Alam Semesta

Alam semesta ini sangat luas, banyak miliyaran bintang-bintang di luar angkasa. Ingin sekali menjelajah antar bintang dengan menggunakan pesawat pribadi. Untuk mengetahui ciptaan allah yang maha besar ini

Arsip Info

Minggu, 31 Juli 2016

3 Tips menyesuaikan warna lipstik dengan busana

Lipstik
Lipstik merupakan elemen penting dalam penampilan setiap perempuan. Mau yang feminim atau tidak, rasanya hampir setiap perempuan memiliki minimal satu lipstik sebagai koleksi. Bahkan, dengan hanya berganti warna lipstik, sebagian perempuan merasa percaya diri dan siap berada dalam situasi berbeda. Beberapa waktu terakhir, kehadiran aneka warna lipstik bernuansa matte kian digandrungi. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya produsen lipstik yang mengeluarkan koleksi warna matte. Bukan hanya produsen asal luar negri, melainkan juga produsen dalam negri. Harganya lebih terjangkau.

Wabah lipstik matte juga kian disebarkan para selebriti dunia. Salah satunya. Kyle Jenner yang akhir tahun lalu meluncurkan produksi lipstik matte miliknya. Lewat daring, lipstik tersebut langsung ludes belasan ribu buah dalam hitungan menit di seluruh dunia. Secara umum, lipstik matte dikenal sebagai pemulas bibir yang memiliki hasil akhir kering. Berbeda dengan lipstik glossy yang memberikan kesan berminyak di bibir, lipstik matte memberikan kesan doff. Banyaknya pilihan warna yang tersedia dari berbagai macam produsen, membuat tampilan akhir pengguna lipstik matte beraneka ragam, mulai dari yang kalem hingga dramatis.

Jenis lipstik matte yang banyak ditemui di pasaran antara lain stik, krayon, dan liquid atau lipcream. Berbeda dengan lipstik satin maupun glossy, lipstik matte cenderung lebih tahan lama. Teksturnya cepat mengering. Aplikasinya juga terlihat pas dikenakan sehari-hari. Tentu saja, kelebihan itu membuat penggunanya tidak perlu melakukan touch up berulang-ulang. Tren lipstik matte akan terus bertahan karena basically, kelebihannya memang banyak. Misalnya, ketika dipakai, warnanya lebih cover warna bibir. Jadi, warna lipstik yang dihasilkan lebih solid. Warna bibir yang agak kehitaman pun, bisa tertutupi dengan lipstik matte. Selain itu, hasilnya juga tahan lama dan tidak bleber. Bahkan, banyak lipstik yang pas dipakai pun hasilnya ringan, lalu kiss proof dan tidak transfer saat minum di gelas atau cium anak.

Serasi tak hanya bicara mengenai outfit dari ujung jari sampai ujung kaki. Pulasan warna bibir pun bisa menjadi faktor penentu serasi atau tidaknya keseluruhan penampilan seseorang. Bukan cuma pakaian dan aksesoris yang membuat penampilan serasi, warna lipstik juga begitu. Berikut tips menyesuaikan warna lipstik dengan busana agar penampilan menjadi lebih serasi.

1. Lipstik Nude
Warna lipstik yang nude biasanya tak terlalu memantulkan cahaya pada wajah. Untuk itu, hindari pemakaian busana dengan warna pucat. Untuk penampilan yang lebih edgy, gunakan busana bermotif atau berwarna cerah ketika memulaskan warna nude pada bibir.

2. Lipstik Merah
Berdasarkan psikologi warna, butuh keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi ketika memulaskan warna merah menyala pada bibir. Akan tetapi, bukan berarti kita tak bisa tampil natural ketika bibir dipulas palet warna ini. Warna lipstik ini paling optimal dikenakan bersama atasan putih. Untuk bawahan, bisa pilih padanan dengan motif bebas. Sementara itu, untuk kesempatan spesial.

3. Lipstik Fucshia
Warna fucshia dikenal sebagai perpaduan antara merah, pink, dan ungu. Karakter warna ini memberikan kesan lembut dengan balutan kemewahan. Untuk memberikan kesan playfull, gunakan busana bermotif ketika bibir dipulas warna ini. Namun, jika ingin sedikit kalem, busana polos juga bisa dipilih karena pada dasarnya, warna lipstik ini memberikan kesan cerah pada wajah.

Sabtu, 30 Juli 2016

7 Produk investasi jaminan pendidikan di masa depan

Investasi masa depan

Hidup Hemat dan Tanamlah Investasi Pendidikan Sedini Mungkin

Pendidikan membutuhkan biaya. Apalagi jika mengikuti jenjang pendidikan di tempat atau institusi berkualitas, sebanding pula dengan biaya yang juga berkualitas. Biaya pendidikan memang harus meningkat seiring perjalanan waktu tiap tahunnyan. Namun, hal itu tidak perlu menjadi momok bagi para orangtua. Yang terpenting adalah niat dan usaha untuk menjadi lebih hemat ketika sudah memiliki anak.

Menerapkan gaya hidup hemat dapat dimulai dengan gemar menyisihkan sejumlah bagian dari penghasilan utama dan jika memiliki tambahan penghasilan. Uang yang disisihkan tersebut bisa diwujudkan melalui tabungan, depisito berjangka, dan atau reksadana. Agar biaya pendidikan anak lebih terproteksi atau terlindungi dari kemungkinan masa depan yang tidak pasti, misalnya karena umur atau kejadian, dana pendidikan anak harus dilindungi dengan produk yang berbasis unit-link atau mengambil asuransi jiwa berjangka agar anak tetap memperoleh dana sejumlah yang dibutuhkannya saat menginjak usia 18 tahun.

Kemampuan tiap orang memfasilitasi pendidikan anak-anaknya pastinya berbeda-beda. Setiap orangtua yang baik pasti menginginkan yang terbaik pula untuk keturunannya terutama soal pendidikannya. Semua hal penting tentang dana pendidikan yang harus dipersiapkan tersebut harus menyesuaikan dengan taraf kemampuan dan penghasilan yang dimiliki dan institusi pendidikan tempat anak bersekolah. Jangan sampai berhutang hanya untuk biaya pendidikan di sekolah yang mahal jika dirasa kurang mampu.

Untuk bisa mengenyam pendidikan hingga taraf yang lebih tinggi perlu sekali bagi orang tua untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk anak-anaknya demi masa depan mereka yang lebih cerah. Biaya pendidikan dari tahun ke tahun makin lama makin mahal. Oleh karenanya diperlukan investasi berupa produk keuangan sebagai salah satu cara untuk persiapan dana pendidikan anak di jenjang-jenjang pendidikannya. Ada beberapa produk yang bisa jadi pilihan investasi untuk jaminan pendidikan di masa mendatang.

1. Deposito dan Reksadana Pasar Uang 
Deposito mirip dengan tabungan tapi dengan jumlah minimal tertentu dan harus disimpan dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan. Uang yang disimpan tidak bisa dimabil hingga jatuh tempo tiba. Biasanya jangka deposito terdiri dari waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan hingga 1 tahun. Semakin lama dan banyak jumlah uang yang didepositokan, maka bank akan juga memberikan imbal jasa keuntungan yang besar pula. Sedangkan jika menggunakan produk investasi reksadana, maka bisa memilih produk reksadana pasar uang karena sifatnya yang cukup likuid dan bisa dicairkan kapan saja.

2. Reksadana Pendapatan Tetap 
Reksadana merupakan produk investasi keuangan yang dikelola oleh perusahaan manajemen investasi. Produk investasi reksadana ini adalah alternatif cara yang mampu melawan inflasi biaya pendidikan uang semakin tinggi. Bagi yang ingin mempersiapkan dana pendidikan dengan jangka waktu yang lama maka bisa mempertimbangkan produk investasi reksadana pendapatan tetap. Instrumen investasi ini berjangka waktu 5-10  tahun, dan cocok untuk persiapan anak yang masuk ke jenjang SMP.

3. Reksadana Campuran
Investasi reksadana campuran dapat dipertimbangkan untuk berinvestasi pada produk reksadana campuran. Investasi ini dapat digunakan untuk mempersiapkan uang pangkal masuk sekolah lanjutan menengah atas.

4. Reksadana Saham
 
Produk investasi reksadana saham dapat dipilih untuk persiapan dana pendidikan masuk ke perguruan tinggi atau universitas.

5. Tabungan Pendidikan 
Investasi yang cukup mudah sistemnya adalah berupa tabungan. Untuk mempersiapkan dana pendidikan maka bisa dipilih tabungan pendidikan, yang sering menjadi turunan dari rekening pribadi di bank yang sama dengan sistem auto debit dengan jangka waktu tertentu. Jika seseorang tidak mampu mencicil tabungan pendidikan tersebut, maka uang yang sudah disetorkan sebelumnya akan masuk kembali ke tabungan utama dengan sejumlah potongan administrasi.

6. Asuransi Pendidikan
Asuransi pendidikan diterbitkan oleh perusahaan asuransi. Memilih perusahaan asuransi hendaknya tidak boleh sembarangan, pilih yang terkemuka, terpercaya dan berpengalaman. Untuk iuran premi asuransi pendidikan disesuaikan dengan dengan kemampuan membayar setiap bulan dengan jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dengan pihak perusahaan asuransi. Perlu diketahui bahwa pencairan asuransi pendidikan hanya pada saat jatuh tempo, misalnya 3 kali, yaitu saat anak tamat SD, tamat SMP dan masuk universitas.

7. Investasi Emas
 
Jenis investasi ini merupakan pola investasi yang cukup konvensional, karena sudah dipraktikkan sejak lama. Investasi emas cukup mudah, relatif stabil dan gampang dijual saat membutuhkan uang sebagai tambahan dana pendidikan. Sebagai bentuk simpanan, lebih baik memilih investasi emas berupa batangan dengan kadar 99%.

Senin, 25 Juli 2016

Monitoring pertumbuhan dan perkembangan anak

Bayi

Pentingnya Memantau Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Anak

Sejak anak dilahirkan, pertumbuhan badan adalah perubahan yang paling mudah terlihat. Pertumbuhan dapat didefinisikan sebagai pertambahan ukuran, jumlah sel, dan jaringan pembentuk tubuh lainnya sehingga ukuran fisik dan bentuk tubuh bertambah sebagian atau keseluruhan. Pertumbuhan dapat dinilai dengan mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala.

Masa pertumbuhan tercepat seorang anak adalah 1.000 hari pertama kehidupan, yang dinilai sejak awal kehamilan hingga ulang tahun kedua seorang anak. Pada masa ini terjadi pembentukan otak dan organ penting lainnya. Potensi tinggi badan seorang anak sangat bergantung pada kecukupan nutrisi yang didapat  selama masa ini. Adanya gangguan pertumbuhan yang tidak terdeteksi dan tidak diintervensi menyebabkan efek jangka panjang yang dapat menurunkan kualitas hidupnya.

Cara mudah mengetahui pertumbuhan bayi usia satu tahun normal atau tidak adalah berat badan mencapai tiga kali berat lahir, panjang badan naik 50 persen dari panjang lahir, dan lingkar kepala naik sekitar 10 cm. Walau begitu, setiap anak akan bertumbuh dengan kecepatan yang berbeda sehingga perlu pengukuran berkala untuk memastikan tidak ada kelainan. Frekuensi pengukuran yang disarankan adalah setiap bulan sampai usia satu tahun, setiap 3 bulan sampai usia 3 tahun, setiap 6 bulan sampai usia 6 tahun, dan 1 tahun sekali pada tahun-tahun berikutnya.

Acuan yang digunakan untuk tiap kelompok usia dapat berbeda. Saat ini Indonesia menggunakan kurva pertumbuhan milik Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan kurva dari Center for Disease Control and Prevention (CDC, 2000). Indikator yang umum digunakan di Indonesia adalah berat badan menurut tinggi badan (BB/TB), meski ada juga indikator lain seperti tinggi badan menurut usia (TB/U), dan berat badan menurut usia (BB/U).

Indikator BB/TB menentukan status gizi anak dengan membandingkan berat dengan berat ideal menurut tinggi badannya, kemudian dapat diinterpretasikan sebagai obesitas, gizi lebih, gizi kurang, dan gizi buruk. Indikator TB/U membandingkan tinggi badan seorang anak dengan anak yang sama jenis kelamin seusianya. Interpretasinya adalah tinggi, normal, perawakan pendek, dan perawakan sangat pendek. Adapun indikator  BB/U membagi anak menjadi berat badan normal, berat badan kurang, dan berat badan berlebih. Indikator ini membandingkan berat badan seorang anak dengan anak seusianya.

Pengukuran yang sering terlupa oleh orangtua adalah lingkar kepala. Pengukuran ini setiap tiga bulan sampai usia satu tahun, dan setiap 6 bulan sampai usia 6 tahun. Dari hasilnya, lingkar kepala dapat dibagi menjadi normal, kecil (mikrosefal), dan besar (makrosefal). Lingkar kepala yang kecil ataupun besar dapat disebabkan gangguan pertumbuhan otak.

Untuk memastikan pertumbuhan sesuai dengan acuan, bawalah anak secara teratur ke layanan kesehatan. Bila curiga ada kelainan pertumbuhan, segera bawa anak ke dokter. Pastikan setiap kali anak diukur berat, panjang/tinggi badan, dan lingkar kepalanya, data diplot di kurva pertumbuhan yang sesuai agar dapat dinilai keadaan saat ini. Bisa saja anak memiliki pertumbuhan normal sampai usia tertentu, tetapi terjadi gangguan di usia setelahnya. Misalnya, seorang anak usia satu tahun tergolong gizi baik dengan tinggi badan sesuai usia, tapi kemudian  mengalami infeksi berat sehingga pertumbuhan setelah usia satu tahun terhambat.

Banyak orangtua menganggap, perawakan pendek atau kurus anaknya adalah normal dan dapat dikejar saat mencapai pubertas. Padahal, masa awal kehidupan, terutama 1000 hari pertama kehidupan, adalah masa pertumbuhan paling penting. Keterlambatan penanganan dapat mengakibatkan kesakitan yang menetap.

Kamis, 21 Juli 2016

Radang tenggorokan dan cara mencegahnya

Radang tenggorokan

Penyakit Radang Tenggorokan Bisa Menyebabkan Jantung Rematik

Radang tenggorokan, sepertinya telah menjadi penyakit yang umum didengar para orangtua karena sering dialami oleh anak-anak. Akan tetapi, jangan sepelekan radang tenggorokan! Ada satu jenis yang dampaknya bisa sampai menyebabkan penyakit jantung rematik alias kebocoran katup jantung.
Saat anak-anak masih kecil, seringkali mereka mengalami sakit yang setelah diperiksa ternyata adalah radang tenggorokan. Penyakit itu dianggap umum dan lumrah sehingga seringkali disepelekan atau pengobatannya tidak dilakukan secara tuntas.

Padahal, ada satu jenis radang tonggorokan yang dampaknya membahayakan kondisi jantung anak-anak. Jika radang tenggorokan itu disepelekan, dampaknya akan terasa beberapa tahun kemudian saat anak-anak memasuki usia produktif. Penyakit jantung rematik diawali penyakit radang tenggorokan yang dialami saat usia anak-anak yang pengobatannya tidak tuntas. Penyakit jantung rematik terjadi karena demam rematik. Demam rematik terjadi karena radang tenggorokan. Radang tenggorokannya yang disebabkan oleh bakteri jenis streptococcus grup A.

Oleh karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan ketika anak-anak terkena radang tenggorokan yang disebabkan bakteri tersebut. Bila radang tenggorokan tidak diterapi dengan pengobatan yang adekuat, radang di tenggorokan bisa saja terasa membaik, tetapi peradangan sebenarnya terus berjalan. Peradangan itu biasanya berjalan ke jantung, sendi berupa nyeri, kulit yang mengalami ruam, dan otak yang menimbulkan gerakan yang tak terkendali atau chorea. Saat organ lain bisa sembuh dengan cepat, peradangan di jantung cenderung menetap dan mengena ke katup jantung.

Katup jantung bisa bocor. Katup itu seperti pintu yang memompa aliran darah keluar dan menahan aliran darah supaya tidak kembali ke serambi jantung. Biasanya yang terkena katup sebelah kiri, padahal bagian kiri itu penting sekali untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bila katup bocor, jantung akan lebih capek bekerjanya dan darah tidak terpompa. Lama-lama jantung juga bisa membengkak.

Dari kasus selama ini, radang tenggorokan jenis tersebut paling banyak terjadi ketika anak-anak berusia 7-8 tahun, meskipun ada yang masih mengalaminya ketika umur 12 tahun. Bila radang tenggorokan dibiarkan, demam rematik akan terjadi dalam kurun waktu 3 minggu sampai 6 bulan kemudian. Bila dibiarkan juga, jantung rematik itu terasa dampaknya kurang lebih lima tahun kemudian.

Tanda-tanda
Tanda-tanda penyakit radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri adalah adanya demam yang tidak terlalu tinggi, sakit saat menelan, dan nyeri pada kelenjar. Radang tenggorokan yang disebabkan bakteri tidak menyebabkan batuk atau pilek yang hebat. Demam rematik ditandai suhu badan yang berada di atas 38 derajat Celcius. Anak akan mengalami nyeri yang umumnya di sendi-sendi besar dan berpindah-pindah. Bisa pula terlihat tanda seperti ruam di kulit dan munculnya gerakan chorea.

Jantung rematik terlihat saat anak usia belasan tahun atau 20-an tahun. Kelihatan kurus, sering merasa sesak saat beraktivitas, dan cepat capek. Padahal, itu usia produktif, anak akan sering bolos sekoah, dan kalau sudah berusia 20-an tahun jadi kurang produktif bekerja. Titik krusial tahapan penyakit itu adalah saat terjadi radang tenggorokan. Bila dibiarkan dan sudah terjadi demam rematik, prosesnya akan bergerak maju ke jantung rematik tanpa bisa mundur lagi.

Cara pencegahan
Meskipun belum ada vaksinasinya, penyakit ini bisa dicegah. Pertama kali tentu saja mencegah terjadinya radang tenggorokan akibat bakteri tersebut. Pencegahannya harus dari dalam diri seperti nutrisi yang baik untuk kekebalan tubuh serta dari luar diri dengan lingkungan perumahan yang sehat. Pencegahan harus dengan hal mendasar seperti lingkungan perumahan yang layak. Lingkungan memang juga menjadi transmisi penularan dan penyebaran kuman. Setiap rumah harus memiliki sanitasi yang baik, air bersih, sirkulasi udara yang baik, dan pencahayaan yang baik.

Namun, bila akhirnya anak terkena radang tenggorokan karena bakteri jenis streptococcus grup A, lakukan pencegahan supaya tidak sampai mengalami demam rematik. Caranya dengan melakukan pengobatan yang adekuat atau tepat dan tuntas.
  • Antibiotik harus habis diminum selama 10 hari. Jangan berhenti di hari ke tiga hanya karena sudah merasa membaik. Bila tidak, kuman masih akan tetap hidup dan melanjutkan peradangan yang menjalar hingga ke jantung.
  • Ikuti saran dokter saat dianjurkan agar kembali memeriksakan diri beberapa hari kemudian.
  • Bila sudah telanjur kena demam rematik, harus lebih disiplin melakukan pengobatan supaya kerusakan katup jantung bisa dicegah. Waktunya tidak sebentar karena untuk demam rematik yang ringan saja memerlukan pengobatan selama lima tahun.
Jangan disepelekan di awal sampai akhirnya datang ke dokter saat katup sudah bocor. Bisa saja operasi ganti katup mekanik, tapi itu pun tidak menyelesaikan masalah secara tuntas karena harus mengonsumsi obat seumur hidup dan biayanya mahal.

Selasa, 19 Juli 2016

Kaji ulang waktu penggunaan gadget pada anak

Anak bermain gadget
Saat di sekolah dan di rumah tentunya para pendidik (guru dan orangtua) memiliki beragam cara untuk terus mengasah memori anak. Tumbuh kembang anak tak hanya secara fisik, tetapi keadaan mental emosi dan memorinya ikut berkembang. Anak dengan usia 6-12 tahun sedang mengalami puncak keingintahuan terhadap suatu hal. Oleh karena itu, orangtua di rumah dan guru di sekolah perlu memberikan pendamping dengan cara yang menyenangkan dan menghargai keunikan anak.

Memasuki era digital ini tentunya membuat orangtua mengkhawatirkan kegiatan anaknya selama memegang gadget. The American Academy of Pediatrics memiliki kebijakan untuk mencegah penggunaan gadget pada anak di bawah 6 tahun, juga membatasi waktu penggunaan gadget pada anak di atas 6 tahun, yaitu 2 jam sehari. Berkembangnya teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan sehari-hari. Diperlukan pembatasan waktu untuk anak-anak dalam menggunakan gadgetnya. Pembatasan waktu itu berlaku apabila anak anda menggunakan gawai untuk kentingan liburan, bukan kewajiban memahami pelajaran.

Kebijakan tersebut mengungkapkan lebih lanjut mengenai sisi perlindungan dan pencegahan. Penggunaan gadget untuk anak-anak di bawah 5 tahun tidak memiliki manfaat, justru dikhawatirkan memiliki bahaya. Apalagi bila digunakan oleh anak-anak yang sedang dalam masa belajar sekaligus berkembang lewat interaksi langsung antarmanusia. Hal itu akan menyebabkan anak-anak merasa bahwa teknologi adalah sesuatu yang penting bagi kehidupan mereka. Misalnya, ketika mereka harus terpisah dari orangtuanya yang sedang tugas belajar di kota lain atau menghubungi neneknya di tempat yang jauh, video call adalah pilihan. Padahal, anak-anak di bawah umur memerlukan kontak dan interaksi langsung dengan manusia. Dikhawatirkan teknologi justru akan membuat anak tidak lagi memedulikan hal di sekitarnya.

Meskipun begitu, ada pendapat lain mengenai penggunaan gawai. Menurut Dimitri Christakis, teknologi bisa digunakan sebagai bahan pendidik yang berkualitas bagi anak-anak. Ia melanjutkan, apa yang harus ditekankan adalah orangtua perlu memastikan anak-anak mereka mendapatkan waktu penggunaan gadget yang benar. Keluarga perlu membuat waktu offline selama beberapa jam setiap harinya untuk keluarga. Hal itu demi membangun hubungan berkualitas antara satu sama lain dalam keluarga ataupun dengan orang lain.

Untuk masa pertumbuhan anak dengan pikiran yang terus berkembang, anak harus mengetahui kegunaan dari apa yang mereka pelajari. Anak akan lebih mudah ingat karena ia bisa merelasikan ilmu yang ia pelajari di kehidupan sehari-hari. Salah satu mata pelajaran yang berhubungan dengan perkembangan anak ialah physical and social education. Materi psikologis yang dipelajari meliputi learning style and how to remember something yang bermanfaat untuk anak menjadi individu yang lebih kreatif dan mudah dalam mengingat sesuatu. Maksud mata pelajaran tersebut agar anak dapat mengingat sesuatu hal dengan mudah. Misalnya, membuat singkatan seperti mejikuhibiniu (singkatan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu). Dengan cara itu, anak akan lebih kreatif di masa perkembangannya.

Hubungan ilmu yang anak pelajari dalam kehidupan sehari-hari relevan dengan beberapa ide utama dari Montessori, yaitu memperlakukan anak dengan hormat, berperan sebagai fasilitator, serta mempersiapkan lingkungan yang mendukung kegiatan anak dan sesuai kebutuhannya. Selain itu, Montessori menerapkan pendekatan ketika anak sebisa mungkin mengoreksi kesalahan yang ia buat sendiri, memberi kesempatan anak untuk bekerja sesuai dengan ritme anak tersebut, juga mengobservasi kapan anak siap untuk mempelajari hal baru.

Setiap orangtua tentunya memiliki pola bimbingan sendiri yang dirasa tepat untuk membesarkan anak-anak mereka. Berbeda dengan orangtua di generasi-generasi sebelumnya, orangtua masa kini tak hanya mendapatkan pengalaman mereka dari orangtua mereka sebelumnya, tetapi juga dari berbagai sumber informasi lain, seperti buku, media, dan tentunya dokter, psikolog, juga ahli pendidikan anak (paedagog). Hal itulah yang kemudian membuat orangtua mulai menyadari ada berbagai bentuk bimbingan yang bisa mereka pilih, pelajari, kemudian terapkan. Salah satunya adalah pola pengasuhan (Attachment parenting).

Attachment parenting adalah suatu cara membimbing anak yang memfokuskan pada menjaga hubungan harmoni yang dibangun orangtua dengan anaknya. Menjaga hubungan emosional dengan anak dipandang sebagai cara yang ideal untuk membesarkan anak agar merasa aman, mandiri, dan berempati. Para pendukung metode dan filosofi ini, termasuk salah satu di antaranya adalah William Sears. Ia menyimpulkan bahwa ikatan kepercayaan serta rasa aman antara anak dan orangtuanya akan membentuk dasar kuat bagi hubungan anak dan kemandirian mereka ketika tumbuh dewasa. Attachment parenting adalah pendekatan teori keterikatan dari John Bowlby. Teori keterikatan mengatakan bahwa anak secara naluriah membutuhkan kedekatan kepada "figur kelekatan" yang terjamin atau aman. Kelekatan itu penting bagi anak untuk merasa aman secara emosional.

Dasar pemikiran pola pengasuhan tersebut menunjukan bahwa anak belajar untuk memercayai dan berkembang ketika kebutuhan mereka diberikan oleh orangtuanya secara konsisten pada usia awal. Anak-anak yang tidak pernah mengalami keterikatan ini pada awal-awal usianya, tidak mampu membentuk hubungan keterikatan yang sehat nantinya. Mereka menjadi lebih tidak merasa aman, kurang empati, dan dalam beberapa kasus ekstrem, memiliki gangguan keterikatan dan temperamen.

Jadi, pola pengasuh merupakan komitmen besar dan merupakan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh ibu saja. Anak membutuhkan kasih sayang sama besarnya dari Ayah, bersama kenyamanan dan kesenangan yang hanya bisa diberikan Ayah. Ayah juga bisa membimbing anak dengan cara  mencintai dan mendukung ibunya karena pola pengasuhan tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan dari Ayah.

Senin, 18 Juli 2016

Kehadiran dan kisah dibalik terciptanya pokemon go

Game Pokemon Go

Permainan Pokemon Go memang telah menjadi fenomena tersendiri. Sudah banyak kisah, entah yang memukau atau membuat kita mengernyitkan dahi, yang mewarnai perjalanan Pokemon Go yang baru dirilis di iOS dan Android pada 6 juli lalu. Kesuksesan yang diraih Niantic Labs, perusahaan yang pada akhirnya mengembangkan Pokemon Go, bukan kesuksesan yang terjadi seketika. Pendiri Niantic, John Hanke, adalah pokemaster yang menghadirkannya ke dunia dan menjadikannya sukses setelah dikembangkan selama 20 tahun. Dilansir dari hasil wawancara dengan Time, Hanke mengatakan, dalam sepekan terakhir ia merasa semakin terpacu adrenalinya. "Kami sebenarnya sedikit khawatir, tapi juga tidak percaya dan takjub pada waktu yang bersamaan," ucapnya.

Ia mengatakan, mereka tentu saja memang merencanakan kesuksesan saat meluncurkan aplikasi permainan itu. Mereka juga telah menyiapkan infrastruktur yang memadai. Meski begitu, dengan jujur ia mengatakan, kegembiraannya terasa meluap-luap melihat respon masyarakat. "Kami tidak mengira dengan begitu banyaknya orang yang tertarik dengan Pokemon Go, kebanyakan memainkannya, dan durasi waktu mereka bermain. Itu benar-benar mengejutkan kami. Kami berpikir permainan ini akan populer, tapi tidak mengira akan sebesar ini kehebohannya," tuturnya.

Kehebohan permainan yang menggunakan teknologi augmented reality (AR) atau realitas tertambah itu memang kenyataannya telah mengubah gaya hidup masyarakat di dunia nyata. Apalagi, sejak era digital berkembang, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruang sehingga kurang memperhatikan lingkungan. Hal itulah yang dipikirkan Hanke. Meskipun cara bermain Pokemon Go bukanlah suatu yang baru, ia ingin masyarakat kembali bisa melakukan suatu hal secara bersama-sama, seakan membuat masyarakat menemukan alasan untuk keluar rumah dan bersosialisasi dengan orang lain. Apalagi, karena itu sebuah permainan, ada rasa senang di pengunjung hari.

Meskipun begitu, semua itu bukanlah kesuksesan yang ditempuh singkat, melainkan sudah dirintis sejak 1996 ketika Hanke masih menjadi mahasiswa. Saat itu ia menjadi pendamping untuk mengkreasikan permainan online yang dimainkan banyak orang yang diberi nama Meridian 59. Dia menjual permainan itu ke 3DO untuk melanjutkan hasrat terbesarnya yaitu untuk memetakan dunia, seperti dilansir dari storypick.

