10 Cara memperkenalkan musik pada anak

Anak bermain musik
Musik adalah sebuah hiburan pada kehidupan manusia dalam pertunjukan apa pun. Musik juga bisa menghilangkan stres atau beban pikiran manusia, sehingga dengan mendengarkan musik akan lebih bersemangat lagi untuk aktivitas sehari-hari. Dengan adanya musik, tentu manusia akan merasa lebih semangat dan juga menghilangkan stres. Musik selalu menjadi bagian dari hidup, tanpanya dunia tentu akan terasa hampa. Tidak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa tetapi musik dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Begitu banyak penelitian akan manfaat musik bagi kita, terutama bagi kesehatan tubuh termasuk otak.

Selain sebagai hiburan, musik memiliki banyak manfaat bagi anak. Mulai dari meningkatkan kognisi, memperkuat daya ingat, hingga menambah nafsu makan. Bahkan musik bagi anak tidak hanya bertujuan sebagai hiburan tetapi juga bermanfaat lebih sebagai alat belajar yang berguna bagi tumbuh kembang anak. Ini sebabnya mengapa banyak orang tua disarankan untuk memperkenalkan musik bagi anak mereka sedini mungkin, bahkan sejak masih di dalam kandungan.

Bagaimana sebaiknya mengajarkan musik pada anak? Jawabannya: melalui proses bertahap. Belajar musik secara bertahap sama halnya dengan mengikuti jenjang pendidikan formal (sekolah), dimulai dari taman bermain kemudian ke tingkat (jenjang) selanjutnya. Dalam mengajarkan musik, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperkenalkan musik. Biasanya setelah melalui tahap pengenalan, anak-anak tidak perlu dipaksa untuk belajar musik.

Dikutip dari berbagai sumber, mengenal musik adalah tahap awal yang wajib dilakukan sebelum anak belajar memainkan instrumen musik atau belajar menyanyi. Sangat penting karena tujuannya adalah mengajak anak mencintai musik dan mengasah kepekaan musikalnya.

Begitu banyak musik yang beredar sehingga perlu disesuaikan dengan umur si buah hati. Musik klasik dan musik anak-anak bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, bagaimana cara memperkenalkan musik pada anak, dan menumbuhkan minat musik pada anak? Simak cara mudahnya berikut ini.

1. Memperkenalkan musik pada saat masih bayi

Saat anak masih bayi, musik dapat menstimulasi perkembangan otak sang anak seperti pendengaran, bahasa, penglihatan, kemampuan, emosi. Orang tua dapat memperkenalkan musik pada bayi dengan cara para prang tua bermain musik di sekitar sang anak, bernyanyi, mengajak anak memegang instrumen yang orang tua mainkan. Otak bayi dapat merespon dengan baik dan otak bayi mulai bekerja untuk menerima musik-musik yang orang tua kenalkan.

Di usia balita adalah masa dimana anak dapat memulai mencari bakatnya sendiri dan orang tua membantu dan mendukung 100%. Karena di usia balita ini, anak memunculkan sifat kesenangannya terhadap sesuatu. Seperti contoh bermain alat musik drum. Sang anak suka memukul-mukul drum sesukanya, disinilah peran orang tua sangat penting. Orang tua dapat mengarahkan atau membimbing cara bermain drum yang baik dan benar. Dan mulai membuat jadwal latihan drum untuk anak.


Dengan sendirinya otak anak akan dapat membedakan kapan bermain drum sesukanya dan kapan bermain drum dengan serius. Dengan adanya latihan rutin, perkembangan skill anak dalam bermain drum akan sangat terlihat. Apabila dirutinkan hingga umur 10 tahun, anak akan menjadi hebat dan berbakat dalam bermain musik drum.


2. Memperdengarkan Musik Lewat Medium Teknologi

Pada era modern sekarang ini, teknologi menjadi satu carauntuk memperkenalkan si kecil dengan musik. Anda bisa memutarkan lagu-lagu yang ceria khas anak-anak di kamar dengan sebuah pelantam (speaker) kecil.

Anda juga bisa menggunakan medium internet, yaitu melalui Yuotube. Melalui situs web ini, si kecil tidak hanya belajar soal musik, tetapi juga melihat gambar. Di sini, banyak video yang musikal, baik itu berisi konten edukasi atau film kartun anak. Namun, dalam hal ini, anda harus mengawasi penggunaannya untuk meminimalisasi si kecil melihat konten yang tidak sesuai dengan usianya.

3. Menyanyikan Kembali

Anak selalu mengawali pembelajarannya dari orangtua. Jadi, salah satu cara untuk memperkenalkan musik kepada anak adalah mengajaknya bernyanyi bersama atau menyanyikan ulang. Si kecil akan mendengarkan nada-nada lagu dari orangtua. Selain belajar musik, dia secara tidak langsung belajar berbicara. Anda tak perlu mengalokasikan waktu khusus untuk bisa bernyanyi, lakukan secara santai. Misalnya, saat membacakan cerita dongeng, menidurkan, atau bermain bersama. Anda juga bisa bersenandung dengan menggunakan iringan alat musik.


4. Mengajak Anak ke Pertunjukan

Berbagai pusat pembelajaran atau ruang publik, seperti Dufan sering menggelar pertunjukan yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, tak terkecuali si kecil. Anda bisa mengajak anak untuk menonton pertunjukan musik yang sesuai.

Sesuaikan pertunjukan itu, baik waktu maupun jenis musik. Selain menjaga kemampuan daya pikirnya, hal ini untuk menjaga si buah hati supaya tidak terlalu capek. Orkestra juga bisa menjadi pilihan yang baik bagi anak untuk mengenalkannya dengan musik. Si kecil pasti akan lebih antusias jika melihatnya secara langsung.

5. Mengikutkan Anak ke Kelas Musik

Saat ini, sudah ada kelas musik untuk anak. Anda bisa mengikutkan si kecil untuk belajar musik. Di sini, si kecil tidak hanya belajar tentang musik, tetapi juga belajar mengenal jenis-jenis alat musik. Minimal usia yang bisa diikutkan ke dalam kelas ini adalah 4 tahun. Dengan kelas musik, secara tidak langsung, Anda juga memberikan potensi bakat baru yang kemungkinan bisa berkembang. Siapa tahu, si kecil akan menjadi musisi terkenal pada kemudian hari.

6. Mendengarkan lagu

Cara yang paling mudah memperkenalkan anak pada musik adalah lewat lagu. Putarlah playlist lagu untuk anak Anda, baik lagu anak-anak atau musik klasik yang bermanfaat baik baginya. Memperdengarkan lagu kanak-kanak yang sederhana dan mendidik pun dapat membuat anak merasa senang, bernyanyi sambil belajar.

7. Nyanyian

Menyanyikan lagu, baik hanya sekedar bersenandung atau menyanyikan lagu yang sering didengar anak, dapat membangkitkan semangat anak untuk lebih mengenal dan menyukai musik. Bernyanyilah sambil mengajak anak bernyanyi bersama.

8. Memperkenalkan jenis-jenis alat musik

Memperkenalkan jenis-jenis alat musik pada anak sejak dini juga dapat membantu mereka mengenal musik dan peka pada ketukan dan nada. Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk membantunya seperti membeli buku pengetahuan alat musik yang sesuai dengan usia anak Anda, memberikan alat-alat musik sederhana agar ia dapat belajar mengenal bunyi-bunyian atau mengajaknya langsung ke toko musik untuk sekedar melihat jenis-jenis alat musik dan mendengarkan bagaimana bunyi yang keluar dari masing-masing alat itu.

9. Menonton YouTube

Saat ini kita telah dimudahkan oleh teknologi. Salah satunya dengan adanya YouTube yang dapat memudahkan kita mencari segala macam rupa video termasuk video kanak-kanak. Kita bisa memanfaatkan hal ini untuk mengenalkan musik pada anak sambil melihat visual bentuk alat musik dan bunyinya. Dengan ini anak dapat lebih mudah memahami musik. Namun bijaksanalah menyaring video yang tepat bagi anak. Anda dapat memanfaatkan YouTube Kids Channel jika mereka masih balita.

10. Melalui permainan

Memperkenalkan musik pada anak juga bisa melalui permainan loh. Caranya mudah, Anda bisa memanfaatkan benda-benda yang ada untuk menghasilkan suara. Misalnya air berisi gelas dengan berbagai ukuran, bermain tebak-tebakan nada, menirukan suara instrumen atau memperagakan cara memainkan instrumen dan anak menebak dan lain lagi. Bisa juga Anda membelikan permainan alat musik mainan khusus anak.

0 Response to "10 Cara memperkenalkan musik pada anak"

Posting Komentar