Alam Semesta

Alam semesta ini sangat luas, banyak miliyaran bintang-bintang di luar angkasa. Ingin sekali menjelajah antar bintang dengan menggunakan pesawat pribadi. Untuk mengetahui ciptaan allah yang maha besar ini

Arsip Info

Selasa, 07 Agustus 2018

Inilah tips saat terjadi peristiwa bencana alam

Bencana alam
Bencana alam merupakan suatu fenomena alam yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung mengganggu kehidupan manusia. Dalam hal ini, bencana alam dapat menyebabkan kerugian bagi manusia baik secara materi, non materi bahkan jiwa.

Bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang dapat menimbulkan penderitaan luar biasa pula bagi yang mengalaminya. Bahkan, bencana alam tertentu menimbulkan banyak korban cedera maupun meninggal dunia.

Bencana alam juga tidak hanya menimbulkan luka atau cedera fisik, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis atau kejiwaan. Hilangnya harta benda dan nyawa dari orang-orang yang dicintainya, membuat sebagian korban bencana alam mengalami stress atau gangguan kejiwaan. Hal tersebut akan sangat berbahaya terutama bagi anak-anak yang dapat terganggu perkembangan jiwanya.
 
Berikut ini adalah tips jika terjadi bencana alam di sekitar anda.

Jika terjadi bencana banjir/kebakaran/tanah longsor
  • Amankan diri anda terlebih dahulu, lalu amankan keluarga anda. Amankan rumah anda dengan mematikan listrik, kompor, air, dan keluarlah dari rumah dengan membawa tas siaga bencana yang telah anda persiapkan.
  • Beritahukan kepada seluruh keluarga dan masyarakat. Umumkan lewat pengeras suara di tempat ibadah, bunyikan kentongan dan beduk di pos-pos ronda dan masjid dengan ketukan tiga kali berirama secara terus-menerus.
  • Hubungi pihak berwajib melalui telepon atau radio genggam.
  • Ingatlah bahwa aparat memerlukan waktu untuk tiba di lokasi bencana. Berikanlah pertolongan sesuai dengan kemampuan anda. Prioritaskan korban yang mengalami luka serius.
  • Jangan mengganggu kerja aparat yang sedang memberikan bantuan dan mengevakuasi korban.
  • Tetap waspada akan bahaya susulan. Selamatkan diri anda dan keluarga ke tempat aman atau lokasi pengungsian. Jangan kembali ke tempat bencana.
  • Dengarkan informasi tentang perkembangan situasi melalui radio. Jangan mudah terpancing isu. Dengarkan hanya informasi dari pihak pemerintah atau aparat yang berwenang.
Jika terjadi bencana gempa bumi
  • Merunduk, Lindungi Kepala dan Bertahan di tempat aman. Beranjaklah beberapa langkah menuju tempat aman terdekat. Tetaplah di dalam ruangan sampai guncangan berakhir dan anda yakin telah aman untuk keluar. Menjauhlah dari jendela.
  • Jika anda sedang di tempat tidur, tunggu dan tetaplah di sana sampai gempa mereda, lindungi kepala anda dengan bantal.
  • Jika anda berada di luar ruangan, carilah titik aman yang jauh dari kemungkinan rubuhnya bangunan, pohon, dan kabel. Rapatkan badan anda ke tanah.
  • Jika anda di dalam mobil, melambatlah dan kemudikan mobil anda menuju titik aman, keluarlah dari kendaraan dan lakukan evakuasi.
  • Beritahukan kepada seluruh keluarga dan masyarakat. Umumkan lewat pengeras suara di tempat ibadah, bunyikan kentongan dan beduk di pos-pos ronda dan masjid dengan ketukan tiga kali berirama secara terus-menerus.
  • Periksalah diri anda, apakah ada yang terluka. Lindungi diri anda dari bahaya selanjutnya dengan memakai celana panjang, baju lengan panjang, sepatu, dan sarung tangan.
  • Tolonglah orang lain yang luka. Berikan pertolongan pertama terhadap korban cedera serius.
  • Jika terjadi kebakaran. Carilah pemadam api. Matikan gas jika anda mencium bau gas atau jika menurut anda gas tersebut mengalami kebocoran.
  • Hidupkan radio untuk mendengarkan instruksi dan informasi.

7 Kesulitan yang dihadapi ketika gempa bumi

Gempa bumi
Bencana alam dapat terjadi setiap saat dan tanpa peringatan sama sekali. Ketika terjadi bencana, bisa dipastikan kita berada dalam keadaan shock atau panik. Kepanikan ini dapat membuat situasi semakin buruk.

Berbagai sejarah bencana alam yang pernah terjadi di indonesia adalah wilayah yang rawan bencana. Setiap kali terjadi bencana alam, setiap kali pula kejadian tersebut menimbulkan banyak korban jiwa. Banyak korban jiwa pada setiap bencana alam pada umumnya disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat bagaimana cara bertindak ketika terjadi gempa bumi.

Gempa bumi terjadi pada saat batuan di kerak bumi mengalami tekanan yang sangat hebat oleh pergerakan lempeng-lempeng. Sebagian besar terjadi ketika dua lempengan di kerak bumi saling bergesekan. Lempengan yang dimaksud yaitu lempeng samudra dan lempeng benua. Ketika lempeng saling bergesek dan bertumbukan, akan menghasilkan gelombang kejut yang kita rasakan sebagai gempa bumi. Gempa bumi antara lain bisa disebabkan karena pergeseran dan pergerakan lempeng tersebut dan bisa juga karena aktivitas gunung api. Gempa bumi dapat terjadi dengan tiba- tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Dalam setahun, gempa bumi dapat terjadi hingga jutaan kali akibat dari pergerakan lempeng bumi yang sangat aktif. Akan tetapi, getarannya tidak terasa oleh manusia yang ada di atas permukaan bumi. Gempa bumi yang dirasakan oleh manusia hanya puluhan kali pada setiap tahunnya dan akibatnya dapat merusak bangunan yang ada di atasnya. Kekuatan gempa bumi diukur dengan skala Richter. Skala Richter diukur mulai dari 1 (getaran ringan) sampai dengan 9 (getaran merusak).

Ini adalah kesulitan-kesulitan pada saat terjadi gempa bumi, sebagai peringatan untuk anda.

1. Kesulitan mendapatkan informasi
Setelah terjadi gempa bumi, selama beberapa hari ponsel sulit tersambung dan internet susah diakses. Kesulitan lainnya adalah terputusnya aliran listrik sehingga baterai ponsel tidak dapat diisi. Kesulitan ini membuat banyak orang tidak mengetahui info tentang apa yang terjadi saat itu, serta tidak dapat menghubungi keluarga dan teman-teman.

2. Pemadaman listrik
Di beberapa daerah, listrik sudah hidup kembali keesokan harinya. Tetapi di daerah yang terkena dampak parah, listrik baru hidup kembali setelah satu minggu. Pemadaman ini membuat masyarakat khawatir karena melewatkan malam yang gelap gulita.

3. Pemutusan air 
Di banyak daerah, air keran terputus selama beberapa hari sampai satu minggu. Orang-orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air untuk minum dan kebutuhan lainnya.

4. Toilet tidak dapat digunakan
Karena air keran terputus orang-orang mengalami kesulitan menggunakan toilet. Ada yang menggunakan sisa air mandi untuk toilet.

5. Pemutusan gas
Gas terputus di hampir seluruh daerah. Untuk memulihkannya, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan. Karena itu orang-orang kesulitan untuk masak, menghidupkan pemanas, dan mandi.

6. Kekurangan makanan
Orang-orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan makanan. Walaupun sudah ikut antrian panjang, bahan makan yang dapat dibeli hanya sedikit karena dibatasi.

7. Alat transportasi tidak beroperasi
Kereta listrik, kereta Shinkansen dan kereta bawah tanah tidak beroperasi beberapa hari, serta jumlah bus yang beroperasi pun dikurangi. Karena kekurangan bensin, mobil dan motor tidak dapat digunakan. Saat itu, pengguna sepeda bertambah banyak.