Manfaat dan tips memilih jamur untuk dikonsumsi

Jamur
Jamur merupakan bagian dari fungi dan tidak seperti tumbuhan, jamur tidak memiliki klorofil. Jamur bersifat saprofit atau parasit untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Sebagai saprofit jamur hidup pada sisa makhluk hidup yang telah mati, seperti di tumpukan sampah organik, tumbuhan, atau kotoran hewan. Sedangkan sebagai parasit, jamur hidup menempel pada organisme lain yang biasanya bersifat merugikan.

Jamur tanpa disadari ada di sekitar kita. Jamur dapat ditemukan di halaman rumput, di lapangan, di sekitar hutan dan lain-lain. Begitu banyaknya jamur di sekitar alam sampai angka spesies jamur yang sudah diidentifikasi mencapai angka 75.000 spesies dan diperkirakan masih ada ribuan lainnya yang belum di temukan. Jika jamur tidak eksis di dunia ini, maka dunia ini akan terlihat bagaikan kantung sampah raksasa, karena jamur memiliki peran yang sangat penting di lingkungan alam yaitu jamur bertugas mendekomposisi materi organik seperti tanaman dan binatang. Sisa dari proses degreadasi akan digunakan kembali oleh tanaman dan binatang lainnya. Siklus tersebut terus terjadi di ekosistem. Membentuk suatu keseimbangan yang menunjang kehidupan makhluk hidup satu sama lain.

Manfaat jamur
Begitu juga di kehidupan manusia, jamur memiliki banyak sekali manfaat. Jamur memberi pengaruh besar mengenai kesejahteraan populasi manusia dalam sekala besar karena pemanfaatannya yang begitu beragam dari mulai sumber pangan dengan gizi yang tinggi, sebagai obat, yang paling dikenal adalah Penicillin yang berfungsi sebagai antibiotik, sebagai pengendali hama, dan fermentasi. Jamur menduduki peringkat satu dari 3 komoditas makanan masa depan di dunia setelah alga dan serangga. Jamur sering disebut sebagai superfood karena mengandung nutrisi yang sangat tinggi. 

Selain pangan, dibidang medis pun beberapa jamur berkhasiat mengobati penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, asma, maag, jantung, dll. Akibat manfaatnya yang sangat banyak, bisnis dan budidaya jamur di Indonesia sudah semakin berkembang. Banyak orang yang akhirnya berkecimpung di dunia bisnis jamur yang meliputi jamur tiram, jamur merang ataupun jamur kuping.

Pemahaman
Namun, tidak semua jamur memiliki manfaat sedemikian berguna. Banyak juga jamur yang merugikan, seperti jamur-jamur parasit dan jamur beracun yang membawa penyakit atau bahkan mematikan, sehingga wajar banyak orang dewasa yang terlalu mengkhawatirkan sang anak ketika mereka berada di sekitar jamur, dan sampai sering kali sang orang tua tidak memberikan kesempatan pada anak untuk memuaskan hasrat keingintahuan mereka. Seperti halnya di sekolah, masih banyak guru dan staff yang tidak memperbolehkan anak untuk menyentuh jamur dan menyuruh mereka untuk menjauhinya tanpa memberikan pengarahan mengenai jamur tersebut.

Larangan-larangan tersebut menciptakan mindset negatif terhadap jamur pada gambaran umunya, menciptakan rasa takut sehingga anak nantinya memandang jamur sebelah mata, sebagai tumbuhan beracun yang sangat merugikan makhluk hidup. Hal tersebut sangat disayangkan sekali. Seharusnya hal tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pengajar atau pun orang tua untuk memberikan insight dan fakta-fakta bahwa tidak semua jamur itu beracun. Padahal, pada kenyataannya pemanfaatan jamur itu sangat dekat dengan aktifitas sehari-hari anak, seperti pada makanan sehari-hari, roti, tempe, tahu, yogurt, dll, namun banyak anak yang tidak menyadarinya. Selain itu informasi mengenai pengetahuan jamur yang beracun pun juga penting diberikan pada anak agar anak juga bisa waspada terhadap jamur-jamur manapun yang tumbuh, tetapi di sisi lain image jamur itu sendiri tidak berhenti sampai pada “tumbuhan beracun” saja.

Untuk mengetahui dan memilih jamur yang baik untuk dikonsumsi, berikut ini adalah:

Tips memilih dan mengkonsumsi Jamur
1. Hanya mengkonsumsi jamur yang diketahui pasti dapat dimakan.
2. Jangan pernah mencoba mengidentifikasi sendiri jamur yang tidak diketahui
identitasnya untuk dimakan, hanya ahli mikologi yang mengetahui cara
identifikasi jamur tersebut.
3. Pilihlah jamur yang masih segar dan tidak menujukkan adanya bagian yang
terdekomposisi oleh ulat atau larva lainnya.
4. Mengkonsumsi jamur yang sudah dimasak
5. Jika ingin mengkonsumsi jamur yang belum pernah mengkonsumsinya,
cobalah sedikit untuk tahap awal, tunggu sampai 48 jam sebelum
mengkonsumsi lagi atau mengkonsumsi jamur jenis lainnya.
6. Bersihkan jamur liar yang tumbuh di halaman atau kebun.

0 Response to "Manfaat dan tips memilih jamur untuk dikonsumsi"

Posting Komentar