Rahasia manfaat piramida yang tersembunyi

Manfaat piramida

Banyak fakta menarik mengenai piramida, dan sebanyak itulah manfaat yang bisa diambil dari sebuah bangun piramida. Pemanfaatan bangun piramida sesungguhnya tidak hanya terbatas pada bidang budidaya tanaman namun juga beberapa bidang lainnya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Menurut Anonim (2008) menuliskan tentang Dr Patrick G. Flanagan yang menulis sebuah buku berjudul "Pyramid Power" dan membawa observasi yang menarik. Sementara meneliti asal kata "Pyramid" ia menemukan bahwa kata "Piramida" terbentuk dari dua kata "Piros" dan "amid". Penerjemahan Piramida secara harfiah berarti "Api di Tengah", makna ini sepenuhnya sejalan dengan pengaruh energi Piramida karena pengaruh kuat dibentuk di tengah piramida. 

Hal ini juga memberi petunjuk, atau bahkan bukti, bahwa pembangun piramida kuno sadar energi fantastis yang dibuat oleh piramida. Sifat nyata kekuatan piramida masih belum diketahui, alasan utamanya adalah karena energi piramida tidak dapat dicatat oleh alat apapun, meskipun berbagai upaya dilakukan untuk membuat sensor atau receiver. Masih banyak antusiasme dengan melakukan penelitian dan mempublikasi banyak buku tentang masalah energi ini.

Les Brown terobsesi dengan penggunaan energi positif piramida untuk peningkatan dan perbanyakan produksi pangan. Dalam bukunya "The Pyramid", yang diterbitkan pada tahun 1978, ia menggambarkan cara yang berbeda dari peningkatan produksi pangan, serta preservasi makanan dengan energi piramida. Dia juga memberikan instruksi pembangunan tenaga piramida skala besar (Anonim 2008).

Pada 1975, peneliti independen Bill Schull dan Ed Pettit menerbitkan buku "Rahasia Kekuatan Pyramida". Buku ini merupakan pengetahuan kumulatif tentang kekuatan piramida. Menurut buku itu, biji yang ditanam dalam piramida bersifat beda dari benih di luar piramida. Tanaman tumbuh lebih cepat dalam piramida dibandingkan tanaman di luar piramida (Anonim 2008).

Pada tahun 1950an, teknik radiologi Karel Drbal di Ceko menemukan bahwa silet tumpul bisa kembali tajam jika dibiarkan berada dalam efek Piramida. Faktanya energi piramida mempengaruhi struktur kristal baja dan memulihkan struktur atom pada bentuk aslinya.

Pada tahun 1930an di Perancis, Andre Bovisse menempatkan kucing mati dalam piramida setinggi 1 meter. Anehnya, tubuh kucing tidak busuk dari waktu ke waktu, tapi efek mumifikasi terjadi sebagai gantinya. Hal ini mengindikasikan bakteri tidak dapat menguraikan bahan organik ketika sedang terkena energi piramida.

Hal yang sama terjadi dengan makanan. Bahkan setelah periode waktu yang lebih lama dalam piramida, tidak ada tanda-tanda pembusukan. Ada banyak klaim bahwa makanan dan air dibiarkan beberapa waktu di bawah pengaruh energi piramida menjadi diperkaya (enriched) dan diberdayakan (empowered). Makanan dan air ini lebih bergizi dan lebih sehat terhadap tubuh manusia dibanding makanan biasa. Ada banyak contoh lain efek energi piramida di makhluk hidup, tanaman, benda atau pangan. Pasti ada efek yang lebih positif dari Piramida untuk ditemukan (Anonim 2008).

Berdasarkan penjabaran fakta-fakta tersebut dapat ditarik poin-poin karakteristik dan keunggulan piramida antara lain:

1. Memusatkan energi di tengah bangun.
2. Energi yang terbentuk tidak dapat diukur sehingga tidak diketahui jenis energinya.
3. Meningkatkan produksi pangan dengan meningkatkan pertumbuhan tanaman.
4. Memulihkan struktur atom baja sehingga dapat menajamkan silet yang tumpul.
5. Menghambat aktifitas penguraian bakteri sehingga menghambat pembusukan.
6. Membuat makanan menjadi lebih berenergi dan bergizi (pengkayaan).

