Live

Perjuangan hidup dan bertahan hidup harus semangat bagi umat manusia di dunia.

Arsip Info

Selasa, 28 Februari 2017

4 Langkah cermat untuk merawat baterai aki tua

Baterai aki

AKI (akumulator) menjadi sumber listrik pada kendaraan bermotor. Lampu meredup dan suara klakson yang tak terdengar lantang menjadi indikasi sumber listrik ini sudah mulai tua atau usang. Aki yang sudah usang atau tua biasanya tidak mampu untuk menyimpan arus listrik dengan baik, tegangan yang dihasilkan pun tidak sesuai dengan kebutuhan perangkat listrik. Tak heran jika mobil sulit distarter ketika aki sudah mulai tua. Aki merupakan salah satu elemen penting dari mobil yang berfungsi memasok arus listrik ke seluruh komponen kelistrikan pada kendaraan. Aki yang bermasalah bisa menyebabkan mesin mobil mati dan tidak bisa dihidupkan. Alhasil, kendaraan harus tetap parkir di rumah.

Aki merupakan bagian yang paling vital pada sebuah kendaraan baik mobil maupun motor karena komponen ini menyalurkan daya listrik ke berbagai penunjang pada kendaraan seperti starter, klakson, lampu dan lain sebagainya. Namun sayangnya masih banyak orang yang menganggap alat ini kurang begitu penting dan bahkan ada yang tidak pernah mengeceknya sama sekali. Padahal Aki harus selalu dilakukan perawatan khusus supaya tetap awet serta berumur panjang.

Baterai atau aki berperan sangat penting dalam mobil, sebagai sumber listrik yang menyuplai energi ke beberapa bagian komponen kelistrikan seperti lampu, klakson, AC, starter hingga system audio video. Merawat baterai atau aki sangatlah penting untuk dilakukan, terutama pada mobil yang masih menggunakan aki basah.

Merawat aki bukan hal yang sulit, merawat aki adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Dengan perawatan yang benar, selain kita terhindar dari masalah aki droup (tekor), juga akan memperpanjang umur aki itu sendiri yang juga berarti akan menghemat banyak biaya.

Umur pakai aki berkisar 1,5 hingga 2,5 tahun. Namun, ini tergantung jenis aki dan cara perawatan kendaraan. Agar perangkat ini tetap bekerja maksimal, berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan.
  1. Langkah awal adalah dengan memperhatikan indikator air aki. Apabila indikatornya menyatakan bahwa air aki berada pada batas minimal, segera tambahkan air aki hingga mencapai batas normal. Lakukan hal ini di pagi hari sebelum mobil dihidupkan. Alangkah baiknya jika air aki berada pada batas di antara low level dan upper level (biasa tertera pada sisi aki). Bila aki kekurangan cairan, sel-sel di dalamnya dapat rusak dan melengkung. Tentu ini mengganggu aliran arus listrik yang dikeluarkan.
  2. Jagalah aki dengan baik ketika mobil tidak digunakan dalam jangka waktu lama. Di antaranya dengan melepas terminal negatif pada aki. Lalu, kepala aki yang dicopot tersebut dibungkus dengan kain. Ini dimaksudkan untuk menjaga agar tidak ada arus listrik yang bocor, dan terminal negatif tidak bersentuhan dengan bodi mobil.
  3. Periksa aki secara rutin. Di antaranya dengan melihat kondisi terminal aki (positif dan negatif). Dengan ini kita bisa melihat apakah terjadi korosi atau tidak pada kepala aki. Jika terdapat sedikit korosi, segera bersihkan dengan cara menyiramnya menggunakan air panas. Pastikan air tidak mengenai komponen kelistrikan dan perangkat penting lainnya.
  4. Yang tak kalah penting, bijaklah dalam menggunakan perangkat kelistrikan. Di antaranya dengan selalu mematikan komponen-komponen kelistrikan seperti AC, dan audio sebelum mematikan mesin mobil.

Senin, 27 Februari 2017

Wow, ada mawar merah di antariksa

Nebula

Nebula bersinar terang dalam cahaya merah yang dipancarkan oleh unsur yang paling menonjol, yaitu gas hidrogen. Cahaya merah dan semua bentuk yang lebih besar diciptakan oleh sekelompok kecil bintang dekat pusat nebula itu. Di dalam awan Nebula, terdapat aktivitas nuklir baru yang memicu munculnya aktivitas lainnya, seperti adanya angin yang berhembus lebih banyak sehingga dapat membawa lebih banyak material. Interaksi ini dapat membentuk struktur awan yang kompleks.

Terungkap, setelah miliaran tahun lamanya, sebagian besar kumpulan bintang luar angkasa dengan massa yang sama dengan Matahari memiliki `nyawa` dan nantinya akan mati dengan sendirinya. Namun, mereka mengungkap bahwa meskipun penampakan Nebula tersebut muncul, bintang tersebut akan memiliki kesempatan untuk `hidup` lagi.

Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, belum lama ini mengambil gambar nebula 'Mawar merah' dengan menggunakan teleskop raksasa, Hubble. Dari pengambilan citra gambar tersebut, ada salah satu nebula paling menarik dan kompleks yang pernah dilihat, yakni nebula yang memiliki kode NGC 6543, atau mereka menjulukinya dengan 'Nebula Mata Kucing' (cat eye nebula) atau nebula Mawar Merah.

Dilansir dari berbagai sumber, bahwa nebula fantastis ini diperkirakan baru berusia 1.000 tahun. Ilmuwan pun takjub, karena dalam perkembangannya awan nebula ini mem[erlihatkan bentuk yang tak asing bagi penduduk bumi, yakni bentuk yang menyerupai bunga mawar merah.

Di antariksa, sejumlah nebula menghadirkan bentuk yang mirip mawar merah, seperti Nebula Rosetta dan Nebula Mata Kucing. Nebula yang berarti awan adalah kumpulan masif debu, gas, serta plasma atau partikel bermuatan. Nebula merupakan bagian dari materi antarbintang yang lebih padat dibanding sekitar dan bisa terbentang hingga beberapa ratus tahun cahaya. Cahaya bintang-bintang di sekitarnyalah yang membuat nebula bercahaya indah. Warna-warni yang terlihat dari nebula sangat dipengaruhi unsur-unsur dominan di dalam nebula.

Sementara keragaman bentuknya menandakan kompleksnya proses pembentukannya. Nebula adalah bahan baku pembentuk bintang. Namun, sebagian nebula justru dihasilkan dari ledakan supernova atau lontaran selubung luar bintang yang jadi tanda akhir hidup bintang berukuran menengah. Selanjutnya, materi sisa kematian bintang itu bisa jadi bahan baku pembentukan bintang kembali membentuk siklus yang berulang. Karena itu, nebula bisa menjadi fase awal sekaligus akhir hidup sebuah bintang.

Nama rosetta disematkan karena tampilannya mirip mawar di patung-patung kuno. Awan merah itu mengelilingi gugus bintang terbuka NGC 2244 yang terbentuk dari materi nebula 5 juta tahun yang lalu. Gusus bintang dan nebula itu berdiameter 130 tahun cahaya, terletak di rasi Monoceros dan berjarak 5200 tahun cahaya dari planet Bumi. Massa nebula sekitar 10.000 kali massa Matahari, dan jadi salah satu nebula termasif.

Bintang muda dan panas di nebula itu membuat suhu gas sekitar mencapai 6 juta derajat celsius dan memancarkan sinar inframerah. Meski gugus bintang NGC 2244 bisa dilihat dengan binokuler, untuk melihat nebulanya butuh teleskop khusus. Nebula bertipe nebula emisi termasuk salah satu objek yang sulit diamati.

