4 Kelompok bahan pangan sumber zat gizi

Bahan makanan
Tubuh manusia memerlukan energi untuk melangsungkan berbagai kegiatan baik fisik maupun non fisik. Sumber energi utama bagi manusia adalah karbohidrat dan lemak. Kedua unsur gizi ini sebagai sumber utama kalori dalam tubuh. Kalori adalah satuan panas yang didapat tubuh manusia sebagai hasil pembakaran karbohidrat, lemak dan protein di dalam tubuh.

Yang dimaksud kalori dalam ilmu gizi adalah satu kilogram kalori atau 1000 gram kalori. Sedangkan 1 gram kalori adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan satu derajat celcius temperatur air yang banyaknya 1 liter. Jika 1 gram karbohidrat dibakar dalam tubuuh akan menghasilkan 4 kalori. Sedangkan 1 gram lemak akan menghasilkan 9 kalori, dan 1 gram protein akan menghasilkan 4 kalori.

Berikut ini adalah bahan pangan sumber zat gizi dikelompokkan menjadi empat kelompok:

1. Sumber energi

a. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber kalori utama bagi manusia. Dalam menu makanan Indonesia dianjurkan untuk menyediakan energi dari karbohidrat sebesar 60-62 %. Sumber karbohidrat yang dianjurkan adalah nasi, ketela pohon, ketela rambat, jagung, sagu, kentang, gandum, dengan berbagai macam produknya seperti roti, makaroni, bakmi, spageti, dan lain sebagainya yang terdiri dari tiga macam unsur, yaitu karbon (C), oksigen (O), dan hidrogen (H).

Berdasarkan susunan kimia dari karbohidrat , maka karbohidrat dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu :
  1. Monosakarida
    Termasuk dalam karbohidrat yang paling sederhana. Dalam tubuh, monosakarida dapat langsung diserap oleh usus halus dan masuk dalam aliran darah. Ada 3 macam monosakarida dalam makanan, yaitu : glukosa, fruktosa, galaktosa.
  2. Disakarida
    Disakarida adalah gabungan dari dua macam monosakarida. Disakarida akan dipecah menjadi dua molekul monosakarida oleh enzim dalam tubuh. Ada 3 macam disakarida yang penting dalam makanan, yaitu : sukrosa, maltosa, dan laktosa.
  3. Polisakarida
    Polisakarida adalah gabungan dari beberapa molekul monosakarida. Beberapa polisakarida yang penting ialah pati, glikogen, dan selulosa.
Fungsi Karbohidrat bagi tubuh :
  • Sebagai sumber energi. Setelah karbohidrat dicerna dalam tubuh sampai berbentuk monosakarida, oleh hati diedarkan ke dalam sel-sel tubuh. Dengan bantuan oksigen dari paru-paru, monosakarida dioksidasikan hingga menghasilkan panas. Panas yang terjadi kemudian diubah oleh tubuh menjadi tenaga untuk bergerak. Lebih banyak otot yang digerakkan, maka akan lebih banyak karbohidrat yang dibutuhkan.
  • Sebagai cadangan energi. Jumlah karbohidrat yang ada dalam makanan yang kita makan tidaklah selalu seimbang dengan jumlah yang diperlukan oleh tubuh. Adanya kelebihan karbohidrat dari makanan oleh tubuh disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen otot dan glikogen hati yang dapat diambil jika tubuh memerlukan.
  • Memberi rasa kenyang. Salah satu keuntungan mengkonsumsi karbohidrat adalah mempunyai volume yang besar sehingga dapat memberi rasa kenyang.
Bahan makanan sumber karbohidrat
Pada umumnya semua bahan makanan baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau pun hewan mengandung karbohidrat. Hanya jumlahnya berbeda-beda untuk masing-masing makanan. Berdasarkan jumlah karbohidrat dalam bahan makanan dapat digolongkan dalam dua golongan.
  • Bahan makanan sumber karbohidrat dari jenis padi-padian termasuk beras, gandum, jagung, cantel, dsb.
  • Bahan makanan sumber karbohidrat yang berasal dari umbi-umbian seperti kentang, singkong, ubi, dsb.
Metabolisme Karbohidrat
Glukosa yang berasal dari makanan, oleh darah diangkut kedalam hati. Berkumpulnya kadar glukosa dalam hati menyebabkan kadar glukosa darah menjadi lebih tinggi dari normal. Untuk menghindari hal ini, sebagian glukosa diubah menjadi glikogen dengan bantuan hormon insulin. Glikogen ini kemudian dibagi-bagikan ke otot-otot tubuh menjadi glikogen otot, sebagian lagi tetap disimpan dalam hati menjadi glikogen hati, sebagian lagi diubah menjadi lemak dan disimpan sebagai cadangan energi. Pembakaran karbohidrat terjadi dalam sel-sel otot. Glikogen dengan bantuan oksigen dalam darah akan dioksidasi sehingga terpecah menjadi CO2, air dan tenaga. Bila glikogen otot habis, untuk mendapatkan tenaga akan diambil oleh glukosa darah. Akibatnya glukosa darah akan turun dan untuk mencegah hal ini glikogen hati diubah menjadi glukosa dengan bantuan hormon adrenalin.

Gangguan metabolisme karbohidrat terjadi pada penyakit diabetes mellitus atau sering disebut kencing manis. Pada penderita penyakit ini hanya sebagian kecil saja glukosa yang berasal dari makanan dapat diubah menjadi glikogen, karena tidak cukupnya hormon insulin. Kekurangan insulin ini karena kerusakan-kerusakan pada sel-sel pankreas yang memproduksi insulin.

Glukosa yang berasal dari makanan sebagian kecil bisa diubah menjadi glikogen oleh insulin. Glukosa tersebut kemudian diubah menjadi glikogen. Kelebihan glukosa yang tidak bisa diubah akan tetap tinggal didalam hati, akibatnya kadar glukosa darah menjadi sangat tinggi untuk waktu yang lama.

Usaha tubuh untuk menurunkan kadar glukosa yang tinggi itu ialah dengan membuangnya lewat ginjal bersama air kencing. Karena itu penderita diabet seringkali kencing (poliuria) dan kecingnyapun masih mengandung glukosa. Karena jumlah glukosa yang bisa diubah menjadi glikogen sedikit menyebebkan sedikit pula cadangan glikogen dalam otot dan hati. Guna memenuhi kebutuhan tubuh akan tenaga, terpaksa cadangan lemak dimobilisasi, jika cadangan lemak habis maka terjadi perombakan pada protein.

b. Lemak
Lemak merupakan salah satu nutrien yang harus ada dalam diet, nutrien yang dapat menghasilkan energi, dibandingkan dengan protein dan karbohidrat yang masing-masing mengandung 4 kalori/g, kandungan energi dalam lemak jauh lebih tinggi yakni 9 kalori/g. Struktur kimia lemak terdiri dari ikatan antara asam lemak dan gliserol. Dalam peristiwa hidrolisa. Lemak akan terurai menjadi satu molekul gliserol dan tiga molekul lemak. Asam-asam lemak akan memberikan rasa yang berbeda-beda.

Lemak murni akan terpecah menjadi asam lemak dan gliserol oleh adanya enzim-enzim di dalam tubuh. Tubuh manusia sendiri dapat membuat lemak dari kelebihan karbohidrat. Walaupun demikian lemak murni harus didapat dari bahan makanan karena berbagai sebab, yaitu untuk melarutkan berbagai vitamin, daan untuk mendapatkan beberapa jenis asam lemak ternyata tidak dapat dibuat oleh tubuh dari kelebihan karbohidrat. Asam lemak yang tidak bisa dibuat oleh tubuh adalah asam lemak esensial, seperti asam oleat, lenolenat, dan arakhidonat.

Sumber energi dari lemak dapat diperoleh dari sumber lemak “visible” maupun sumber lemak “invisible”. Lemak visible adalah lemak ataupun minyak yang telah diekstraksi dari sel atau jaringan lemak baik yang berasal dari tanaman maupun hewan. Contoh : minyak goreng, margarin, butter. Lemak invisible adalah lemak yang terdapat dalam bahan makanan bersama-sama dengan zat gizi lain. Contoh : lemak yang terdapat dalam kacang-kacangan, lemak dalam daging, lemak yang terdapat dalam buah dan lain sebagainya. Lemak invisible tidak dapat dilihat dengan mata sehingga seringkali tanpa disadari bahwa sebenarnya dengan mengkonsumsi makanan-makanan tersebut juga memasukkan lemak.

Fungsi lemak bagi tubuh
  • Sebagai sumber energi. Pemberi kalori, tiap lemak dalam peristiwa oksidasi menghasilkan kalori sebanyak 9 kalori.
  • Melarutkan vitamin A,D,E, dan K.
  • Memberikan asam-asam lemak esensial.
  • Melindungi organ-organ tubuh yang vital.
  • Memberikan garis-garis bentuk tubuh, atau kerangka tubuh.
Bahan-bahan makanan yang mengandung lemak
Setiap bahan makanan mengandung lemak, seperti halnya dengan karbohidrat. Lemak terdapat dalam jaringan-jaringan atau sel bahan itu sendiri sehingga tidak tampak dari luar, karena jumlahnya tidak terlalu banyak. Yang banyak mengandung lemak adalah minyak, mentega, dan lain-lain.

Kelebihan karbohidrat tidak akan dibakar secara terus menerus, akan tetapi diubah menjadi lemak dan disimpan sebagai cadangan tenaga yang sewaktu-waktu akan diambil bila diperlukan oleh tubuh. Cadangan lemak ini disimpan di bawah kulit, di sekitar otot. Di samping itu terdapat pula simpanan lemak di sekitar paru-paru, ginjal, dan alat-alat tubuh lain.

Metabolisme Lemak
Dari pembuluh getah bening, lemak yang berasal dari makanan bersama-sama dengan darah akan sampai ke hati. Sebagian lemak ini diubah menjadi zat keton di dalam hati, selanjutnya dikirim ke jaringan tubuh untuk dibakar guna menghasilkan tenaga. Sebagian lagi dibawa ke tempat penyimpanan dan ditimbun sebagai cadangan lemak. Apabila tubuh kehabisan glikogen, maka lemak badan ini akan dimobilisasi.

Kolesterol
Kolesterol merupakan sterol utama pada mamalia tingkat tinggi. Kolesterol terdapat dalam semua jaringan hewan, terdapat pada membran sel, dan kolesterol terdapat dalam darah, kolesterol ini berperan dalam transport asam lemak. Oleh karena itu kolesterol terdapat dalam semua jaringan tubuh, maka kolesterol berbeda-beda. Bahan makanan yang kandungan kolesterolnya tinggi adalah kuning telur dan otak. Kolesterol tidak ada dalam bahan makanan nabati. Kolesterol dalam tubuh berasal dari kolesterol dalam diet dan sintesis dari tubuh sendiri.

2. Protein

Protein merupakan salah satu nutrien yang haris ada dalam diet. Protein sebagai sumber asam amino esensial dan sumber nitrigen yang diperlukan untuk sintesis asam amino esensial dan senyawa-senyawa lain yang mengandung nitrogen. Sebetulnya yang dibutuhkan oleh tubuh adalah asam amino esensial dan nitrogennya bukan proteinnya. Asam amino esensial harus diperoleh tubuh dari makanan karena tubuh tidak mensintesisnya, sedangkan asam amino non esensial tubuh dapat mensintesis sendiri. Nitrogen juga harus masuk tubuhh sebagai senyawa organik, karena tubuh tidak dapat menggunakan nitrogen yang ada dalam udara yang ikut terhirup waktu menarik napas. Nitrogen ini akan dikeluarkan lagi bersama udara pengeluaran nafas (udara ekspirasi).

