Live

Perjuangan hidup dan bertahan hidup harus semangat bagi umat manusia di dunia.

Arsip Info

Rabu, 31 Mei 2017

Waspada paparan racun & cara menghentikannya

cara menghentikan racun
Sejak bertambah kesadaran dan pengetahuan tentang dampak bahan-bahan kimia beracun yang membahayakan kesehatan dan lingkungan, makin banyak masyarakat yang berusaha membentuk organisasi untuk mencegah kerusakan dan mencari jalan untuk memproduksi barang-barang secara lebih sehat dan berkelanjutan.

Para pengusaha, pejabat pemerintahan, dan beberapa ilmuwan berusaha membenarkan adanya bahaya dari polusi racun dengan menyatakan bahwa sedikit banyak kita harus menerima resiko ini sebagai suatu harga yang harus dibayar untuk mencapai pembangunan dan kemajuan agar kita bisa menikmati listrik, pelayanan kesehatan, transportasi, komputer dan sebagainya. Tetapi mereka tidak menjelaskan kepada kita bahwa ada cara untuk mendapatkan hal yang sama dengan dampak yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan. Daripada mengambil risiko-risiko yang tidak perlu, kita dapat memilih untuk menganjurkan cara memproduksi pangan yang lebih aman, menghasilkan barang-barang, dan energi sambil menghindari pencemaran racun sejauh mungkin.

Menghindari dan mengawasi bahan beracun
Menghindari pemaparan dari polusi bahan beracun dimulai dengan Prinsip Tindakan Pencegahan, yaitu suatu pemikiran tentang bahaya dari suatu tindakan atau produk yang mungkin timbul sebelum tindakan atau barang tersebut digunakan. Walaupun kita dapat membuat pilihan pribadi atau untuk komunitas agar menghindari bahaya sebaik mungkin, namun kita juga harus menuntut agar pengusaha-pengusaha dan pejabat-pejabat pemerintah menempatkan kepentingan kesehatan seluruh masyarakat dalam jangka panjang, kaya atau miskin, dan lingkungan di atas kepentingan perusahaan dan keuntungan pribadi.

Ada banyak kegiatan yang kita lakukan setiap hari yang mempengaruhi tingginya tingkat pemaparan bahan beracun terhadap kita sendiri dan orang lain. Dan setiap hari ada banyak paparan yang tidak dapat kita kendalikan sendiri. Tetapi ada pemaparan-pemaparan yang dapat kita batasi dengan cara menentukan pilihan yang dapat membuat kita sendiri, keluarga kita, dan komunitas kita menjadi lebih aman dan lebih sehat. Pilihan pribadi ini seringkali mengarah pada tindakan masyarakat, karena kita lambat laun menyadari bahwa sangat mustahil bagi satu orang untuk dapat mengendalikan bahaya dari bahan beracun sendirian.

Untuk dapat menghentikan bahaya buruk akibat bahan beracun, kita perlu:


1. Mendidik diri sendiri
Pelajari dan ajarkan orang lain mengenai apa itu racun dan bagaimana racun dapat membahayakan. Bacalah buku ini, bicarakan dengan orang-orang, dan belajarlah dari lembaga-lembaga yang menyediakan informasi tentang bahan beracun. Institusi seperti sekolah-sekolah, pusat-pusat kesehatan, kantor-kantor, pusat-pusat komunitas bahkan rumah-rumah kita dapat dijadikan tempat untuk mengajarkan komunitas tentang bahan beracun dan kesehatan.

2. Mencari sumber-sumber paparan racun

Di rumah-rumah kita, di pasokan air, di lingkungan tetangga, di tempat-tempat kerja, sekolah-sekolah dan di wilayah. Untuk mengkaji dampak polusi bahan beracun di dalam komunitas Anda, lakukan jelajah desa, lakukan survei kesehatan, atau buat sebuah kelompok untuk mengawasi pencemaran.

3. Sedapat mungkin menghindari racun

Sedapat mungkin menghindari racun Jauhi tempat-tempat yang sudah diketahui sebagai sumber bahan beracun.Kurangi penggunaan produk-produk beracun dengan mencari alternatif yang lebih aman untuk produk-produk pembersih dan gunakan pengontrol hama yang tidak beracun. Mengendalikan jumlah bahan beracun di dalam komunitas dengan merencanakan program limbah padat komunitas, melindungi sumber-sumber air, dan mengusahakan agar lokasi semua kegiatan usaha yang menimbulkan limbah beracun dipindah jauh dari lahan tanaman pangan dan tempat-tempat umum seperti taman-taman. Pastikan bahan-bahan beracun tidak disimpan, digunakan, atau dilepaskan di daerah pemukiman dan sekitarnya. Usahakan agar mereka yang rentan, seperti anak-anak atau orang tua, orang sakit dan wanita hamil atau menyusui tidak terpapar bahan-bahan beracun.

Kita tidak dapat memilih udara yang kita hirup, air yang kita minum atau jenis bahan apa yang harus kita pegang di tempat kerja, dan seringkali kita tidak mengetahui apa yang ada di dalam makanan atau produk yang kita pakai. Oleh karena itu, kita harus mendesak para pengusaha dan pemerintah untuk mengurangi penggunaan bahan beracun dan mengurangi ancaman dari polusi racun-racun tersebut. Bila ada banyak orang yang percaya dan sama-sama bekerja yakin bahwa suatu barang sangat berbahaya, maka mereka mempunyai kekuatan untuk mengubah situasi.

Kita dapat memaksa perusahaan sumber polusi untuk membersihkan 

Tanggung jawab terhadap polusi bahan beracun seringkali jatuh pada industri-industri yang mencemari seperti pembangkit tenaga listrik, pabrik, atau industri ekstraksi minyak dan mineral, sedangkan yang menanggung beban karena hidup bersama pencemaran bahan beracun dan harus membersihkannya biasanya adalah orang-orang yang bermukim di dekat sumber polusi. Beberapa komunitas telah berhasil mengalihkan tanggung jawab dan memperlihatkan bahwa industri atau perusahaan tertentu yang menimbulkan masalah pencemaran harus membersihkan dan menjalankan praktek-praktek yang lebih aman.

Mendesak pemerintah untuk menetapkan ambang batas yang lebih aman 
Pemerintah bertanggung jawab melindungi masyarakat dari pencemaran. Tetapi perusahaan-perusahaan besar yang memiliki pengaruh dan lembaga keuangan internasional mempengaruhi pemerintah untuk menolak atau mengabaikan peraturan-peraturan tentang penggunaan bahan-bahan beracun. Diperlukan banyak tekanan dari masyarakat untuk menuntut pemerintah membuat dan menegakkan hukum yang melindungi masyarakat, terutama di negara-negara yang sedang berjuang menarik minat para pengusaha agar menanamkan investasi mereka di sana. Tetapi kampanye-kampanye berbasis masyarakat dapat memaksakan diubahnya beberapa peraturan, selain juga menerapkan hukum lingkungan yang sudah berlaku.

Tekanan untuk mengubah cara memproduksi barang 
Banyak industri-industri sudah mengembangkan cara-cara untuk mengganti bahan-bahan beracun dan metode produksinya dengan cara yang lebih berkelanjutan dan mengurangi dampak yang merusak kesehatan dan lingkungan.

Ubah pola konsumsi
 
Pada akhirnya, orang-orang kaya terlalu banyak mengkonsumsi barang. Mengurangi konsumsi dan limbah, menggunakan secukupnya tapi tidak berlebihan, adalah sebagian besar dari solusi.

Selasa, 30 Mei 2017

Bahaya limbah beracun pabrik dan asalnya

area industri

Berhati-hatilah jika rumah anda berdekatan dengan pabrik atau industri pembuatan barang-barang karena limbah dari buangan pabrik tersebut santa berbahaya dan dapat merusak kesehatan. Banyak sekali pencemaran limbah pabrik ke lingkungan sekitar sehingga dapat membahayakan tanaman-tanaman atau perkarangan seperti sawah, kebun-kebun, dan lain-lain. Karena dapat merusak habitat tanaman atau tumbuhan yang hidup yang berdekatan dengan pencemaran dari limbah pabrik industri.

Pembuangan limbah beracun yang tidak Aman
Perusahaan-perusahaan yang tidak menggunakan metode-metode produksi bersih sering menghasilkan banyak limbah beracun. Untuk beberapa jenis industri seperti industri kimia, pertambangan, dan minyak, limbah beracun kemungkinan besar adalah produk terbesar mereka. Karena limbah-limbah beracun dapat sangat mahal dan sulit untuk dibuang secara aman, pembuangan sembarangan yang menimbulkan bahaya sering terjadi. Oleh karena itu tidak terlalu aneh jika pembuangan sembarangan ini menambah beban sumber penyakit yang dihadapi masyarakat miskin.

Makin lama semakin banyak perusahaan yang dikelola agar tidak membuang limbah yang mengandung racun dengan cara mendaur ulang sebagian atau semua barang yang diproses. Kegiatan yang ramah lingkungan seperti daur ulang pun harus dilakukan secara hati-hati untuk agar bahan-bahan beracun tidak menimbulkan masalah kesehatan pada para pekerja dan lingkungan.

Pembuangan limbah secara bertanggung jawab oleh perusahaan hanya merupakan satu bagian dari suatu solusi. Untuk benar-benar mengakhiri masalah limbah beracun, kita harus mengubah cara-cara kerja industri. Satu-satunya cara yang paling aman untuk membuang limbah beracun adalah dengan berhenti menghasilkan limbah beracun.

Biaya tersembunyi dari lembah beracun dan siapa yang menanggungnya
Banyak industri-industri yang memproduksi dan menggunakan bahan-bahan beracun menyatakan bahwa bahan dan produk mereka aman dan perlu digunakan. Hal ini ternyata tidak benar. Banyak bahan-bahan kimia dan produk-produk yang orang rasa perlu diproduksi dan aman dipakai, seperti plastik PVC, bensin bertimbal, atau pestisida, sekarang diketahui membawa ancaman bahaya yang besar. Dan banyak bahan kimia beracun memiliki bahan alternatif yang lebih aman, jika industri memang mau berusaha menyelidiki dan menggunakannya.

Perkembangan industri memiliki banyak “biaya tersembunyi”, yang timbul dalam bentuk kerusakan lingkungan dan masalah kesehatan masyarakat. Biaya tersembunyi ini biasanya “ditanggung” atau “dibayar” oleh orang-orang yang harus hidup dalam ancaman bahan beracun, tidak ditanggung oleh perusahaan yang mencemari. Jika kita biarkan biaya-biaya ini terpisah dari kegiatan perusahaan-perusahaan yang mencemari, maka perusahaan-perusahaan akan merasa terlindung dan mendapat keuntungan besar. Seringkali keuntungan yang diperoleh sangat besar, sehingga sebenarnya cukup untuk mendukung cara-cara produksi yang lebih aman dan melindungi kesehatan masyarakat.

Orang-orang yang menderita dampak yang paling buruk dari pencemaran industri biasanya adalah pekerja-pekerja pada industri itu sendiri. Di samping itu orang-orang yang bermukim di sekitar dan mereka yang tidak dapat pindah ke lokasi yang lebih aman. Banyak masalah kesehatan akibat bahan beracun tidak dapat disembuhkan. Kebanyakan orang tidak punya biaya untuk membayar biaya pengobatan yang mahal. Meski seseorang punya biaya untuk pengobatan, penyakit yang diderita tidak dapat diobati dan bersifat permanen. Solusi yang paling baik adalah melarang penggunaan bahan-bahan yang sangat beracun dan menerapkan peraturan yang ketat tentang penggunaan bahan beracun yang memang diperlukan dan tidak ada penggantinya yang lebih aman.

Walaupun industri-industri bertanggung jawab dalam menggunakan bahan beracun dan menghasilkan limbah beracun, setiap orang yang tinggal di kota besar atau pun di desa kecil, terpengaruh oleh siklus global dari proses produksi dan limbah yang dihasilkannya. Apakah hal ini berupa tas atau kantong plastik yang digunakan oleh seluruh penduduk dunia, atau sekian banyak bahan beracun yang diproses menggunakan metode produksi tertentu untuk menghasilkan sebuah komputer, mobil, atau telepon genggam, kita semua terkait dalam siklus global produksi bahan beracun dan limbah beracun.

Inilah beberapa sumber-sumber umum atau asal pencemaran limbah industri

 1. Kilang minyak dan pembangkit listrik mencemari udara air dan tanah dengan bahan-bahan beracun dan logam berat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kilang minyak.

2. Pabrik peleburan melepaskan logam-logam berat seperti merkuri (air raksa), timbal, dan racun lainnya seperti dioxin.


3. Semua pabrik pengolahan dapat menghasilkan pencemaran, tetapi dapat juga meningkatkan keselamatan kerja dan lingkungan dengan menggunakan metode produksi bersih.


4. Tempat Pembuangan Limbah industri mengalami kebocoran dan bahan kimianya merembes ke dalam tanah dan air tanah, menyebabkan masalah serius bertahun-tahun kemudian.


5. Insinerator menyebarkan bahan kimia beracun ke udara, air dan tanah.


6. Industri-industri skala kecil seperti penyamakan kulit, pelapisan elektrik, industri pakaian jadi dan pabrik-pabrik baterai dapat mencemarkan dan menyebabkan masalah kesehatan bagi karyawan dan penduduk setempat.


7. Pangkalan-pangkalan militer dan zona perang menyebabkan pencemaran yang sangat merusak, dari radiasi sampai ke dioxin, serta meninggalkan limbah berbahaya yang tidak akan lenyap dalam beberapa generasi.

Senin, 29 Mei 2017

Peringatan, racun bisa mengurangi umur manusia

Bahaya racun

Racun Tersembunyi Terus Mengurangi Usia Anda dan Lakukan Sesuatu Untuk Menghentikannya

Anda tidak menginginkannya. Anda juga tidak mengizinkan itu terjadi. Tetapi racun membunuh Anda, dan Anda tidak bias menghentikannya. Apakah itu? Racun dalam lingkungan. Logam berat dan berbagai racun lain adalah bagian dari berbagai kasus kesehatan yang kita hadapi saat ini. Ribuan bahan kimia dan kandungan berbahaya yang dibuang ke udara kita, ditumpahkan ke sungai dan laut kita, diproduksi dalam berbagai perlengkapan rumah tangga dan disemprotkan ke tanaman pangan dalam jumlah jutaan kilo setiap tahunnya. Tidak peduli di Negara mana polusi itu terjadi, sebagai sesama penduduk bumi, kita berbagi udara dan air yang sama.

Sembilan ahli dari tiga negara menerbitkan hasil penelitian yang membuktikan bahwa bahan beracun dari Cina menyeberangi lautan Pasifik dalam hitungan hari. Tidak ada negara yang aman terhadap polusi berbahaya dari negara lain. Racun seperti nitrogen oksida, karbon monoksida, logam berat dan karbon sisa baker (penyebab asma, kanker, kerusakan paru-paru, dan penyakit jantung) mudah berpindah dengan bantuan angin. Berbagai fasilitas industri dan bisnis secara rutin membuang limbah beracun ke sungai, saluran air, dan laut yang digunakan bersama oleh biota laut, dan tentunya oleh seluruh manusia.

Paparan bahan kimia atau racun akan menimbulkan reaksi berantai dalam tubuh manusia dan memicu penyakit, bahkan kematian. Jika Anda bayangkan banyaknya bahan kimia dan racun yang rutin terpapar, dan melihat besar kemungkinan Anda terkontaminasi, Anda akan sampai pada kesimpulan bahwa tanpa melakukan usaha yang serius pada tubuh, tidak ada kemungkinan sel dan DNA Anda akan selamat dari kerusakan.

Paparan langsung terhadap bahan kimia adalah satu dari lima penyebab utama kematian di dunia, belum termasuk jumlah kematian yang disebabkan oleh paparan kecil setiap hari yang menyebabkan kanker dan berbagai penyakit lainnya akibat racun dalam lingkungan. Penyebab kematian di dunia saat ini cukup mengejutkan. 60% disebabkan oleh penyakit kronis seperti kanker, sakit jantung, dan sebagainya. 30% disebabkan oleh penyakit infeksi dan daya tahan tubuh yang buruk, dan hanya 10% kematian akibat lanjut usia, kecelakaan, dan cidera. Dengan kata lain, hamper tidak ada manusia yang meninggal dengan sebab wajar. Setidaknya 9 dari 10 manusia akan meninggal oleh sebab yang seharusnya bias dicegah!

Mengapa anda terlihat baik saja?
“Sistem kehidupan” dapat mengatur diri sendiri dan berinteraksi dengan lingkungan, dan menjaga identitas atau struktur kehidupannya dengan cara menjaga penggunaan informasi, energi, dan kejadian di sekitar. Tubuh manusi adalah sebuah system kehidupan; tidak stabil, statis dan selalu tetap, tubuh manusia selalu berubah. Seperti air singai yang mengalir, akan terlihat selalu sama, padahal molekul airnya selalu berubah setiap detik.

Tubuh Anda terlihat selalu sama setiap hari, tetapi hanya sel mata dan otak saja yang bertahan sama seumur hidup. Hampir seluruh sel tubuh Anda selalu berganti. Anda mendapat jantung baru setiap 20 tahun, tulang baru setiap 10 tahun, dan hati baru setiap 5 bulan, sel darah merah baru setiap 4 bulan, paru-paru dan kulit baru setiap 2-3 minggu, bintil perasa setiap 10 hari, usus baru setiap 2-3 hari, dan lain sebagainya.

Sekitar 75 trilyun sel tubuh Anda dirancang untuk bekerja keras, menjalankan tugas penting, menduplikasi diri, dan akhirnya mati bilamana sudah tidak berfungsi. Penyakit akan timbul bila sel tidak bias menjalankan fungsi dan tugasnya, tidak mampu menduplikasi diri dengan baik, atau tidak mati pada waktunya. Penyebab utama dari masalah-masalah tersebut adalah kerusakan sel akibat paparan racun yang masuk melalui udara, air, makanan, dan produk rumah tangga yang kita pakai sehari-hari.

Jumlah racun mengalahkan kemampuan sel
Akibat paparan racun, sel akan mengalami kerusakan dan kehilangan kemampuan untuk bekerja dan memperbaharui diri. Akibatnya akan terjadi penyakit dan mutasi sel yang abnormal. Anda akan segera mengetahui saat Anda mengalami keracunan makanan, karena bakteri jahat membuat perubahan drastis pada lambung dan usus. Sayangnya, lebih banyak kasus keracunan yang tidak terasa. Saat racun logam berat (mercury, timah, alumunium) atau racun kimia, pestisida, merusak sel Anda, baru akan menimbulkan gejala dalam hitungan minggu, bulan, bahkan tahun, dan saat itu sudah terlambat untuk memperbaiki kerusakan yang timbul.

Masalah terbesar adalah seluruh racun dan kimia berbahaya tercampur dalam makanan dan menumpuk di dalam tubuh. Racun terus terakumulasi karena terus dimasukkan ke dalam tubuh dan tidak terurai. Anda tidak hanya berisiko hanya saat terpapar elemen-elemen beracun di lingkungan. Tetapi setiap saat sel tubuh kita rusak karena tubuh sudah menjadi tempat penumpukan logam berat, bahan kimia, dan zat berbahaya lainnya.

Racun membunuh dengan pelan tapi pasti dan menyengsarakan
Bahkan saat Anda merasa cukup beruntung bahwa seluruh racun tidak membuat Anda meninggal, mereka akan membuat hidup Anda menderita. Akumulasi racun tidak hanya akan menimbulkan penyakit yang membunuh Anda, racun juga mempercepat proses penuaan dengan berbagai persoalannya (nyeri, pegal, penurunan fungsi organ, mental labil, sirkulasi darah tidak lancer, gagal pencernaan, kelelahan, ketergantungan obat, dll). Tidak cukup panjang umur, Anda juga harus hidup sehat! Tetapi akumulasi racun akan memperpendek usia Anda.

“Green Theory” dari proses penuaan mengatakan bahwa tubuh kita memiliki kemampuan mengeluarkan racun. Jadi panjang umur kita tergantung juga dari kemampuan sel mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Namun demikian tidak semua elemen racun berbahaya bisa kita hindari. Tetapi saat ini sudah ditemukan cara yang terbukti klinis bisa mengeluarkan racun dan bahan berbahaya dari tubuh Anda.

Selama bertahun-tahun Dr. Isaac Eliaz telah melakukan riset terhadap bahan yang aman dan efektif untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan secara signifikan. Sekarang, beliau telah mengembangkan formula yang merevolusi seluruh konsep detoksifikasi tubuh manusia.

“Kita dibombardir oleh racun, logam berat, pestisida, polusi lingkungan, radiasi, dan ratusan jenis kimia, dan jika kita tidak bertindak, mereka akan menumpuk di dalam berbagai organ tubuh. Jika kita tidak mengeluarkannya, mereka akan merusak DNA dan terjadi mutasi sel, merusak metabolisme, merusak membran sel, merusak sistem hormone dan syaraf, melemahkan sistem imun, atau mengacaukan respon imun tubuh sehingga timbul kanker, sakit jantung, alzaimer, stroke, pikun, masalah pencernaan, dll.”

Untungnya, telah ditemukan kemajuan yang signifikan dalam ilmu detoksifikasi. Selama ini hanya sedikit pilihan untuk teknik detoksifikasi dan tersedia dengan harga yang mahal, waktu yang lama, dan menyakitkan. Sekarang, Dr. Isaac Eliaz telah membuat terobosan ilmu pengetahuan menggunakan Modified Citrus Pectin atau MCP yang terbuat dari ekstrak lemon dikombinasi dengan rumput laut yang dimodifikasi. Senyawa tersebut terbukti klinis mampu mengeluarkan logam berat, partikel radio aktif, dan polusi lingkungan dari dalam tubuh.