Awan gas bertipe nebula keplanetan (planetary nebula). Terbentuk dari lontaran terselubung luar bintang menjelang akhir hayatnya. Unsur dominan di dalamnya adalah hidrogen dan helium. Bintang induk pembentuk nebula itu diperkirakan bermassa awal 5 kali massa Matahari. Setelah selubung luarnya tertendang, tersisa bagian inti bintang berdiameter 0,65 massa Matahari di tengah nebula, bersuhu 80.000 derajat celsius dan terangnya 10.000 kali Matahari.

"Pembakaran nuklir hidrogen dan helium terpatok pada inti dari objek bintang yang akan mati, hal itu akan membuat objek bintang dapat hancur karena bobot materi yang dibawa. Lapisan bintang akan menjadi lebih padat, reaksi helium akan muncul dan meledak," tulis tim peneliti.

Secara ilmiah, Planetary Nebula merupakan kumpulan awan dari material yang dihempaskan objek bintang ketika mati. Awan tersebut akan melakukan proses interaksi dengan unsur gas dan debu, sehingga menciptakan padanan warna yang cantik.

Sebutan lain nebula adalah Nebula Bunga Matahari dan Nebula Keong, tetapi sebagian orang mengenalnya sebagai Mawar Merah. Nebula terletak di rasi Draco, terbentuk 1.000 tahun yang lalu, dan berjarak 3.300 tahun cahaya dari Bumi. Matahari kita diperkirakan bernasib seperti nebula pada 5 miliar tahun lagi. Tercatat dalam teori para antariksawan dan ilmuwan, apabila sebuah bintang telah habis masanya lalu kemudian meledak dan mati, maka sisa ledakan bintang itu akan berevolusi menjadi kumparan dan kumpulan gas yang akrab secara analisis disebut nebula.

Banyak sekali nebula-nebula seperti ini yang telah ditemukan dan dipelajari oleh para ahli perbintangan. Warna mereka pun sangat beragam. Semuanya menunjukkan kejadian masa lalu, karena apa yang tertangkap oleh teleskop adalah cahaya yang telah mengarungi angkasa ribuan tahun cahaya lamanya. Banyak di antara mereka yang menunjukkan nasib berbagai bintang ketika menemui ajalnya. Namun tak sedikit pula nebula yang merupakan tempat lahirnya bintang-bintang baru.

Minggu, 26 Februari 2017

Asupan protein terbaik untuk kesehatan keluarga

Telur dan susu

Gizi di Indonesia masih menjadi perhatian. Ini lantaran dampak kekurangan gizi dapat beraktivitas serius. Antara lain stunting, wasting, gizi buruk, konstipasi, serta daya tahan tubuh terhadap infeksi yang rendah. Masyarakat Indonesia tergolong pengonsumsi karbohidrat skala berat. Contohnya saja, sudah mengkonsumsi nasi (karbohidrat) masih memadankannya dengan lauk perkedel kentang atau bakwan jagung yang juga karbohidrat. Sementara itu, konsumsi protein masih terbilang jauh dari cukup, terlebih lagi susu.

Berdasarkan Data Nielsen RUU Data, konsumsi susu di Indonesia baru mencapai 12 liter per orang per tahun. Masih jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga, seperti Malaysia (36 liter), Vietnam (20 liter), dan Thailand (17 liter).

Oleh karena itu, kita tidak hanya perlu mengkonsumsi makanan yang beragam, tetapi juga harus menerapkan perilaku hidup sehat, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, serta memantau berat badan untuk mempertahankan berat badan normal.

Sumber protein

Tidak dapat dimungkiri jika masih banyak orang beranggapan bahwa mengkonsumsi protein sangatlah mahal. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Protein susu maupun telur merupakan protein terbaik diantara pangan sumber protein lainnya.

Oleh karena itu, protein susu sering digunakan sebagai protein referensi untuk menilai mutu protein pangan lainnya yang diperdagangkan baik nasional maupun internasional. Hanya protein dengan kualitas terbaiklah yang dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia pertumbuhan serta membentuk atau mengganti jaringan yang rusak di dalam tubuh.

Konsumsi pangan sumber protein dengan kualitas terbaik dan sumber kalsium yang relatif tinggi dapat melengkapi kekurangan zat gizi dari asupan makanan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat gizi. Konsekuensinya, pertumbuhan normal dan hidup sehat akan tercapai bila disertai dengan aktivitas fisik. Asupan kalsium yang cukup sejak dini merupakan investasi kesehatan di masa tua agar bisa tetap bergerak aktif pada usia lanjut.

Sebagai salah satu protein terbaik diantara pangan sumber protein lainnya, susu merupakan sumber vitamin dan mineral yang juga baik, terutama kandungan kalsiumnya. Bahkan, susu telah lama dikenal dan berperan penting dalam kesehatan tulang. Susu atau produk olah susu lainnya, mengandung nutrisi keseimbangan dari protein, lemak, dan karbohidrat, dan merupakan sumber nutrisi penting, termasuk kalsium, riboflavin, fosfor, vitamin A dan B12, kalium, magnesium, dan seng.

Beberapa produk susu bahkan mengandung kalsium dan protein dengan tingkat tinggi, lebih dari kebutuhan harian. Bahkan juga pada produk olahan susu yang rendah lemak, seperti yoghurt atau keju rendah lemak. Bayangkan saja, secangkir yoghurt plan tanpa lemak, misalnya, mampu memberikan sepertiga dari asupan kalsium harian yang disarankan dari 17 persen estimasi asupan protein harian.

Begitu pula halnya dengan telur. Dalam hal nutrisi, telur sangat susah ditandingi. Oleh karena itu, telur dikategorikan sebagai makanan super. Telur mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh, sumber protein tinggi, meningkatkan kecerdasan otak, dan banyak manfaat kesehatan lainnya.

Faktanya, telur memang mengandung sangat banyak paket nutrisi alami yang biasanya harus kita peroleh dari kombinasi beberapa makanan sekaligus.

Selain itu, telur mengandung cukup vitamin E, vitamin K, zat besi, kalsium, seng (zync), serta beberapa mineral lain dalam jumlah yang lebih kecil. Dengan kandungan vitamin dan mineral tersebut, telur bisa memberikan manfaat yang tidak terbatas bagi tubuh kita.

Telur juga mampu memberikan tubuh protein yang berkualitas. Sebutir telur setidaknya mengandung 6,5 gram protein. Asam amino adalah pembentuk protein, dan terdapat banyak jenis asam amino dalam telur. Setidaknya 9 jenis asam amino dalam telur tidak dapat diproduksi oleh tubuh, yang berarti hanya bisa kita dapatkan melalui makanan. Telur menyediakan paket protein lengkap dan berkualitas bagi tubuh kita.

Jadi, dengan mengkonsumsi susu san telur yang harganya jauh lebih terjangkau ketimbang daging sapi, Anda tetap dapat memenuhi gizi dan kebutuhan protein keluarga. Tunggu apa lagi, variasikan menu keluarga dengan memasukkan susu dan telur sebagai bahan utamanya.

Sabtu, 25 Februari 2017

4 Cara mengajarkan kasih sayang kepada anak

Kasih sayang anak

Kasih Sayang pada anak, demikianlah kiranya hal yang dibutuhkan oleh manusia. Mengajarkan kasih sayang kepada anak tidak dapat dilakukan tanpa kasih sayang itu sendiri. Orang tua dengan kasih sayangnya mampu memberikan pengalaman harmonis yang akan dikenang oleh anak-anak bahkan untuk waktu yang tidak sebentar. Sifat kasih sayang memang tidak dimiliki oleh setiap insan. Kasih sayang sebagaimana halnya sifat baik lainnya terkadang harus diusahakan dan dipelajari. Anak-anak adalah diantara yang harus kita ajari tentang sikap mulia ini.

Orang tua tentu mengasuh anak dengan penuh kasih sayang. Namun mengasuh anak hanya dengan memberi teladan saja tidak cukup untuk mempengaruhi anak menjadi orang yang baik dan penyayang.  Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda. Beberapa anak merespon positif apa yang mereka lihat dan mereka mencoba menirunya. Namun sayangnya sebagian anak merespon kasih sayang dengan cara yang berbeda. Mereka terus kekanak-kanakan dan akhirnya tumbuh menjadi egois dan nakal.

Pola pengasuhan dengan mencontohkan hal dan perbuatan yang baik kepada anak sampai saat ini masih jadi cara paling populer yang diterapkan oleh orangtua. Anak usia 0-5 tahun mampu merekam banyak kejadian dan cerita yang didengarnya. Maka dari itu selain memberi contoh hal yang baik, bercerita juga menjadi hal yang bisa merangsang kemampuan berbahasa anak.

Bagi anak yang berusia 3-7 tahun sangat memerlukan siraman rohani, mengenal kasih sayang, mengenal rasa aman, mengenal orang lain dan lingkungan sekitar. Pola pengasuhan yang tepat sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak di masa awal.

Nilai kasih sayang terlihat semakin luntur pada anak muda, yang antara lain dilihat dari kasus kekerasan yang acap mewarnai pemberitaan. Hal ini perlu disikapi dengan mulai memperkenalkan dan mengajarkan tentang nilai kasih sayang. Bagaimana caranya?

Seorang anak pasti belajar langsung dari orangtua. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan contoh dari perilaku sehari-hari. Banyak hal yang bisa dilakukan. Hal pertama harus dilakukan adalah menghindari pertengkaran dan menjaga kemesraan. Saat inilah anak akan mengenal cinta dan kondisi harmonis serta damai.

Kedua, cobalah untuk tidak membandingkan anak Anda dengan orang lain atau pun sebaliknya. Cara ini berguna agar si kecil belajar untuk menghargai diri sendiri dan kemudian orang lain. Hal ini penting agar si kecil nantinya bisa tumbuh dengan sifat rendah hati.

Ketiga, mengajak anak dalam setiap kegiatan yang bersifat afektif, misalnya berbagi dan menolong orang lain. Anda mungkin bisa ikut serta dalam kegiatan sosial dan mengajak si kecil bergabung di dalamnya. Dari sini, si kecil terbiasa dan mulai mengenal kegiatan tentang berbagi dan menolong sesama. Hal ini diharapkan mampu memberikan sifat untuk menganggap bahwa semua orang itu sama dan harus dibantu jika membutuhkan bantuan.

Anda juga harus menyediakan waktu untuk melakukan kegiatan bersama, seperti bermain, menonton, dan membaca. Anda juga harus meluangkan waktu untuk menyortir bacaan dan tayangan televisi yang memperlihatkan akan kekerasan dan penindasan.

Keempat, perkenalkan atau ajarilah dengan sifat saling memaafkan. Caranya, saat melakukan kesalahan selalu ajari untuk meminta maaf dan sebaliknya, jika Anda salah, meminta maaflah. Selain itu, dekatkan si kecil dengan agama dengan baik dengan menekan nilai kemanusiaan, bukan dengan fanatisme.

Jumat, 24 Februari 2017

Praktis dan ekonomis dengan sepeda listrik

Sepeda listrik

Mengiringi tingginya kebutuhan sepeda motor di Tanah Air, kepopuleran sepeda listrik (selis) meroket antara lain karena dianggap lebih hemat lantaran tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM). Sesuai namanya, sepeda ini membutuhkan listrik sebagai sumber tenaga.

Adapun lamanya waktu pengisian pada tiap sepeda listrik berbeda, tergantung kapasitas baterai (dalam changer bawaan standar 2-2,5 ampere). Misalnya, baterai 36 volt 12 amperehour butuh waktu pengisian maksimal 5 jam, baterai 48 volt 12 amperehour butuh waktu maksimal 6 jam, baterai 48 volt 20 amperehour butuh waktu maksimal 8 jam, dan baterai 48 volt 7 amperehour butuh waktu maksimal 4 jam. Ada pula model tertentu yang pengisian baterainya hingga penuh memerlukan waktu 6-8 jam dan bisa digunakan untuk perjalanan sejauh 45 kilometer dengan kecepatan maksimal 35 kilometer per jam.

Dilansir dari kompas, Selain hemat, dengan bentuknya yang lebih simple dan bersifat lebih praktis, selis sering kali dipakai untuk mendukung aktivitas sehari-hari seperti mengantar anak sekolah.

Hal tersebut yang dilakoni oleh Anastacia Tri Utami. Sekretaris sebuah perusahaan swasta di Jakarta ini merasa alat transportasi tersebut memberikan nilai kepraktisan saat berpergian, terutama ketika mengantarkan buah hatinya ke sekolah.

"Sepeda listrik ini sangat praktis. Selain memiliki dimensi yang relatif kecil, perangkat ini bisa dilipat. Selain bisa digunakan untuk mengantarkan anak saya, Alexa, ke sekolah Bimba, alat ini juga dapat dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa berlibur," Ujar Anas.

Selain praktis, lanjut Anas, sepeda ini memberikan nilai tersendiri, berbeda dengan sepeda konvensional. "Dengan sepeda listrik, kaki bisa beristirahat sehingga badan tetap bugar, kecuali bila kondisi baterainya sudah lemah atau habis."

Jika ingin sekaligus berolahraga, si pengguna tinggal menggowes pedal yang tersemat persis seperti sepeda pada umumnya. Ini tentu juga dapat menghemat energi listrik yang tersimpan pada baterai.

Berhati-hati
Meski sudah dioperasikan, pengguna harus berhati-hati saat mengendarai sepeda listrik. Apabila teledor, pengguna bisa terjatuh dari sepeda dan terseret. Begitu juga ketika ingin mengendarai sepeda listrik dengan merek berbeda, wajib mempelajari cara pengoperasian karena tidak menutup kemungkinan terdapat perbedaan pengoperasian.
Anas menceritakan kisahnya terjadi ketika mengendarai sepeda listrik milik orang lain. "Saya pernah terjatuh ketika ingin menggunakan sepeda listrik miliki saudara saya di Yogyakarta. Padahal, di rumah, saya sudah sering menggunakan sepeda listrik. Ternyata, cara ngegas-nya berbeda. Dari situ saya semakin berhati-hati saat menggunakan sepeda listrik, terutama milik orang lain," kenang Anas.

Terkait perawatan, tidak terlalu sulit menjaga perangkat tersebut agar tahan lama. Sama seperti sepeda biasa, cukup dijaga kebersihannya. Jika terkena hujan atau air, segera dibersihkan dan dikeringkan agar bodi dan rantai tidak berkarat. Kita juga harus rutin memperhatikan kondisi baterai melalui indikator di stang. Jika lemah, harus segera di-charge. Bila lalai, jangan salahkan sepeda apabila kita terpaksa menggowes.

Sayangnya, di Indoensia, sepeda listrik yang dijual di pasaran masih terbilang mahal. Kisaran harga untuk sepeda listrik baru antara Rp 3 juta sampai 8 juta. Nah, untuk menyiasatinya, konsumen biasanya membeli di pameran atau gerai-gerai sepeda listrik yang memberikan harga khusus, biasanya potongan harga dapat mencapai Rp 1 juta.

Minimnya bengkel sepeda listrik juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi si pemilik. Untuk itu, mereka pasti benar-benar menjaga dan berhati-hati menggunakan alat transportasi bebas emisi ini. Meski demikian, keberadaan sepeda listrik sangat membantu, khususnya bagi mereka yang belum bisa mengendarai kendaraan, seperti sepeda motor dan mobil, sepeda listrik dapat membantu memperlancar mobilitas. Pengguna sepeda listrik juga dapat berkontribusi mengurangi polusi udara di jalan raya.

Selasa, 21 Februari 2017

Beras analog lebih sehat dari beras padi

Beras
Ilustrasi

Setiap manusia membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidup seperti beras, merupakan makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh rakyat indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih bergantung pada nasi sebagai sumber karbohidrat utama keseharian. Beras merupakan komponen utama dalam konsumsi energi per kapita sebesar 54 persen dalam pola makan masyarakat Indonesia. Dominasi ketergantungan pada satu jenis pangan tertentu ini secara bertahap harus dikurangi.

Nasi menjadi bahan makanan pokok orang Indonesia yang wajib ada dalam setiap waktu makan. Namun, bagi penderita diabetes atau kolesterol kadang mengurangi konsumsi nasi yang berasal dari beras padi. Beras analog merupakan sebuah produk pangan mirip beras, namun bahannya bukan berasal dari padi. Selain itu, beras analog memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bagus untuk yang sedang diet atau pun mengidap penyakit diabetes. 

Beras analog merupakan beras yang diolah dan berbahan baku seperti singkong, tepung sagu, jagung, umbi-umbian dan sebagainya. Sumber karbohidrat maupun gizi yang terkandung di dalam beras analog sama dengan beras padi sehingga layak dikonsumsi. Serat pada beras analog juga berfungsi untuk menghindari dari sulit buang air besar alias konstipasi atau sembelit. Serat juga bisa bikin perut menjadi kenyang lebih lama karena penyerapan di usus terjadi lebih lama.

Dikutip dari berbagai sumber, beras analog rasanya sama dengan beras biasa, namun bahannya berbeda. Selain itu, beras analog juga lebih sehat dibandingkan beras padi pada umumnya. Sangat disayangkan bahwa beras analog ini belum diketahui masyarakat banyak. Masyarakat cenderung menggantungkan asupan karbohidratnya kepada beras padi. Beras ini hanya terkenal di kalangan elite saja, namun masyarakat menengah ke bawah masih belum tahu menahu terkait masalah beras analog ini.

Kandungan gizi pada beras analog
Berdasarkan uji kandungan gizi yang dilakukan, dalam 100 gram beras analog jagung terdapat 77,42 karbohidrat; 12,04 kadar air; 10,34 serat pangan; dan 5,78 protein. Menariknya, dalam uji tersebut, produk ini tak terdeteksi adanya kandungan gula. 

Beras analog memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dari beras padi (10,3 persen). Selain itu, berdasarkan penelitian mahasiswa IPB, beras analog memiliki nilai indeks glikemik rendah.

Cara memasak
Beras analog bisa dinikmati dengan cara ditanak seperti nasi biasa. Uniknya, produk ini bisa dimasak tanpa perlu dicuci terlebih dahulu. Hal ini karena beras analog sudah matang saat diolah dengan menggunakan mesin ekstruder.

Cara memasaknya juga cukup mudah. Jika menggunakan rice cooker, didihkan air lalu masukkan beras analog, aduk sebentar, lanjut tekan cook hingga matang. Jika menggunakan kompor gas, caranya didihkan air, masukkan beras analog, aduk sebentar, lalu biarkan hingga matang dalam keadaan api tetap menyala. Perlu diingat takaran yang digunakan adalah 1:1. Perbandingan ini berdasarkan volume, bukan berat.

Setelah ditanak, beras analog memiliki tekstur yang empuk sangat mirip dengan nasi putih. Bagaimana dengan rasanya? Kita akan mendapati rasa yang khas, yaitu hambar, tak ada kesan manis, dan beraroma jagung. Daya tahannya juga tak jauh berbeda dengan nasi putih.

Senin, 20 Februari 2017

Cerita penemuan baterai tahan lama

Baterai
Ilustrasi

Kisah ini dimulai lebih dari 100 tahun yang lalu pada penemuan asli orang Eropa tentang baterai penyimpanan, pengembangan, dan peningkatannya secara bertahan. Thomas Edison memperkirakan baterai tahan lama sudah hadir pada tahun 1889. Namun tidak sampai saat Perang Dunia II, saat Tank Rommel menemukan bahwa sebuah baterai yang telah disempurnakan, bisa digunakan dengan baik selama 40 tahun lebih.

Reader's Digest menceritakan tentang baterai tipe Jerman ini pada tahun 1948. Mereka juga melaporkan tentang aksi pemerintah Amerika yang memutuskan, melalui Sherman Anti-Trust Act, kartel-kartel internasional yang telah mencegah produksi baterai Eropa di negeri ini. Sekitar dua tahun yang lalu, sebuah perusahaan Amerika akhirnya memasarkan baterai yang tahan dipakai hingga 10 tahun, pertumbuhan yang masuk akal terhadap perkembangan penduduk Eropa dan Amerika. Baterai tahan lama buatan Amerika menyamakan dirinya dengan baik dengan baterai buatan Eropa terdahulu.

Sebagai tambahan terhadap program pengujian cermat yang dilakukan sendiri oleh pihak pabrik untuk membuktikan hal ini, laboratorium-laboratorium independen meneliti baterai baru tersebut secara keseluruhan. Sebagai contoh, sebuah laboratorium komersial ternama menyatakan sebuah Baterai Tahan Lama terhadap salah satu dari serangkaian pengujian maksimal paling unik yang pernah direncanakan. Setiap 15 detik, siang dan malam tanpa istirahat selama 12 bulan, baterai menstarter mesin uji coba. Pada akhir pengujian, baterai tersebut membuahkan hasil yang fantastis dengan total menstarter mesin sebanyak 606.969 kali secara berurutan. Ini sama saja dengan menyalakan mesin mobil anda 30 kali setiap hari selama 50 tahun.

Baterai tahan lama juga menjalani tes pada suhu panas dan dingin yang ekstrem. Sebagai contoh, baterai ini dibekukan dalam balok es selama 48 jam pada suhu 70 derajat di bawah nol. Saat baterai itu dikeluarkan dari balok es tadi, ia tetap berfungsi dengan efisiensinya seperti biasa. Rahasia kekuatan luas biasa pada Baterai yang Tahan hingga 10 tahun ini adalah lempengan Cadalloy yang dilelehkan (diambil dari Cadmium); pemisah-pemisah utama yang tidak dapat hancur yang tetap membuat lempengan-lempengan tadi lembab dan aktif; dan elektrolitnya tipe ringan yang mengurangi asam pekat yang bisanya membuat bagian dalam baterai berkarat. Baterai tahan lama berbeda dari baterai asam padat lainnya dari berbagai hal.

Apa guna Baterai Tahan Lama untuk anda) Baterai ini membuat lampu mobil anda menyala 50 persen lebih terang. Pastinya anda menyalakan lebih cepat mesin dalam cuaca apa pun yang berarti lebih menghemat bahan bakar bensin. Anda hanya perlu menambahkan air satu kali dalam setahun, merupakan baterai yang bebas perawatan. Keuntungan paling penting adalah garansi service dari perusahaan selama 10 tahun. Garansi ini didukung oleh perusahaan lokal yang telah memiliki izin dan tidak berpengaruh berapa kali anda memindahkan baterai dari satu mobil ke mobil lain, karena satu nomor seri Baterai Tahan Lama terdaftar secara permanen untuk perlindungan anda sebagai konsumen.

Cukup mengejutkan, harga Baterai Tahan Lama tidak lebih mahal dari baterai premium biasa. Baterai otomatis tahan lama berdaya 6 volt hanya seharga 29,95 dolar dan 12 volt seharga 34,95 dolar. Itulah cerita dari seorang ilmuwan tentang penemuan baterai tahan lama. Namun, mengapa baterai canggih tersebut tidak dipasarkan atau dijual bebas pada zaman sekarang? Apakah harganya sangat mahal, atau tidak dipasarkan untuk tujuan bisnis dan mencari keuntungan? Pasti anda mengerti dan tahu jawabannya.


By Dr. J. Morgan Watt
From Science and Mechanics 

Minggu, 19 Februari 2017

Ternyata vitamin D bisa bantu mencegah influenza

Flu
Pada saat musim hujan seseorang bisa lebih mudah untuk terserang pilek dan flu. Agar kondisi badan bisa tetap optimal terhindar dari penyakit-penyakit tersebut, biasanya kita selalu disarankan untuk rutin minum vitamin C. Tapi ada juga vitamin lain yang tidak kalah penting yaitu vitamin D. Vitamin D lebih dikenal sebagai nutrisi penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Padahal sebetulnya ia juga dibutuhkan dalam proses pembentukan sistem imun agar bisa membunuh bakteri dan virus. Tanda-tanda seseorang yang kekurangan vitamin D adalah lemah otot, nyeri kronis, keringat berlebih, rentan terkena infeksi, dan hipertensi.

Dilansir dari berbagai sumber, ketika musim hujan datang orang-orang lebih banyak berdiam diri di dalam ruangan membuat paparan sinar matahari berkurang. Nah berkurangnya paparan sinar matahari ini yang kemudian bisa membuat tingkat vitamin D dalam tubuh ikut terpengaruh. Vitamin D dari sinar matahari diketahui berfungsi mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh serta mendorong pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan tulang, gigi, dan otot. Vitamin D lebih dikenal sebagai vitamin untuk kesehatan tulang. Namun, penelitian baru menyebutkan bahwa konsumsi tablet vitamin D setiap hari, atau minimal seminggu sekali dapat melindungi diri dari penyakit pilek dan influenza.

Penelitian tentang pencegahan influenza
Namun, tim peneliti dari Queen Mary University, London, menunjukan vitamin D juga bisa mencegah influenza dan pilek dengan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap bakteri dan virus. Tim ini menguji pemberian suplemen vitamin D kepada 11.321 orang dalam 25 kelompok. Riset menunjukkan, satu dari 33 orang yang diberi suplemen vitamin D terhindar dari influenza. Rasio itu lebih baik daripada vaksinasi influenza yang menghindarkan satu dari 40 orang. 

Adrian Martineau, salah seorang peneliti, mengatakan bahwa konsumsi suplemen vitamin D darian atau mingguan dapat menghindarkan seseorang dari infeksi saluran pernapasan akut, yang mencakup pilek, influenza, dan pneumonia. Setelah menyesuaikan faktor-faktor berpengaruh potensial, peneliti menemukan bahwa suplementasi vitamin D memotong proporsi peserta yang mengalami paling tidak satu infeksi saluran pernapasan akut sampai 12 persen.

Pemimpin penelitian Prof. Adrian Martineau dari QMUL mengungkapkan bahwa diasumsikan populasi Inggris ada 65 juta orang dan 70 persen mengalami setidaknya satu infeksi pernapasan akut setiap tahun. Suplemen vitamin D harian atau mingguan akan membuat 3,25 juta orang lebih sedikit yang akan mengalami paling tidak satu infeksi pernapasan akut dalam setahun. Para ahli mengatakan studi tersebut memiliki dampak terhadap kebijakan kesehatan masyarakat, termasuk kemungkinan penambahan vitamin D pada makanan untuk mengatasi kekurangan vitamin tersebut di Inggris.

Prof. Martineau menambahkan,"Intinya adalah efek perlindungan suplementasi vitamin D paling kuat untuk mereka yang memiliki kadar vitamin D paling rendah dan ketika suplementasi diberikan setiap hari atau setiap minggu."

"Penambahan vitamin D pada makanan, memberikan asupan vitamin D terus-menerus dengan kadar rendah yang secara virtual menghilangkan kekurangan vitamin D di beberapa negara," katanya.

"Dengan mendemonstrasikan manfaat baru vitamin D ini, studi kami memperkuat argumen memperkenalkan penambahan vitamin itu pada makanan untuk memerbaiki kadar vitamin D di negara seperti Inggris di mana kekurangan vitamin D adalah kelaziman," tambahnya.

Prof Ronald Eccles, yang berasal dari Common Cold Centre, Cardiff University, mengatakan vitamin D dapat memberikan sistem kekebalan sebanyak yang dibutuhkan untuk penahan selama musim dingin, di mana kandungan vitamin D pada saat itu ditemukan sangat rendah. Ia sendiri mengaku bahwa mengkonsumsi vitamin D setiap tahunnya merupakan tindakan pencegahan.

Dan juga menemukan bahwa flu dan pilek paling banyak menyerang di musim dingin dan gugur, musim dimana asupan vitamin D paling rendah. Selain itu, terdapat juga beberapa infeksi saluran pernapasan pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara atau paru-paru yang berlangsung hingga 30 hari. Tak hanya pernapasan, infeksi juga mengenai bagian telinga, lalu bronkitis dan pneumonia.

Seperti diketahui, kita banyak mendapatkan vitamin D dari matahari melalui kulit kita. Tapi, vitamin ini juga dapat ditemukan dari makanan seperti minyak ikan, telur, dan sereal untuk sarapan. Kebanyakan orang bisa mendapatkan vitamin D seimbang yang mereka perlukan dengan makan makanan sehat yang seimbang dan sinar matahari di kala musim panas.

Perlu diperhatikan juga agar jangan konsumsi vitamin D berlebih. Terlalu berlebih mengonsumsi vitamin D diketahui dapat menimbulkan komplikasi.

Sabtu, 18 Februari 2017

Inilah fakta bahaya fluorida yang harus anda tahu

Bahaya fluorida
Kontroversi seputar fluoridasi memunculkan sejumlah isu sosioetika penting yang tidak bisa diabaikan. Salah satu pertanyaan paling panas adalah apakah program fluoridasi menjadi titik tolak atau tanda besar dalam kemajuan kesehatan masyarakat, atau hasil oportunitas dari lobi yang kuat, yang sebagian besarnya terkait dengan pengedepanan kepentingan sendiri dengan dalih demi kepentingan masyarakat? Asal mula sejarah fluoridasi sedang mengemuka, walaupun kita, demi alasan jelas dalam apa yang terjadi setelahnya, tidak akan menafsirkan pengungkapan itu sendiri, tetapi lebih untuk mengusik beberapa kebetulan yang sungguh luar biasa yang membuat asal mula itu terungkap.

Namun demikian, dalam pendekatan yang lebih langsung terhadap isu terkait, kita harus mendebat bahwa risiko kesehatan yang potensial dan aktual terkait dengan fluoridasi belum cukup dihargai oleh mereka yang mengurus hal itu. Pengenalan fluorida secara sengaja dalam air minum tentu saja belum melalui penelitian dan pengujian cermat seperti yang dilakukan terhadap sejumlah obat-obatan medis, yang banyak diantaranya bisa dibeli tanpa resep dokter. Akhirnya, kita mendesak bahwa bila pun diputuskan bahwa penambahan jumlah minimal fluorida ke dalam air yang kita konsumsi aman dan efektif dalam mengurangi karang gigi pada anak-anak, dosis fluorida yang pas tidak bisa dibatasi begitu saja untuk memastikan bahwa efek fluorida yang berbahaya tidak melebihi efek manfaatnya.

Lahirnya fluoridasi

Banyak pembaca akan terkejut bila mendengar bahwa fluorida telah digunakan sejak lama, tetapi tidak untuk pencegahan kerusakan gigi. Fluorida, atas nama kesehatan, yang kini kita tambahkan pada air minum adalah yang selama hampir empat dekade digunakan untuk racun lambung, insektisida, dan rodentisida. Fluorida diyakini mengeluarkan racunnya pada hama dengan bergabung dengannya dan menghambat banyak enzim yang mengandung elemen seperti besi, kalsium, dan magnesium. Untuk alasan yang sama, fluorida juga sangat bersifat racun bagi tanaman, mengganggu keseimbangan biokimia yang halus dalam hal terjadinya proses fotosintesis.

Tidak ada alasan untuk mencurigai bahwa manusia kebal dari efek racun yang potensial ini. Bahkan jika disimak secara cepat, indeks dalam sebagian besar petunjuk rujukan tentang toksikologi industrial (keberacunan produk industri) mendata bagian tentang bahaya penanganan senyawa fluorida. Dalam menilai tingkat keracunan fluorida ini, Sax menegaskan bahwa dosis 25 sampai 50 mg harus dipandang sebagai "sangat bersifat racun" dan bisa menyebabkan muntah-muntah hebat, diare, dan manifestasi CNS.

Penting untuk mengenal sejak awal bahwa fluorida adalah zat yang mengandung racun tinggi. Pengakuan atas hal sederhana ini memudahkan untuk memahami penolakan alamia terhadap bagian dari sesuatu untuk menerima tanpa mempertanyakan pencernaan yang terpaksa terhadap racun untuk memperoleh kontrol sebagian pada apa yang umumnya akan dipandang sebagai penyakit yang tidak dapat dikomunikasikan. Derajat potensial peracunan fluorida ini dan batas sempit toleransi manusia (antara 1-5 ppm) menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan kosentrasi penuh dan kepentingan yang mendasar.

Ampas fluorin, penimbul polusi utama

Kontroversi fluoridasi menjadi lebih menarik tatkala kita menyadari bahwa ampas fluorin industri sejak awal tahun 1900-an telah menjadi penimbul polusi utama di danau, danau dan saluran air, menyebabkan kerugian yang tak terkatakan pada para petani dalam hal peracunan pada hewan ternak dan hasil panennya.

Fluorida seperti hidrogen fluorida dan silikon tetrafluorida dikeluarkan oleh fosfat, penyubur tanaman manufaktur (batu fosfat bisa mengandung 3 persen fluorida). Proses industrial dalam produksi baja, pemrosesan kimiawi tertentu, dan produksi aluminium tertentu yang melibatkan elektrolisis alumina dalam bak berisi cryolite cair (sodium alumunium hexafluorida) semuanya melepaskan fluorida dalam jumlah yang patut dikhawatirkan ke lingkungan.

Fluorida yang dikeluarkan siap untuk diserap oleh tanaman dan diketahui bisa menyebabkan kerusakan daun secara substansial. Bahkan dalam konsentrasi serendah 0,1 ppb (part per billion, bagian per miliar), fluorida secara signifikan mengurangi pertumbuhan dan hasil panen. Hewan ternak juga menjadi korban keracunan fluorida terutama karena mencerna tumbuh-tumbuhan yang terkontaminasi.

Dilaporkan bahwa Aluminium Corporation of America (ALCOA) menerima jutaan klaim setiap tahunnya untuk mengompensasi kerusakan yang disebabkan oleh ampas fluorin. Baru pada tahun 1933, Public Health Service (PHS) Amerika Serikat mulai sangat memerhatikan efek racun fluorida pada gigi dan memutuskan bahwa fluorosis gigi (gigi berbintik noda kuning, cokelat bahkan hitam) terjadi di antara 25-30 persen anak-anak ketika lebih dari 1ppm fluorida dimasukkan ke dalam air minum.

Bagaimana semua ini bermula

Konsentrasi fluorida dalam jumlah kecil 2 ppm bisa terus menjadi kekhawatiran dalam kesehatan masyarakat, hal ini karena menyebabkan fluorosis gigi yang cukup parah. Secara kebetulan, PHS Amerika Serikat pada saat itu disponsori oleh Departemen Keuangan, yang pemimpinnya adalah Andrew Mellon, pemilik ALCOA. Pada 1939, The Mellon Institute (berdiri dan dikendalikan oleh keluarga Andrew Mellon), mempekerjakan seorang ilmuwan bernama Dr. Gerald Cox untuk menemukan pasar yang subur untuk ampas fluorida industrial yang terkait dengan produksi aluminium. Dari serangkaian koneksi yang menarik antara kepentingan ALCOA dan kisah tentang fluoridasi, Walker menulis:

Pada 1939, Geral Cox, seorang ahli biokimia yang dipekerjakan oleh University of Pitssburgh, menjalani kontrak kerja dengan Mellon Institute.

Pada pertemuan para insinyur perairan di Johntown, Pennsylvania, Cox pertama-tama mengajukan pemikirannya untuk menambah fluorida ke suplai air untuk masyarakat.

Pada 1940, Cox menjadi anggota Food and Nutrition Board dalam National Research Council, dan untuk lembaga yang terkenal ini ia mempersiapkan serangkaian kepatuhan yang dengan kuat mengangkat gagasan tentang fluoridasi artifisial.

Dennis Stevenson juga mengomentari koneksi antara Dr. Cox, ALCOA dan fluoridasi ini, tetapi agak lebih sinis. Ia menulis:

Dr. Cox kemudian mengajukan fluoridasi air artifisial sebagai alat untuk mengurangi kerusakan gigi. Cara lain apa yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah besar dan berbiaya tinggi untuk membuang ampas beracun dari pabrik aluminium selain mendapatkan bayaran dengan memasukkannya ke dalam air minum? Sebuah kebetulan yang sukar dipercaya ALCOA dan proposal fluoridasi orisinal.

Rantai yang nampak seperti kebetulan itu belum berakhir di sini.

Caldwell merujuk pada pernyataan menarik dari Nona Florence Birmingham pada 25-27 Mei 1954 di depan Committee on Interstate and Foreign Commerce, yang telah mengorganisasi serangkaian dengar pendapat tentang isu fluoridasi. Sebagai presiden dari Massachusetts Women's Political Club, pada kesempatan itu Nona Birmingham mewakili sekitar 50.000 perempuan. Pernyataannya seperti di bawah ini:

Pada tahun 1944, Oscar Ewing ditempatkan di bagian pembayaran di Aluminium Company of America (ALCOA) sebagai jaksa dengan gaji tahunan $750.000. Fakta ini dikatakan pada dengar pendapat di Senat dan menjadi bagian dari Catatan Kongres (Congressional Record). Karena perusahaan aluminium tidak sedang menjalani proses peradilan yang tertunda pada masa itu, pertanyaan yang secara logis mungkin diajukan adalah, mengapa bayarannya begitu besar? Beberapa bulan kemudian, Tuwan Ewing menjadi Administrator pada agensi Federal Security dan mengumumkan bahwa ia mengalami pemotongan gaji dalam jumlah besar dalam rangka untuk melayani negerinya.

Sebagai kepala Agen Keamanan Federal (Federal Security Agency) (kini Departemen Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan), Ia segera memulai menggelindingkan bola menjual "racun tikus" berton-ton dan bukan dalam paket kecil. Sodium fluorida adalah ampas berbahaya dari perusahaan aluminium. Mereka tidak diizinkan untuk dibuang ke sungai atau lapangan terbuka karena bisa meracuni ikan, ternak, dan sebagainya. Ternyata seseorang membayangkan gagasan cemerlang dalam mengambil manfaat dari konklusi salah yang ditarik dari Deaf Simuth County, Texas. 5 Perusahaan aluminium Amerika kemudian mulai menjual sodium fluorida untuk dimasukkan ke dalam air minum.

Apakah fluoridasi bisa dijaga pada tingkat yang aman

Walaupun 1 ppm dinyatakan secara baku sebagai tingkat konsentrasi fluorida yang bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap kerusakan gigi, dengan fluorosis gigi yang terobservasi secara klinis pada tingkat minimum, kontroversi mengenai efek merugikan dari penggunaan fluorida dalam jangka panjang terentang luas, bahkan pada dosis ini. Pada awal tahun 1942, dilaporkan bahwa dalam area fluorosis endemik dengan konsentrasi fluorida 1 ppm atau kurang, anak-anak dengan nutrisi buruk menderita masalah skeletal, dibarengi dengan bercak-bercak pada gigi yang cukup parah.

Bahkan jika ada yang menyatakan bahwa konsentrasi fluorida sebesar 1 ppm relatif aman, maka akan semakin jelas bahwa kemampuan individual dalam mencerna fluorida yang aman tidak dapat dikontrol secara sama. Meminum air yang berfluorida, misalnya, sebagian akan bergantung pada sejumlah faktor tertentu, seperti rasa haus. Asupan cairan juga bervariasi menurut usia, situasi pekerjaan, iklim dan musim, serta tingkat aktivitas fisik. Atlet, misalnya, cenderung mengkonsumsi lebih banyak air daripada rekan lain yang bukan atlet. Penyesuaian terhadap suplai air tidak bisa mengakomodasi berbagai perbedaan individual yang terentang luas seperti ini secara memuaskan.

Tambahan pula, fluorida dikonsumsi dalam jumlah yang bervariasi dari begitu banyak sumber yang tidak diperkirakan. Tablet fluorida, yang tampak seperti pencuci mulut yang aman, gel dan bahkan tablet yang berbasis air turut menyumbang pada peningkatan dalam tingkat fluorida yang berbahaya jauh melampaui dosis 1 ppm yang disarankan terkandung di dalam air minum. Walaupun esensinya harus diwujudkan secara pasti dan jelas, sudah disebutkan bahwa peralatan masak aluminium dan yang tidak lengket, yang dilapisi dengan Tetrafluoroethylene dapat memancarkan fluorida ke dalam makanan, khusunya bila permukaannya tergores atau terkena gesekan berlebihan.

Yang bahkan lebih mengejutkan adalah fakta bahwa daun teh mengandung cukup fluorida yang bila diminum tiga atau empat cangkir sehari, dengan menggunakan air berfluorida, maka dosis fluorida totalnya akan berada di antara empat sampai enam kali batas maksimum yang aman yang diperbolehkan untuk dikonsumsi sehari-hari sesuai yang disarankan. Sebagai tambahan tentang fluorida endemik pada makanan alamiah yang kita makan, kita berada di kota-kota industri yang terpaksa menghirup fluorida yang ditarik dari emisi pabrik.

Penelitian dalam survei bahaya fluorid

Analisis komputer terhadap data dari survei gigi terbesar yang pernah dilakukan melibatkan hampir 40.000 anak-anak usia sekolah oleh National Institutes of Dental Research (Institut penelitian gigi nasional) mengungkapkan tidak ada korelasi antara pembusukan gigi dengan fluoridasi. Kenyataannya, banyak kota yang tidak menjalani fluoridasi memiliki laju pembusukan gigi yang lebih rendah daripada kota yang menjalani fluoridasi. Kota dengan laju pembusukan gigi terendah tidak menjalani program fluoridasi. Dari tiga laju pembusukan tertinggi, dua diantaranya sebagian menjalani fluoridasi.

Missouri State Bureau of Dental Health telah menjalani survei terhadap lebih dari 6.500 anak-anak kelas dua dan enam di berbagai bagian Missouri dan menemukan bahwa secara keseluruhan tidak ada perbedaan signifikan antara anak yang meminum air yang diberi fluorida secara optimal dan anak-anak yang meminum air dengan fluorida di bawah titik optimal.

Albertt W. Burgstahler, Ph.D
Profesor kimia, University of Kansas

Wilayah sekolah melaporkan laju bebas karang tertinggi, sepenuhnya tidak mengkonsumsi air dengan fluorida. Bagaimana seseorang bisa menjelaskan hal ini?

A.S. Gray, D.D.S.
Journal of the Canadian Dental Association, 1987.

Semua survei di sini dan di Eropa Barat memperlihatkan bahwa pengurangan tingkat karang gigi selama lebih dari 20 tahun lalu sama besarnya di dalam masyarakat yang mengkonsumsi air dengan fluorida dan yang tanpa fluorida.

John R. Lee, M.D.

Bahkan Journal of the American Dental Association menyatakan bahwa penurunan karang gigi sekarang ini yang dilaporkan di Amerika Serikat dan negara industri barat telah diamati dalam masyarakat yang mengkonsumsi air dengan fluorida dan yang tanpa fluorida, dengan persentase penurunan di masing-masing komunitas yang sama.

Chemical dan Engineering News, 1 August 1988.

Laju Kematian Bayi Tertinggi Terjadi di Sejumlah Kota yang Mengkonsumsi Fluorida

Angka yang dikeluarkan oleh National Centre for Health Statistics mengungkapkan bahwa kematian bayi adalah masalah besar di Amerika Serikat. Data memperlihatkan bahwa sepuluh kota dengan laju kematian bayi paling buruk semuanya telah mengkonsumsi fluorida artifisial paling sedikit selama 17 tahun atau lebih lama. Setelah fluoridasi selama satu tahun lebih, kematian bayi di Kansas City, Missouri meningkat 13 persen.

The Kansas City Star, 21 November 1982.

Setelah tahun kelima pemakaian fluorida di Kansas City, kematian bayi meningkat 36 persen.

The Kansas City Star, 26 Februari 1987.

Kontaminasi fluorida dari konsumsi minuman

Jelas sekali, sumber paling umum dari asupan fluorida tambahan berasal dari konsumsi minuman. Minuman yang mengandung air yang berfluorida mencakup jus, punch, popsicles, makanan pencuci mulut yang berbasis air yang dibekukan, dan minuman berkarbonat. Sejumlah studi telah memperlihatkan bahwa konsumsi minuman ringan di Amerika Serikat telah meningkat begitu tajam selama lebih dari dua dekade terakhir, tidak hanya di kalangan remaja laki-laki berusia 15-17 tahun, tetapi juga pada anak-anak usia 1-2 tahun. Statistik menunjukkan bahwa di Kanada, konsumsi minuman ringan meningkat sebesar 37 persen dari tahun 1972 sampai 1981.

Meningkatnya konsumsi minuman ringan ini terjadi bersamaan dengan menurunnya konsumsi susu, yang artinya meningkatnya asupan fluorida secara keseluruhan. Sejumlah kajian mengungkapkan bahwa peningkatan dramatis dalam konsumsi minuman, bersama dengan fluoridasi dalam air minum merupakan bahaya kesehatan yang potensial. Terus-menerus mengkonsumsi fluorida sebetulnya justru meningkatkan dan bukan mengurangi kerusakan gigi. Kerusakan enzimatik yang berhubungan dengan mineralisasi enamel menciptakan gigi parotic yang jauh lebih ringkih untuk menjadi karang daripada kasus lain.

Dalam studi besar tentang efek merugikan dari fluorida, Yiamouyiannis dan Burk melaporkan pada 1977 bahwa paling sedikit 10.000 orang di Amerika Serikat mati setiap tahunnya karena kanker yang disebabkan oleh fluorida. Pada pengantar dalam laporan hasil penelitian mereka, 17 makalah riset yang dikutip memperlihatkan efek mutagenic (zat yang menyebabkan mutasi) yang berhubungan dengan fluorida. Kini, ada konsensus sampingan di dalam komunitas ilmiah bahwa aktivitas mutagenic substansi bisa dipandang sebagai indikasi penting adanya aktivitas penyebab kanker yang potensial ada di dalamnya.

Sejak beberapa penelitian provokatif pada lebih dari satu dekade lalu itu, sejumlah besar literatur ilmiah terus menumpuk yang dengan sangat kuat mengindikasikan bahwa praktik suplai air berfluorida adalah berbahaya. Pada 1983, seorang ahli bedah gigi Australia, G Smith, melaporkan sejumlah penelitian yang mengemukakan bahwa kini ada risiko serius pada pemakaian fluorida secara berlebihan di masyarakat. Ia mengatakan bahwa "argumentasi yang mendesak tidak lagi terpaku pada tingkat fluorida di dalam suplai air untuk masyarakat saja, tetapi lebih pada apakah fluoridasi meningkatkan risiko yang ditanggung orang tertentu, bahkan untuk waktu yang singkat, dalam hal tingkat fluorida dalam darah yang dapat merusak sel dan sistem manusia.

Pada 1985, ilmuwan Australia lain, M. Diesendorf, menaruh perhatian pada penemuan dimensi baru menyeluruh tentang bahaya kesehatan yang berkaitan dengan asupan fluorida. Sodium fluorida, misalnya, ternyata bisa menyebabkan sintesis DNA yang tak terjadwal dan penyimpangan kromosom pada sel manusia. Beberapa studi baru-baru ini mengungkapkan mekanisme aktual yang dengan dasar itu fluorida bisa mengganggu melekul DNA dan situs melekul aktif dalam banyak enzim manusia.

Ketika semua sudah diungkapkan, sudah jelas ternyatakan bahwa kini waktunya untuk penelaahan kembali secara serius dan menyeluruh seluruh kebijakan yang memberi wewenang pengharusan fluoridasi pada suplai air yang kita konsumsi. Telaah seperti itu sudah barang tentu memerlukan pendekatan di banyak sisi, di mana penyelidikan riset yang terpercaya bisa bersatu dengan filsafat pendidikan kesehatan untuk membantu implementasinya. Melalui pendidikan, sikap menghargai dapat muncul bahwa di dalam alam sendiri ada pola rancangan yang penting untuk keseluruhan program kesehatan.

Di alam, misalnya, fluorida secara tipikal ditemukan dalam bentuk tidak larut yang relatif aman. Dengan campur tangan secara sengaja untuk membuat bentuk fluorida tak larut yang alamiah menjadi fluorida yang larut, kita mengubah substansi alamiah yang relatif tidak berbahaya menjadi substansi yang terkonsentrasi dan sangat beracun, yang kemudian bisa larut di seluruh lingkungan sebagai racun. Kumpulan syarat kesehatan yang ditunjukkan oleh alam dalam hal fluorida lebih lanjut digambarkan oleh mekanisme menyusui yang sederhana tapi anggun. Bayi yang disusui sebenarnya terlindung dari menerima fluorida yang lebih dari konsentrasi sangat rendah dalam air susu ibu oleh pagar plasma/susu fisiologis. Begitu banyak hal tentang kesehatan yang dapat dipelajari dari alam, tetapi untuk melakukan hal itu kita harus lebih peduli untuk bersahabat dengan alam daripada menaklukkan dan memanipulasinya.

Apakah kampanye fluoridasi harus diindikasikan terbukti sebagai salah satu tipuan utama bagi masyarakat luas yang berlangsung pada abad ini? Silakan pembaca menilainya. Apa pun penilaiannya, adalah hal yang sudah begitu jelas bahwa pencegahan perusakan gigi bukanlah garis dasar bagi perdebatan tentang fluoridasi ketika panacea telah menjadi racun.


Reference: 
- G.S.R. Walker, Fluoridation-Poison on Tap (Melbourne: Glen Walker Publisher, 1982).
- H.T Dean, "Studies on the Minimal Threshold of Dental Sign of Chronic Endemic Fluorosis," Public Health Rep, 50: 1719-1729, 1934.
- D. Stevenson, "Fluoridation, Panacea of Poison?", Simply Living Magazine, Vol. 3, #6 (1988).
Source: Googlebook. 

Rabu, 15 Februari 2017

Lebih cermat siapkan sarapan dan syaratnya

Sarapan
Illustrasi

Kebugaran, juga kebahagiaan, bermula dari sarapan yang baik. Sarapan adalah resep awal untuk kesehatan fisik dan mental. Tubuh membutuhkan asupan energi baru untuk memulai aktivitas setelah berpuasa selama 8-10 jam pada malam sampai pagi hari. Jika tidak ada asupan energi, tubuh akan berusaha menaikkan kadar gula darah dengan mengambil cadangan glikogen, simpanan karbohidrat dalam bentuk glukosa di dalam tubuh misalnya dari otot. Gejala turunnya glukosa ini antara lain lemas, cepat lapar, dan pusing.

Jika kita melewatkan sarapan, tubuh juga kemungkinan akan kekurangan sejumlah besar serat, asam folat, zat besi, vitamin B12, dan zinc. Padahal, asam folat dan vitamin B12 punya peran penting dalam formasi neurotransmiter seperti serotonin. Kekurangan serotonin membuat orang lebih rentan merasakan gejala depresi. Kadar zat besi yang rendah juga cenderung membuat seseorang merasa cepat lelah, kehilangan nafsu makan, sampai merasakan suasana hati yang tidak stabil.

Sayangnya, beragam fakta yang menunjukkan pentingnya sarapan itu belum berbanding lurus dengan kebiasaan sarapan yang baik, terutama pada masyarakat Indonesia. Survei dari Litbang kompas pada maret 2015 menemukan, hanya 56 persen orang dewasa yang rutin sarapan.

Data yang dirangkum Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi Indonesia (Pergizi) Prof. Dr. Ir. H. Hardiansyah MS juga mengungkapkan, sebanyak 17-56 persen anak usia SD sampai SMA tidak sarapan. Sementara itu, asupan sarapan pada 46 persen anak usia SD tidak memenuhi kebutuhan gizi sarapan.

"Data itu masih relevan. Kita bisa mengatakan 7 dari 10 anak Indonesia Kekurangan gizi sarapan," ujar Hardiansyah.

Syarat sarapan sehat
Salah satu asumsi yang salah tentang sarapan, yang penting kenyang. Karenanya, sarapan kerap diidentikkan dengan menyantap karbohidrat. Padahal, indikator sarapan sehat bukan kenyang, melainkan terpenuhinya asupan gizi.

Sarapan sehat itu syaratnya ada dua, yaitu waktu yang tepat dan komposisi yang tepat. Waktu sarapan yang tepat adalah sebelum jam 9 pagi, sebelum kita beraktivitas. Sementara itu, komposisi yang tepat, sarapan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral yang secara sederhananya bisa memenuhi sekitar satu per empat kebutuhan gizi harian.

Asupan gizi anak juga terkait erat dengan jajanan. Tak semua orang tua sempat menyediakan sarapan atau bekal untuk anak. Sesekali jajan memang tidak masalah, tetapi anak juga mesti diajarkan memilih jajanan yang aman. Misalnya, jika ingin membeli makanan dalam kemasan, anak harus memastikan pada kemasan terdapat tanda bahwa makanan tersebut terdaftar di BPOM atau memiliki nomor PIRT  yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.

Waspadai pula makanan yang warnanya terlalu mencolok atau manisnya tidak wajar, kemungkinan makanan tersebut menggunakan pewarna tekstil atau pemanis buatan yang tidak aman untuk kesehatan. Selain itu, pilihlah lokasi jajan yang higienis, tidak dekat dengan pembuangan sampah atau jalan raya yang banyak terpapar asap knalpon kendaraan.

Membiasakan anak menyantap sarapan yang baik dan memilih jajanan dengan lebih selektif adalah fondasi untuk memelihara kesehatan. Kedepannya, hal ini juga membentuk anak untuk mempertahankan gaya hidup sehat sampai ia dewasa kelak.


Referensi: Kompas