Piramida sebagai Generator Ion Negatif
Piramida bukan sebuah bangun yang penuh dengan unsur mistis, mekanisme yang terjadi di dalamnya dapat dijelaskan secara ilmiah. Zujic (2008) mengemukakan bahwa selama ribuan tahun setelah dibangun, piramida telah berfungsi dan terus berfungsi sebagai generator ion negatif. Untuk terus mengionisasi udara di sekitarnya, piramida perlu dihubungkan ke sumber permanen ion negatif.

Plato Giza menyembunyikan berlimpah air bawah tanah. Sungai bawah tanah besar mengalir di sekitar piramida penuh dengan ion negatif dan oleh efek piezoelektrik ion-ion tersebut ditransponder ke dalam piramida, yang kemudian terakumulasi dan surplus ion dibebaskan di bagian atas piramida. Semua piramida besar itu dibangun dari batu dengan kandungan kristal tinggi yang mampu mengikat muatan listrik dari air ketika air bawah tanah secara mekanis menekan terhadap kristal. 

Jika kita mengekspos kristal terhadap deformasi mekanis, lompatan listrik terikat muncul di permukaannya. Fenomena ini disebut efek piezoelektrik. Kristal adalah konverter dari energi mekanik menjadi energi listrik. Karena terus menerus terjadi pengisian dan pengosongan muatan elektrik dari sungai bawah tanah piramida, piramida berkontraksi dan mengembang yang terus menyebabkan gempa mikro.

Penjabaran tersebut memberikan informasi bahwa bangun piramida bermanfaat sebagai media yang mampu memberikan efek pengawetan karena mengumpulkan ion-ion negatif dari sekitarnya. Dengan demikian metode bangun piramida tersebut dapat diaplikasikan dalam penyimpanan benih pada kegiatan budidaya tanaman.

Pengaruh Ion Negatif
Pengaruh ion negatif terhadap kesehatan manusia telah dikenal selama sekitar 60 tahun, dan telah banyak penelitian ilmiah tentang hal tersebut. Ada proses oksidasi biokimia konstan dan pengurangan yang terjadi dalam tubuh manusia, yang memerlukan ion bermuatan negatif agar berfungsi dengan baik. Semua makhluk hidup menerima ion bermuatan negatif dari udara melalui organ-organ kulit dan pernapasan. 

Ketika ada cukup ion negatif dalam suatu ruangan, ada peningkatan kandungan oksigen dalam darah, denyut jantung normal dan ini akan mempercepat ekskresi racun. Karena aliran darah di otak lebih baik, konsentrasi dan kemampuan mental lainnya lebih kuat, dampak dari stres bisa dinetralisir, yakni ketegangan dan sakit kepala reda. Ion negatif mengikat racun dalam tubuh yang berarti mereka bertindak sebagai anti-oksidan, sehingga mencegah perkembangan penyakit degeneratif (Zujic 2008).

Di alam kondisi paling menguntungkan ionisasi udara adalah setelah badai, hujan deras dan gerimis, ketika terjadi debit atmosfer. Hal ini terjadi ketika ion negatif lebih banyak dibanding ion positif. Peningkatan konsentrasi ion oksigen negatif juga ditemukan di dekat air terjun, di hutan pinus, pegunungan, di sepanjang pantai laut dan di gua yang dimanfaatkan untuk speleotherapy (Zujic 2008).

Membuat piramida
Untuk piramida energi Anda bisa memilih dari bahan kertas, kardus, kayu, plastik, kaca dan bahan sejenisnya. Piramida Anda dapat dari berbagai ukuran, tetapi Anda harus memperhitungkan proporsi. Sebagai model dasar mengambil Piramid Agung Giza, seperti yang kami katakan.

Membuat piramida energi

- Tinggi piramida energi adalah (h)

- Panjang dasar adalah (a)

- Panjang sisi adalah (s)

Silakan pilih atur tinggi piramida, lalu hitung parameter lainnya, dengan cara rumus di bawah ini:

A = h x 1.5708

S = h x 1,4949

Sekarang Anda bisa mulai membangun piramida energi Anda. Setelah selesai Anda perlu mengaturnya menghadap ke arah utara-selatan, dan piramida siap untuk digunakan dan eksperimen.


Referensi:
Anonim. 2008. Pyramid Energy Effect [artikel]. http://www.my-introspective.com/MyEnergy/3.2.PyramidEnergyEffects.htm
Zujic H. 2008. Tesla and Pyramid. http://www.scribd.com/doc/13030581/Tesla-and-pyramid

0 Response to "Rahasia manfaat piramida yang tersembunyi"

Posting Komentar