Bagaimana bisa dua bahan alam sederhana menjadi formula yang demikian ampuh? Bahan-bahan tersebut direkayasa secara spesifik dan muktahir untuk mendapatkan senyawa menguntungkan pada sistem tubuh. Senyawa tersebut mengikat dan mengeluarkan racun pada pembuluh darah, dan sistem pencernaan. Dan yang terpenting adalah mampu mencegah usus menyerap kembali berbagai racun tersebut.


Referensi: Toxins and pectaclear pdf

Minggu, 28 Mei 2017

36 Tips mudik aman, nyaman, & menyenangkan

tips perjalanan mudik
Melakukan mudik lebaran memang sangat menyenangkan karena bisa bertemu dengan keluarga di kampung halaman. Mungkin banyak kenangan terindah di kampung halaman sewaktu kecil, sehingga cara mengobati rasa kangen adalah dengan melakukan mudik ke kampung halaman saat liburan. Melakukan aktivitas sehari-hari atau kerja lama-kelamaan memang sangat jenuh, maka saat liburan lebaran berkesempatan untuk melakukan mudik.

Mudik sudah menjadi tradisi tahunan. Jutaan manusia pulang ke kampung halaman hanya untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Prosesi mudik terkenal dengan perjalanan panjang dan kemacetan. Bagi yang melalui jalan darat, mudik bisa menggunakan kendaraan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor. 

Sebelum mudik, jangan lupa melakukan berbagai pencegahan untuk menjamin keamanan rumah yang kosong. Karena tak jarang kekosongan ini dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan untuk menyasar rumah-rumah kosong yang ditinggalkan oleh penghuninya. Selain tindak kejahatan, ancaman lain yang menghantui rumah-rumah kosong adalah kebakaran rumah akibat kebocoran gas atau konsleting listrik. Hal ini lah yang membuat pemudik merasa was-was dan tidak nyaman untuk meninggalkan rumah

Berhati-hatilah jika melakukan mudik karena banyak sekali kecelakaan di jalan. Jaga jarak antara kendaraan anda dengan kendaraan lain untuk menghindari terjadinya senggolan atau tabrakan. Karena pemudik seringkali tidak memperhatikan jaga jarak antara kendaraan yang di depan. Berikut ini adalah tips mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk anda jika menggunakan kendaraan mobil, motor, atau pun transportasi umum.

1. Periksa kendaraan
Tekanan ban, oli, saringan udara, aki, dan kelistrikan, pastikan semua dalam kondisi baik. Siapkan sikring (fuse) cadangan bila dibutuhkan.

2. Kurangi laju
Waspada saat cuaca buruk, karena kondisi jalan yang licin dan jalan bergelombang atau rusak.

3. Patuhi rambu
Melanggar bukan hanya merugikan diri sendiri tapi bisa mencelakakan orang lain.

4. Jeda sejenak
Mengemudi dalam keadaan mengantuk dan lemas dapat mempengaruhi kosentrasi anda saat dan bisa tertidur.

5. Jaga jarak
Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan anda sekitar 5 meter.

6. Fisik prima
Atur pola makan agar tetap prima selama berkendara.

7. Posisi nyaman
Sesuaikan posisi kursi, sandaran kepala, dan punggung sehingga anda nyaman jika menggunakan mobil.

8. Jamak shalat
Menjamak shalat merupakan kemudahan yang diberikan Allah SWT bagi yang mudik.

9. Kartu identitas
Tiket KA/pesawat bisa otomatis hangus jika calon penumpang tidak dapat menunjukkan KTP/SIM asli pada saat check-in.

10. Makanan
Siapkan makanan dan minuman waspada membeli makanan sembarangan di pinggir jalan.

11. Powerbank
Amankan persediaan baterai untuk gadget anda dengan powerbank yang anda miliki.

12. Tolak tawaran
Jika datang tawaran makanan dan minuman dari seseorang yang tidak anda kenal.

13. Baju lebaran
Jangan lupa menyertakan pakaian terbaik untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga di hari raya.

14. Kotak P3K
Siapkan alat dan bahan pertolongan pertama untuk antisipasi kejadian yang tak terduga.

15. Pakai seatbelt
Ikuti aturan standar keamanan dalam berkendara.

16. Oleh-oleh
Siapkan oleh-oleh terbaik untuk keluarga anda.

17. Charger
Jangan lupa membawa charger untuk mengisi baterai, atau charger mobil.

18. PETA/GPS
Pastikan peta mudik anda update. Gunakan alat semisal kompas atau GPS, jika diperlukan.

19. Tiket
Pastikan tiket perjalanan telah disiapkan. Cek kembali tanggal waktu pemberangkatan.

20. Dompet
Pastikan kesiapan dompet beserta kartu kredit, sediakan uang yang cukup untuk bekal perjalanan.

21. Gadget dan pulsa
Pastikan alat ini telah siap. Jangan lupa siapkan pulsa dan paket data yang cukup untuk hindari kepadatan trafik operator seluler.

22. Mushaf
Sempatkan tilawah saat istirahat sejenak walaupun sedikit.

23. Alat mandi
Kebersihan menghadirkan rasa nyaman dan mempengaruhi kesehatan jasmani.

24. Daftar bawaan
Hindari bawaan anda tertinggal dan hilang hanya karena lupa dan tidak terdata.

25. Jaket
Sebelum anda menggigil menahan dingin di gerbong ber-AC alangkah baiknya membawa jaket.

26. Membawa kamera
Jangan lupa kamera. Abadikan momen berharga bersama keluarga serta objek menarik selama perjalanan mudik.

27. Pasang aplikasi
Instal aplikasi pemantau lalu lintas yang dapat memantau langsung kepadatan arus maupun kepadatan di pintu tol.

28. Akun mudik
Follow akun terkait info seputar arus lalu lintas.

29. Cek tagar
Ketik tagar (#) tentang informasi arus kendaraan seputar mudik dari rencana rute anda.

30. Pantau rute
Cek arus kendaraan pada rute yang hendak anda lalui melalui sosmed atau pun info mudik yang disiapkan media cetak dan elektronik.

31. Jalur alternatif
Mencoba melewati rute alternatif ketika dapat kabar terjadi penumpukan kendaraan pada jalur utama.

32. Jangan lupa
Periksa kompor, listrik, air, dan kunci. Demi keamanan bersama dan kenyamanan perjalanan anda.

33. Hindari miras
Tidak mengkonsumsi miras dan obat-obatan ketika mengemudi.

34. Gunakan helm
Bagi pengendara sepeda motor.

35. Batasi bawaan
Hindari muatan berlebihan atau tidak sesuai dengan kapasitas mobil atau motor anda.

36. Do'a
Mantapkan niat silaturrahmi anda dengan do'a. Semoga Allah SWT memudahkan perjalanan anda.

Sabtu, 27 Mei 2017

Inilah pelaksanaan puasa yang baik & hikmahnya

pelaksanaan puasa

Puasa di dalam Islam disebut ASH-SHIYAM yang artinya menurut bahasa ialah "menahan diri dari atau meninggalkan sesuatu". ASH-SHIYAM menurut istilah artinya menahan diri di siang hari dan mengendalikan diri dimalam hari. Jadi siang ditahan dan malam dikendalikan. Bukan siang ditahan dan malam dilampiaskan.

Puasa Ramadhan bagi orang Islam hukumnya wajib, artinya dikerjakan berpahala, ditinggalkan berdosa. Adapun tujuan puasa menurut Allah adalah LA'ALLAKUM TATTAQUUN "agar menjadi orang-orang yang bertaqwa". Tentang bagaimana cara berpuasa yang sebaik-baiknya, telah dicontohkan oleh Nabi dengan lengkap sesuai dengan kehendak Allah SWT. Dengan demikian apabila kita sudah berpuasa menurut perintah Allah dan melaksanakan menurut contoh Rasulullah, maka sempurnalah puasa tersebut.

Imam Gazhali membagi derajat puasa kepada tiga tingkatan.

Pertama : Puasa awam, yaitu puasa menahan diri dari makan, minum dan melakukan hubungan seksual.
Kedua : Puasa khusus, yaitu menahan anggota badan agar tidak melakukan perbuatan yang buruk. Umpamanya menahan tangan jangan mengambil harta orang, menahan mata agar jangan melihat sesuatu yang mendatangkan dosa, dsb.
Ketiga : Puasa istimewa (khususul khusus), yaitu menahan hati dari dari niat dan sikap yang buruk seperti dengki, sombong, takabur dsb.


Melaksanakan ibadah puasa Ramadhan yang baik dengan urutan pelaksanaan sebagai berikut, seperti dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

1. Rasulullah saw makan sahur menjelang subuh. Karena itu jangan sahur di tengah malam atau di waktu subuh sebab itu namanya sarapan.
2. Shalat subuh berjamaah di masjid atau musholla, karena itulah Rasulullah makan sahur menjelang subuh. Hikmahnya; (1) Puasanya menjadi pendek dan (2) Shalat subuhnya terjamin.
3. Setelah melaksanakan shalat subuh Rasulullah saw memberikan bimbingan iman kepada jamaah, walaupun hanya lima menit, yang sekarang kita sebut kuliah subuh.
4. Rasulullah saw senantiasa membaca Al-Qur'an di pagi hari meskipun hanya beberapa ayat.
5. Rasulullah saw shalat Dhuha di pagi hari. Sabdanya; " Barang siapa yang suka melaksanakan shalat dhuha di pagi hari maka akan terlepas dari sifat-sifat kemunafikan dan ditolong oleh Allah dengan rizki dari sudut yang tidak diperhitungkan". Maksudnya rizki akan datang dengan tidak diduga-duga.
6. Rasulullah saw bekerja seperti biasa, tidak libur, tetap bekerja keras.
7. Rasulullah shalat dzuhur berjamaah pada awal waktu.
8. Setelah itu Rasulullah membaca Al-Qur'an kembali seberapa dapatnya.
9. Rasulullah melanjutkan pekerjaan seperti biasa,tidak tidur. Tidak seperti yang sering kita lihat di beberapa masjid, orang setelah melaksanakan shalat dhuhur, terus tidur. Rasulullah tidak tidur tetapi membaca Al-Qur'an walaupun beberapa ayat.
10.Apabila adzan shalat ashar dikumandangkan, maka Rasulullah melaksanakan shalat ashar secara berjamaah di awal waktu.
11.Rasulullah membaca Al-Qur'an kembali, seberapa yang ia sanggup. Kemudian Rasulullah bekerja kembali sebagaimana biasa.
12.Bersiap-siap bersama keluarga untuk menanti berbuka puasa. Waktu yang paling baik di mana bapak ibu dan anak dapat makan bersama, adalah di saat berbuka di bulan Ramadhan. di luar Ramadhan banyak kesibukan seperti lembur, rapat dan lain-lain. Jadi mereka jarang bertemu. Maka di dalam bulan Ramadhan itulah bisa bertemu antara bapak ibu dan anak.
13.Berbuka dengan minuman dan makanan yang ringan. Rasulullah berbuka hanya dengan segelas air dan dua butir korma. Kalau makan sahur diakhirkan, berbuka disegerakan.
14.Rasulullah shalat magrib berjamaah dalam keadaan perutnya masih ringan.
15.Rasulullah shalat isya berjamaah dan shalat tarawih.
16.Tadarus membaca al-Qur'an di malam-malam Ramadhan.

Inilah Hikmah Puasa

Hikmah puasa dapat ditinjau dari lima segi :

1. Dari Segi Aqidah
"Puasa akan memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita. Sebab tujuan puasa adalah "LAALLAKUM TATTAQUUN" Agar kamu menjadi orang yang taqwa".

2. Segi Kesehatan

 " Rasulullah mengatakan SUUMUU TASIHHU" "Puasalah kamu niscaya kamu sehat". Ada seorang tetangga sakit, pergi ke dokter, dengan harapan mendapat nasehat supaya jangan puasa. Kebetulan dokternya itu Cina. Ternyata dokter berkata :"Pak kalau sampeyan mau penyakitnya sembuh, maka jalan satu-satunya harus berpuasa".

3. Segi Ekonomi
Memperkecil biaya hidup. Berarti merupakan realisasi hidup sederhana. Rasionya gampang". Di luar bulan puasa kita makan tiga kali, snack dua kali, kongko-kongko sekali. Tetapi di bulan ramadhan jelas makan hanya dua kali. Rapat dinas malam-malam jarang, sidang DPR malam tidak ada, teh botol enggak", jajanpun enggak. dengan demikian tepatlah bahwa puasa memperkecil dana, mencontohkan hidup sederhana".

4. Segi Pendidikan

Mendidik jiwa untuk jujur walaupun tidak dilihat orang lain. Di rumah kita sendiri orang tidak ada yang melihat. Tidak ada yang protes, kalau makan minum di siang hari dan tiadak ada polisi yang akan menangkap, tidak ada jaksa menuntut, tidak ada pengadilan yang mampu mengadili. Tetapi kenapa tidak makan siang hari bulan Ramadhan? Tidak lain, karena iman sehingga kita tetap menjalankan ibadah puasa itu.

5. Segi Sosial

Turut merasakan penderitaan orang lain terutama terhadap si miskin. Ada seorang mahasiswa yang ibu dan ayahnya telah meninggal. Dia hidup morat marit. Karena ingin mempertahankan hidup secara halal, maka dia berjualan koran. Enam tahun kemudian dia jadi sarjana hasil dari jualan koran itu. Kita tidak tahu bagaimana rasanya penderitaan itu. Maka dengan puasa kita dapat merasakan penderitaan orang lain.

Kamis, 25 Mei 2017

Penyebab nyeri pada kaki & cara mengatasinya

Nyeri kaki

Gangguan nyeri pada telapak kaki biasanya disebabkan karena peradangan pada plantar facia, yaitu jaringan yang berada di bawah kaki yang menyambungkan tulang tumit pada ibu jari kaki. Kondisi ini dalam istilah medis disebut plantar fascitis. Untuk memastikan hal tersebut, kita harus mengetahui bagian manakah dari telapak kaki yang terasa sakit, misalnya : tumit, telapak kaki tengah, depan atau dekat jari-jari kaki. Dengan mengetahui penyebabnya, kita juga akan lebih mudah melakukan upaya pengobatan.

Nyeri kaki dapat memengaruhi setiap bagian dari kaki. Kaki terbentuk dari 26 tulang, 33 sendi, dan ratusan otot, saraf dan ligamen. Pergelangan kaki adalah persendian yang rumit tempat bagian pertemuan kaki bagian atas dan bawah. Karena kompleksnya struktur dan banyaknya beban yang harus ditanggung dan pergelangan kaki setiap harinya, maka sakit kaki itu umum terjadi. Sakit ini biasanya hilang dengan perawatan sendiri di rumah. Tetapi sakit kaki juga bisa lebih serius, terutama jika itu adalah akibat dari cedera atau kondisi kronis tertentu.

Perawatan kesehatan dengan menggunakan bahan-bahan natural merupakan cara yang paling mudah dan aman untuk mengatasi masalah kesehatan Anda. Selain itu, cara ini juga tidak akan memberikan dampak negatif di kemudian hari.

Gangguan nyeri pada telapak kaki bisa disebabkan karena beberapa hal berikut:


1. Aktivitas kaki yang berlebih
Lari-lari, berjalan maupun naik tangga pun bisa mengakibatkan tekanan yang berlebihan terhadap tulang tumit Anda maupun jaringan lunak yang terikat di situ, sehingga bisa menimbulkan nyeri pada telapak kaki.

2. Bentuk anatomi kaki
Telapak kaki yang terlalu datar atau memiliki lekuk yang terlalu besar ternyata lebih sering mengalami nyeri pada telapak kaki.

3. Penggunaan alas kaki yang tidak sesuai
Alas kaki yang tak sesuai seperti sol yang tipis, longgar, maupun tidak sokongan buat lekuk kaki dapat memicu terjadinya nyeri pada telapak kaki. Apabila anda dengan rutin mengenakan sepatu yang mempunyai tumit tinggi maka tendon Achilles yaitu tendon yang menempel di tumit anda bisa berkontraksi (apakah itu menegang maupun memendek) mengakibatkan terjadi pergeseran di jaringan seputar tumit.

4. Faktor usia
Nyeri telapak kaki lebih sering ditemui lantaran penuaan yang mengakibatkan lekuk kaki kian mendatar, memunculkan tekanan terhadap plantar fascia.

5. Berat badan berlebih
Berat badan yang berlebih dapat menyebabkan tekanan yang berlebih sehingga mengakibatkan rusaknya jaringan lemak pada bawah tulang tumit sehingga menyebabkan nyeri pada telapak kaki.

6. Pengaruh kehamilan
Berat badan yang bertambah pada ibu hamil maupun pembengkakan kaki yang terjadi selama kehamilan bisa menyebabkan nyeri pada telapak kaki.

7. Pengapuran dan pengeroposan tulang tumit
Adanya pengapuran dan pengeroposan juga dapat memicu terjadinya nyeri pada telapak kaki, terutama daerah tumit.

Adapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi keluhan nyeri pada telapak kaki antara lain :

1. Jika berat badan berlebih, usahakan untuk diet yang baik disertai dengan olahraga yang teratur.
2. Hilangkan kebiasaan jalan dengan tergesa-gesa. Berjalanlah dengan santai, rileks, dan dengan langkah yang seimbang.
3. Gunakan sepatu yang pas dan sesuai ukuran serta nyaman dipakai. Jangan menggunakan sepatu dengan hak tinggi.
4. Merendam kaki dengan air hangat dan dingin secara bergantian dapat mengurangi nyeri pada telapak kaki jika dilakukan secara rutin dan teratur.

Jika hanya gangguan nyeri karena plantar fascitis, insya Allah tidak berbahaya. Namun jika keluhan dirasakan terus memberat, sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rabu, 24 Mei 2017

7 Pengaturan pola makan agar diet tepat

Pola diet sehat

Makanan yang sehat merupakan makanan yang tepat untuk menambah nutrisi bagi tubuh kita, yang di dalamnya terkandung zat-zat gizi. Zat-zat gizi tersebut yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Mengkonsumsi sesuatu memang sangat baik untuk mengembalikan energi yang telah dipakai. Tidak heran, dengan banyaknya makanan yang menggoda selera saat membuat banyak orang malah lupa dengan berat badan. Dengan kondisi ini tentunya akan membuat  tubuh terlihat melar dan memiliki tubuh yang tidak sehat. Jika melakukan diet, wajib pola makan diatur dengan baik dan benar agar diet yang dilakukan biasa terwujud.

Ketika anda berniat untuk diet, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengubah pola hidup anda, dan pastinya menjaga pola makan. Selain kedua hal tersebut, anda juga perlu tekad yang kuat juga motivasi. Pada saat diet, sudah pasti junkfood favorit anda dan cemilan yang tidak sehat harus anda hindari. Untuk mendapatkan hal yang lebih baik, harus ada yang anda korbankan. Begitu juga dengan keinginan anda menurunkan berat badan. Anda harus meninggalkan kebiasaan buruk anda dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari dan menggantinya dengan hidup sehat.

Berat badan berlebih memang merupakan problem kesehatan yang perlu pelaksanaan yang serius. Mempertahankan berat badan ideal membutuhkan perencanaan, termasuk yang paling penting adalah pola makan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait pengaturan pola makan:

1. Porsi makan yang cukup
Penambahan berat badan bisa jadi karena porsi makan yang berlebih. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba mengurangi porsi makan besar, baik frekuensinya maupun porsi setiap kali makan.

2. Hindari makanan cepat saji
Makanan cepat saji yang sarat dengan kalori sebagian besar memiliki kandungan lemak yang berlebih. Bahkan, satu porsi makanan cepat saji bisa mengandung seluruh jumlah kalori yang kita butuhkan dalam satu hari.

3. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
Sayur dan buah secara umum mengandung kalori yang minimal, dan sudah cukup membuat Anda kenyang sehingga bisa membantu menurunkan berat badan Anda.

4. Kurangi ngemil
Terlalu banyak makan makanan ringan ternyata bisa berpengaruh terhadap penambahan berat badan, bahkan banyak makanan ringan yang justru tinggi kalori.

5. Minum air putih yang cukup
Kebutuhan cairan orang dewasa kira-kira 2 liter perhari. Usahakan untuk bisa memenuhi kebutuhan cairan tersebut. 

6. Mengganti jenis makanan tertentu
Misalnya mengganti nasi dengan nasi beras merah, kentang rebus, kacang-kacangan, maupun roti gandum. Makanan-makanan tersebut merupakan sumber karbohidrat yang lebih lama dicerna tubuh, sehingga membuat perut kenyang lebih lama.

7. Menghindari gorengan
Gorengan mempunyai potensi lemak yang dapat meningkatkan kolesterol dan menyebabkan penumpukan lemak yang berlebih dalam tubuh. Oleh karen itu, sebisa mungkin hindari gorengan dan konsumsi makanan dengan cara direbus, di panggang, pepes, kukus, atau sup.

Selasa, 23 Mei 2017

Tips berolahraga di bulan puasa dan acuannya

Olahraga
Kita semua telah mengetahui betapa besar dampak baik olahraga bagi kesehatan tubuh, jiwa, dan pikiran kita, terlebih jika dapat dilakukan secara rutin. Olahraga dapat membantu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh sehingga sel-sel mendapat asupan oksigen dan nutrisi yang optimal, mengurangi kegemukan, dan memicu tubuh untuk memproduksi hormon yang menimbulkan perasaan rileks dan senang setelahnya. Lebih jauh lagi, olahraga merupakan salah satu elemen penting dalam melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit kronis dewasa ini, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kelebihan kolesterol dalam darah.

Namun, tatkala bulan Ramadhan tiba, sebagian kita terkadang berasumsi bahwa di bulan puasa, olahraga sulit untuk dilakukan dan tidak sedikit pula yang menghentikan secara total aktivitas olah raga yang telah rutin dilakukannya.

Pertanyaannya, sudah tepatkah asumsi tersebut? Jika tidak, lalu bagaimana langkah yang dapat diambil agar kita tetap mendapatkan beragam manfaat dari olah raga dan ibadah Ramadhan kita tetap terjaga?

Pada dasarnya, kegiatan olahraga tetap dapat dilakukan selama bulan puasa berlangsung.

Beberapa tips tambahan lain bagi yang ingin tetap berolahraga di bulan puasa adalah sebagai berikut :

1. Konsultasikan dengan dokter anda 
Dokter pribadi anda adalah orang yang paling tahu sejarah kesehatan anda. Pertimbangan mengenai jenis olahraga sangatlah penting, khususnya bagi mereka yang menderita penyakit yang memerlukan perhatian khusus, seperti misalnya Diabetes melitus. Bagi penderita penyakit ini, pertimbangan dokter sangat vital agar tidak terjadi penurunan gula darah yang drastis (hipoglikemia) yang dapat membahayakan penderita, atau kejadian lain yang tidak diinginkan.

2. Perhatikan sahur Anda
Sahur di akhir waktu adalah pilihan yang paling tepat, karena selain sesuai dengan Sunnah juga dapat menjadi pilihan terbaik dalam persiapan sebelum olahraga. Pada saat sahur minumlah air yang cukup, agar tidak terjadi kekurangan cairan selama olahraga, yang mengakibatkan ibadah puasa kita terganggu.

3. Perhatikan FITT
Frekuensi: untuk mendapatkan keuntungan dari olah raga maka direkomendasikan 5 kali/minggu, Intensitas: 60-80 persen dari denyut jantung maksimal (cara mudah untuk mengukur denyut jantung maksimal adalah dengan mengurangi 220 dari usia Anda. Misalnya, usia Anda 35 tahun. Maka denyut jantung maksimal saat olah raga adalah 185 (220-35)). Time: untuk mendapatkan manfaat terhadap kesehatan maka disarankan kurang lebih 30 menit di tambah dengan pemanasan 5-10 menit dan pendinginan 10 menit. Type: Pilihlah olah raga untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru, seperti jalan, jogging, bersepeda ringan, dan bukan olah raga yang bertipe pembentukan.

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu dijadikan acuan dalam berolah raga di bulan puasa.

1. Pilihan jenis olah raga
Olah raga yang pas di saat puasa adalah olah raga yang tidak ditujukan untuk membentuk tubuh, namun semata untuk menjaga kebugaran. Diantaranya adalah dengan berjalan kaki atau bersepeda ringan dengan durasi 30 hingga 60 menit, sebagaimana yang telah direkomendasikan untuk mencegah beberapa penyakit.

2. Waktu berolah raga
Pagi menjelang siang adalah waktu yang kurang tepat untuk melakukan olahraga, apalagi bagi yang tidak terbiasa berolahraga, karena dapat membuat tubuh terasa lebih lemas dan haus lebih menyengat, disebabkan meningkatnya jumlah cairan tubuh yang hilang saat berolahraga. Waktu yang terbaik, menurut beberapa ahli adalah 1-1,5 jam sebelum berbuka, hal ini dimaksudkan agar selepas berolah raga, cairan tubuh dapat tergantikan dengan segera setelah berbuka, sehingga dapat menurunkan suhu tubuh dan dapat menghindari kekurangan cairan.


Kesimpulannya 
Bahwa olahraga bukanlah kontraindikasi dalam menjalankan ibadah puasa, tentunya jika kita dapat mempersiapkannya dengan baik. Dan dengan berolah raga kita berharap ibadah kita di bulan ramadhan menjadi lebih prima, karena dengan berolah raga tubuh kita insya Alloh akan menjadi lebih bugar dan lebih sehat serta secara psikologis menjadi lebih bersemangat.

Senin, 22 Mei 2017

Gejala, Penyebab & tips mencegah keracunan

Makanan beracun
Diare seringkali dikaitkan dengan kematian sejumlah 2 juta orang tiap tahunnya kebanyakan anak-anak dan kebanyakan penyakit ini, temasuk penyakit karena keracunan makanan, disebabkan oleh makanan atau air yang terkontaminasi. Sebaliknya, mencuci tangan dengan efektif dapat mengurangi separuh penderita penyakit tersebut.

Keracunan makanan terjadi ketika bakteri atau patogen jenis tertentu yang membawa penyakit mengontaminasi makanan, dapat menyebabkan penyakit keracunan makanan yang sering disebut dengan ”keracunan makanan”. Salmonella, Campylobacter, Listeria, dan Escherichia coli (E. coli) merupakan jenis bakteri yang kerap menyebabkan keracunan makanan. Sayangnya, beberapa bakteri penyebab keracunan makanan seperti Bacillus cereus menghasilkan racun yang tahan panas, sehingga bakteri ini tidak dapat dilenyapkan melalui proses pemasakan. Penyakit keracunan makanan dapat berujung serius atau bahkan fatal.

Beberapa orang yang berisiko tinggi terkena penyakit keracunan makanan, diantaranya ialah ibu hamil, anak-anak, lanjut usia, serta orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Bagaimanakah bakteri penyebab keracunan makanan tumbuh
Bakteri penyebab keracunan makanan hampir selalu dapat ditemukan di tiap makanan, dan dalam kondisi yang tepat, satu bakteri dapat berkembang menjadi lebih dari 2 juta bakteri hanya dalam kurun waktu 7 jam. Bakteri-bakteri tersebut berkembang biak dengan sangat cepat pada makanan yang mengandung banyak protein atau karbohidrat saat makanan berada pada suhu antara 5-60° Celsius, yang seringkali disebut sebagai “zona bahaya makanan”. Karena itu, kebanyakan penyakit keracunan makanan dilaporkan terjadi pada waktu mengolah makanan di musim panas.

Jenis makanan kemungkinan besar dihinggapi oleh bakteri
Bakteri tumbuh subur dan berkembang biak pada beberapa jenis makanan dengan lebih mudah. Jenis makanan yang cenderung dihinggapi bakteri, antara lain: daging, unggas, produk olahan susu, telur, produk laut, nasi matang, buah potong. Jenis makanan di atas cenderung dihinggapi oleh bakteri, namun jenis makanan lain juga berpotensi terkontaminasi atau kontaminasi silang jika perlakuan terhadap makanan tersebut kurang layak, selama proses pemasakan, penyimpanan, pendistribusian, maupun proses penyajian makanan siap santap.

Bagaimanakah terjadinya penyakit keracunan makanan
Penyakit keracunan makanan terjadi dalam kurun waktu 1-3 hari sesudah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi. Hal ini seringkali terjadi di acara publik di mana orang-orang makan dari hidangan prasmanan dengan mengambil makanan mereka sendiri, bukan dilayani oleh satu pelayan saja.

Kondisi berikut ini juga dapat memicu terjadinya keracunan makanan:
  • Tidak memasak makanan hingga matang (khususnya daging dan olahan daging lainnya).
  • Tidak menyimpan bahan pangan yang perlu disimpan pada suhu di bawah 5 °Celsius dengan benar.
  • Membiarkan makanan matang pada suhu ruang selama lebih dari 1 jam.
  • Mengkonsumsi makanan yang telah disentuh oleh seseorang yang sedang mengalami diare dan muntah-muntah.
  • Kontaminasi silang, seperti meletakkan makanan matang di wadah yang sama dengan daging mentah.
Gejala klinis dari keracunan makanan
Keracunan makanan dapat menyebabkan kombinasi beberapa gejala seperti mual, muntah, dan diare berdarah atau tidak, terkadang disertai oleh gejala lainnya. Sesudah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi, nyeri perut, diare, dan muntah dapat berlangsung selama satu 1 atau 3 hari tergantung pada jenis patogen penyebab keracunan makanan, jenis racun, maupun tingkat kontaminasi yang terjadi.

