basah, sisir dengan jari, ya. Pilihlah sampo dengan wangi-wangian buah, biasanya anak akan lebih tertarik dengan yang satu ini. Selesai keramas, jangan segan memuji keharuman rambutnya. Si kecil pasti bangga.

6. Lotion itu perlu
Kulit anak yang diterpa sinar matahari dan debu ketika bermain, biasanya menjadi kering, kasar, dan bersisik. Untuk mengatasinya, selalu oleskan krim atau lotion pelembab setiap kali anak hendak bermain dan sesudah mandi.

7. Hmm, wangi
Sebelum dan sesudah beraktivitas, biasakan anak untuk mempermanis penampilannya. Caranya sederhana tapi karena kebiasaan ini, anak bakal telaten merawat diri, yaitu menyemprotkan pengharum  tubuh ke bagian badan seperti leher dan pergelangan tangan. Wanginya yang segar dan begitu menggemaskan, pasti membuat si kecil senang. Ibunya juga senang, tuh.

0 Response to "7 Cara mengajarkan anak untuk merawat dirinya sejak dini"

Posting Komentar