Tetap sehat berpuasa? Inilah tips & cara makannya

Sehat saat puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, bulan yang suci yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT. Untuk itu marilah kita sambut bulan Ramadhan ini dengan hati yang ikhlas, dan rasa gembira yang sangat dalam, karena bulan Ramadhan adalah bulan panen amal kebajikan untuk bekal hidup di akhirat kelak.

Puasa Ramadhan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seorang Muslim sebagaimana disebutkan dalam Al- Qur’an. Melakukan ibadah puasa Ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim di samping puasa sunnah lainnya seperti puasa Senin Kamis. Tapi sebagian orang merasakan sangat lapar dan haus, sampai tidak kuat untuk melakukan pekerjaan sehari-hari.

Bagaimanakah kiat supaya bisa menjalani ibadah puasa terus-menerus dan badan tetap sehat

Pertama kali yang harus dilakukan adalah berniat untuk berpuasa, niat akan berpengaruh kepada diri kita secara psikologis, bahwa kita pasti kuat puasa, tahan terhadap segala godaan dan akan lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Kita melatih mengendalikan nafsu, melatih kesabaran dan melatih disiplin. Hal ini sangat berguna di dalam kehidupan kita sehari-hari.

Jangan terlalu capek, mengurangi kegiatan-kegiatan yang kurang perlu. Oleh karena otomatis waktu tidur kita berkurang, bila kita harus bekerja di siang hari tentu sering di serang rasa kantuk yang hebat. Untuk itu waktu tidur malam jangan terlalu dikurangi, usahakan bisa tidur setelah makan sahur, walaupun hanya sebentar sangat membantu.

Usahakan tetap olah raga, agar aliran darah tetap lancar dan menjaga kebugaran tubuh. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, naik sepeda dll. Waktu yang baik adalah menjelang buka puasa.

Tips bagi penderita penyakit agar tetap menjalani saat puasa

Bagi yang hipertensi, tekanan darah malahan dapat turun, jangan makan yang asin-asin, bila perlu gunakan garam diet yaitu dan jangan lupa minum obat hipertensi pada waktu sahur dan buka (bila dosis obatnya 2 kali). Usahakan tidur cukup, karena kurang tidur akan menaikkan tekanan darah.

Bagi yang berpenyakit jantung yang berat, seperti gagal jantung berat, wajib minta izin dokter yang merawat. Namun bagi yang berpenyakit jantung ringan seperti kelainan pembuluh koroner, bisa melakukan puasa dengan jadwal minum obat pada buka dan sahur dengan teratur. Sebab dengan berpuasa akan terjadi penurunan kadar lemak darah, kolesterol dan trigliserida, dengan mengurangi makan gorengan dan yang bersantan, serta sayuran yang cukup.

Pada diabetes bila kadar gula darahnya tidak terlalu tinggi, atau terkontrol diperbolehkan puasa. Obat-obat diabetes yang diminum sebaiknya minum obatnya pada waktu buka dan dosis pada waktu sahur disesuaikan. Bila mendapat suntikan insulin konsulkan dulu ke dokter. Sebaiknya penyuntikan insulin hanya 1x pada waktu buka. Karena ditakutkan ada hipoglikemi (penurunan kadar gula darah di bawah normal). Jika timbul gejala hipoglikemia yang ditandai dengan keringat dingin, gemetar, pusing, rasa perih diuluhati seperti orang kelaparan, atau ada rasa kesemutan pada lidah dan bibir dan lemas, harus segera berbuka dengan minum air gula atau permen dan segera makan.

Penderita sakit maag yang ringan dengan berpuasa malahan lebih sehat, jangan lupa minum obat maag pada waktu buka dan sahur. Hindari makanan yang terlalu pedas atau asam, makanan yang menimbulkan gas seperti sayuran kol, sawi, nangka dan buah yang menimbulkan kembung adalah buah mentah, nangka, durian, mangga, jeruk yang asam.

Cara makan yang benar agar tetap sehat

1. Makan teratur untuk buka puasa dan sahur, dengan menu seimbang. Terdiri dari karbohidrat 50-60%, protein 15-20%, lemak 20-25%, cukup vitamin dan mineral dari sayur dan buah, serta cukup serat dari sayuran untuk memperlancar buang air besar.

2. Cukup cairan, minum kurang lebih 7-8 gelas sehari. Terdiri dari 3 gelas waktu sahur dan 5 gelas dari buka sampai sebelum tidur.

3. Pembagian makan 50% untuk berbuka, 10% setelah sholat tarawih, 40% pada waktu sahur.

4. Menu yang dipilih yaitu pada waktu buka, terdiri dari makanan pembuka berupa minuman manis atau makanan manis seperti kolak pisang, bubur candil, kurma atau teh manis karena mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah. Pada diabetisi makan manisnya tetap dibatasi, gunakan gula pengganti. Setelah sholat magrib makan makanan lengkap yang terdiri dari nasi atau pengganti nasi, ayam/ikan/daging, tahu/tempe, sayuran dan buah. Setelah sholat taraweh dapat makan snack berupa roti atau buah.

Hidangan sahur seperti waktu buka, namun porsinya lebih kecil. Dianjurkan makan dengan kadar protein tinggi, agar meninggalkan lambung lebih lama serta dicerna dan diserap lebih lama dibanding makanan yang kadar karbohidratnya tinggi, sehingga tidak cepat terasa lapar. Hidangan sahur dapat ditambahkan segelas susu, terutama untuk anak-anak dan remaja. Pada orang dewasa dapat minum susu nonfat. Suplemen multivitamin dan mineral boleh dikonsumsi pada waktu sahur, agar meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Apabila ingin rasa kenyang lebih lama atau pada Diabetisi dianjurkan makan beras merah atau brown rice. Atau dicampur beras merah dan putih.

0 Response to "Tetap sehat berpuasa? Inilah tips & cara makannya"

Posting Komentar