Sabtu, 03 Juni 2017

Inilah manfaat puasa dari segi kesehatan & sifat

Manfaat puasa ramadhan
Bulan Ramadhan adalah masa di mana seorang Muslim berpuasa. Bulan ini juga dikenal sebagai pengorbanan, pemberian, kesalehan dan latihan mandiri. Memang, intisari puasa di bulan Ramadhan adalah spiritual. Meski begitu, bulan suci ini juga menawarkan sejumlah manfaat bagi pikiran dan tubuh.

Bulan ramadhan adalah bulan pelatihan dan pengaturan diri, dengan harapan bahwa pelatihan ini akan berlangsung juga setelah Ramadhan berakhir. Kebaikan yang di dapat dari pelajaran selama bulan puasa Ramadhan dalam hal asupan makanan, disiplin dalam segala hal dalam menjalankan peritah dan menjauhi larangan, hal ini sangat bermanfaat seluruhnya bagi kehidupan orang tersebut.

Selama bulan puasa Ramadhan, pada dasarnya hanya mengganti makan pada siang hari menjadi malam hari, melewatkan makan siang dan sarapan pada dini hari (sahur) dan tidak makan atau minum sampai terbenamnya matahari. Pada kenyataanya tidak makan dan minum pada periode ini tidak buruk sama sekali bagi tubuh, tidak minum sepanjang hari menyebabkan konsentrasi semua cairan dalam tubuh yang menghasilkan sedikit dehidrasi, namun tubuh memiliki konservasi air sendiri.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, Sains  membuktikan bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkat. Sebuah kongres Internasional tentang "Kesehatan dan Ramadhan" yang diadakan di Casablanca pada 1994, mencakup 50 studi tentang etika kedokteran bulan Ramadan dan mencatat berbagai perbaikan dalam kesehatan orang-orang yang berpuasa. Manfaat lain, berpuasa dari segi medis bisa juga memperbaiki tekanan darah dan berat badan, hal sudah berdasarkan penelitiannya pada tahun 2002.

Manfaat puasa bagi kesehatan (fisiologis).

1. Puasa Menurunkan darah tinggi 
Puasa merupakan salah satu metode non-obat untuk mengurangi tekanan darah. Ini membantu untuk mengurangi risiko aterosklerosis. Aterosklerosis menyumbat arteri oleh partikel lemak. Selama puasa glukosa dan lemak yang digunakan untuk menghasilkan energi. Tingkat metabolisme berkurang selama puasa. Hormon ketakutan-penerbangan seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Hal ini membuat metabolisme stabil. Manfaatnya adalah penurunan tekanan darah.

2. Puasa meningkatkan kecerdasan otak
Tidak diragukan lagi, Anda akan menyadari efek positif puasa dapat memiliki kesejahteraan mental dan fokus spiritual, kekuatan otak meningkat dengan puasa Ramadhan, bahkan lebih signifikan daripada yang Anda kira. Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat menemukan bahwa fokus mental dicapai selama Ramadan meningkatkan, tingkat faktor neurotropik yang diturunkan dari otak yang menyebabkan tubuh untuk menghasilkan sel-sel otak lebih banyak, sehingga meningkatkan fungsi otak. Demikian juga, penurunan yang berbeda dalam jumlah hormon kortisol, yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal, berarti bahwa tingkat stres sangat berkurang baik selama dan setelah Ramadhan. 

3. Puasa Menurunkan kolesterol 
Kita semua tahu bahwa penurunan berat badan adalah salah satu hasil fisik yang dikarenakan puasa selama bulan Ramadhan, tetapi ada juga berbagai macam perubahan yang sehat yang terjadi dibalik penurunan berat badan tersebut. Sebuah tim ahli jantung di UAE menemukan bahwa orang mengamati Ramadhan menikmati efek positif pada profil lipid mereka, yang berarti ada pengurangan kolesterol dalam darah. Kolesterol rendah meningkatkan kesehatan jantung, sangat mengurangi risiko menderita penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Terlebih lagi, jika Anda mengikuti diet sehat setelah Ramadan, kadar kolesterol yang baru diturunkan ini mudah untuk mempertahankan.

4. Detoksifikasi 
Selain untuk membersihkan diri Anda secara rohani, Ramadan bertindak sebagai detoksifikasi yang fantastis bagi tubuh Anda. Dengan tidak makan atau minum sepanjang hari tubuh Anda akan ditawarkan kesempatan langka untuk detoksifikasi sistem pencernaan Anda sebulan penuh. Ketika makanan dalam tubuh Anda menjadi cadangan lemak untuk menciptakan energi, juga akan membakar diri setiap racun berbahaya yang mungkin hadir dalam timbunan lemak. Ini merupakan batu loncatan yang sempurna untuk gaya hidup sehat secara konsisten juga setelah Ramadhan.

