Gaya hidup & cara ingin berhenti merokok


Dalam kehidupan manusia kesehatan merupakan sesuatu yang berharga bahkan tidak  ternilai. Pendapat tersebut dibuktikan oleh penelitian Rokeach (1973) yang menghasilkan kesimpulan bahwa dari berbagai hal yang dianggap mempunyai nilai maka kesehatan   menduduki urutan pertama. Kesehatan bukan hanya berkaitan dengan penyakit tetapi mempunyai dimensi yang  lebih  luas.  Yaitu  selain  dimensi  fisik  (biologis),  juga  berkaitan dengan dimensi mental  (perilaku) dan sosial (lingkungan) yang keseluruhannya saling mempengaruhi.

Gaya hidup atau life style seseorang berbeda-beda. Seperti halnya merokok. Kebiasaan merokok    dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Merokok dapat memicu timbulnya berbagai penyakit. Mengenai dampak rokok, rokok tidak hanya berbahaya bagi bagi orang yang merokok (perokok aktif)namun juga berbahaya bagi orang di sekitarnya yang terkena  paparan  asap  rokok  (perokok  pasif). Rokok dapat pula menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit paru, penyakit kardiovaskular, resiko terjadinya neoplasma larynx, esophagus, dan merokok juga dapat memicu timbulnya penyakit pada rongga mulut dan menimbulkan kelainan pada gigi.

Tidak hanya gaya hidup merokok yang berbahaya bagi kesehatan, namun alcoholic atau  peminum  alkohol juga merupakan gaya hidup yang tidak baik. Menurut penelitian yang dilakukan Deappen  JB tahun 2014 di Inggris menyebutkan bahwa individu yang tidak mengkonsumsi alkohol memiliki kualitas hidup yang lebih baik disbanding individu yang mengkonsumsi alkohol.

Olahraga sebagai life style seseorang juga akan berdampak terhadap kesehatan seseorang. Seperti  yang di katakan Svantesson dalam penelitiannya tahun 2015 di Sweden bahwa terdapat korelasi yang  sangat positif antara aktivitas fisik dan pengurangan penyakit kronis dan juga dapat mencegahnya. Pada lansia yang berusia 65 tahun bisa meningkatkan kognisi dan membuat fungsi-fungsi otot jadi lebih baik. Selain itu juga bisa menurunkan rasa takut akan jatuh. Dengan demikian kualitas kesehatan diri yang dirasakan akan meningkat.

tips berhenti nerokok

Dalam hal merokok, orang mungkin berpikir bahwa merokok dapat membantu untuk menghilangkan stres, bahkan bersenang-senang, sedangkan pada kenyataannya itu hanya ilusi. Sistem yang dicetuskan Allen Carr hanya membantu perokok untuk keluar dari ilusi.

Berikut 6 tips ingin berhenti merokok yang yang dilansir dari geniusbeauty, adalah sebagai berikut:

1. Percayalah bahwa yang membuat Anda merokok bukanlah diri Anda sendiri 
Bukan Anda yang mengambil keputusan untuk merokok. Tidak ada orang sehat jasmani dan memori yang akan mengambil keputusan secara sadar untuk meracuni dirinya secara permanen. Anda hanya dibujuk untuk percaya bahwa Anda perlu rokok. Iklan rokok juga memberikan peran penting. Namun, Anda terbujuk oleh pesan iklannya, yang tentunya menyenangkan produsen rokok, tapi membawa kerugian bagi Anda.

2. Sadarilah bahwa tidak akan rugi jika Anda berhenti merokok
Kebanyakan perokok tidak bisa berhenti karena takut bahwa mereka akan kehilangan banyak hal. Misalnya, mereka tidak akan lagi menikmati sisa hidup, tidak akan bisa rileks, tidak bisa mengatasi bisnis apa pun tanpa rokok, atau akan kaku jika bergaul tanpa rokok.

Percayalah bahwa rokok sebenarnya tidak membantu Anda. Anggapan bahwa rokok dapat membantu adalah ilusi. Mungkin, Anda berpikir bahwa rasa rokok menyenangkan. Ini tidak lain hanyalah sebuah ilusi. Ingat ketika Anda menghisap rokok pertama kali, apakah itu tampak enak untuk Anda? Tentunya hal itu memberikan rasa yang menjijikkan. Sejak saat itu, Anda mengajarkan tubuh untuk mengakui dan meyakinkan diri sendiri bahwa rokok tak bagus.

3. Isap rokok terakhir Anda dan lakukan secara sadar
Rasakan rasa sebenarnya dan Anda akan melihat bahwa rokok itu jahat. Isap dan rasakan secara sadar apa yang Anda lakukan, apa yang diberikan sebatang rokok untuk Anda dan mengapa Anda berpikir bahwa Anda membutuhkannya.

4. Hindari nikotin
Setelah mengisap rokok terakhir, beri janji bahwa Anda tidak akan menggunakan pengganti rokok seperti rokok elektronik, patch nikotin, permen, dll.

5. Nikmati status sebagai non-perokok
Setiap kali Anda memiliki pikiran ingin merokok lagi, langsunglah berpikir bahwa Anda bangga sebagai non-perokok.

6. Pastikan bahwa Anda tidak akan iri kepada perokok lain
Anggaplah seorang perokok sebagai orang yang menderita banyak penyakit, miskin, orang kecanduan. Sebaliknya, Anda adalah orang bebas dan bahagia.

0 Response to "Gaya hidup & cara ingin berhenti merokok"

Posting Komentar