Rabu, 23 November 2016

Tahukah anda, bumi itu baterai penghasil listrik tanpa batas

Bumi penghasil listrik

Planet bumi merupakan planet yang dihuni oleh manusia dan juga sangat indah. Diselimuti oleh lautan yang sangat luas, oksigen, nitrogen, untuk mendukung kehidupan di planet bumi ini. Memiliki sumber daya alam yang melimpah dan banyak dari isi planet bumi untuk diolah dan digunakan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari. Contohnya minyak bumi, yang paling banyak di ambil oleh manusia untuk keperluan bahan bakar kendaraan dan berbagai mesin-mesin untuk bekerja dan keperluan yang lainnya.

Kebutuhan energi dunia terus mengalami peningkatan setelah terjadi Revolusi Industri sehingga membuat dunia selalu berada dalam ancaman krisis energi. Revolusi Industri terjadi di Inggris pada tahun 1764, diawali dengan penemuan mesin uap oleh James Watt yang memanfaatkan sumber energi batu bara. Penemuan tersebut mengantarkan pada peningkatan konsumsi energi batu bara secara drastis pada tahun 1800. Meningkatnya populasi penduduk di dunia menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan energi. Jika terjadi krisis energi, akan mengalami ancaman nyata masa depan.

Tahukah anda, bahwa planet bumi yang kita injak ini merupakan baterai yang bisa menghasilkan energi listrik tanpa batas. Mungkin orang-orang belum mengetahuinya atau sebagian saja orang-orang yang mengetahui hal ini. Lihat saja petir di langit, merupakan listrik alami dari bumi yang disebabkan oleh gaya listrik statis melalui gesekan udara.

Inilah fakta bahwa planet bumi merupakan baterai listrik alami tanpa batas:

Petir Abadi
Fenomena petir abadi di Catatumbo, Venezuela. Dikutip dari berbagai sumber, Fenomena yang disebut Petir Catatumbo itu telah menyambar lebih dari 1.000.000 kali per tahunnya atau 140 sampai 160 hari dari 365 hari dalam setahun dan petir tersebut rata-rata menyambar dengan ketinggian 5 km. Yang lebih mengejutkan petir yang selalu menyambar tersebut tidak pernah berubah dari arah munculnya. Petir yang selalu menyambar tersebut mampu menghasilkan kekuatan arus sebesar 400.000 ampere atau dapat menghasilkan sekitar 1.176.000 KW listrik di atmosfer, dan mampu terllihat dari jarak 400 kilometer. Fenomena petir abadi ini bukanlah menghasilkan efek negatif malahan akibat dari petir ini telah memproduksi ozon terbesar di dunia . Petir ini pun tidak menimbulkan efek suara yang menggelegar dan berisik, itu dikarenakan petir tersebut sangat jarang menyentuh tanah, petir ini biasanya hanya melompat antara awan ke awan.

ebagai hasil proses pembusukan tersebut terbentuklah sebuah awan gas yang terionisasi (gas tersebut kebanyakan berisi metana, khas gas rawa). Awan gas tersebut terbawa naik ke atsmosfer, dan ketika awan tersebut bertabrakan dengan angin yang kencang yang berasal dari pegunungan Andes, akhirnya awan tersebut terangkat lebih tinggi lagi hingga mencapai ketinggian sepuluh kilometer. Selanjutnya proses yang terjadi mirip seperti gejala petir biasa saat mendung / hujan . Karena begitu banyaknya awan gas yang terionisasi, pada titik tertentu secara kumulutif, maka timbullah perbedaan potensial yang sangat tinggi. Sehingga terjadilah lompatan petir dari satu awan ke awan lain yang saling sambar menyambar.

Perangkat Free Energy dari ilmuwan Nikola Tesla
Nikola tesla merupakan ilmuwan yang jenius, banyak penemuan yang menarik dan diluar akal manusia yang selalu berhubungan dengan bumi. Seperti penemuan tesla coil, listrik wireless, kendaraan tanpa bahan bakar, mesin anti gravitasi, dan banyak sekali penemuan-penemuan yang telah dipatenkan. Contohnya saja yang berhubungan dari listrik bumi adalah tesla coil dan listrik wireless. Ilmuwan tesla mengambil energi listrik alami dari bumi yang telah dikumpulkan melalui kapasitor dan diperkuat dengan lilitan kawat tembaga. Listrik tersebut keluar seperti keluarnya pancaran air dari tanah. Namun, setelah penemuan hebat tersebut muncul, Nikola Tesla dikucilkan karena dapat menghambat keuntungan para kapitalis dalam menjalankan bisnisnya. Coba saja teknologi dari Tesla diterapkan sampai sekarang, pasti sudah sangat canggih dan kendaraan-kendaraan pada berterbangan semua.

Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, Tuhan memberikannya secara gratis pada manusia dan mengelola dengan sebaik-baiknya, namun bumi ini semakin rusak oleh manusia sendiri, seperti pengeboran minyak bumi, menambang batu bara, dan menambang logam. Jika teknologi dari penemuan Tesla digunakan, maka bumi akan tidak rusak seperti sekarang dan penggunaan logam tidak terlalu berlebihan. Rusaknya bumi yang kebanyakan disebabkan oleh pencemaran polusi asap dar kendaraan, yang dapat merusak lapisan ozon.

Mungkin orang-orang di dunia ini belum mengetahui hal ini, atau mungkin sudah tahu hal ini tapi tutup mulut karena nantinya bisa dicekal oleh para kapitalis atau penguasa energi untuk mendapatkan keuntungan besar. Bila ini diterapkan, maka para mafia-mafia minyak dan gas bisa bangkrut. Maka dari itu, orang-orang di dunia ini jangan sampai tahu tentang free energy atau energi tanpa batas. Jika sampai tahu lalu diterapkan, maka akan dimusnahkan secara sembunyi-sembunyi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar