6 Cara untuk mencegah penyakit diare

Penyakit diare

Diare merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia terutama diare akut. Angka kejadian diare akut di sebagian besar wilayah Indonesia hingga saat ini masih tinggi termasuk angka morbiditas dan mortalitasnya. Penyebaran penyakit diare akut ini juga tersebar ke semua wilayah di Indonesia dengan penderita terbanyak adalah bayi dan balita.

Diare biasanya disebabkan oleh kuman dan penyakitnya tidak selalu bisa dirawat. Bahaya diare adalah dehidrasi (gangguan keseimbangan cairan tubuh). Shigellosis merupakan penyakit bakteri yang disebabkan oleh infeksi dengan bakteri Shigella. Penyakit ini mengakibatkan diare dan mudah ditularkan. Kebersihan yang baik merupakan kunci pencegahan.

Berdasarkan riset hasil kesehatan dasar (Riset Kesehatan Dasar 2007) yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan pada tahun 2007, diare akut merupakan penyebab kematian bayi (31,4%) dan balita (25,2%). Pada umumnya diare akut di Indonesia disebabkan oleh masalah kebersihan lingkungan, kebersihan makanan, dan juga infeksi mikroorganisme (bakteri, virus, dan jamur). Sulawesi utara merupakan salah satu provinsi yang memiliki angka kejadian yang besar di Indonesia yaitu mencapai 8.593 kasus pada tahun 2007.

Berikut adalah cara pencegahan penyakit diare.

1. Air susu ibu
ASI dari seorang ibu yang sehat selalu sangat steril dan tidak mungkin menyebabkan infeksi diare. ASI mengandung antibodi (protein kekebalan tubuh) yang membunuh bakteri merugikan. Susu dari botol yang kotor sering mengandung kuman-kuman yang dapat menyebabkan diare.

2. Buang air besar pada tempat yang telah disediakan
Jauhkan kotoran manusia dari air minum. Gunakan wc/kamar mandi. Kalau tidak ada fasilitas untuk buang air besar, maka puskesmas bisa membantu membangunnya.

3. Gunakan air bersih agar aman

Jika masih ragu dengan kebersihan air, maka masak airnya.

4. Cuci tangan
Cuci tangan setelah buang air dan sebelum makan atau menyentuh makanan.

5. Jauhkan lalat dari makanan
Lalat sering membawa kuman merugikan dari kakus ke tempat makanan. Selalu tutup makanan.

6. Hindari anak untuk makan makanan kotor
Jangan biarkan anak makan makanan yang sudah jatuh ke lantai.


Referensi:
Riset Kesehatan Dasar. 2007. Laporan Nasional 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia.

0 Response to "6 Cara untuk mencegah penyakit diare"

Posting Komentar