Hal dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan
Beberapa hal sederhana dapat dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya keracunan makanan.

Ikutilah petunjuk WHO mengenai 5 langkah menuju keamanan pangan dengan seksama, seperti berikut
ini :

1. Jagalah kebersihan
2. Pisahkan bahan pangan mentah dan matang
3. Masaklah hingga matang
4. Simpanlah makanan pada suhu yang aman
5. Gunakan air bersih dan bahan pangan yang masih segar

Inilah beberapa jenis pathogen penyebab keracunan makanan

Penyakit keracunan makanan
Bakteri penyebab
Sumber terjadinya kontaminasi
Masa inkubasi
Gejala klinis
Tindakan pencegahan
Salmonellosis (nontyphoidal)
Spesies Salmonella
(lebih dari 2.500
jenis)
Telur mentah atau
setengah matang,
daging dan unggas
setengah matang,
buah dan sayuran
mentah yang
terkontaminasi
(seperti kecambah
dan melon),
susu yang tidak
dipasteurisasi serta
produk olahan
susu lainnya seperti
mentega dan keju.
6 – 72 jam
(biasanya
12–36 jam)
Diare
(seringkali
disertai darah),
kram, nyeri
perut, serta
demam yang
muncul 2 – 5
hari setelah
mengkonsumsi
makanan yang
terkontaminasi
Masak hingga matang
makanan seperti telur,
unggas, dan daging
cincang; cucilah buah
dan sayuran mentah
sebelum dikupas,
dipotong, atau dimakan
langsung; hindari
mengkonsumsi produk
olahan susu yang
belum dipasteurisasi
serta makanan mentah;
bersihkan permukaan
dapur dan hindari
terjadinya kontaminasi
silang dengan tidak
menggunakan wadah
yang sama untuk
menyimpan makanan
mentah dan matang.
Sindrom Haemolytic
uraemic
E. coli O157:H7;
Enterohaemorrhagic
E. coli (EHEC)
Mengkonsumsi
daging cincang
mentah atau
setengah matang
atau minum minuman
atau produk susu
lainnya yang tidak
dipasteurisasi
3 hingga 8
hari, namun
biasanya 3–4
hari
Diare akut
(seringkali
disertai darah),
kram perut,
dan muntah;
biasanya jarang
disertai demam
EHEC sensitif terhadap
panas, jadi masaklah
daging sampai matang;
hindari produk susu
yang tidak dipasteurisasi,
jus; jaga kebersihan
tempat memasak dan
mencegah kontaminasi
silang
Shigellosis
Shigella dysenteriae
Kebanyakan kejadian
luar biasa akibat dari
makanan khususnya
salad, makanan
yang disiapkan
dan dimasak oleh
pemasak dengan
tingkat kebersihan
perorangan rendah
1-2 hari
Diare (encer
atau disertai
darah), demam,
kram perut
Cucilah tangan
dengan air hangat
dan sabun sebelum
memasak dan sesudah
dari kamar mandi,
mengganti popok, atau
berhubungan dengan
orang yang terinfeksi
Campylobacteriosis
Campylobacter jejuni
Unggas atau daging
lainnya yang mentah
dan setengah
matang, produk
susu yang belum
dipasteurisasi, air
yang tidak sehat
atau bahan yang
terkontaminasi
2-5 hari
Diare (seringkali
disertai darah),
nyeri perut,
demam, sakit
kepala, mual,
dan/atau
muntah
Masaklah makanan
sampai matang karena
spesies Campylobacter
dapat dibunuh
melalui panas; hindari
kontaminasi silang
dengan menggunakan
talenan berbeda untuk
memotong makanan
mentah dan matang;
jangan minum susu
mentah; dan sering
mencuci tangan
Staphylococcal food
poisoning
Staphylococcus
aureus
Salad daging ham,
ikan tuna, telur,
ayam, kentang, dan
makaroni; roti lapis;
susu atau keju yang
terkontaminasi;
olahan roti seperti pai
krim
2-8 jam
Mual, muntah,
kram perut, dan
diare; terkadang
disertai sakit
kepala dan
demam
Cucilah tangan dengan
air dan sabun; jangan
menyiapkan atau
menyajikan makanan
jika ada luka atau infeksi
kulit pada tangan atau
pergelangan; pastikan
makanan berada di luar
zona bahaya dengan
mendinginkan sesegera
mungkin.
Keracunan
makanan clostridial,
sindrom pigbel
Clostridium
perfringens
Daging, olahan
daging serta saus
yang terbuat dari
kaldu (gravy)
seringkali disebut
bakteri dapur karena
banyak kejadian
luar biasa terjadi
karena sisa makanan
tertinggal lama pada
tempat pengolah
atau suhu ruang
6-24 jam
Mual, kram
perut yang
intens, dan
diare; demam
dan muntah
juga merupakan
gejala yang
tidak umum
pada keracunan
makanan oleh
Clostridium
perfringens
toxins
Pastikan makanan
panas tetap panas
dan makanan dingin
tetap dingin. Ketika
makanan telah dimasak,
pastikan agar tetap
panas, dengan suhu
internal pada 60° C
atau lebih; panaskan
kembali makanan yang
telah dimasak hingga
mencapai suhu 74° C;
buang semua makanan
yang mudah busuk,
yang telah lebih dari 2
jam
Listeriosis
Listeria
monocytogenous
Makanan siap santap
yang didinginkan
seperti sosis,
susu yang belum
dipasteurisasi, serta
produk susu lainnya
seperti susu dan
keju, daging mentah
atau yang dimasak
setengah matang,
unggas, dan ikan-ikanan
3-21 hari
(bahkan
hingga 70
hari, pada
kasus tertentu
yang jarang
terjadi)
Demam,
nyeri otot,
terkadang gejala
gastrointestinal
seperti mual
atau diare;
gejala seperti
sakit kepala,
leher kaku,
linglung, hilang
keseimbangan,
hingga gemetar
Masaklah semua bahan
pangan hingga matang,
panaskan makanan yang
telah dimasak pada suhu
74° celsius, pisahkan
daging mentah dari
makanan yang telah
dimasak atau makanan
siap santap, jagalah
kebersihan kulkas dan
area dapur
Botulism
Clostridium
botulinum (jenis A,
B, E, dan
kemungkinan kecil F)
Makanan kaleng
produk rumah tangga
dengan kandungan
asam yang rendah,
makanan kaleng
komersiil yang
dikemas dengan
kurang layak, ikan
yang dikemas
kalengan atau yang
di-fermentasikan.
12-36 jam
Lelah, lesu,
dan vertigo,
biasanya
diikuti dengan
pandangan
kabur, mulut
kering, mata
sayu, hingga
kesulitan
menelan dan
berbicara (tidak
ada demam
ataupun hilang
kesadaran).
Jangan mengkonsumsi
makanan kaleng yang
terlihat rusak atau
berbau tidak sedap,
bocor, berlubang,
berkarat, atau penyok.


Sumber: World health organitation