Senin, 08 Mei 2017

Inilah tips dan cara untuk keamanan pangan


Keamanan pangan memang sangat diperlukan untuk kesehatan manusia agar tidak terjangkit penyakit. Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia.

Apabila kita perhatikan masih banyak kesehatan dan keamanan pangan yang harus diatasi. Masalah tersebut merupakan masalah yang semakin kompleks dan merupakan tantangan yang harus dihadapi di masa mendatang, karena di satu pihak masyarakat akan semakin peka terhadap tuntutan untuk memperoleh makanan dengan kualitas yang baik sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Bahan-bahan dan atau organisme yang mungkin terdapat di dalam makanan dan dapat menimbulkan keracunan terdiri dari bahan kimia beracun (misalnya beberapa bahan tambahan makanan, obat-obatan, logam dan pestisida). Sedangkan sumber-sumber kontaminasi yang potensial antara lain : pengolah makanan, peralatan pengolahan dan peralatan makanan, serta adanya kontaminasi silang. Diperkirakan sekitar 80% penyakit bawaan makanan/ keracunan makanan disebabkan adanya kontaminasi mikroba.

Berikut ini adalah tips dan cara untuk keamanan pangan untuk anda:

1. Belilah pangan yang berkualitas 
  • Belilah makanan segar dari penjual yang dapat dipercaya dengan tempat yang bersih.
  • Selalu periksa tanggal kadaluarsa dari bahan mentah dan makanan olahan.
  • Jangan membeli produk-produk yang ada dalam kaleng atau kotak yang sudah rusak, penyok, menggembung, atau bocor.
2. Kebersihan sangat penting 
  • Cuci papan pemotong / talenan untuk memotong makanan, wadah, peralatan makan, dan meja dapur dengan sabun dan air sebelum dan sesudah memasak. Gunakan papan / talenan terpisah bagi sayur /buah dan daging mentah (unggas, ikan, makanan laut, dan jenis daging lain).
  • Jangan gunakan papan pemotong / talenan yang berlubang atau rusak permukaannya.
  • Pastikan lemari pendingin tetap bersih dan kering.
  • Bersihkan tutup makanan kaleng sebelum dibuka.
  • Cucilah lap-lap dapur setiap hari dengan sabun dan air serta keringkan mereka sebelum digunakan. Lap-lap yang lembab dan kotor merupakan tempat berkembang-biaknya bakteri berbahaya.
  • Bersihkan bak cucian piring dengan cermat setiap hari untuk mencegah berkembang-biaknya bakteri berbahaya.
  • Jangan biarkan makanan terbuka karena dapat mengundang serangga, bakteri, serta hewan / kuman lain.
  • Jangan menempatkan hewan peliharaan di dapur. Bebaskan dapur dari berbagai serangga dan binatang pengerat lainya.
3. Simpan makanan dengan benar 
  • Jangan menyimpan makanan matang dalam suhu ruangan yang terlalu lama.
  • Selalu menyimpan makanan dalam tempat tertutup di dalam lemari pendingin.
  • Jangan menyimpan makanan melebihi kapasitas lemari pendingin. Sirkulasi udara di dalam lemari pendingin sangat penting untuk proses pendinginan dan menjaga keamanan pangan.
  • Jaga suhu lemari pendingin sama atau kurang dari 5°C.
  • Pisahkan daging mentah, daging unggas, makanan laut, dan telur dari makanan lain saat diletakkan di kantung belanjaan dan di dalam lemari pendingin.
  • Pisahkan makanan mentah dan makanan matang.
  • Bersihkan lemari pendingin secara rutin untuk memastikan makanan yang disimpan masih layak untuk dikonsumsi atau harus dibuang.
4. Cairkan dengan benar
  • Hindari mencairkan makanan pada suhu ruang. Cairkan di dalam lemari pendingin, air dingin atau microwave.
  • Masaklah makanan sesegera mungkin setelah dicairkan.
  • Simpan daging dan makanan laut di lemari pendingin saat meresapkan bumbu.
5. Masak makanan hingga matang benar 
  • Selalu gunakan air layak minum dan bahan makanan segar untuk memasak.
  • Masak makanan hingga matang sempurna untuk membunuh kuman agar tidak menyebabkan keracunan makanan.
  • Jika tak yakin akan kualitas air minum, didihkan air minimal selama 5 menit.
6. Ketika makanan sudah matang 
  • Sajikan saat masih panas.
  • Simpanlah makanan yang tersisa di lemari pendingin dalam waktu 2 jam setelah dimasak.
  • Sebelum memakan makanan yang disimpan di lemari pendingin, panaskan secara sempurna / mendidih.
  • Jika tidak yakin seberapa lama makanan sisa disimpan di dalam lemari pendingin, sebaiknya jangan dimakan.
7. Menjaga kebersihan 
  • Selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun (sekurang-kurangnya selama 20 detik) sebelum dan sesudah mengolah makanan. Keringkan tangan yang telah dicuci dengan lap/handuk bersih.
  • Kenakan sarung tangan saat memasak jika ada luka pada jari-jari tangan.
  • Jangan memasak jika menderita penyakit yang berhubungan dengan pernafasan / batuk.

Sumber: world health organization

Tidak ada komentar:

Posting Komentar