Pada tahun 2000, Hanke meluncurkan Keyhole untuk menghubungkan peta dengan fotografi aerial. Saat itulah dia menciptakan sarana online pertama yang memetakan dunia yang terkoneksi dengan GPS 3D. Lalu, pada 2004, Google membeli Keyhole itu. Dengan bantuannya, Keyhole itu pun dikreasikan menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai Google Earth. Saat itulah, Hanke memutuskan ingin menciptakan permainan berbasis GPS.

Pada 2004-2010, Hanke bergabung dalam tim Google Geo yang akhirnya menciptakan Google Maps dan Google Street View. Pada masa itu pulalah ia mengumpulkan tim yang membantunya mengkreasikan Pokemon Go. Lalu, pada tahun 2010, ia meluncurkan Niantic Labs yang awalnya didanai oleh Google. Perusahaan itu didirikan untuk  menciptakan permainan yang memanfaatkan peta. Nama Niantic berasal dari nama sebuah kapal. Pada 2012, Hanke menciptakan permainan pertama yang diproduksi Niantic yang diberi nama Ingress. "Aktivitas dalam permainan itu dilakukan di atas dunia nyata dan di layar telefon genggam kita. Inspirasinya berasal dari hal yang biasa saya lakukan, yaitu berkhayal tentang berbagai hal ketika dalam perjalanan pergi pulang dari ke Google," ucapnya.

Google dan Pokemon Company kemudian bekerja sama untuk kegiatan April Mop pada 2014. Saat itu, masyarakat bisa mencari karakter pokemon di Google Maps dan kemudian menjadi viral. Hanke kemudian berpikir untuk membuat permainannya. Sejak itu, dia mulai serius menciptakan Pokemon Go dan menciptakan titik lokasi pertemuan yang telah ada dari para pemain Ingress. Titik temu yang paling populer dipilih menjadi pokestop dan gym di peta Pokemon Go.

Dalam kurun waktu Desember 2015 sampai Februari 2016, ia mengumpulkan dana dari Google, Nintendo, dan Pokemon Company sampai 25 juta dollar AS. Pokemon Go kemudian diluncurkan pada 6 juli 2016 di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Tetapi, kehebohannya merambah ke banyak negara, termasuk Indonesia. Harga sama Nintendo pun meningkat menjadi 12 miliar dollar AS. Pembelian aplikasi itu setiap harinya juga bisa mengeruk penghasilan 2 juta dollar AS. Tidak heran bila Hanke merasa adrenalinnya terus terpacu.

Senin, 11 Juli 2016

3 Tips cerdas kelola waktu saat kuliah

Mahasiswa

Menuntut ilmu adalah kewajiban umat manusia, walaupun sampai ke negri cina. Maka dari itu, tuntutlah ilmu sampai akhir hayat tiba. Menuntut ilmu dari masih SD, SMP, SMA, dan sampai ke perguruan tinggi merupakan kewajiban manusia. Terutama di dunia perkuliahan yang memerlukan proses panjang untuk mencapai cita-cita. Dunia perkuliahan memberikan kebebasan lebih dibandingkan masa SMA. Namun, di balik kebebasan tersebut terkandung tanggung jawab. Mahasiswa dituntut lebih dewasa dalam mengatur waktu belajar dan aktivitas lainnya. Selagi menjadi mahasiswa, ada sejumlah peluang yang bisa anda coba.

Pertama, temukan passion. Pilihan jurusan atau program studi tentunya sudah dipertimbangkan matang sebelumnya. Selain itu, anda bisa menggali kemampuan lainnya selama kuliah. Sebagai contoh, jika anda tertarik dengan dunia fotografi, bergabunglah dengan unit kegiatan mahasiswa di bidang fotografi.

Kedua, tantang diri sendiri. Sebagian kampus hanya mengakomodasi semester pendek khusus untuk mahasiswa yang mengulang mata kuliah tertentu. Mengingat masa kosong liburan semester cukup panjang, lebih baik asah kemampuan diri dan carilah tantangan baru. Misalnya, ikutilah seminar dan workshop di kampus sendiri atau kampus lain.

Alternatif lainnya adalah mengikuti kompetisi antar mahasiswa, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Mengikuti aktivitas kemahasiswaan akan membuka ruang pergaulan menjadi lebih luas. Tukar pengalaman dan informasi dengan mahasiswa dari program studi yang berbeda atau dari perguruan tinggi lain akan memperkuat jalinan networking. Networking ini akan menjadi modal penting ketika anda memasuki dunia kerja, baik di dunia profesional maupun bisnis.

Ketiga, manajemen diri. Tidak hanya dalam mengolah waktu. Manajemen diri terkait juga dengan pengerjaan tugas-tugas kuliah. Sebagian tugas kuliah diberikan pada awal semester agar mahasiswa dapat mempersiapkan tugas lebih baik dengan rentang waktu yang lebih panjang. Kerjakan tugas kuliah ini dengan sebaik-baiknya sejak awal semester. Hindari pengerjaan tugas pada akhir semester atau beban belajar dan kuliah akan menumpuk.

Manajemen diri juga terkait dengan hal-hal lain yang menyangkut pengembangan diri sendiri. Contohnya mulai dari hal yang paling sederhana. Ketika memasuki dunia perkuliahan, sebaiknya mahasiswa lebih cermat dalam menata file, menyimpan dokumen perkuliahan, mengerjakan tugas kelompok dengan sungguh-sungguh, mengolah keuangan bulanan, dan merapikan kamar indekos.

Sabtu, 02 Juli 2016

Aneh, didenda karena ajak anak berlibur

Denda
Apa jadinya bila mengajak anak berjalan-jalan di saat belum waktunya liburan sekolah? Berhati-hatilah, karena jangan-jangan orangtua akan kena denda uang karena telah asyik berliburan. Itulah yang terjadi pada Brent Catterson, sorang ayah di Telford, Inggris yang didenda karena mengajak anak laki-lakinya berlibur pada Mei 2016. Ia didenda 60 punds (Rp 1.100.000) akibat mengajak anaknya berwisata ke Majorca, Spanyol.

Penjatuhan denda terhadap orangtua yang mengajak anaknya berlibur bukan yang pertama kali. Akan tetapi, yang unik adalah Brent membayar dendanya secara tunai dengan uang koin. Ia pun menumpahkannya langsung di meja kantor Telford and Wrekin Borough Council. Ia mengambil langkah radikal itu setelah dijatuhi denda karena mengajak anaknya Michael yang berusia 8 tahun berwisata. Padahal, tingkat kehadiran Michael di sekolahnya mencapai 91 persen, seperti dikutip dari Daily Mail.

"Saya tidak menganggap yang saya lakukan salah. Anak saya sudah rutin hadir ke sekolah dan dia hanyalah anak delapan tahun. Dia tidak akan ketinggalan banyak pelajaran dan dia bukannya hendak akan ujian atau apa pun itu. Saya pikir itu tidak akan merugikannya sama sekali," tuturnya.

Selain merasa tidak bersalah, Brent mengatakan bahwa ia mendapatkan perilaku yang tidak baik dari petugas kantor tersebut. Ia sempat menelefon kantor itu dan dijawab dengan sangat arogan. "Oleh karena itu, saya berpikir untuk melakukan sedikit permainan dan saya akan menjadi orang yang tertawa paling akhir," ucap Brent.

Benar saja, petugas yang melihatnya menumpahkan uang koin dari plastik hanya bisa ternganga. Penjatuhan denda bagi orang tua yang mengajak anaknya berlibur bukanlah yang pertama kali. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Inggris pada 2015. Saat itu, Jon Platt menolak untuk membayarnya dan akhirnya memenangi kasusnya setelah dibawa sampai ke tingkat pengadilan tinggi.

Sebelum kasus dendanya, Jon mengajak putrinya yang berusia 7 tahun untuk berlibur ke Disney World, Florida, Amerika Serikat. Demi berlibur, anaknya tidak masuk sekolah selama enam hari. Jon awalnya didenda 60 pounds, namun karena tidak juga membayar maka dilipat gandakan menjadi 120 pounds. Jon mengatakan, seperti dilansir dari The Huffington Post, ia terpaksa membawa anaknya pergi bersama 17 anggota keluarga yang lain karena hanya di tinggal itulah mereka bisa pergi bersama-sama. Ia pun sudah meminta izin ke sekolah, tapi tidak diberikan. Meskipun begitu, ia tetap membawa anaknya berlibur.

Ia memang harus memproses itu dalam persidangan karena dianggap telah melanggar bagian 444 UU Pendidikan di Inggris. UU itu mewajibkan orangtua untuk memastikan bahwa anaknya bersekolah dengan rutin. Namun, Jon beragumentasi bahwa tingkat kehadiran anaknya sebelum dibawa berlibur ke Florida sudah mencapai 100%. Namun, surat izin ke sekolah tetap ditolak. Ia pun beranggapan orangtua harus membuat keputusan untuk keluarganya sendiri.

"Kalau saya membayar dendanya, itu artinya saya mengakui bahwa saya telah melakukan tindak kejahatan. "Itu tidak benar," ucap Jon. Ia pun menambahkan bahwa dia merasa lega bisa memenangkan argumentasi yang telah memberatkan orangtua selama ini.

Berdasarkan laporan BBC, dalam kurun waktu September 2013-Agustus 2014, hampir 64.000 orangtua didenda karena membawa anaknya berlibur. Aturan sanksi itu dikeluarkan Kementrian Pendidikan di Inggris pada 2013. Aturan itu menyebutkan bahwa hanya sekolah yang bisa mengeluarkan izin seorang anak untuk tidak masuk sekolah. Ketidakhadiran hanya boleh disebabkan hal penting seperti anggota keluarga meninggal atau harus menjalani ritual hari raya agamanya.