Dalam sel baik tumbuh-tumbuhan maupun sel hewan dan manusia, protein merupakan bahan utama dari sel tersebut. Karena itulah protein disebut sebagai zat pembangun. Protein tubuh ini mengalami proses pembongkaran dan pembentukan kembali, yang terus berlangsung selama hidup. Protein juga merupakan sumber asam-asam amino yang diperlukan untuk sintesis berbagai enzim dalam tubuh, untuk sintesis senyawa sebagai antibodi.

Guna protein bagi tubuh:
  1. Sebagai sumber energi, pemberi kalori
  2. Untuk membangun sel-sel jaringan tubuh manusia
  3. Untuk mengganti sel-sel yang rusak
  4. Untuk produksi enzim dan hormon
  5. Membuat protein darah
  6. Untuk menjaga keseimbangan asam dan basa cairan tubuh
Bahan makanan sumber protein
  • Bahan makanan sumber protein yang berasal dari hewan (daging, telur, susu, ikan).
  • Bahan makanan sumber protein yang berasal dari nabati ( beras, kacang-kacangan).
Metabolisme protein
Protein yang masuk ke dalam lambung diubah menjadi albuminose dan pepton oleh enzim protease yang ada di lambung yaitu pepsin. Kemudian dalam usus 12 jari terdapat enzim tripsin yang berasal dari pankreas yang akan mengubah sisa-sisa protein yang belum sempurna diubah oleh pepsin menjadi albuminose dan pepton. Setelah sampai pada usus halus albuminose dan pepton diubah menjadi asam-asam amino sehingga siap untuk diserap oleh usus halus. Setelah asam-asam amino yang berasal dari protein makanan diserap oleh dinding usus, maka asam amino dibawa darah ke dalam hati. Asam-asam amino ini dibagi-bagikan oleh hati ke jaringan-jaringan tubuh untuk mengganti sel-sel jaringan yang rusak. Sebagian asam amino juga digunakan untuk membuat protein darah.

3. Vitamin

Vitamin adalah suatu zat organik yang tidak dapat dibuat oleh tubuh, tetapi diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan tubuh dan pemeliharaan kesehatan. Dari sudut faat, vitamin bekerja sebagai katalisator. Beberapa vitamin turut dalam reaksi-reaksi enzim sehingga didapat suatu proses metabolisme yang normal. Vitamin dapat dikelompokkan dalam dua golongan besar, yaitu :

4. Mineral

Mineral dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit, bahkan ada yang dibutuhkan dalam jumlah hanya beberapa mikrogram saja. Berdasarkan jumlahnya dalam tubuh, mineral dikelompokkan dalam :

- Major mineral (kalsium, fosfor, kalium, natrium, klor, sulfur).
- Trace mineral (zat besi, seng, tembaga, iodium, selenium, dsb).

Walaupun mineral diperlukan dalam jumlah sedikit tetapi mempunyai funsi yang tidak kalah penting dengan zat gizi lain.Mineral berfungsi sebagai komponen hormon yang mengatur proses metabolisme maupun sebagi koenzim.

Dalam bahan pangan mineral terdapat dalam bahan pangan hewani maupun nabati. Seng yang tergolong dalam trace mineral banyak diperoleh dari bahan kacang-kacangan. Sedangkan zat besi yang merupakan komponen hemoglobin yang bertugas mengangkut dan mendistribusikan oksigen keseluruh tubuh banyak terdapat dalam daging atau kacang-kacangan. Iodium yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sedikit banyak dijumpai dalam ganggang laut. Untuk memenuhi kebutuhan iodium pemerintah mengadakan fortifikasi iodium pada garam dapur. Fortifikasi ini ditujukan untuk mencegah penyakit gondok.

Mineral larut dalam air, sehingga kehilangan mineral selama proses pencucian dan pengolahan makanan banyak terjadi. Mineral bersifat stabil terhadap sinar matahari dan oksigen. Pentingnya mineral ini mendorong untuk dilakukanna fortifikasi pada berbagai makanan dan minuman.

0 Response to "4 Kelompok bahan pangan sumber zat gizi"

Posting Komentar