5. Diet cepat dan sehat 
Salah satu masalah utama dengan diet ekstrim adalah bahwa setiap penurunan berat badan sering cepat kembali bertambah. Hal ini tidak terjadi dengan Ramadhan. Penurunan makanan yang dikonsumsi di seluruh puasa menyebabkan perut Anda secara bertahap menyusut, yang berarti Anda harus makan lebih sedikit makanan untuk merasa kenyang. Jika Anda ingin masuk ke dalam kebiasaan makan yang sehat maka Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memulai. Ketika itu nafsu makan Anda akan lebih rendah daripada sebelumnya, dan Anda akan jauh lebih kecil kemungkinannya untuk overindulge dengan makan Anda.

6. Puasa memperbaiki sistem pencernaan 
Selama berpuasa, organ-organ pencernaan beristirahat. Fungsi fisiologis normal terus terutama produksi sekresi pencernaan, tetapi dengan harga berkurang. Latihan ini membantu untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan terjadi pada tingkat yang stabil. Pelepasan energi juga mengikuti pola bertahap. Namun, puasa tidak menghentikan produksi asam di lambung. Ini adalah alasan pasien dengan ulkus peptikum disarankan untuk mendekati puasa dengan hati-hati.

7. Puasa mengurangi gula darah 
Puasa meningkatkan pemecahan glukosa sehingga tubuh bisa mendapatkan energi. Ini mengurangi produksi insulin yang terletak pankreas. Glukagon diproduksi untuk memfasilitasi pemecahan glukosa. Hasil dari puasa adalah pengurangan gula darah.

8. Menyerap lebih banyak nutrisi 
Dengan tidak makan sepanjang hari selama bulan Ramadhan Anda akan menemukan bahwa metabolisme Anda menjadi lebih efisien, yang berarti jumlah nutrisi yang Anda menyerap dari makanan membaik. Hal ini karena peningkatan hormon yang disebut adiponectin, yang diproduksi oleh kombinasi puasa dan makan di malam hari, dan memungkinkan otot-otot Anda untuk menyerap lebih banyak nutrisi. Hal ini akan menyebabkan manfaat kesehatan bagi seluruh tubuh, seperti berbagai bagian dapat lebih baik menyerap dan memanfaatkan nutrisi yang organ butuhkan untuk lebih berfungsi.

9. Puasa meningkatkan imunitas 
Ketika seorang individu melakukan puasa, hal ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Penghapusan racun dan pengurangan lemak pada tubuh. Ketika seseorang memakan buah maka mereka meningkatkan cadangan tubuh dengan vitamin dan mineral. Vitamin A dan E adalah antioksidan yang baik tersedia dalam buah-buahan. Mereka membantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat puasa dari segi sifat yang terpuji.

1. Puasa membuang kebiasaan buruk 
Karena Anda akan berpuasa di siang hari, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membuang kebiasaan buruk Anda untuk selamanya. Kebiasaan buruk seperti merokok dan makanan manis tidak boleh terlibat selama puasa, dan ketika Anda menjauhkan diri dari hal buruk itu, maka tubuh Anda secara bertahap akan membiasakan diri dengan ketidakhadiran mereka, sampai kecanduan Anda hilang untuk selamanya. Puasa Ramadhan membantu Anda menghilangkan kebiasaan buruk, sebegitu pentingnya bahwa National Health Service di Inggris merekomendasikan sebagai waktu yang ideal untuk parit merokok.

2. Sabar 
Puasa melatih kita supaya dalam berhadapan dengan keinginan diri dan godaan luaran sepanjang Ramadhan. Sabar seperti ini amat perlu dalam berhadapan dengan segala kemungkinan dalam kehidupan.

3. Kekentalan jiwa
 
Puasa memaksa kita meninggalkan keinginan nafsu syahwat walaupun pada perkara yang telah dihalalkan kepada kita untuk melakukannya selain Ramadhan. Ini mendidik kita lebih tegas dan meninggalkan perkara yang sememangnya telah diharamkan oleh syariat di luar bulan Ramadhan.

4. Sifat ikhlas
 
Puasa merupakan ibadah yang paling hampir dengan makna keihklasan bagi seorang hamba. Ini karena ibadah puasa merupakan rahasia antara hamba dan tuhannya. seorang yang berpuasa boleh berbuka tanpa diketahui oleh orang lain, tetapi kerana ketaqwaannya kepada Allah yang mengetahui zahir dan batinnya, dan karena mengharapkan pahala dan ridho Allah, ia tidak melakukannya. Itulah sebabnya ibadat ini lebih istimewa dari yang lain. sifat inilah yang paling berharga dalam kehidupan seorang muslim kerana amalan yang tidak disertai dengan keikhlasan tidak diterima oleh Allah dan tidak membuahkan hasil.

5. Prihatin dan belas kasihan
 
Puasa melahirkan rasa prihatin dan belas kasihan kepada fakir miskin, lantaran itulah disyariatkan zakat fitrah pada bulan ini untuk menguatkan lagi perasaan tersebut. Perasaan ini adalah titik tolak kepada rasa tanggung jawab untuk melakukan pembaikan dalam masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar