Jumat, 11 Agustus 2017

Faktor dan alasan seseorang pergi ke dukun

Dukun jawa

Peranan dukun sendiri dianggap sebagai salah satu fenomena sosial budaya yang diyakini kekuatan magisnya, diantaranya seperti menjelang ujian nasional banyak para orang datang pergi ke dukun untuk meminta doa restu, kelancaran jodoh, kelancaran dalam mendapatkan pekerjaan, penyembuhan dalam penyakit, dan kelancaran dalam berdagang. Selain itu, dukun juga bisa berarti spesialis bagi umum dalam masyarakat tradisional, berguna untuk semua orang sakit, baik fisik maupun psikologis, meramal kejadian masa depan, penemu barang-barang hilang, pemberi jaminan tentang peruntungan yang baik, dan biasanya tidak segan-segan mempraktekkan sedikit sihir, jikalau itu yang diminta seseorang.

Mereka mengenal serta mengetahui mengenai Dukun melalui orang lain, orang lain tersebut diantaranya adalah saudara dari para subyek dan dari teman-teman subyek yang sebelumnya sudah pernah menemui Dukun tersebut. Selain itu, ketiga subyek dalam penelitian ini mengatakan bahwa mereka menemui Dukun dikarenakan mendapatkan dorongan dari saudara maupun dari teman-teman disekitar mereka.

Disamping mendapat dorongan dari orang lain untuk menemui Dukun, subyek ketiga mengatakan bahwa dirinya bisa mengenal atau mengetahui Dukun yang ditemui dengan cara subyek mencari tahu sendiri, atau bertanya kepada orang yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman atau sudah pernah bertemu dengan Dukun yang dicari atau yang hendak ditemui tersebut. Subyek ketiga mengatakan bahwa jika dirinya sedang mengahadapi suatu permasalahan, kemudian dirinya menceritakan permasalahan yang sedang dihadapinya tersebut terhadap saudara atau teman dekatnya kemudian bertanya kepada merekan diaman bisa mencari Dukun atau orang pintar yang sekiranya bisa membantu mengatasi atau mencari pemecahan permasalahan yang sedang dihadapinya.

Banyak faktor yang melatarbelakangi seseorang untuk pergi ke dukun, di antaranya: 

1. Karakter individu ditentukan oleh keadaan demografi, struktur sosial dan kepercayaan. Persepsi sehat dan sakit masih sangat bervariasi di masyarakat.
2. Faktor kebutuhan menjadi penentu orang pergi ke dukun.
3. Faktor pengalaman dan hubungan interpersonal menjadi salah satu penentu orang memilih tempat layanan kesehatan yang diinginkan.
4. Kemampuan masyarakat dalam memperoleh pengobatan. Dalam hal ini yakni kemampuan dalam membayar sesuai pelayanan medis di masa sekarang. Sehingga masyarakat yang tidak mampu dapat mendorong seseorang untuk mendatangi praktek pengobatan dengan media seorang dukun.

Inilah alasan orang untuk pergi ke dukun
Terdapat beberapa alasan atau pun pertimbangan seseorang lebih memilih untuk menemui Dukun dibandingkan dengan yang lainnya, yaitu diantaranya mereka cenderung memilih menemui Dukun dikarenakan adanya dorongan dari orang lain seperti dari keluarga maupun dari teman-teman terdekat mereka yang sebelumnya juga pernah, atau memiliki pengalaman berkaitan dengan Dukun yang hendak ditemui tersebut, para subyek menambahkan biasanya mereka bertukar cerita mengenai permasalahan yang sedang mereka hadapi dan mereka bertanya kepada saudara atau teman dekat mereka mengenai jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi, kemudian dari saudara atau teman dekat mereka tersebut menyarankan untuk menemui Dukun yang sekiranya dapat membantu untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, dengan kata lain keinginan untuk menemui Dukun tersebut muncul karena sebagai akibat dari hasil interaksi dengan orang lain atau hasil kebudayaan, motif ini bergantung pada lingkungan.

Disamping adanya dorongan dari orang-orang terdekat, hal lain yang membuat pada subyek lebih memilih untuk menemui Dukun adalah dikarenakan adanya kepercayaan dari kebudayaan para subyek yaitu kebudayaan Jawa, bahwa seorang dukun dapat senantiasa menjadi pertimbangan utama bagi orang Jawa di dalam memutuskan suatu perkara yang sangat penting di dalam kehidupannya sebab bagi beberapa masyarakat Jawa, mereka beranggapan bahwa dukun merupakan konsultan spiritual yang dianggap sebagai orang tua, sesepuh, atau pepundhen yang waskitha ngerti sadurunge winarah. Kepercayaan masyarakat Jawa yang begitu tinggi terhadap dukun disebabkan oleh karena dukun dianggap memiliki kualitas kepribadian yang sudah putus ing reh saniskara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar