Alam Semesta

Alam semesta ini sangat luas, banyak miliyaran bintang-bintang di luar angkasa. Ingin sekali menjelajah antar bintang dengan menggunakan pesawat pribadi. Untuk mengetahui ciptaan allah yang maha besar ini

Arsip Info

Rabu, 31 Agustus 2016

Kerugian, upaya mengurangi, dan mencegah rokok

Kerugian merokok
Kerugian orang merokok
Penggunaan tembakau yang terus-menerus menjadi penyebab utama meningkatnya angka morbiditas atau kesakitan dan mortalitas atau kematian. Penggunaan tembakau pada umumnya dimulai sejak usia remaja dan dengan cepat berkembang menjadi kecanduan (nicotine use disorder). Rokok merupakan produk tembakau yang paling umum meskipun akhir-akhir ini tidak jarang digunakan rokok elektrik dan smokeless oral tobacco.

Kerugian merokok, 44% dari mereka yang menderita gangguan jiwa atau mental disorder dan penggunaan zat termasuk alkohol atau substance use juga kecanduan nikotin (rokok). Di Indonesia, satu dari lima orang yang usianya lebih dari 18 tahun adalah perokok. Jadi, jumlah perokok di Indonesia diperkirakan 35 juta orang. Angka ini dari tahun ke tahun tidak pernah menurun.

Dilansir dari koran pikiran rakyat, kerugian dari merokok dapat terlihat dari fakta berikut; lebih kurang 50% perokok akan meninggal dunia disebabkan penyakit yang berhubungan dengan nikotin. Dibandingkan yang bukan perokok, risiko untuk kematian (premature mortality) signifikan lebih tinggi meski hanya menghisap 1-4 batang perhari. Penyebab utama kematian karena rokok  adalah karena penyakit jantung, paru-paru, dan kanker.

Nikotin atau rokok memiliki sifat adiksi yang kuat (high addictive drugs); 60% pasien yang sembuh dari serangan jantung (myocard infark) kembali merokok, 50% pasien yang sudah laryngectomy kembali merokok, 50% pasien yang sudah melakukan pneumonectomy kembali merokok, dan 80% dari perempuan perokok tidak berhenti merokok pada masa kehamilan. Menghentikan kebiasaan merokok akan menurunkan risiko premature death, meningkatkan kualitas hidup, menabung uang, merasa lebih sehat dan lebih mampu menyelesaikan tugas (performance).

Upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi agar berhenti merokok:
- Semua layanan kesehatan dan layanan kesehatan jiwa melakukan deteksi penggunaan rokok.
- Beri advis agar mereka mau menghentikan penggunaan rokok.
- Buat rencana terapi untuk ketergantungan rokok. Jenis terapi berdasarkan evidence base antara lain motivational interviewing, intervensi psikososial, dan pengobatan medikamentosa akan memberi hasil yang memuaskan terlebih bila menggunakan sumber daya masyarakat.

Masalahnya adalah sebagian besar tenaga medik dan paramedik yang ada di layanan primer dan di rumah sakit belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kasus-kasus adiksi, termasuk adiksi nikotin (rokok). Hal itu menimbulkan kesenjangan antara besarnya jumlah masyarakat yang membutuhkan layanan adiksi rokok dengan terbatasnya sumber daya manusia di bidang adiksi rokok. Diperlukan upaya mengurangi kesenjangan tersebut dengan melatih melalui Short course adiksi bagi tenaga medik dan paramedik agar mereka dapat menangani kasus-kasus adiksi rokok secara profesional.

Selain itu, dengan pengembangan sistem kesehatan masyarakat yang terintegrasi dengan layanan kesehatan dan sistem lain, seperti sekolah atau kampus bebas rokok, merokok di tempat kerja diberi sanksi, meningkatkan biaya tinggi untuk cukai rokok, atau melakukan demoralisasi pada perokok.

Mencegah merokok
Untuk mencegah anak dan remaja tidak menggunakan rokok dapat dengan mengembangkan apa yang disebut life skill education atau melatih keterampilan hidup di lingkungan sekolah bagi bapak dan ibu guru (sebagai tutor) dan murid-murid di sekolah masing-masing. Upaya itu pun memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diperoleh melalui pelatihan atau short course. Hal ini pun belum dilakukan.

Sebenarnya, semua mungkin dilakukan bila pemerintah sebagai pemilik dana dan sumber kekuasaan punya niat melakukannya. Ilmunya ada, tenaga ahlinya banyak, dan mereka semuanya mampu, tinggal niatnya saja.

Selasa, 30 Agustus 2016

Kesaksian menyedihkan mantan pecandu rokok

Merokok
Mantan perokok aktif atau mereka yang berhenti merokok sering kali menjadi saksi hidup betapa membahayakannya rokok itu bagi kesehatan. Salah satunya adalah Shane Todd, yang dengan menyedihkan akhirnya meninggal dunia di usia 49 tahun karena penyakit kanker dan komplikasinya. Pada pertengahan agustus 2016, kabar duka datang dari keluarga Shane Todd, seorang yang wajahnya familier di lingkungan Centers for Disease Control and Prevention. Mantan perokok itu aktif mengampanyekan "Tips dari Mantan Prokok" dan meninggal dunia.

Dikutip dari koran pikiran rakyat, Todd adalah perokok aktif yang mulai merokok sejak berusia 18 tahun. Kebiasaan buruknya itu mengakibatkan dia mengidap penyakit kanker tenggorokan yang terdiagnosis sejak usianya masih 34 tahun. Penyakitnya itu pun menjadi materi kampanye yang ingin mengubah kesadaran para perokok untuk menghentikan kebiasaan buruknya.

Dalam kilas balik kehidupannya, wajah Todd muncul pada kampanye di iklan televisi yang disiarkan secara nasional. Ia menjelaskan operasi yang sudah dijalani akibat terkena kanker tenggorokan. Operasi itu meliputi tindakan memindahkan kotak suaranya dan bagian dari esofagusnya. Operasi itu meninggalkan jejak berupa lubang di lehernya yang disebut stoma. Pada iklan kampanyenya itulah dia menjelaskan bagaimana saat dia harus membungkukkan badan tapi badan tidak boleh bengkok. Dia pun tidak boleh menggunakan cat semprot.

"Seluruh keluarga saya merokok. Orang tua saya merokok, dan sampai saya mengalami sakit tidak ada yang memiliki masalah karena itu," kata Todd pada 2013 saat diwawancarai CDC. Ia pun jujur mengaku bahwa tidak pernah berpikir akan memiliki masalah akibat rokok. Ia pun tersadar bahwa anggapannya itu salah.

Kampanye yang melibatkan Todd itu diluncurkan pada 2012 di berbagai media iklan. Kampanye itu digalakkan melalui delapan iklan televisi, tujuh iklan radio, tujuh iklan media cetak, lima iklan  billboard, dan iklan di berbagai halte bus. Selain Todd, ada dua mantan perokok lainnya yang berpartisipasi dalam kampanye itu. Keduanya adalah Terrie Hall dan Rosemary V Hernandez, yang sudah lebih dulu meninggal dunia akibat kanker.

Kampanye sejenis juga melibatkan partisipan lain, yaitu Nathan Moose dan Bill Busse. Keduanya pun sudah meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang berhubungan dengan merokok dan paparan rokok kepada perokok pasif. Setelah mengetahui kematian Todd, Direktur CDC, Tom Frieden, menyamnpaikan kesan yang mendalam terhadapnya. Ia mengatakan, Tood merasa bangga kepada dirinya sendiri karena kampanyenya bisa memberikan pengaruh baik.

"Dia bangga pada kampanyenya dan peranannya untuk menyukseskan kampanye itu. Karena dia mengetahui bisa mengubah hidup orang lain," katanya.

Data CDC menyebutkan, para perokok memiliki kemungkinan lebih besar 30 kali lipat untuk mengidap kanker paru-paru dan meninggal dunia karenanya. Di Amerika Serikat, lebih dari 7.300 perokok pasif kehilangan nyawa akibat kanker paru-paru setiap tahunnya.

Di AS, jumlah perokok sebenarnya sudah berkurang dan terus menurun. Hasil survei tahun lalu dari National Health Interview Survey menunjukkan, jumlah perokok usia dewasa kurang dari 15%. Namun, masih ada 40 juta orang yang merokok meskipun rokok sudah membunuh lebih dari 480 ribu orang setiap tahun.

Saat mantan perokok yang mengampanyekan stop merokok sudah meninggal dunia karena kanker, bukan hanya kisah hidupnya yang bisa menjadi contoh betapa rokok itu berbahaya. Kisah kematian pun seharusnya menjadi pelajaran bagi perokok tanpa lebih dulu harus mengalami apa yang Todd alami.

Senin, 29 Agustus 2016

Bahaya kanker serviks & cegah melalui deteksi dini

Kanker serviks
Peristiwa penting sebanyak 37.275 perempuan yang tersebar di seluruh Indonesia secara serempak menjalani pemeriksaan deteksi dini kanker leher leher rahim (serviks). Dari jumlah tersebut, 27.000 perempuan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA (Inspeksi visual asam asetat) dan sisanya, 10.275 perempuan, menjalani pemeriksaan pap smear. Deteksi dini kanker serviks dilakukan di 1.558 titik pelayanan.

Dilansir dari koran pikiran rakyat, kanker serviks masih menjadi salah satu masalah pada bidang kesehatan. Penyakit tersebut sering menyerang perempuan, bahkan masih menjadi penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang perempuan. Jumlah kasus kanker serviks terhitung dari Januari-Juni 2016 pada pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 45.006 kasus dengan total biaya sekitar Rp 33, 4 miliar. Sementara di tingkat rawat inap ada 9.381 kasus dengan total biaya sekitar Rp 51,3 miliar.

Penyakit kanker serviks merupakan penyakit yang menyerang mulut rahim. Rahim wanita terdiri atas mulut rahim, badan rahim, dan indung telur namanya kista. Sementara bila menyerang badan rahim dikatakan miom. Kanker serviks termasuk penyakit yang menyerang mulut rahim. Jadi, ada perbedaan antara miom, kista, dan kanker serviks. Kanker serviks terjadi ketika sel serviks tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Pertumbuhan dari sel serviks itu akan membentuk satu massa jaringan yang disebut tumor. Sifatnya bisa jinak atau ganas. Dikatakan kanker serviks bila sifat dari tumor itu ganas.

Penyakit kanker serviks disebabkan infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Virus tersebut dapat ditularkan melalui berbagai cara, tetapi risiko terbesar untuk terjangkit penyakit kanker serviks melalui hubungan seksual yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan (multipartner seksual). Risiko terkena kanker serviks juga terjadi bila melakukan hubungan seksual pada usia dini, pemakaian alat kontrasepsi yang tidak steril, dan penggunaan celana dalam secara bersamaan.

Kanker serviks menyerang usia produktif
Penyakit kanker serviks banyak menyerang wanita usia produktif, 25-55 tahun. Akan tetapi, pada beberapa kasus, penyakit tersebut mengenai perempuan usia muda. Ditemukan kasus kanker serviks pada perempuan berusia 22 tahun. Pasien diketahui sudah aktif secara seksual. Penderita kanker serviks biasanya datang ke sarana pelayanan kesehatan sudah dalam stadium lanjut, yaitu stadium III dan IV.

Pengobatan yang harus dilakukan menjadi lebih susah dan berat serta membutuhkan biaya tidak sedikit. Angka harapan hidup secara medis pada penderita kanker serviks stadium lanjut, rendah umurnya cenderung lebih pendek. Beberapa gejala yang ditemukan pada penderita kanker serviks, antara lain mengalami keputihan setiap hari dan berlangsung lebih dari satu bulan. Terjadi perdarahan setelah melakukan hubungan seksual, nyeri pinggul, dan penurunan berat badan.

Cairan yang keluar berwarna kuning kehijauan, berbau tajam, dan terasa gatal. Sebenarnya, gejala keputihan itu normal bila tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Itu terjadi sebelum dan sesudah menstruasi. Kecapaian juga bisa menyebabkan keputihan, tapi dengan istirahat cukup, makan vitamin, dan minum obat biasanya sembuh. Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan mencegah agar tidak terinfeksi HPV. Oleh karena itu, faktor risiko juga harus diminimalkan, seperti tidak berganti-ganti pasangan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual pada usia dini.

Cegah kanker serviks melalui deteksi dini
Kanker serviks termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui deteksi dini. Ada berbagai cara untuk mendeteksi dini kanker serviks. Dua diantaranya melalui pemeriksaan pap smear dan IVA (inspeksi visual asam asetat). Wanita yang sudah menikah atau aktif secara seksual diharapkan melakukan deteksi dini melalui kedua cara tersebut. Kita cegah bila wanita terinfeksi HPV jangan sampai jatuh pada kanker melalui deteksi dini.

Deteksi dini dengan cara IVA dilakukan untuk melihat apakah terjadi perubahan pada dinding mulut rahim. Bila terjadi perubahan pada dinding mulut rahim, itu merupakan tanda-tanda prakanker. Saat itulah perlu diobati sehingga tidak jatuh pada stadium kanker.

Perempuan berusia di atas 35 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali. Begitu juga perempuan yang berganti-ganti pasangan seksual. Bila dalam pemeriksaan pap smear berturut-turut selama tiga kali hasilnya negatif maka pemeriksaan pap smear dilakukan setiap 2-3 tahun. Konsultasikan ke dokter bila hasil pemeriksaan pap smear tidak normal.

Jumat, 26 Agustus 2016

Cerita seseorang tentang manfaat minum jus

Jus buah-buahan

Terapi Minum Jus

Banyak kebaikan didapat dari setiap tegukan jus buah atau sayuran yang dikonsumsi rutin setiap hari. Jus juga dipercaya bisa menjadi mood booster atau meningkatkan semangat dalam menjalani rutinitas harian. Kandungan gizi dan nutrisi melimpah dari segelas jus segar berdampak baik bagi kinerja organ-organ tubuh. Sudah banyak orang mengetahui khasiat baik dari jus. Meski masih ada juga mereka yang belum mengetahuinya. Mereka sudah merasakan sendiri kebaikan jus, merasa kurang lengkap membuka hari tanpa segelas jus segar.

Ine (50th), misalnya, lebih dari 16 tahun sudah ia memasukan jus pada susunan menu makan hariannya. Padahal, awal-awalnya, ia mengenal jus karena mengidap penyakit maag yang kerap mengganggu. "Sekitar 2004, kakak saya sempat sakit dan alhamdulillah diberikan kesembuhan setelah berikhtiar dengan terapi jus. Awalnya, saya tidak tertarik, tetapi setelah mengetahui bahwa kita sendiri yang memilih dan membeli bahan serta membuat jusnya, saya mau mencoba," ujarnya.

Setelah berkonsultasi kepada terapis, Ine kemudian diberikan resep untuk membuat jus yang harus diminumnya setiap hari. Setelah pulih dari sakit maagnya, ia justru ketagihan dan jadi tidak bisa berhenti mengonsumsi jus. Sekarang menurut Ine, setiap ada keluhan sedikit, sebelum memilih obat-obatan, ia mencoba dengan terapi jus terlebih dahulu. Dari pengalamannya, jus yang ia konsumsi selama ini membantunya tetap fit dan tak gampang sakit-sakitan.

Kabar baiknya, kebiasaan membuat jus di rumah menular hingga ke suami dan kedua anaknya. "Jadi, mereka sudah biasa dengan rasa jus malah yang sayur-sayuran juga. Kan biasanya yang favorit itu jus buah-buahan. Nah, karena saya rutin ngejus sayuran, mereka jadi bisa. Udah enggak terasa pahang lagi," ujarnya. Cerita lain bergulir di bibir Dewi Gilang (42 th). Ia tengah berkumpul bersama teman-teman lamanya. Ia mengalami sendiri khasiat dari terapi jus yang dimulainya sejak juni 2016.

Sebelumnya, kata Dewi, ia kerap merasakan nyeri kepala hebat hingga sulit bergerak. Saat tidur pun terasa menyiksa. Menurut diagnosis dokter, ia mengalami kebocoran pada lambungnya serta penipisan kandung kemih. Dewi telah mendapatkan berbagai penanganan medis sejak saat itu. Suatu hari, muncul informasi ada obat yang cocok untuk sakit yang diderita Dewi. Namun, obat itu cukup sulit di dapat serta harganya mahal. "Obatnya berupa injeksi. Satu kali suntik sekitar Rp 2 juta, saya harus pakai dua kali sehari. Agak berat rasanya," tuturnya.

Karena ingin terus berupaya. Dewi mendapat kabar mengenai terapi jus. Kabar itu diperoleh dari adiknya sendiri. Dian, yang pernah merasakan sendiri dampak baik rutin meminum jus. Tahun 2010 lalu, Dian pernah mengunjungi terapis jus di sekitar jalan Gunungbatu, Kota bandung. Kala itu, lambung Dia bermasalah dan ingin memulihkannya, tetapi dengan cara alami. Berdasarkan penuturan Dian, setelah diperiksa, teraips menyarankan agar ia meminum tiga gelas jus sayur dan buah dengan komposisi tertentu selama empat hari. Selama itu pula ia diberikan pantangan makanan agar khasiat nutrisi sayur dan buah dalam jus bisa diserap optimal.

"Setelah rajin minum jus, lambung saya membaik, tidak terasa nyeri, dan tidak timbul keluhan lagi. Akan tetapi, setelahnya saya jadi 'nakal' lagi, makan sembarangan, hingga sakit lambung datang lagi. Akhirnya coba rutin ngejus lagi setelah kakak minta diantar untuk mencoba terapi jus ini," tuturnya.

Ketagihan

Setelah bertemu dengan terapis, Dewi pun mempraktikkan resep jus yang diberikan. Hasilnya terasa di hari pertama setelah mencoba. Pencernaan menjadi lebih lancar dan tidur bisa lebih nyenyak. "Jadi, sepertinya kandungan jus telah membantu tubuh saya mengeluarkan racun. Hasilnya, feses hitam pekat. Jadi lebih sering buang air kecil juga, tapi jika sebelumnya sering terasa perih, sekarang semakin berkurang," kata Dewi.

Soal rasa jus, ia tidak mempermasalahkannya. "Enak kok karena setiap kali minum jus ada penggunaan wortel. Itu membantu rasa jus jadi lebih terasa manis," ucapnya.

Setelah empat hari "wajib" minum jus, Dewa ketagihan. Ia merasa ada yang kurang jika sehari saja tidak minum jus. Alhasil, Dewi selalu menyempatkan diri membuat jus untuk keluarga. Plus, ada sisi menarik lainnya. "Sejak ngejus jadi terpikir punya juicer sendiri. Itu jadi menyenangkan kan. Selama ini pakai juicer punya keluarga saja sih," tuturnya.

Menurut dia, jus yang disarankan haruslah bebas dari penambahan air dan bahan lain. Artinya, hanya meminum sari pati dari sayur dan buah-buahan. Oleh karena itu,  alat yang disarankan membuatnya adalah juicer, bukan blender yang biasa dipakai untuk membuat jus. Kini, rutiniras Dewi bertambah. Setiap pagi, sore, dan malam hari, ia harus menyiapkan menu jus. Agar lebih optimal, ia sebisa mungkin mematuhi pantangan makanan seperti daging ayam, ikan laut, soda, atau jeroan. Khusus untuk Dewi, ia dibatasi mengonsumsi beberapa buah-buahan, seperti pisang, jeruk, dan pepaya terkait kondisi kesehatannya.

Ia mengungkapkan, ada beberapa aturan saat minum jus agar lebih berkhasiat optimal. Misalnya, dikonsumsi sebelum makan dan harus dihabiskan kurang dari sepuluh menit setelah jus dibuat. Kebiasaan Dewi membuat jus dan meminumnya terlihat dari kondisi kesehatannya yang membaik. Hal itu kemudian memicu banyak rekan dan kerabatnya mencoba rutin meminum jus. Misalnya, Ahmad (43th), suami Dewi yang sejak memasuki usia 40 tahun terasa sering didatangi penyakit. "Padahal, sejak muda saya termasuk yang jarang sakit. Tapi ketika masuk kepala 4, semua keluhan itu rasanya datang bersamaan. Mulai dari darah tinggi sampai asam urat. Berat badan juga naik sulit dikontrol," tuturnya.

Karena ingin menemani istrinya terapi jus, ia pun mengikutinya. Tak disangka, Ahmad merasa banyak perbaikan dalam tubuhnya. Pusing-pusing, pilek, atau darah tinggi jarang menyapanya lagi. Bahkan, pegal-pegal akibat asam urat sudah jarang terasa sejak dua bulan terakhir. Poin plusnya, berat badan mulai menyeimbangkan diri menuju kadar proporsionalnya. Keinginan menyembuhkan sinusitis juga membuat Wini (42 th) mengikuti jejak Dewi dan Ahmad. Gangguan pernapasan yang selama ini dideritanya dirasa mengganggu sehingga ingin disembuhkan.

"Tertarik karena melihat kondisi Dewi membaik. Lagi pula ini tidak melibatkan bahan kimia, murni buah dan sayur. Setelah dicoba, badan lebih enak. Saya juga jadi terbiasa bikin jus setiap hari," ujarnya.

Kisah lain disampaikan Budi (43th), rekan Dewi lainnya. Di tahun 2003, ia tengah menjalankan banyak proyek sehingga tubuhnya sangat kelelahan. Suatu hari, ia menemukan beberapa bagian tubuh san kakinya membengkak, ditambah kerap mual. Ia langsung mencurigainya sebagai gejala gangguan pada ginjal. "Ternyata benar, ginjal bermasalah. Malah kata dokter, fungsinya sudah tinggal 5%. Saya disarankan cuci darah dua kali seminggu. Tapi saya tidak mau," tuturnya.

Menurut Budi, selain mahal, cuci darah akan membuat tubuhnya semakin lemah dan kurang berdaya. Padahal, dalam kesehariannya, Budi termasuk orang dengan kegiatan segudang. Akhirnya, ia mempelajari ginjal dan permasalahannya. Hingga suatu hari ia mendapat informasi bahwa gangguan pada ginjal bisa terbantu pemulihannya dengan dari pati lobak putih.

"Rasanya sungguh tidak enak, pedas, dan aneh. Tapi saya coba terus. Satu gelas setiap hari. Lobak putih diparut kemudian diperas dan diambil airnya. Selama satu minggu rutin saya minum jus lobak itu. Alhamdulillah, saya diberi kesembuhan," katanya.

Mengkonsumsi jus memang bisa memberi khasiat pada gangguan atau penyakit dalam tubuh. Meski demikian. kesembuhan sejatinya berasal dari Tuhan. "Memang sebaiknya kita berupaya sealami mungkin menjaga kesehatan tubuh. Saya rasa dengan kebiasaan meminum jus ini bisa jadi salah satu upaya membuat tubuh menjadi bugar," katanya.

Rabu, 24 Agustus 2016

11 Olahraga aneh yang pernah ada di olimpiade

Tarik tambang

Kompetisi seru menyebar dalam puluhan cabang olahraga populer yang rutin dipertandingkan nyaris pada setiap edisi Olimpiade. Akan tetapi, barang kali tidak banyak juga orang yang tahu bahwa Olimpiade juga pernah menyuguhkan sejumlah cabang olahraga tidak populer bahkan cenderung dianggap aneh pada edisi-edisi puluhan tahun silam. Dikutip dari koran pikiran rakyat, berikut ini beberapa cabang olahraga aneh yang sempat digelae lalu dihapuskan. Akan tetapi, ada juga yang masih digelar.

1. Menembak dengan target burung merpati hidup
Cabang olahraga ini hanya diadakan sekali sepanjang sejarah Olimpiade, yakni pada 1900 di Paris, Prancis. Selama lomba, sedikit 300 burung terbunuh akibat diterjang peluru. Ceceran darah dan ratusan bangkai merpati yang berjatuhan pun menjadi pemandangan menjijikkan. Karena dianggap keji, satu-satunya cabang olahraga yang pernah melibatkan pembunuhan terhadap hewan tersebut tidak dilanjutkan.

2. Tarik tambang
Kesan olahraga kampung boleh saja melekat pada tarik tambang. Faktanya, aksi dua tim saling menarik hingga salah satu tim terseret bahkan terjatuh itu sempat dilombakan selama Olimpiade tahun 1900 hingga 1920. Bukan hanya itu, tarik tambang juga kabarnya merupakan cabang olahraga pertama yang dimainkan pada Olimpiade 500 tahun Sebelum Masehi.

3. Renang indah tunggal
Generasi masa kini hanya mengetahui cabang olahraga renang indah adalah olahraga tim. Namun, renang indah perseorangan pernah juga digelar sebagai cabang olahraga Olimpiade edisi 1984, 1988, dan 1992 khusus untuk kaum perempuan. Atlet Amerika Tracie Ruiz berhasil meraih medali emas untuk olahraga ini pada 1984. Renang indah berubah menjadi olahraga tim mulai Olimpiade 1996 di Atlanta dan seterusnya sampai sekarang.

4. Renang dengan rintangan
Cabang olahraga ini hanya digelar sekali, yakni pada Olimpiade 1900. Perenang Australia, Frederick Lane berhasil membawa pulang medali emas. Selain berenang, para atlet juga harus memanjat tiang, menyebrangi deretan perahu, sebelum akhirnya berenang kembali di bawah deretan kapal. Pertandingan digelar di Sungai Seine dan para kontestan harus berenang sejauh 200 meter melawan arus sungai.

5. Panjat tali tambang
Aktivitas memanjat tali temali boleh dibilang seperti permainan anak-anak sekolah. Siapa sangka, panjat tali adalah bagian dari delapan cabang olahraga senam pada Olimpiade 1896, 1904, 1906, 1924, dan 1932. Penentuan pemenang pada cabang ini dinilai oleh juri dari kecepatan dan gaya saat memanjat tali secara vertikal dengan tangan kosong tersebut. Nikolaos Andriakopoulos dari Yunani berhasil membawa pulang medali emas pada Olimpiade 1896. Pada Olimpiade 1904, George Eyser, seorang atlet dengan kaki palsu berhasil meraih medali emas.

6. La Canne
Olahraga bela diri asal Perancis ini sangat mirip dengan anggar. Bedanya, pedang yang dipakai untuk bertarung adalah tongkat kayu yang disebut dengan canne. La Canne digelar sebagai cabang olahraga Olimpiade pada 1924.

7. Hoki sepatu roda
Aturan main olahraga ini hampir sama dengan cabang hoki di atas permukaan es. Bedanya, hoki sepatu roda dimainkan di atas lapangan beton dengan bantuan sepatu roda sebagai alat untuk  meluncur. Cabang olahraga ini hanya dimainkan satu kali sebagai bagian Olimpiade, yakni pada edisi 1992. Argentina menjadi tim yang beruntung membawa medali juara untuk selamanya.

8. Duel pistol
Cara mainnya mirip dengan duel tembak dua jagoan di film-film koboi. Namun, duel yang satu ini tidak benar-benar dilakukan dengan saling menembak antar sesama peserta, melainkan menargetkan manekin yang didandani seperti koboi. Cabang olahraga ini menjadi bagian pada edisi 1906 dan 1912.

9. Trampolin
Meloncat-loncat di atas trampolin memang identik dengan aktivitas permainan yang biasa dilakukan anak-anak di halaman rumah mereka. Kenyataannya, trampolin resmi menjadi cabang olahraga Olimpiade mulai tahun 2000, menjadi bagian senam putra dan putri. Presisi, tingkat kesulitan, teknik loncatan, dan kontrol badan menjadi bagian penilaian. Trampolin masih eksis sebagai salah satu cabang olahraga Olimpiade sampai sekarang, termasuk pada Olimpiade Rio.

10. Balap jalan cepat
Pada cabang olahraga ini, peserta harus bisa berjalan secepat mungkin dari lawan-lawannya. Mereka dilarang keras berlari. Artinya, satu telapak kaki harus tetap memijak tanah ketika kaki lain melangkah. Kalau sampai ada satu kaki yang lepas dari permukaan tanah saat melangkah, peserta akan mendapatkan hukuman bahkan berpotensi didiskualifikasi. Balap jalan cepat menjadi bagian cabang olahraga Olimpiade sejak 1994 dan masih dipertandingkan di Rio.

11. Lomba bersepeda 12 jam
Bisa anda bayangkan betapa melelahkannya olahraga ini. Peserta terus-menerus mengayuh pedal sepeda mereka selama 12 jam tanpa berhenti. Olahraga ini sempat menjadi bagian Olimpiade 1896 dan diikuti tujuh peserta. Lomba dimulai pukul 5 pagi hingga 5 sore. Dari ketujuh peserta, hanya Adolf Schmal dan seorang kompetitor yang berhasil mencapai garis finis. Empat lainnya gugur menjelang sore. Adolf Schmal kemudian ditunjuk menjadi juara karena unggul satu lap dari pesaing terdekatnya.

Selasa, 23 Agustus 2016

Berbusana & acuan memilihnya bagi wanita gemuk

Busana
Fashion sering kali diindentikkan dengan sosok yang ideal. Jika perempuan, representasi yang hadir adalah kulit putih, rambut panjang, tubuh langsing, atau tinggi semampai. Padahal, cantik tak melulu demikian. Perempuan bertubuh besar pun bisa tampil cantik dan fashionable. Dengan pilihan busana yang pas dan tentunya rasa nyaman dan percaya diri yang memancar ketika mengenakan pakaian tersebut, penampilan cantik bisa didapat. Ini saatnya setiap orang bisa merdeka berbusana, tak peduli bagaimana postur atau bentuk tubuh yang dimiliki.

Beberapa tahun ke belakang, semakin banyak orang bertubuh besar yang menyadari pentingnya tampil modis dan fashionable. Jika beberapa waktu lalu mereka kesulitan mencari toko atau butik yang bisa mengakomodasi busana yang diinginkan, tak demikian halnya dengan saat ini. Sekarang, orang dengan plus size pun tak ingin kalah gaya. Mereka terus mencari tren terbaru yang bisa diaplikasikan pada busana yang dikenakan.

Busana kasual, biasanya paling banyak dicari karena dikenakan untuk keseharian. Gaya yang banyak dipilih adalah celana stretch dengan atasan yang menutupi perut dan pinggul. Atasan yang banyak dicari, misalnya dengan garis vertikal, kotak-kotak kecil, atau busana polos dengan warna terang. Banyak orang yang bilang kalau orang dengan tubuh besar hanya cocok mengenakan busana berwarna gelap, nyatanya tidak demikian. Mereka justru mencari warna-warni yang colourfull dan terang.

Material yang dipilih untuk busana kasual misalnya katun karena menyerap keringat dan terasa adem saat dikenakan. Sementara, untuk busana formal, dress panjang dengan material sifon ceruti, banyak menjadi pilihan. Yang penting potongan yang dikenakan harus loose, tidak body fit. Jangan lupa untuk menambahkan aksesori seperti kalung cantik untuk menyempurnakan penampilan. Pancaran rasa percaya diri saat mengenakan suatu busana merupakan kunci untuk membuat orang mengenakannya terlihat cantik, bukan bentuk tubuh sang pemakai. Jadi, cintailah badan anda.

Siapa bilang perempuan bertubuh besar atau gemuk tak bisa bergaya seksi dan modis? Dengan pilihan koleksi busana yang tepat, penampilan yang chic bisa didapat. Berikut beberapa hal yang menjadi acuan dalam memilih koleksi busana untuk pemilik tubuh besar atau gemuk.

- Sebisa mungkin hindari mengenakan busana tanpa lengan atau berlengan pendek. Lengan panjang atau 3/4 panjang, biasanya menjadi pilihan terbaik untuk menyamarkan bentuk lengan.
- Untuk atasan, pilih yang menutupi perut dan pinggul. Hindari atasan berbahan elastis atau memiliki karet di bagian belakang, karena justru akan membuat tubuh terksesan lebih besar.
- Hindari penggunaan ikat pinggang karena justru akan membuat siluet tubuh menjadi lebih besar. Penampilan yang terlalu "ramai", justru akan menghilangkan keanggunan dari pemilik tubuh besar. Sebaliknya, gaya yang simple justru memperkuat aura cantik dari pemilik tubuh besar.
- Pilih leher dengan model V atau bulat berkancing.
- Untuk long dress rok, pilih siluet a-line yang loose tanpa detail seperti renda dan kerutan. Bermacam-macam aplikasi pada busana yang dikenakan orang bertubuh besar, justru akan membuat tubuh terlihat besar.

Senin, 22 Agustus 2016

Mendidik dan 4 hal dalam menerapkan disiplin anak

Anak
Mendidik anak adalah perjalanan panjang sehingga mereka memiliki perilaku yang sesuai dengan harapan. Dalam mendidik anak, hasilnya mungkin baru dapat kita lihat setelah proses yang panjang selama bertahun-tahun kemudian. Pembentukan perilaku dan karakter jarang sekali yang diperoleh dalam waktu jangka pendek. Suatu proses perjuangan sepanjang hayat. Sangat penting perilaku positif itu dibangun, dan siapa yang membangunnya, yaitu orangtua itu sendiri. Dimulai dari kandungan, buaian, sampai mengenalkan anak dalam kehidupannya di lingkup pertama rumah dan mengenalkannya kepada masyarakat.

Anak-anak kita adalah rapor yang terpampang di hadapan kita. Perkembangan moral pada masa kanak-kanak berawal pada tingkat yang paling sederhana. Karena perkembangan intelektualnya, mereka belum mencapai kemampuan untuk memahami prinsip-prinsip abstrak tentang benar dan salah. Awalnya, setiap anak tidak memiliki keinginan untuk mengikuti aturan karena belum mengerti manfaatnya sebagai anggota masyarakat.

Setiap anak secara bertahap diajarkan untuk mengerti standar moral yang harus diketahuinya, tentang bagaimana cara bertindak. Semua pengenalan aturan dan disiplin yang dikenalkan pada anak, awalnya akan membuat anak seperti "terpaksa". Namun, lama-kelamaan anak akan merasakan bahwa aturan dan disiplin merupakan kebutuhan. Perilaku salah benar menjadi lebih jelas.

Bagaimanapun cerdasnya anak, untuk menjadi baik diperlukan waktu yang cukup panjang. Istilahnya, untuk menjadi cerdas dapat kita lakukan dalam satu malam. Namun, untuk menjadikan mereka baik, memerlukan waktu ribuan malam. Agar anak mampu belajar perilaku sosial yang baik merupakan proses panjang dan rumit. Harus dilakukan penanaman nilai secara berulang-ulang, sampai terbentuk perilaku yang kita harapkan. Boleh jadi hari ini anak ingat, besoknya mungkin sudah lupa. Orang dewasa di sekitarnya harus terus mengingatkan. Caranya disesuaikan dengan usianya anak. Tentu saja memerlukan kesabaran yang tak terbatas.

Pembentukan moral yang terkait dengan pembentukan penerimaan anak secara sosial, awalnya ditandai dengan sebutan, "moralitas melalui paksaan". Setiap anak secara otomatis mengikuti aturan tanpa berpikir ataupun menilai, hanya mengikuti. Ia melihat apa yang diterapkan oleh orang dewasa di sekitar kehidupannya merupakan kebenaran yang dapat mereka ikuti. Cara berpikir anak awalnya masih sangat konkret. Menurut pandangan anak, suatu perbuatan yang "salah" berakibat hukuman dan yang "benar" berakibat pujian. Jadi, dalam benak anak, suatu perbuatan salah dan benar itu, masih bersifat sebab-akibat, bukan berdasarkan pada kemampuan nalar mereka dalam memahami "mengapa" seseorang itu harus bersikap salah dan benar. Dengan berjalannya waktu, anak-anak akan menyesuaikan diri dengan harapan sosial agar memperoleh pujian.

Saat anak masuk masa remaja, perilaku patuh terhadap aturan diharapkan sudah terbentuk. Untuk itu diperlukan disiplin yang sifatnya konsisten. Apa yang dimaksudkan dengan disiplin adalah cara masyarakat (orangtua, guru, dan orang dewasa lain) mengajarkan tingkah laku moral pada anak yang dapat diterima oleh kelompoknya. Tujuan dari semua disiplin adalah membentuk perilaku. Bagaimana cara mengajarkan pada anak mengenai benar dan salah sehingga secara lambat laun akan mendorong anak untuk berperilaku sesuai dengan harapan sosialnya.

sebagian orangtua masih menganggap disiplin berkaitan erat dengan hukuman. Pendapat ini tentu saja salah. Makanya, disiplin baru diberikan ketika anak melanggar aturan. Padahal, disiplin itu merupakan suatu kebutuhan yang sangat terkait dalam pembentukan kepribadian anak. Bagaimana tidak, dengan disiplin, memberikan efek positif cukup besar. Anak merasa aman untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik. Sederhananya, dalam menerapkan disiplin, ditentukan oleh empat hal:
  1. Aturan. Yang merupakan undang-undang mengenai salah dan benar. 
  2. Hukuman dan ganjaran. Fungsi dari hukum untuk melemahkan perilaku negatif pada anak dan fungsi dari ganjaran akan membentuk penguatan perilaku positif pada anak. Anak akan tahu mana perilaku yang diharapkan oleh lingkungan dan mana perilaku yang tidak diharapkan oleh lingkungannya. 
  3. Konsisten. Anak akan menghargai aturan dan figur otoritas (orangtua, guru, atau orang dewasa lain) sehingga anak akan mempertahankan atau meningkatkan perilaku positifnya.
  4. Komitmen. Ada kesepakatan bersama di antara seluruh orang dewasa yang mengasuh untuk membentuk sikap positif anak. Tidak boleh berlaku pengecuailan sebelum tingkah laku yang diterapkan terbentuk.
Dalam hal ini sangat penting kerja sama dengan pasangan dan komunikasi yang sifatnya empati dengan anak. Yang terjadi pada persoalan yang Ibu hadapi terlihat bahwa Ibu merasa kebingungan. Sekarang, yang terpenting adalah melakukan reedukasi pada anak agar mampu mengawal anak lebih baik lagi. Jika terjadi pembiaran atau pengabaian atas perilaku negatif yang dilakukan anak, nantinya akan berdampak pada penguatan perilaku negatifnya. Artinya, kita memberikan reward pada perilaku negatif dan akan terjadi peningkatan untuk perilaku negatif berikutnya. Kontrol diri anak akan semakin lemah dan tidak mengenal arti "jera". Ini akan sangat membahayakan dan akan memiliki risiko terbawa sampai anak dewasa.

Persoalannya, sudahkah kita sebagai orangtua menanamkan nilai-nilai yang benar sehingga anak dapat bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai masyarakat yang berlaku? Sampai akhirnya kita sebagai orangtua menyadari, pentingnya mengatur perilaku positif anak untuk kepentingan pembentukan kepribadiannya. Mendidik anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi tidak sesulit menegakkan benang basah. Selama ikhtiar dijalankan, tangan Tuhan senantiasa akan terulur.

Minggu, 21 Agustus 2016

Manfaat, syarat, & kondisinya jika tidak donor darah

Donor darah
Bila seseorang mendonorkan darahnya, tubuhnya akan mengganti volume darah dalam waktu 48 jam setelahnya. Seluruh sel darah merah yang hilang akan benar-benar diganti dalam waktu empat sampai delapan minggu dengan sel-sel darah merah yang baru. Proses pembentukan sel-sel darah merah yang baru akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien dan produktif. Selain membantu resipien (penerima) yang memerlukan darah, kegiatan donor darah juga memberi manfaat ekstra bagi pendonornya. Yang paling besar adalah untuk kualitas darah pendonor, khususnya sel darah merah.

Dikutip dari koran pikiran rakyat, donor darah mengandung banyak faedah. Salah satunya bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis. Itu karena sebelum donor, seseorang akan dicek dulu kesehatannya. Hanya mereka yang sehat yang bisa mendonorkan darahnya. Mereka yang rutin mendonor darah setiap tiga bulan sekali juga akan memiliki sel darah merah yang lebih baik. Donor darah berguna untuk meningkatkan vitalitas produksi eritrosit.

Selain itu, donor darah baik bagi penderita penyakit jantung. "Itu karena kadar Fe (zat besi) akan seimbang. Kadar yang terlalu tinggi berpotensi lebih rentan terkena serangan jantung.  Kadar besi yang tinggi memiliki potensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena zat besi mempercepat proses oksidasi kolesterol dalam tubuh, yang merusak arteri dan pada akhirnya mempermudah terjadinya aterosklerosis. Pendonor darah memiliki 88% kemungkinan lebih rendah terkena serangan jantung dan 33% lebih rendah kemungkinan menderita semua jenis penyakit kardiovaskular.

Donor darah juga baik bagi kesehatan ginjal. Fungsi utama organ tersebut adalah sebagai penyaring darah dan dengan kondisi eritrosit yang terus diperbarui (dan bersih), akan membantu meningkatkan fungsi ginjal.

Beberapa syarat untuk menjadi donor darah, antara lain:
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Berusia 17-65 tahun.
  • Berat badan minimal 45 kg.
  • Tekanan darah sistole 100-70 dan diastole 70-100.
  • Kadar haemoglobin 12,5% sampai 17%.
  • Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam setahun).
Ada yang menyebutkan kegunaan lain dari donor darah adalah seseorang terlihat lebih cantik. Meski belum diketahui korelasinya, namun logikanya, jika kualitas darah sudah baik tentu akan berdampak ke organ lain. Donor darah juga ditengarai mampu membakar sekitar 650 kalori persumbangan dari satu pint darah (500ml). Itu artinya, pendonor darah yang rutin menyumbangkan bisa kehilangan sejumlah besar berat badan. Meskipun sebaiknya donor darah tidak diniatkan dalam program penurunan berat badan.

Kondisi seseorang yang sebaiknya tidak jadi donor

Ada beberapa kondisi seseorang yang sebaiknya tidak menjadi donor darah. Berikut beberapa kondisi tersebut:

- Memiliki penyakit jantung dan paru-paru.
- Menderita kanker, hipertensi, kencing manis, dan epilepsi.
- Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya.
- Tengah atau pernah menderita hepatitis B atau C.
- Mengidap sifilis.
- Ketergantungan narkoba.
- Kecanduan minuman beralkohol.
- Mengidap atau berisiko tinggi terhadap HIV-AIDS.
- Tidak disarankan oleh dokter.

Jalan panjang darah yang didonorkan
Ada 74 negara yang mengumpulkan hampir 90% persediaan darah mereka dari donor sukarela. Hal itu menunjukkan panggilan berdonor yang sudah kritis pada setiap orang. Keinginan untuk berdonor semakin kecil tatkala semakin banyak orang yang menato tubuhnya. Kekhawatiran akan tingginya potensi tertular virus atau penyakit dari mereka yang bertato menjadi salah satu penyebabnya.

Padahal, setelah melakukan donor darah, biasanya, tidak serta merta darah langsung diberikan kepada pasien. Darah yang didonorkan akan melalui jalan yang cukup panjang agar sampai dengan bersih dan selamat ke penerimanya (resipien darah). Sebuah badan yang mengelola bank darah dan berbasis di Belanda, mengenai tahapan darah yang didonorkan berakhir di kantong darah yang steril di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

Setelah mengumpulkan darah dari donor, darah akan dimasukkan dalam sebuah tabung kedap udara dan aman untuk menjaga kualitas darah. Darah lalu dikelompokkan sesuai golongannya kemudian dimasukkan dalam kotak khusus. Setelah itu, tabung-tabung darah akan melakukan perjalanannya di laboratorium untuk dianalisis.

Proses itu dinamakan screening untuki mengidentifikasi virus atau infeksi yang terdapat dalam darah yang didonorkan. Proses screening itu tidak sebentar dan menggunakan banyak peralatan untuk menjaga agar darah benar-benar terbebas dari masalah. Setelah dipastikan "aman", darah-darah segar tersebut lalu masuk dalam tahap pengepakan sesuai produk yang diperlukan. Biasanya, akan dikemas dalam bentuk kantung darah.

Barulah setelah seluruh tahap dijalankan, darah akan didistribusikan kepada yang memerlukan. Seluruh proses mulai pengambilan sempel hingga pengemasan darah segar diupayakan dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk menjaga ketahanan darah. Meskipun demikian, sebelum diberikan kepada resipien, selalu dilakukan cross-med atau pengujian kembali kecocokan darah donor dengan darah resipien. 

Jumat, 19 Agustus 2016

Inilah sekolah sehari penuh di sejumlah negara

Pendidikan anak sekolah

Jam sekolah di banyak dunia cukup panjang. Di Amerika dan Inggris, misalnya, siswa sekolah menengah mulai belajar di sekolah pukul 08.00 dan berakhir pukul 15.00. Di Tiongkok, jam sekolah dimulai pukul 07.00 dan berakhir pada pukul 16.00, bahkan bisa lebih. Sementara kebanyakan sekolah di Brasil memberlakukan tiga sif jam belajar, yaitu pukul 07.00 hingga 12.00, 12.00 hingga 17.00, dan 19.00 hingga 22.00.

Spanyol memiliki waktu belajar yang berbeda antar satu sekolah dengan yang lain dan berbeda pula di setiap daerah. Namun, secara umum, sekolah di Spanyol mulai pukul 09.00 hingga sore hari, sekitar pukul 17.00. Di tengah hari, murid mendapatkan waktu istirahat sekitar 2 jam sebelum mulai lagi aktivitas di sore hari. Mereka kembali ke sekolah pada pukul 15.00 dan belajar kembali hingga pukul 17.00.

Dilansir dari koran pikiran rakyat, di Spanyol, makan siang menjadi waktu makan utama. Umumnya, setiap sekolah menyediakan makan siang meskipun banyak juga anak-anak yang diizinkan membawa bekal sendiri dari rumah. Selain itu, sebagian anak juga diizinkan makan siang di rumah masing-masing. Di beberapa kota, ada pula sekolah yang menerapkan jam pulang hanya sampai pukul 14.00. Jam sekolah itu bisa diterapkan karena waktu istirahat yang lebih pendek. Di beberapa sekolah di Spanyol, sekolah diberlakukan setengah hari pada bulan juni dan september.

Di Prancis, rata-rata sekolah memulai jam belajar pada pukul 8.30 hingga 16.30 selama lima hari sekolah. Di sela-sela jam belajar, ada dua kali waktu istirahat, yaitu jam istirahat di pagi menjelang siang dan jam istirahat makan siang selama 1,5 jam. Murid dibebaskan untuk memilih makan siang di kantin sekolah atau pulang ke rumah.

Di Jerman, rata-rata anak bersekolah mulai pukul 08.00 hingga 13.00 dan 14.00. Akan tetapi, beberapa tahun terakhir ini, makin banyak sekolah di Jerman yang menerapkan jam belajar hingga sore hari. Pada awalnya, ketika wacana untuk membuat jam sekolah sehari penuh digulirkan di Jerman, kritikan keras bermunculan. Salah satu pertimbangan untuk menerapkan full day school, selain karena alasan hasil nilai tes PISA murid Jerman yang ketinggalan dari negara-negara tetangganya, juga karena pertimbangan untuk mengakomodasi para orangtua agar lebih bisa seimbang dalam bekerja dan mengurus keluarga. Cara itu juga ditempuh untuk mendorong tenaga kerja wanita di dunia kerja.

Di Asia
Di negara-negara lain di Asia, pemberlakukan full day school juga dilakukan, misalnya di Singapura, Korea Selatan, dan Jepang. Di Singapura. murid SD bersekolah mulai pukul 07.30 hingga pukul 13.00. Akan tetapi, di beberapa sekolah, diterapkan full day school yang menggabungkan jam belajar dengan kegiatan ekstrakurikuler hingga pukul 16.00. Di beberapa sekolah yang lain dengan kegiatan ekstrakurikuler padat, murid SD bisa pulang hingga pukul 18.00.

Di Korea Selatan, anak-anak SD belajar di sekolah mulai pukul 08.00 hingga 13.00. Pemberlakuan jam belajar yang lebih panjang dialami oleh siswa SMP, yaitu dari pukul 08.00 hingga 16.30, dan siswa SMA dari pukul 08.00 hingga 21.00. Hal yang sama juga diterapkan di Jepang. Anak-anak belajar di sekolah hingga sore hari untuk siswa menengah pertama dan malam hari untuk siswa menengah atas.

Dalam dunia yang ideal, sistem jam sekolah yang lebih panjang akan menghasilkan aktivitas yang baik bagi anak-anak. Sistem yang baik dan lebih mahal itu tentunya juga akan memungkinkan anak-anak berkembang, belajar, dan berimajinasi dengan lebih baik. Akan tetapi, tak semua negara di dunia tergolong ideal. Tak semua negara siap menerapkan sistem tersebut. Bagaimana pun, sistem itu tak bisa disamaratakan untuk seluruh negara di dunia. Adapun pemberlakuan jam sekolah tergantung pada usia anak dan karakteristik anak-anak itu sendiri.

Kamis, 18 Agustus 2016

Pendidikan terbaik di dunia ternyata ada di finlandia

Finlandia

Setiap negara di dunia memiliki ketentuan yang berbeda soal jam belajar di sekolah. Banyak negara yang memberlakukan sistem sekolah sehari penuh, tetapi ada pula negara yang memberlakukan jam belajar yang pendek. Hasilnya, jam belajar yang lebih pendek pun membuat siswa tetap bisa mencapai prestasi yang diinginkan. Misalnya di negara Finlandia. Meskipun menerapkan jam sekolah antara empat hingga lima jam, pendidikan di negara ini tergolong paling baik di dunia. 

Dikutip dari koran pikiran rakyat, Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang dipilih. Pendeknya jam belajar justru mendorong siswa untuk lebih produktif. Biasanya, pada awal semester guru meminta siswa untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi, ketika masuk kelas, siswa tidak sekedar tahun dan siap, tetapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.

Laman We Are Teachers menyebutkan, di era 1970-an, sistem pendidikan dan ekonomi di Finlandia sempat berada di titik nadir karena dampak penjajahan dan perang. Pengangguran di negara tersebut mencapai 20% dari jumlah penduduk. Saat itulah mereka percaya bahwa hanya pendidikan yang bisa memperbaiki kondisi warga dan negara. Seiring dengan berjalannya waktu, sistem pendidikan di Finlandia terus membaik. Hingga pada era 2000-an, Finlandia disebut sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Jauh di atas Amerika Serikat apalagi Indonesia. 

Di Finlandia, untuk setiap 45 menit siswa yang belajar mereka berhak mendapatkan rehat selama 15 menit. Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang jika mereka memiliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Jadi, tidak ada orangtua yang pusing memilih sekolah bagus untuk anaknya karena semua sekolah setara bagusnya. Yang lebih penting lagi, sama gratisnya.

Reformasi pendidikan yang dimulai pada 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau peringkat sekolah sehingga tidak perlu ada rasa saling berkompetisi antar sesama sekolah. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tingga kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama.

Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Di samping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru yang tinggi. Guru adalah salah satu pekerja paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari 2 kali lipat dibandingkan dengan guru di Amerika Serikat. Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi.

Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Oleh karena itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain.

Sistem peringkat atau ranking pun tidak diterapkan di Finlandia. Pemerintah berharap semua siswa di Finlandia bisa menjadi pintar, tanpa terkecuali. Mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan "sejumlah siswa pintar" dan "sejumlah siswa bodoh". Di Finlandia, ujian nasional pun tidak diperlukan. Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti.

Rabu, 17 Agustus 2016

5 Olahraga unik yang tidak termasuk cabang resmi

Banyak sekali cabang olahraga di dunia yang sedang melakukan kompetisi seperti sepak bola, balap lari, olah raga gulat, dan lain-lain. Namun banyak juga olahraga yang unik yang pernah dimainkan oleh orang-orang. Berikut ini lima olahraga yang tidak termasuk 65 cabang olahraga resmi Olimpiade, tetapi sangat unik dan menarik untuk dicoba di tengah terik mentari musim panas Rio. Kebanyakan olahraga ini bisa dicoba secara cuma-cuma alias gratis.

1. Tenis Pantai

Tenis pantai

Bentangan pantai nan elok di Brasil menjadi arena ideal untuk bermain dan melakukan macam-macam olahraga pantai. Salah satu olahraga pantai yang populer adalah frescobol yang membutuhkan kerja sama tim untuk bolak-balik bertukar memukul bola. Olahraga ini menjadi cikal bakal permainan tenis pantai. Sistem penghitungan yang berlaku sama dengan olahraga tenis biasa, sedangkan lapangannya mirip lapangan voli dengan penggunaan jaring net tinggi dan bola tak boleh sampai menyentuh tanah.

Posto 12 di Leblon dan Pantai Pepe di wilayah Barra adalah dua tempat populer perhelatan tenis pantai. Siapapun bisa bermain hanya dengan melakukan pemanasan fisik lalu meminta bergabung dalam permainan. Jaring net dan dayung untuk pemukul bola biasanya sudah disediakan. Tidak perlu pengalaman, yang dibutuhkan hanyalah pakaian santai di pantai dan perilaku yang baik.

2. Slackline

Slackline

Aktivitas luar ruangan yang menjadi sensasi di Rio dalam beberapa tahun terakhir adalah slackline. Ini adalah salah satu olahraga ekstrem berjalan atau meloncat di atas seutas tali yang membentang di antara 2 gedung, 2 tebing, pasak pengaman tanam, ataupun 2 pohon. Keseimbangan menjadi kebutuhan mutlak agar bisa berjalan di atas seutas tali atau meloncat meliuk-liuk layaknya bermain di atas trampolin tanpa jatuh dari bentangan tali. Kawasan selatan Rio seperti Copacabana dan Ipanema alah tempat favorit berkumpulnya para penggila slackline.

3. Voli Kaki

Voli kaki

Cara main voli kaki sama dengan olahraga bola voli biasa, tetapi dilarang menggunakan tangan. Olahraga seru ini dapat dengan mudah kita lihat di pantai-pantai Rio de Janeiro, khususnya di Copacabana hingga Barra. Pertandingan-pertandingan terbaik dan kompetitif dengan taburan smes dari kaki para peserta biasanya digelar di Ipanema/Leblon. Permainan ini tidak membutuhkan keterampilan istimewa. Anda tidak perlu khawatir jika tidak bisa melakukan juggling bola dengan kaki seperti Lionel Messi atau Neymar. Voli kaki adalah salah satu olahraga amatir yang sangat indah dinikmati. Jika beruntung, anda bisa saja melihat mantan-mantan pemain tim nasional Brasil yang pernah terlibat di Piala Dunia bermain voli kaki di tengah semarak dan indahnya pantai Rio.

4. Mendayung Ombak

Mendayung ombak

Layaknya selancar, olahraga individual ini juga menggunakan sebilah papan surfing, tetapi ukuranya lebih besar. Perlengkapan lainnya adalah dayung untuk mengayuh di atas ombak dan permukaan air pantai. Stand-up paddle (biasa diucapkan soupie di Brasil) cukup mendunia dengan pantai-pantai legendaris Brasil sebagai arena primadonanya. Mendayung di atas air dengan latar belakang kemolekan pantai Rio menghadirkan sensasi istimewa yang membuat siapa pun ketagihan melakukan SUP.

Beberapa tempat terbaik untuk bersoupie ria di Brasil adalah Praia Vermelha di wilayah Urca, Arpoador di Ipanema, dan perairan tenang di Fort Copacabana. Bergerak lebih jauh ke arah barat, SUP bisa dilakukan sambil menikmati keindahan mangrove dan laguna. Akan tetapi, khusus bagi para pemula, olahraga ini harus dilakukan dengan bimbingan pemandu, terutama ketika menjelajahi wilayah-wilayah perairan yang tidak lazim.

5. Trail Running (lari lintas alam)

Trail Running

Olahraga ini menghadirkan gabungan kenikmatan dari berbagai hal indah di Rio. Kita bisa berlari dalam kegembiraan menikmati keindahan alami Rio tanpa perlu memakai helm atau menandatangani formulir persetujuan keselamatan. Pelari lintas alam dapat melintasi perbukitan tanpa pijakan yang nyaman dan rata, melewati tanjakan dan turunan curam, mendaki perbukitan, serta menggapai puncak gunung.

Rio de Janeiro memiliki ratusan jalur lari lintas alam liar untuk laki-laki para pemberani. Seiring bertambahnya turis dan warga yang menjelajahi perbukitan dan hutan, klub-klub lari tumbuh subur di seluruh penjuru Rio. Beberapa lintasan terbaik bisa kita temui di Hutan Tijuca, termasuk Paineiras dan Alto da Boa Vista. Jalur lintas bagus tersebar di negara bagian Rio, sekitar pegunungan Teresopolis dan Petropolis.